Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6021 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Kelas Slime untuk Anak PAUD : Seru, Aman, dan Terarah Secara Edukatif
Desa Pelemkerep, Kec. Mayong

Kelas Slime untuk Anak PAUD : Seru, Aman, dan Terarah Secara Edukatif

#Bunda PAUD

Belajar sains tidak harus rumit dan membosankan, apalagi untuk anak usia PAUD. Di PAUD Harapan Bunda Desa Pelemkerep,Justru pembelajaran tersebut akan lebih efektif ketika dikemas dalam aktivitas yang menyenangkan dan melibatkan pengalaman langsung. Salah satu metode yang kini semakin diminati oleh orang tua dan sekolah adalah kelas slime. Lewat aktivitas bermain slime, anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar mengenal konsep sains sederhana dengan cara yang aman dan terarah secara edukatif.

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026
TP. PKK Kab. Jepara

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026

#PKK

Kegiatan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) bagi Kader TP. PKK di Kabupaten Jepara Tahun 2026 dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital" yang dilaksanakan Pokja I TP. PKK Kabupaten Jepara pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 di Pendopo RA Kartini Kabupaten Jepara. Acara dibuka langsung oleh ketua TP PKK Kabupaten Jepara, Ny. Laila Saidah Witiarso. Peserta sosialisasi sejumlah 110 orang yang terdiri dari perwakilan Pokja I Desa binaan, Pokja I Kecamatan se Kabupaten Jepara, perwakilan masing-masing Pengurus TP PKK Kabupaten Jepara. Materi disampaikan oleh 2 Narasumber, DR. Mayadina Rohmi Musfiroh, S.H.I, M.A. (Ketua LPPM UNISNU) dan Ibu Nailis Sa’adah, S.IP, M.Si (Disdikpora).

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak
Desa Kaliaman, Kec. Kembang

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak

#PKK

Acara pada hari ini Senin 30 Juni 2026, yang diwakilkan oleh Ketua Pokja 1 Ibu Fatimah dalam rangka Sosialisasi Kader PKK mengenai Pola Pengasuhan di Era Digital. Pola pengasuhan di era digital adalah cara orang tua membimbing, mendidik, dan mengawasi anak dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pengasuhan pada era ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan sosial anak, tetapi juga pada kemampuan anak dalam menggunakan teknologi secara bijaksana, aman, dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, orang tua berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan mengenai penggunaan gawai, internet, dan media sosial. Orang tua menetapkan aturan terkait durasi penggunaan perangkat digital, memilih konten yang sesuai dengan usia anak, serta mengawasi aktivitas digital tanpa mengabaikan kebutuhan anak akan privasi sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain itu, orang tua juga perlu menjadi teladan dalam menggunakan teknologi, misalnya dengan membatasi penggunaan gawai saat berinteraksi dengan keluarga dan menunjukkan etika yang baik dalam berkomunikasi di dunia digital. Pola pengasuhan di era digital juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak. Anak didorong untuk berdiskusi mengenai pengalaman mereka di dunia digital, termasuk ketika menghadapi informasi yang tidak benar, perundungan siber (cyberbullying), atau potensi ancaman lainnya. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat memberikan bimbingan serta membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi. Dengan demikian, pola pengasuhan di era digital merupakan pendekatan pengasuhan yang menggabungkan nilai-nilai pengasuhan tradisional, seperti kasih sayang, pengawasan, dan pembentukan karakter, dengan literasi digital agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pemantauan dan Pemberian PMT bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK)
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Pemantauan dan Pemberian PMT bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK)

#posyandu

Pada tanggal 30 Juni 2026, Tim Penggerak PKK Desa Karanggondang melaksanakan kegiatan pemantauan dan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil serta upaya meningkatkan status gizi selama masa kehamilan. Selain pemberian PMT, kegiatan juga diisi dengan pemantauan kondisi kesehatan ibu hamil serta edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan status gizi ibu hamil dengan KEK melalui pemberian makanan tambahan yang bergizi serta pendampingan selama masa kehamilan. Tujuan kegiatan ini adalah membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, mencegah terjadinya komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi, mengurangi risiko stunting sejak masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pola makan sehat dan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kondisi kesehatan dan status gizi ibu hamil dengan KEK sehingga kehamilan dapat berlangsung dengan sehat dan risiko gangguan pertumbuhan janin dapat diminimalkan. Melalui pemantauan secara berkala dan pemberian PMT yang tepat, diharapkan ibu hamil mampu memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan serta menerapkan pola hidup sehat. Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan pemantauan perkembangan kondisi ibu hamil secara rutin, pemberian edukasi gizi dan kesehatan, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan ibu hamil memperoleh pendampingan dan pelayanan kesehatan yang optimal. Melalui kegiatan ini diharapkan kesehatan ibu hamil di Desa Karanggondang terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Sinergi antara Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan keluarga diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan masalah gizi sejak masa kehamilan serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera di Desa Karanggondang.