Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 16670 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Dari Dapur Cap Nona, Bolen Telukawur Diracik Jadi Peluang Ekonomi Keluarga
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Dari Dapur Cap Nona, Bolen Telukawur Diracik Jadi Peluang Ekonomi Keluarga

#Dekranasda

TELUKAWUR, 8 Oktober 2026 — Aroma harum adonan yang dipanggang perlahan memenuhi ruang produksi UMKM Cap Nona Desa Telukawur. Di balik aktivitas sederhana itu, tersimpan sebuah cerita tentang ketekunan, kreativitas, dan harapan untuk menjadikan produk rumahan sebagai sumber penguatan ekonomi keluarga. Salah satu produk yang terus didorong pengembangannya adalah Bolen Cap Nona, olahan kuliner yang diracik dengan sentuhan kreativitas pelaku UMKM Desa Telukawur. Bagi pelaku UMKM, membuat makanan bukan sekadar perkara menghasilkan produk. Ada proses panjang untuk menjaga rasa, memperhatikan tampilan, meningkatkan kualitas, hingga memikirkan bagaimana sebuah produk dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat lebih luas. Di sinilah TP. PKK Desa Telukawur hadir memberikan dorongan agar produk UMKM Cap Nona, khususnya Bolen, tidak berhenti sebagai produk rumahan, tetapi terus berkembang menjadi produk kuliner yang memiliki nilai jual dan daya saing. Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya TP. PKK Desa Telukawur dalam membuka ruang bagi perempuan untuk terus berkarya melalui potensi yang ada di lingkungan sekitar. Dari Dapur, Tumbuh Kepercayaan Diri Bolen Cap Nona menjadi gambaran bagaimana kreativitas perempuan dapat tumbuh dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dapur yang selama ini identik dengan aktivitas rumah tangga dapat berubah menjadi ruang produktif. Dari sana, lahir keterampilan, pengalaman, jaringan pemasaran, sekaligus peluang tambahan penghasilan bagi keluarga. Pengembangan produk juga membutuhkan keberanian untuk terus belajar. Mulai dari menjaga konsistensi rasa, meningkatkan kualitas pengemasan, memperkuat identitas produk, hingga membangun kepercayaan konsumen. TP. PKK Desa Telukawur mendorong agar proses tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Produk lokal tidak hanya dipandang sebagai makanan yang dibuat untuk dikonsumsi, tetapi juga sebagai bagian dari potensi ekonomi desa yang dapat terus dikembangkan. UMKM Naik Kelas, Perempuan Semakin Berdaya Penguatan UMKM perempuan memiliki arti yang lebih luas. Ketika sebuah produk semakin dikenal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya. Karena itu, keberadaan UMKM seperti Cap Nona menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang bertumpu pada kreativitas masyarakat. Bolen Cap Nona pun menjadi salah satu cerita kecil dari Telukawur tentang bagaimana sebuah produk sederhana dapat membawa harapan besar. Harapan agar produk lokal semakin dikenal. Harapan agar keterampilan perempuan semakin berkembang. Dan harapan agar aktivitas dari dapur rumah tangga mampu tumbuh menjadi usaha yang memberikan nilai tambah bagi keluarga. Bagi TP. PKK Desa Telukawur, mendorong UMKM berarti ikut membuka pintu kesempatan bagi perempuan untuk berkembang dan berdaya. Sebab, ketika perempuan diberi ruang untuk berkarya, potensi desa pun ikut menemukan jalannya. Dari dapur Cap Nona, bolen diracik dengan ketekunan. Dari tangan perempuan Telukawur, rasa lokal tumbuh menjadi peluang ekonomi. SMART KARTINI Perempuan Berkarya, Produk Lokal Berdaya, Ekonomi Desa Tumbuh Bersama.

Dukung Produk Lokal, Ketua Dekranasda Pakis Aji Tinjau Langsung Stand UMKM di Festival Literasi Jepara 2026
Kecamatan Pakis Aji

Dukung Produk Lokal, Ketua Dekranasda Pakis Aji Tinjau Langsung Stand UMKM di Festival Literasi Jepara 2026

#Dekranasda

Pada Rabu, 7 Oktober 2026, Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau langsung berbagai stand UMKM yang berpartisipasi di Halaman Kantor Perpusda Jepara. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Literasi Jepara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan produk-produk unggulan lokal yang ditampilkan. Kehadiran ini sekaligus wujud dukungan nyata dalam memajukan, memberdayakan, serta memperluas jangkauan pemasaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara agar semakin dikenal masyarakat luas.

