Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 353 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Buat motif baru
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Buat motif baru

#PKK #Dekranasda

*Batik Roro Kuning Luncurkan Motif Baru "Batik Mangrove" Lewat Pelatihan di Desa Teluk Awur* _Teluk Awur, 31 Juli 2026_ – Batik Roro Kuning Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan menggelar pelatihan pembuatan motif baru "Batik Mangrove", Kamis 31 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan desain batik khas pesisir sekaligus mengangkat potensi ekowisata mangrove Desa Teluk Awur sebagai identitas budaya lokal. Pelatihan diikuti oleh perajin batik, anggota TP PKK, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Bertempat di galeri Batik Roro Kuning, peserta diajak belajar langsung proses pembuatan motif baru yang terinspirasi dari ekosistem mangrove. Motif "Batik Mangrove" mengangkat unsur akar, daun, kepiting, dan burung bangau yang hidup di kawasan mangrove Teluk Awur. Warna yang digunakan didominasi hijau tosca, coklat, dan biru laut untuk menggambarkan harmoni laut dan hutan mangrove. Pemilik Batik Roro Kuning menyampaikan, Kami ingin Teluk Awur punya ciri khas batik sendiri. Mangrove adalah kekayaan desa kami. Lewat motif ini, kami berharap wisatawan yang datang ke Teluk Awur bisa membawa pulang cerita tentang mangrove kami, ujarnya. Dalam pelatihan, peserta dibimbing mulai dari sketsa motif, pencantingan malam, pewarnaan, hingga teknik fiksasi. Antusiasme peserta sangat tinggi karena ini pertama kalinya desa memiliki motif batik berbasis potensi lokal. Ketua TP PKK Desa Teluk Awur yang turut hadir mengapresiasi peluncuran motif baru ini. Ini langkah bagus untuk mempromosikan desa. Ke depan motif Batik Mangrove bisa dipakai untuk seragam PKK, souvenir, dan produk UMKM, katanya. Perwakilan dari pengelola wisata mangrove juga mendukung penuh. Dengan adanya batik khas ini, paket wisata edukasi di Teluk Awur jadi semakin lengkap. Wisatawan bisa belajar menanam mangrove sekaligus membatik, ujarnya. Kegiatan ditutup dengan pameran mini hasil karya motif Batik Mangrove dan foto bersama. Dengan hadirnya "Batik Mangrove", diharapkan Desa Teluk Awur memiliki identitas batik yang kuat, mampu meningkatkan nilai jual produk UMKM, dan mendukung gerakan pelestarian mangrove di wilayah pesisir Jepara.

PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN
Desa Srobyong, Kec. Mlonggo

PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN

#Dekranasda

POKJA III TELUR ASIN Kegiatan Kunjungan TP PKK ke UMKM Pembuatan Telur Asin Desa Srobyong Pada hari Minggu, 26 Juli 2026, TP PKK Desa Srobyong Bersama POKJA III melaksanakan kegiatan kunjungan ke salah satu pelaku UMKM pembuatan telur asin yang berada di wilayah RT 04 RW 02, Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan kunjungan tersebut dilaksanakan di rumah Ibu Herniyati selaku pelaku UMKM telur asin. Dalam kegiatan ini, anggota TP PKK mendapatkan pengetahuan dan praktik mengenai proses pembuatan telur asin yang baik dan benar, mulai dari proses pengolahan hingga menghasilkan telur asin dengan cita rasa yang lezat, gurih, dan bertekstur masir. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota PKK untuk belajar secara langsung mengenai keterampilan pengolahan bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas anggota PKK dalam mengolah telur menjadi produk pangan yang berkualitas dan memiliki nilai jual. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong anggota PKK untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian keluarga melalui kegiatan UMKM. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Diharapkan melalui kegiatan kunjungan dan pembelajaran ini, anggota TP PKK dapat memperoleh pengalaman baru, meningkatkan keterampilan dalam pengolahan pangan, serta mampu mengembangkan potensi usaha yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

