Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Dari Dapur Cap Nona, Bolen Telukawur Diracik Jadi Peluang Ekonomi Keluarga
08 October 2026 Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Dari Dapur Cap Nona, Bolen Telukawur Diracik Jadi Peluang Ekonomi Keluarga

#Dekranasda
Desa Telukawur
Kontributor Desa Telukawur TP PKK Desa Telukawur, Kec. Tahunan

TELUKAWUR, 8 Oktober 2026 — Aroma harum adonan yang dipanggang perlahan memenuhi ruang produksi UMKM Cap Nona Desa Telukawur. Di balik aktivitas sederhana itu, tersimpan sebuah cerita tentang ketekunan, kreativitas, dan harapan untuk menjadikan produk rumahan sebagai sumber penguatan ekonomi keluarga.

Salah satu produk yang terus didorong pengembangannya adalah Bolen Cap Nona, olahan kuliner yang diracik dengan sentuhan kreativitas pelaku UMKM Desa Telukawur.

Bagi pelaku UMKM, membuat makanan bukan sekadar perkara menghasilkan produk. Ada proses panjang untuk menjaga rasa, memperhatikan tampilan, meningkatkan kualitas, hingga memikirkan bagaimana sebuah produk dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat lebih luas.

Di sinilah TP. PKK Desa Telukawur hadir memberikan dorongan agar produk UMKM Cap Nona, khususnya Bolen, tidak berhenti sebagai produk rumahan, tetapi terus berkembang menjadi produk kuliner yang memiliki nilai jual dan daya saing.

Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya TP. PKK Desa Telukawur dalam membuka ruang bagi perempuan untuk terus berkarya melalui potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Dari Dapur, Tumbuh Kepercayaan Diri

Bolen Cap Nona menjadi gambaran bagaimana kreativitas perempuan dapat tumbuh dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dapur yang selama ini identik dengan aktivitas rumah tangga dapat berubah menjadi ruang produktif. Dari sana, lahir keterampilan, pengalaman, jaringan pemasaran, sekaligus peluang tambahan penghasilan bagi keluarga.

Pengembangan produk juga membutuhkan keberanian untuk terus belajar. Mulai dari menjaga konsistensi rasa, meningkatkan kualitas pengemasan, memperkuat identitas produk, hingga membangun kepercayaan konsumen.

TP. PKK Desa Telukawur mendorong agar proses tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Produk lokal tidak hanya dipandang sebagai makanan yang dibuat untuk dikonsumsi, tetapi juga sebagai bagian dari potensi ekonomi desa yang dapat terus dikembangkan.

UMKM Naik Kelas, Perempuan Semakin Berdaya

Penguatan UMKM perempuan memiliki arti yang lebih luas. Ketika sebuah produk semakin dikenal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Karena itu, keberadaan UMKM seperti Cap Nona menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang bertumpu pada kreativitas masyarakat.

Bolen Cap Nona pun menjadi salah satu cerita kecil dari Telukawur tentang bagaimana sebuah produk sederhana dapat membawa harapan besar.

Harapan agar produk lokal semakin dikenal. Harapan agar keterampilan perempuan semakin berkembang. Dan harapan agar aktivitas dari dapur rumah tangga mampu tumbuh menjadi usaha yang memberikan nilai tambah bagi keluarga.

Bagi TP. PKK Desa Telukawur, mendorong UMKM berarti ikut membuka pintu kesempatan bagi perempuan untuk berkembang dan berdaya.

Sebab, ketika perempuan diberi ruang untuk berkarya, potensi desa pun ikut menemukan jalannya.

Dari dapur Cap Nona, bolen diracik dengan ketekunan. Dari tangan perempuan Telukawur, rasa lokal tumbuh menjadi peluang ekonomi.

SMART KARTINI

Perempuan Berkarya, Produk Lokal Berdaya, Ekonomi Desa Tumbuh Bersama.

Galeri Foto

Dokumentasi Video

Video Dokumentasi #1