Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 846 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
BELAJAR ASIK DILUAR KELAS
Desa Bungu, Kec. Mayong

BELAJAR ASIK DILUAR KELAS

#Bunda Literasi

Dari Batu dan Meja Hijau, Tumbuh Harapan Di sudut Desa Bungu tepatnya di SD 3 bungu pedukuhan Beto . seorang pendidik dengan sabar membimbing anak-anak dalam kegiatan membaca . Tidak ada gedung mewah, hanya semangat yang luar biasa untuk mencerdaskan anak bangsa sejak dini.

SELAMAT KEPADA SHANKARA AFANDI PUTRA SISWA SDN 2 KEDUNGCINO MERAIH JUARA 1 MAPSI TINGKAT KAB. JEPARA
Desa Kedungcino, Kec. Jepara

SELAMAT KEPADA SHANKARA AFANDI PUTRA SISWA SDN 2 KEDUNGCINO MERAIH JUARA 1 MAPSI TINGKAT KAB. JEPARA

#Bunda Literasi

🏆 SELAMAT & SUKSES! 🏆 Selamat kepada adik Shankara Afandi Putra yang telah berhasil meraih Juara 1 Macapat Islami dalam ajang Lomba MAPSI SD/MI Tingkat Kabupaten Jepara. 🎉👏 Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga dan Desa Kedungcino. Semoga keberhasilan adik Shankara dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak Desa Kedungcino pada khususnya dan anak-anak Indonesia pada umumnya untuk terus berprestasi, berkarya, dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Semoga melalui kegiatan lomba seperti ini, anak-anak semakin gemar membaca, meningkatkan literasi, mencintai seni dan budaya, serta turut melestarikan budaya Indonesia. 📚🎶🇮🇩 Terus berprestasi, tetap rendah hati, dan terus berkarya untuk mengharumkan nama Desa Kedungcino! 🌟 👏 Selamat, Shankara! Kedungcino Bangga! ❤️

KEGIATAN PENDAMPINGAN KUALITAS PENGASUHAN DI TAMASYA MELALUI KELAS ORANG TUA HEBAT
Desa Kedungcino, Kec. Jepara

KEGIATAN PENDAMPINGAN KUALITAS PENGASUHAN DI TAMASYA MELALUI KELAS ORANG TUA HEBAT

#Bunda Literasi

Pada hari Selasa, 8 September 2026, Bunda Literasi Desa Kedungcino mengikuti kegiatan Pendampingan Kualitas Pengasuhan di Tamasya melalui Kelas Orang Tua Hebat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut memberikan edukasi mengenai pentingnya pembatasan screen time atau waktu penggunaan gawai bagi balita serta pentingnya memberikan aktivitas fisik yang baik dan sesuai dengan usia anak. Anak perlu mendapatkan kesempatan untuk bergerak, bermain, berinteraksi, dan melakukan kegiatan bersama orang tua agar tumbuh kembangnya dapat berlangsung secara optimal. Salah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan orang tua bersama anak adalah membacakan buku cerita bergambar. Kegiatan membaca bersama tidak hanya mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan antara orang tua dan anak sekaligus menumbuhkan minat baca, kemampuan berkomunikasi, imajinasi, dan kecintaan terhadap buku sejak dini. Melalui kegiatan ini, Bunda Literasi Desa Kedungcino mendapatkan tambahan wawasan yang dapat diterapkan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Diharapkan keluarga di Desa Kedungcino semakin mampu menciptakan pola pengasuhan yang berkualitas dengan membatasi penggunaan gawai serta memperbanyak aktivitas positif bersama anak, termasuk bermain aktif dan membaca buku cerita bergambar bersama orang tua.