KUNJUNGAN POKJA II BERSAMA TP. PKK DESA SROBYONG KE PENGELOLAAN UMKM
Desa Srobyong, Kec. Mlonggo

KUNJUNGAN POKJA II BERSAMA TP. PKK DESA SROBYONG KE PENGELOLAAN UMKM

#Dekranasda

POKJA II UMKM DAN UP2K ( Rumah Produksi TEMPE ) Pada hari Minggu, 26 Juli 2026, POKJA II bersama TP PKK Desa Srobyong melaksanakan kegiatan kunjungan ke rumah Ibu Alfi, salah satu pelaku UMKM sekaligus anggota UP2K, yang berlokasi di RT 02 RW 03 Desa Srobyong. Dalam usahanya, Ibu Alfi memproduksi tempe yang dipasarkan secara mandiri kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha baru serta UMKM, mulai dari tingkat desa hingga tingkat kota, sehingga dapat mendorong berkembangnya usaha masyarakat yang berdaya saing. Sasaran dari kegiatan ini adalah memberikan motivasi dan pembinaan kepada warga agar mampu mengembangkan keterampilan dan potensi yang dimiliki menjadi usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan serta membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap keluarga semakin berdaya dalam meningkatkan perekonomian keluarga, mampu mengembangkan potensi usaha yang dimiliki, serta menciptakan UMKM yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan. t

Mengukir Karya Lokal, Menembus Pasar Dunia
Kecamatan Mlonggo

Mengukir Karya Lokal, Menembus Pasar Dunia

#PKK #Dekranasda

Di balik setiap karya tangan pengrajin, tersimpan ketekunan, kreativitas, dan semangat untuk menghadirkan produk berkualitas. UMKM tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan kerajinan lokal hingga ke mancanegara. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kerajinan, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo melaksanakan kunjungan ke UMKM SAFINDO Art Gallery di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung proses produksi sekaligus berdiskusi mengenai peluang dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha kerajinan kayu yang telah menembus pasar internasional. UMKM SAFINDO Art Gallery menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan kayu jati dan kayu sonokeling, seperti peralatan makan berbahan kayu serta aneka suvenir dengan desain yang bernilai seni tinggi. Berkat kualitas produk yang terjaga dan pengerjaan yang teliti, hasil kerajinan tersebut telah dipasarkan hingga ke berbagai negara, di antaranya China, Jepang, dan sejumlah negara di Eropa, sehingga menjadi salah satu kebanggaan UMKM Kecamatan Mlonggo dalam memperkenalkan produk lokal di pasar global. Dalam diskusi bersama pelaku usaha, terungkap bahwa tantangan yang masih dihadapi adalah memperluas jangkauan informasi kepada calon konsumen serta meningkatkan promosi agar produk semakin dikenal oleh pasar yang lebih luas. Menanggapi hal tersebut, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo berkomitmen untuk mengupayakan koordinasi dengan berbagai pihak guna membuka peluang promosi, memperluas jejaring pemasaran, dan mendukung pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing. Semoga kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghadirkan peluang baru bagi UMKM Mlonggo untuk terus berkembang. Dengan kualitas produk yang telah diakui hingga pasar internasional, diharapkan semakin banyak karya anak bangsa yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Mlonggo sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keripik tamalada milik ibu Atik Lutfiyah
Desa Sengonbugel, Kec. Mayong

Keripik tamalada milik ibu Atik Lutfiyah

#Dekranasda

Keripik Tamalada merupakan salah satu produk unggulan usaha rumahan milik Ibu Atik Lutfiyah, anggota TP PKK Desa Sengonbugel. Dibuat dari bahan berkualitas dengan cita rasa gurih, renyah, dan tersedia dalam berbagai varian rasa, keripik ini menjadi camilan khas yang digemari berbagai kalangan. Proses pembuatannya dilakukan secara higienis dengan tetap menjaga kualitas dan kerenyahan produk, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan keluarga maupun oleh-oleh khas Jepara. Melalui usahanya, Ibu Atik Lutfiyah turut mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga serta mengembangkan potensi UMKM di Desa Sengonbugel.