Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 5732 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Bunda PAUD Menghadiri Halal Bi Halal HIMPAUDI Kecamatan Mlonggo
Kecamatan Mlonggo

Bunda PAUD Menghadiri Halal Bi Halal HIMPAUDI Kecamatan Mlonggo

#Bunda PAUD

Pada 14 April 2026, Bunda PAUD Kecamatan Mlonggo menghadiri dan memberikan sambutan dalam kegiatan Halal Bi Halal HIMPAUDI Kecamatan Mlonggo yang bertempat di Balai Desa Karanggondang. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan antara Bunda PAUD, pengurus HIMPAUDI, pendidik PAUD, serta seluruh insan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Mlonggo. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta membangun sinergi antara organisasi profesi pendidik PAUD dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Tujuan kegiatan ini adalah mempererat komunikasi dan koordinasi, memberikan motivasi kepada para pendidik PAUD, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan peran dan tanggung jawab mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sasaran yang ingin dicapai adalah terwujudnya hubungan kerja sama yang harmonis antara Bunda PAUD, HIMPAUDI, pendidik, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung PAUD yang berkualitas, berkarakter, dan menyenangkan bagi anak. Sebagai tindak lanjut, Bunda PAUD Kecamatan Mlonggo akan terus memperkuat kolaborasi dengan HIMPAUDI dan seluruh satuan PAUD melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kompetensi pendidik, serta kegiatan yang mendukung terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas di Kecamatan Mlonggo.

Pisah Sambut Kepala Puskesmas Mlonggo
Kecamatan Mlonggo

Pisah Sambut Kepala Puskesmas Mlonggo

#PKK

Pada 14 April 2026, Ketua TP PKK Kecamatan Mlonggo menghadiri kegiatan Pisah Sambut Kepala Puskesmas Mlonggo dari dr. Anton Briliantono kepada dr. Murtono. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian Kepala Puskesmas sebelumnya, sekaligus menyambut kepemimpinan baru dalam melanjutkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Mlonggo. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan silaturahmi, menjaga kesinambungan program pelayanan kesehatan, serta memperkuat sinergi antara Puskesmas, Pemerintah Kecamatan, TP PKK, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan dukungan kepada pejabat baru agar mampu melanjutkan dan mengembangkan program kesehatan yang telah berjalan, serta meningkatkan kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sasaran yang ingin dicapai adalah terwujudnya koordinasi yang semakin baik antara Puskesmas Mlonggo dengan berbagai unsur masyarakat, meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan, serta semakin optimalnya pelaksanaan program promotif dan preventif di wilayah Kecamatan Mlonggo. Sebagai tindak lanjut, TP PKK Kecamatan Mlonggo akan terus memperkuat kerja sama dengan Puskesmas Mlonggo melalui berbagai program kesehatan keluarga, edukasi masyarakat, serta kegiatan pemberdayaan yang mendukung terwujudnya keluarga sehat dan masyarakat yang sejahtera.

Pelatihan kader pkk desa kerso
Desa Kerso, Kec. Kedung

Pelatihan kader pkk desa kerso

#PKK

Kegiatan dilaksanakan pada jam 02.00 sampai dg jam 04.00 WIB. Dihadiri oleh ketua TP PKK desa kerso dan anggota. Pertemuan diisi oleh ketua pokja 1 Sosialisasi pencegahan perdagangan orang (trafficking)

Posyandu balita di pos melati 8.deea kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Posyandu balita di pos melati 8.deea kecapi

