Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6021 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Rakor Kader Posyandu
Desa Geneng, Kec. Batealit

Rakor Kader Posyandu

#posyandu

Pada tanggal 30 Juni 2026, Kader Posyandu Desa Geneng melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas berbagai hal terkait pelaksanaan kegiatan posyandu di desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar kader, mengevaluasi pelayanan yang telah berjalan, serta menyusun rencana kegiatan posyandu agar lebih efektif dan optimal. Dalam rakor tersebut, para kader membahas persiapan pelayanan kesehatan balita, ibu hamil, lansia, serta program pendukung lainnya yang akan dilaksanakan di wilayah Desa Geneng. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan informasi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi terhadap kendala yang dihadapi selama pelaksanaan posyandu. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, didukung oleh kerja sama para kader, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

SOSIALISASI POLAH ASUH ANAK DAN REMAJA DI ERA DIGITAL
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

SOSIALISASI POLAH ASUH ANAK DAN REMAJA DI ERA DIGITAL

#PKK

Sosialisasi PAAREDI untuk Kader PKK se-Kabupaten Jepara Digelar di Teluk Awur Teluk Awur, 30 Juni 2026 – TP PKK Kabupaten Jepara menggelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital PAAREDI Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Teluk Awur, Selasa 30 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Peserta sosialisasi adalah kader TP PKK Pokja 1 se-Kabupaten Jepara. Materi disampaikan oleh narasumber dari TP PKK Kabupaten Jepara dengan fokus membahas tantangan pengasuhan di era digital, dampak gawai pada anak, literasi digital, serta cara membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan remaja. Pokja 1 menekankan 4 peran utama orang tua di era digital yaitu menjadi teladan, pendamping, pengarah, dan pelindung. Orang tua diajak memahami aplikasi yang digunakan anak, membatasi screen time, dan mengisi waktu luang anak dengan kegiatan positif di lingkungan rumah dan desa. Ketua Pokja 1 PKK Kabupaten Jepara menyampaikan PAAREDI bukan melarang anak main gawai, tapi mendampingi agar penggunaannya bijak. Kader PKK diharapkan bisa menjadi agen perubahan di RT dan desa masing-masing untuk mengedukasi orang tua lain, ujarnya. Peserta terlihat aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang menghadapi anak yang kecanduan game online dan media sosial. Sesi tanya jawab juga membahas cara mendeteksi bullying di dunia maya dan pentingnya membangun kepercayaan dengan anak. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama. Kader Pokja 1 se-Kabupaten Jepara akan melanjutkan sosialisasi PAAREDI di tingkat kecamatan dan desa agar pola asuh positif semakin masif di Kabupaten Jepara.

Pelatihan,kompetensi kader PKK
Desa Krapyak, Kec. Tahunan

Pelatihan,kompetensi kader PKK

#PKK

Hari ini tanggal 30 Juni Pokja 1 pkk desa hadir di pendopo kabupaten . Mengikuti pelatihan. Meningkatkan kompetensi kader PKK desa sekabupaten jepara. Dengan narasumber dari dinas terkait.

Undangan Kabupaten Jepara
Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan

Undangan Kabupaten Jepara

#PKK

Pokja 1 mengikuti sosialisasi tentang pola asuh anak dan remaja di era digital (PAAREDI) bagi kader. Pada tanggal 30 Juni 2026. Untuk meningkatkan kompetensi kader PKK dalam pengasuhan anak dan remaja yang sehat, produktif dan bijak bermedia digital.

Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital
Desa Bandungrejo, Kec. Kalinyamatan

Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital

#PKK

Pada hari Sabtu, 30 Juni 2026, bertempat di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara, telah diselenggarakan kegiatan Sosialisasi PKK Pokja I dengan tema "Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital." Kegiatan ini diikuti oleh kader-kader PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Jepara sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi keluarga, khususnya dalam pengasuhan anak dan remaja di era digital. Sosialisasi bertujuan untuk memperkuat pemahaman kader PKK mengenai pola pengasuhan yang positif, pentingnya pemenuhan kebutuhan fisik, mental, sosial, dan emosional anak, serta peran keluarga dalam membentuk karakter generasi yang sehat, produktif, dan berakhlak mulia. Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai literasi digital, meliputi penggunaan media sosial secara bijak, pencegahan dampak negatif internet, perlindungan anak dari risiko di ruang digital, serta strategi pendampingan orang tua dalam membimbing anak memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman serta mencari solusi atas berbagai tantangan pengasuhan di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Melalui sosialisasi ini diharapkan kader PKK Pokja I mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat dalam menguatkan ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan remaja, serta mendorong terciptanya generasi yang sehat, produktif, berkarakter, dan bijak dalam memanfaatkan media digital.

Ketua Pokja I TP PKK Desa Mororejop Ikuti Sosialisasi Paaredi
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

Ketua Pokja I TP PKK Desa Mororejop Ikuti Sosialisasi Paaredi

#PKK

pada hari selasa, 30 Juni 2026 Ketua pokja I TP PKK Desa Mororejo Ikuti Sosialisasi Paaredi di Pendopo RA Kartini kabupaten Jepara. Sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) adalah program unggulan Pokja I TP PKK yang bertujuan membekali orang tua dengan keterampilan mendampingi tumbuh kembang anak secara positif di tengah pesatnya teknologi. Program ini fokus mencegah kenakalan remaja, pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, dan kekerasan seksual.Kegiatan sosialisasi ini mencakup beberapa materi dan gerakan utama, di antaranya: 1. KISAH (Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba) 2. KRISAN (Keluarga Indonesia Sadar Narkoba) 3. KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) 4. KIAT (Keluarga Indonesia Anti Trafficking)Penggunaan metode edukasi seperti Simulasi Beberan PAAREDI dan PAAREDI CEKAS (Cegah Kekerasan) untuk menjangkau masyarakat