Bunda Literasi Telukawur Bergerak, Dampingi Anak Belajar Al-Qur’an dan Baca Tulis
TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat membangun budaya literasi sejak usia dini terus digelorakan di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Melalui peran Bunda Literasi Desa Telukawur bersama Tim Penggerak PKK Desa Telukawur, kegiatan pendampingan belajar menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung tumbuh kembang kemampuan anak sekaligus membangun karakter yang positif.
Kegiatan pendampingan belajar Al-Qur’an serta baca tulis dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, edukatif, dan dekat dengan kehidupan anak-anak di lingkungan desa.
Pendampingan ini tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk mengenal, membaca, dan mempelajari Al-Qur’an sejak dini. Perpaduan antara literasi dasar dan literasi keagamaan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi anak dalam membangun kemampuan belajar sekaligus karakter yang baik.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan secara langsung dalam proses belajar. Suasana pembelajaran dibuat lebih interaktif sehingga anak dapat belajar dengan nyaman, bertanya, berlatih, dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Bunda Literasi Desa Telukawur memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem literasi yang dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan anak untuk memahami informasi, berkomunikasi, berpikir, serta terus memiliki semangat untuk belajar.
Sementara itu, keterlibatan TP. PKK Desa Telukawur menjadi bagian penting dalam menggerakkan keluarga agar memberikan perhatian terhadap pendidikan anak. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan membaca, belajar, serta mengenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anak.
Pendampingan belajar Al-Qur’an juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak sejak dini. Dengan pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan literasi yang baik sekaligus memiliki karakter yang santun dan berakhlak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Desa Telukawur dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis keluarga dan masyarakat. Kehadiran Bunda Literasi dan PKK di tengah proses belajar anak menunjukkan bahwa gerakan literasi membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya dari lembaga pendidikan, tetapi juga dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Ke depan, kegiatan pendampingan diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Ruang-ruang belajar yang sederhana namun konsisten dapat menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, belajar Al-Qur’an, dan mengembangkan potensi anak-anak Desa Telukawur.
Dari Desa Telukawur, gerakan literasi terus tumbuh. Membaca membuka jendela pengetahuan, Al-Qur’an menuntun akhlak dan kehidupan, sementara pendidikan menjadi jalan untuk menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.