#posyandu

Pada hari Senin, tanggal 13 April 2026, Ketua Tim Penggerak PKK Desa bersama pengurus harian TP PKK Desa melaksanakan kegiatan pendampingan Posyandu Balita di Pos Melati 8. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak di Desa Kecapi. Ketua TP PKK Desa hadir sejak pagi hari. Pengurus harian PKK juga hadir tepat waktu. Para kader Posyandu telah mempersiapkan seluruh perlengkapan pelayanan. Tempat kegiatan ditata dengan rapi. Suasana Posyandu tampak bersih dan nyaman. Para ibu mulai berdatangan bersama balitanya. Kehadiran peserta cukup baik. Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta. Kader mencatat identitas balita yang hadir. Selanjutnya balita mengikuti proses penimbangan berat badan. Berat badan setiap balita diukur secara teliti. Setelah itu dilakukan pengukuran tinggi badan. Pengukuran dilakukan menggunakan alat yang sesuai standar. Hasil pengukuran dicatat pada buku KIA. Data juga dimasukkan ke administrasi Posyandu. Pencatatan dilakukan dengan cermat. Hal ini bertujuan agar perkembangan balita dapat dipantau secara berkelanjutan. Ketua TP PKK Desa turut memantau jalannya pelayanan. Beliau memberikan semangat kepada para kader. Beliau juga menyapa para ibu yang hadir. Kehadiran Ketua TP PKK menjadi motivasi bagi seluruh kader. Pengurus harian PKK ikut membantu mengatur jalannya kegiatan. Mereka memastikan pelayanan berjalan tertib. Para kader bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mereka melayani peserta dengan ramah. Para ibu merasa nyaman selama mengikuti kegiatan. Balita juga mendapatkan perhatian yang baik. Beberapa balita tampak ceria saat mengikuti penimbangan. Kader memberikan pendekatan yang menyenangkan kepada balita. Dengan demikian balita tidak merasa takut. Suasana kegiatan berlangsung hangat. Komunikasi antara kader dan orang tua berjalan dengan baik. Orang tua diberikan kesempatan untuk bertanya. Kader menjelaskan hasil pengukuran dengan jelas. Apabila terdapat balita yang mengalami kenaikan atau penurunan berat badan, kader memberikan penjelasan. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan anak. Selain penimbangan dan pengukuran tinggi badan, kader juga memberikan edukasi kepada para ibu. Edukasi yang diberikan berkaitan dengan pemenuhan gizi seimbang. Para ibu diingatkan agar memberikan makanan bergizi kepada anak. Konsumsi sayur dan buah juga dianjurkan. Protein hewani dan nabati perlu dipenuhi setiap hari. Anak juga dianjurkan minum air putih yang cukup. Orang tua diminta memperhatikan kebersihan makanan. Kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian. Perilaku hidup bersih dan sehat perlu diterapkan sejak dini. Anak dianjurkan mencuci tangan sebelum makan. Orang tua diminta melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga sangat penting. Kader memberikan motivasi agar para ibu rutin datang ke Posyandu setiap bulan. Kehadiran rutin akan membantu memantau tumbuh kembang anak. Dengan pemantauan yang baik, masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal. Ketua TP PKK Desa menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu Melati 8. Beliau mengucapkan terima kasih atas dedikasi para kader. Kader telah bekerja dengan sukarela. Semangat kader sangat luar biasa. Kekompakan kader juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Pengurus harian PKK memberikan dukungan penuh kepada kader. Kerja sama yang baik menjadi kunci keberhasilan kegiatan. Semua pihak memiliki tujuan yang sama. Tujuan tersebut adalah meningkatkan derajat kesehatan balita. Pelayanan yang diberikan diharapkan semakin berkualitas. Administrasi Posyandu juga dilaksanakan dengan tertib. Semua data dicatat sesuai ketentuan. Tidak ada peserta yang terlewat dari pencatatan. Hal ini menunjukkan kedisiplinan kader. Kegiatan berjalan sesuai jadwal. Tidak terdapat kendala yang berarti selama pelaksanaan. Semua peserta dapat dilayani dengan baik. Di akhir kegiatan dilakukan evaluasi singkat. Ketua TP PKK Desa memberikan beberapa masukan. Beliau berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan. Para kader diminta tetap menjaga kekompakan. Pengurus harian PKK siap mendukung setiap kegiatan Posyandu. Para ibu merasa senang dapat mengikuti pelayanan. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin. Posyandu menjadi sarana penting bagi masyarakat. Posyandu membantu memantau kesehatan balita. Posyandu juga menjadi tempat berbagi informasi kesehatan. Hubungan antara kader dan masyarakat semakin erat. Kepercayaan masyarakat terhadap Posyandu juga semakin meningkat. Dukungan pemerintah desa sangat diperlukan. Sinergi antara pemerintah desa, TP PKK, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus dijaga. Dengan kerja sama yang baik, pelayanan kesehatan dapat semakin optimal. Tumbuh kembang balita dapat dipantau dengan baik. Risiko stunting dapat dicegah sejak dini. Status gizi balita dapat terus ditingkatkan. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak juga semakin meningkat. Kegiatan Posyandu Melati 8 pada hari Senin, 13 April 2026, berlangsung dengan tertib, lancar, aman, dan sukses. Seluruh rangkaian kegiatan memberikan manfaat yang besar bagi balita, orang tua, kader Posyandu, serta masyarakat Desa Kecapi. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas.