Gemar Membaca, Membuka Jendela Dunia di Perpustakaan Barokah Ilmu
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Gemar Membaca, Membuka Jendela Dunia di Perpustakaan Barokah Ilmu

#Bunda Literasi

Pada 8 September 2026, Perpustakaan Barokah Ilmu menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk menumbuhkan budaya gemar membaca. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa memanfaatkan waktu dengan membaca berbagai koleksi buku yang tersedia, mulai dari buku pengetahuan, cerita anak, hingga buku keterampilan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat. Melalui kebiasaan membaca, diharapkan masyarakat dapat menambah wawasan, mengembangkan kreativitas, serta menjadikan membaca sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari. Perpustakaan Barokah Ilmu terus berkomitmen menyediakan layanan dan koleksi yang menarik sebagai sarana belajar sepanjang hayat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Klasifikasi Buku untuk Meningkatkan Kerapian dan Kemudahan Akses Koleksi Perpustakaan
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Klasifikasi Buku untuk Meningkatkan Kerapian dan Kemudahan Akses Koleksi Perpustakaan

#Bunda Literasi

ada tanggal 8 September 2026, dilaksanakan kegiatan klasifikasi buku sebagai bagian dari upaya penataan dan pengelolaan koleksi perpustakaan agar lebih tertib, sistematis, dan mudah diakses oleh para pemustaka. Kegiatan ini meliputi pengelompokan buku berdasarkan subjek menggunakan sistem klasifikasi, pemberian label kode klasifikasi, serta penataan buku pada rak sesuai dengan kategorinya. Melalui kegiatan ini diharapkan koleksi perpustakaan menjadi lebih terorganisir sehingga memudahkan pengunjung dalam mencari bahan bacaan yang dibutuhkan. Selain meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, klasifikasi buku juga menjadi langkah penting dalam mendukung terciptanya perpustakaan yang nyaman, informatif, dan profesional sebagai pusat literasi bagi masyarakat.

Bunda Literasi Telukawur Bergerak, Dampingi Anak Belajar Al-Qur’an dan Baca Tulis
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Bunda Literasi Telukawur Bergerak, Dampingi Anak Belajar Al-Qur’an dan Baca Tulis

#Bunda Literasi

TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat membangun budaya literasi sejak usia dini terus digelorakan di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Melalui peran Bunda Literasi Desa Telukawur bersama Tim Penggerak PKK Desa Telukawur, kegiatan pendampingan belajar menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung tumbuh kembang kemampuan anak sekaligus membangun karakter yang positif. Kegiatan pendampingan belajar Al-Qur’an serta baca tulis dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, edukatif, dan dekat dengan kehidupan anak-anak di lingkungan desa. Pendampingan ini tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk mengenal, membaca, dan mempelajari Al-Qur’an sejak dini. Perpaduan antara literasi dasar dan literasi keagamaan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi anak dalam membangun kemampuan belajar sekaligus karakter yang baik. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan secara langsung dalam proses belajar. Suasana pembelajaran dibuat lebih interaktif sehingga anak dapat belajar dengan nyaman, bertanya, berlatih, dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan tahap perkembangannya. Bunda Literasi Desa Telukawur memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem literasi yang dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan anak untuk memahami informasi, berkomunikasi, berpikir, serta terus memiliki semangat untuk belajar. Sementara itu, keterlibatan TP. PKK Desa Telukawur menjadi bagian penting dalam menggerakkan keluarga agar memberikan perhatian terhadap pendidikan anak. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan membaca, belajar, serta mengenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anak. Pendampingan belajar Al-Qur’an juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak sejak dini. Dengan pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan literasi yang baik sekaligus memiliki karakter yang santun dan berakhlak. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Desa Telukawur dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis keluarga dan masyarakat. Kehadiran Bunda Literasi dan PKK di tengah proses belajar anak menunjukkan bahwa gerakan literasi membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya dari lembaga pendidikan, tetapi juga dari keluarga dan lingkungan sekitar. Ke depan, kegiatan pendampingan diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Ruang-ruang belajar yang sederhana namun konsisten dapat menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, belajar Al-Qur’an, dan mengembangkan potensi anak-anak Desa Telukawur. Dari Desa Telukawur, gerakan literasi terus tumbuh. Membaca membuka jendela pengetahuan, Al-Qur’an menuntun akhlak dan kehidupan, sementara pendidikan menjadi jalan untuk menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.