Buat motif baru
*Batik Roro Kuning Luncurkan Motif Baru "Batik Mangrove" Lewat Pelatihan di Desa Teluk Awur*
_Teluk Awur, 31 Juli 2026_ – Batik Roro Kuning Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan menggelar pelatihan pembuatan motif baru "Batik Mangrove", Kamis 31 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan desain batik khas pesisir sekaligus mengangkat potensi ekowisata mangrove Desa Teluk Awur sebagai identitas budaya lokal.
Pelatihan diikuti oleh perajin batik, anggota TP PKK, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Bertempat di galeri Batik Roro Kuning, peserta diajak belajar langsung proses pembuatan motif baru yang terinspirasi dari ekosistem mangrove.
Motif "Batik Mangrove" mengangkat unsur akar, daun, kepiting, dan burung bangau yang hidup di kawasan mangrove Teluk Awur. Warna yang digunakan didominasi hijau tosca, coklat, dan biru laut untuk menggambarkan harmoni laut dan hutan mangrove.
Pemilik Batik Roro Kuning menyampaikan, Kami ingin Teluk Awur punya ciri khas batik sendiri. Mangrove adalah kekayaan desa kami. Lewat motif ini, kami berharap wisatawan yang datang ke Teluk Awur bisa membawa pulang cerita tentang mangrove kami, ujarnya.
Dalam pelatihan, peserta dibimbing mulai dari sketsa motif, pencantingan malam, pewarnaan, hingga teknik fiksasi. Antusiasme peserta sangat tinggi karena ini pertama kalinya desa memiliki motif batik berbasis potensi lokal.
Ketua TP PKK Desa Teluk Awur yang turut hadir mengapresiasi peluncuran motif baru ini. Ini langkah bagus untuk mempromosikan desa. Ke depan motif Batik Mangrove bisa dipakai untuk seragam PKK, souvenir, dan produk UMKM, katanya.
Perwakilan dari pengelola wisata mangrove juga mendukung penuh. Dengan adanya batik khas ini, paket wisata edukasi di Teluk Awur jadi semakin lengkap. Wisatawan bisa belajar menanam mangrove sekaligus membatik, ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan pameran mini hasil karya motif Batik Mangrove dan foto bersama.
Dengan hadirnya "Batik Mangrove", diharapkan Desa Teluk Awur memiliki identitas batik yang kuat, mampu meningkatkan nilai jual produk UMKM, dan mendukung gerakan pelestarian mangrove di wilayah pesisir Jepara.