SOSIALISASI PENYEBAB PENYAKIT LEPTOSPIROSIS 13 APRIL TAHUN 2026    KEGIATAN  POKJA IV TP. PKK DESA DEMANGAN KECAMATAN  TAHUNAN KAB JEPARA  SOSIALISASI PENYEBAB PENYAKIT LEPTOSPIROSIS
Desa Demangan, Kec. Tahunan

SOSIALISASI PENYEBAB PENYAKIT LEPTOSPIROSIS 13 APRIL TAHUN 2026 KEGIATAN POKJA IV TP. PKK DESA DEMANGAN KECAMATAN TAHUNAN KAB JEPARA SOSIALISASI PENYEBAB PENYAKIT LEPTOSPIROSIS

#PKK

Pada tanggal 13 April 2026 POKJA IV TP. PKK DESA DEMANGAN KECAMATAN TAHUNAN KAB JEPARA mengadakan SOSIALISASI PENYEBAB PENYAKIT LEPTOSPIROSIS 13 APRIL 2026 Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Penyakit ini dapat menyerang manusia dan hewan, serta sering terjadi pada daerah yang mengalami banjir, memiliki sanitasi yang kurang baik, atau banyak terdapat tikus. Penyebab Leptospirosis Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang terdapat dalam urine hewan yang terinfeksi, terutama tikus. Selain tikus, hewan lain seperti sapi, kerbau, kambing, anjing, dan babi juga dapat menjadi sumber penularan. Penularan dapat terjadi melalui: Kontak langsung dengan urine hewan yang terinfeksi. Kontak dengan air, tanah, atau lumpur yang telah tercemar urine hewan yang mengandung bakteri Leptospira. Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit, selaput lendir mata, hidung, atau mulut. Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, meskipun kasus ini lebih jarang terjadi. Faktor Risiko Seseorang lebih berisiko terkena leptospirosis apabila: Tinggal di lingkungan yang banyak tikus. Sering bekerja di sawah, kebun, peternakan, atau saluran air. Beraktivitas di daerah yang tergenang air banjir. Tidak menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot dan sarung tangan saat bekerja di lingkungan yang berisiko. Memiliki luka terbuka yang terkena air atau lumpur yang tercemar. Gejala Leptospirosis Gejala yang sering muncul antara lain: Demam tinggi. Sakit kepala. Nyeri otot, terutama pada betis dan punggung. Mata merah. Mual, muntah, atau diare. Pada kasus berat dapat terjadi penyakit kuning, gangguan ginjal, gangguan hati, hingga perdarahan. Pencegahan Menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus. Menyimpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup. Menghindari kontak dengan air banjir atau genangan yang diduga tercemar. Menggunakan sepatu bot, sarung tangan, dan alat pelindung diri saat bekerja di lingkungan berisiko. Menutup luka dengan perban kedap air sebelum beraktivitas. Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam setelah kontak dengan banjir atau lingkungan yang berisiko.

Kegiatan Posyandu Rajawali ( balita dan Ibu hamil )
Desa Tedunan, Kec. Kedung

Kegiatan Posyandu Rajawali ( balita dan Ibu hamil )

#PKK #posyandu

Tedunan, 13 April 2026 jam 08.00 - 12.00 dilaksanakan kegiatan Posyandu Rajawali. Posyandu dengan Pelayanan 6 SPM yang bertempat tinggal di rumah Ibu Bidan Lilik. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu hamil, balita, lansia serta masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, penimbangan dan pengukuran badan, pemantauan status gizi.