Semarak Festival Literasi Jepara 2026: Bunda Literasi Pakis Aji Tinjau Langsung Stand Baca demi Wujudkan Generasi Cinta Buku
Kecamatan Pakis Aji

Semarak Festival Literasi Jepara 2026: Bunda Literasi Pakis Aji Tinjau Langsung Stand Baca demi Wujudkan Generasi Cinta Buku

#Bunda Literasi

Pada Rabu, 7 Oktober 2026, Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji melakukan kunjungan inspiratif ke sejumlah stand baca dalam rangkaian Festival Literasi Jepara Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara di Halaman Kantor Perpusda Jepara ini mengusung tema "Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita". Dalam kunjungan tersebut, Bunda Literasi Pakis Aji meninjau berbagai koleksi buku anak dan edukatif yang dihadirkan, serta mengajak masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, untuk terus menumbuhkan kecintaan membaca guna mewujudkan Jepara yang semakin cerdas dan berbudaya literasi tinggi.

Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita: Bunda Literasi Pakis Aji Hadiri Festival Literasi Jepara 2026
Kecamatan Pakis Aji

Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita: Bunda Literasi Pakis Aji Hadiri Festival Literasi Jepara 2026

#Bunda Literasi

Rabu, 7 Oktober 2026 – Semangat membangun budaya membaca di Kabupaten Jepara semakin berkobar. Bertempat di Halaman Kantor Perpusda Jepara, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara resmi membuka ajang Festival Literasi Jepara Tahun 2026. Mengusung tema utama “Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita”, perhelatan yang berlangsung pada tanggal 7–9 Oktober 2026 ini menjadi momentum strategis untuk menumbuhkan budaya literasi, mengasah kreativitas, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam dunia pendidikan. Festival ini sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar terbuka dan pusat sumber pengetahuan bagi warga. Turut hadir dalam jajaran undangan kehormatan, Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ibu Menik Jumiati M. Shodiq, bersama para Bunda Literasi kecamatan se-Kabupaten Jepara. Kehadiran beliau merupakan bentuk nyata dukungan penuh terhadap gerakan literasi daerah serta wujud komitmen dalam memperkuat sinergi antarkecamatan. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat—khususnya di Kecamatan Pakis Aji—untuk semakin mencintai buku, memperluas wawasan, dan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan literasi. Melalui penyelenggaraan Festival Literasi Jepara 2026 ini, diharapkan semangat literasi terus menyala di tengah masyarakat. Mari bersama-sama menumbuhkan generasi yang gemar membaca, tekun belajar, serta mampu menuangkan ide dan gagasan kreatif demi mewujudkan Jepara yang semakin maju dan berdaya saing.

Makan Bergizi Gratis (MBG)
Desa Mayong Kidul, Kec. Mayong

Makan Bergizi Gratis (MBG)

#Dekranasda

Pemenuhan gizi yang baik sangat penting untuk mendukung kesehatan, konsentrasi, serta tumbuh kembang optimal anak-anak di sekolah. Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), setiap anak mendapatkan asupan makanan sehat dan seimbang yang higienis. Semoga kebiasaan baik ini dapat membentuk generasi masa depan yang lebih sehat, kuat, dan berprestasi

Pembagian Seragam Sekolah
Desa Mayong Kidul, Kec. Mayong

Pembagian Seragam Sekolah

#Bunda PAUD

Pembagian seragam Kegiatan pembagian seragam baru di Pos PAUD Ceria Desa disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh anak-anak dan para orang tua yang hadir sejak pagi. Wajah ceria terpancar dari para siswa saat mereka mencoba ukuran seragam baru sambil dibantu dengan sabar oleh para guru di ruang kelas. Momen ini tidak hanya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak yang siap memulai kegiatan belajar dengan semangat baru, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga sekolah. Dengan dibagikannya seragam ini, pihak pengelola berharap para siswa semakin termotivasi untuk rajin datang ke sekolah setiap hari.