Kegiatan pembelajar pos PAUD bina siwi desa geneng
Kegiatan pembelajaran pos PAUD bina siwi desa geneng. Adapun kegiatan hari ini adalah senam bersama dengan di awali berdoa bersama. Lalu dilanjut bernyanyi bersama dan istirahat. Makan MBG.
Kegiatan pembelajaran pos PAUD bina siwi desa geneng. Adapun kegiatan hari ini adalah senam bersama dengan di awali berdoa bersama. Lalu dilanjut bernyanyi bersama dan istirahat. Makan MBG.
1 anak anak bermain peran dengan boneka . 2 anak anak memperagakab sebagai binatang . 3 ada yang berperan jadi onta , monyet dan kelinci .
1 anak disuruh berhitung 1-10. 2 anak bisa menghitung menggunakan jari. 3 anak sudah mulai bisa berhitung .
1 nonton tv mengenai manfaat pisang . 2 ansk anak dilatih untuk menyukai pisang . 3 pisang bisa diolah dikukus digoreng atau bisa dibuat jus pisang .
Pertemuan rutin kelompok PKK RW 08 Desa Karanggondang kembali digelar pada Rabu, 7 Oktober 2026, dengan penuh semangat kebersamaan. Agenda utama pada pertemuan kali ini diisi dengan kegiatan sosialisasi pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga yang disampaikan langsung oleh Ketua PKK RW 08. Melalui sosialisasi ini, para anggota diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan memisahkan sampah organik dan anorganik guna mendukung pengelolaan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain berfokus pada kelestarian lingkungan, pertemuan ini juga menjalankan agenda rutin bulanan untuk mempererat silaturahmi serta menjaga keterbukaan antaranggota. Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pengocokan arisan bulanan serta pengelolaan unit simpan pinjam PKK. Fasilitas simpan pinjam ini terus berjalan aktif sebagai wadah gotong royong keuangan yang membantu kebutuhan mendesak para anggota dengan sistem yang ramah dan berasaskan kekeluargaan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota secara tertib mengumpulkan iuran sosial bulanan. Dana sosial yang terkumpul ini dialokasikan khusus untuk program keperdulian masyarakat, seperti menjenguk warga yang sakit, memberikan santunan, hingga bantuan musibah bagi warga RW 08. Lewat perpaduan kegiatan edukasi lingkungan dan penguatan solidaritas finansial ini, PKK RW 08 Desa Karanggondang terus membuktikan peran aktifnya dalam membangun kesejahteraan warga secara menyeluruh.
TELUKAWUR, 8 Oktober 2026 — Ada cerita yang tumbuh dari dapur-dapur sederhana. Bukan hanya tentang resep dan rasa, tetapi juga tentang keberanian perempuan untuk berkarya, mencoba hal baru, dan mengubah keterampilan menjadi peluang ekonomi. Cerita itu hadir dari UMKM Cap Nona Desa Telukawur melalui produk Rainbow Cake, sajian berwarna-warni yang menjadi salah satu produk kuliner yang terus didorong untuk berkembang. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, TP. PKK Desa Telukawur memberikan dorongan terhadap pengembangan produk Rainbow Cake Cap Nona sebagai bagian dari upaya memperkuat potensi UMKM lokal. Bagi pelaku usaha, sebuah kue mungkin terlihat sederhana. Namun di balik tampilannya yang penuh warna, ada proses yang membutuhkan ketelitian, kreativitas, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Dari Dapur Rumah, Menjadi Cerita Usaha Rainbow Cake Cap Nona tidak hanya berbicara tentang warna yang menarik. Produk ini menjadi gambaran bagaimana kreativitas perempuan dapat tumbuh dari aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dapur menjadi ruang untuk bereksperimen. Resep dikembangkan, tampilan diperhatikan, dan kualitas terus dijaga agar produk mampu memberikan pengalaman yang baik bagi konsumen. Di titik inilah peran TP. PKK menjadi penting. Dorongan terhadap UMKM bukan hanya tentang bagaimana produk bisa terjual, tetapi juga bagaimana pelaku usaha memiliki semangat untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Rainbow Cake Cap Nona menjadi salah satu contoh bahwa produk kuliner lokal memiliki ruang untuk terus berkembang apabila dikelola dengan kreativitas dan ketekunan. Warna-Warni yang Membawa Harapan Di balik warna-warni Rainbow Cake, terselip harapan sederhana: agar usaha terus berjalan, konsumen semakin mengenal produk lokal, dan aktivitas ekonomi keluarga dapat ikut tumbuh. Bagi perempuan pelaku UMKM, perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah. Ada waktu yang harus dibagi antara keluarga dan usaha. Ada proses belajar yang harus dijalani. Ada pula keberanian untuk mempertahankan kualitas ketika persaingan produk semakin beragam. Namun dari proses itulah tumbuh rasa percaya diri. TP. PKK Desa Telukawur terus mendorong agar potensi seperti Cap Nona mendapatkan ruang untuk berkembang, baik melalui peningkatan kualitas produk, kreativitas, maupun penguatan identitas UMKM. Sebab, UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi. Di dalamnya ada cerita tentang kemandirian, ketekunan, dan semangat perempuan untuk membantu memperkuat ekonomi keluarga. Ketika Kreativitas Perempuan Menjadi Kekuatan Desa Rainbow Cake Cap Nona menjadi bagian kecil dari wajah UMKM Desa Telukawur yang terus bertumbuh. Dari dapur, produk dibuat. Dari kreativitas, nilai tambah diciptakan. Dari ketekunan, kepercayaan konsumen dibangun. Dan dari dukungan bersama, usaha kecil memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi lebih besar. Bagi TP. PKK Desa Telukawur, setiap UMKM yang berkembang adalah bagian dari cerita besar pemberdayaan masyarakat. Karena ketika perempuan memiliki kesempatan untuk berkarya dan mengembangkan usaha, keluarga ikut mendapatkan manfaat dan ekonomi desa memiliki energi baru untuk bergerak. Dari dapur Cap Nona, warna-warni Rainbow Cake bukan hanya mempercantik sajian. Ia membawa warna baru bagi harapan, kreativitas, dan peluang ekonomi perempuan Telukawur. SMART KARTINI Perempuan Berkarya, Produk Lokal Berdaya, Ekonomi Desa Tumbuh Bersama.