Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 353 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Pokja 1 goes to Museum RA Kartini Jepara
Kecamatan Pakis Aji

Pokja 1 goes to Museum RA Kartini Jepara

#PKK #Dekranasda #Bunda Literasi

Goes to Museum RA Kartini Jepara Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Ny. Siti Sholikhatul Afifah selaku Pokja I TP PKK Kecamatan Pakis Aji bersama perwakilan Pokja I TP PKK Desa Bulungan, Lebak, Kawak, dan Mambak melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum RA Kartini Jepara. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia. Melalui kunjungan ini, diharapkan semangat, nilai-nilai perjuangan, dan keteladanan RA Kartini dapat menginspirasi kader TP PKK dalam meningkatkan peran aktifnya di keluarga, masyarakat, serta mendukung pembangunan desa yang berdaya dan sejahtera.

Rumah pangan B2SA (beragam bergizi seimbang dan aman)desa semat kecamatan tahunan Jepara
Desa Semat, Kec. Tahunan

Rumah pangan B2SA (beragam bergizi seimbang dan aman)desa semat kecamatan tahunan Jepara

#Dekranasda

Produk UMKM B2SA(beragam bergizi seimbang dan aman) desa semat kecamatan tahunan Jepara. Produk UMKM B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara pada umumnya merupakan produk olahan pangan lokal yang mendukung konsumsi sehat, bergizi, dan aman. Program B2SA sendiri bertujuan meningkatkan pemanfaatan bahan pangan lokal yang beragam serta bernilai gizi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng. Contoh produk UMKM B2SA yang dapat dikembangkan atau dipasarkan di Desa Semat antara lain: kerupuk berbahan ikan laut khas Jepara dan kaki naga ikan, dimsum ikan, nugget ikan, otak otak ikan, bakso ikan. Aneka olahan hasil pertanian dan perikanan yang dikemas secara higienis. Karakteristik produk UMKM B2SA meliput: menggunakan bahan lokal untuk Memenuhi prinsip gizi seimbang. Diproduksi secara higienis dan aman dikonsumsi. Memiliki kemasan yang menarik dan berlabel. Berpotensi memiliki izin PIRT atau sertifikasi halal untuk meningkatkan daya saing. Berdasarkan informasi untuk UMKM B2SA di Desa Semat Kabupaten Jepara terus mendorong pengembangan dan kurasi produk UMKM pangan agar mampu masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk toko modern.

Produk unggulan UMKM budidaya lele dan layur crispy desa semat kecamatan tahunan kabupaten Jepara
Desa Semat, Kec. Tahunan

Produk unggulan UMKM budidaya lele dan layur crispy desa semat kecamatan tahunan kabupaten Jepara

#Dekranasda

Produk unggulan UMKM budidaya ikan lele dan layur crispy desa semat kecamatan tahunan Jepara. Produk unggulan UMKM di Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi perikanan budidaya dan hasil laut setempat. Dua produk yang memiliki nilai jual tinggi adalah: Budidaya Ikan Lele Menggunakan sistem kolam terpal atau bioflok untuk meningkatkan produktivitas. Hasil panen dipasarkan dalam bentuk ikan segar maupun diolah menjadi produk bernilai tambah seperti abon lele, nugget lele, bakso lele, dan keripik kulit lele. Budidaya lele memiliki siklus panen yang relatif cepat sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan masyarakat. Layur Crispy Produk olahan ikan layur yang dibumbui dengan rempah khas kemudian digoreng hingga renyah. Memiliki cita rasa gurih dan dapat dijadikan oleh-oleh khas Desa Semat. Dikemas dalam kemasan kedap udara agar tahan lama dan menarik untuk dipasarkan di toko oleh-oleh maupun secara daring. Kedua produk tersebut memiliki keunggulan: Memanfaatkan potensi sumber daya perikanan lokal. Memberikan nilai tambah dibanding menjual ikan dalam kondisi segar. Berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan membuka lapangan kerja. Mendukung pengembangan ekonomi Desa Semat sebagai kawasan wisata pesisir sehingga produk lokal dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan pengemasan yang menarik, perizinan seperti PIRT dan sertifikasi halal, serta pemasaran melalui media sosial dan marketplace, budidaya ikan lele dan Layur Crispy berpotensi menjadi produk unggulan UMKM Desa Semat yang mampu bersaing di pasar lokal maupun regional.

Produk unggulan batik kembang Turi dan batik gong desa semat
Desa Semat, Kec. Tahunan

Produk unggulan batik kembang Turi dan batik gong desa semat

#Dekranasda

Produk unggulan batik dari Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara adalah Batik Kembangturi dan Batik Gong. Keduanya merupakan motif batik khas yang dikembangkan oleh perajin batik lokal sebagai identitas budaya Desa Semat. 1. Batik Kembangturi Terinspirasi dari bunga turi, tanaman yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar. Motif didominasi bentuk bunga, daun, dan sulur yang melambangkan keindahan, kesuburan, serta pertumbuhan. Memiliki ciri khas perpaduan unsur flora dengan sentuhan motif batik Jepara yang elegan. Banyak diaplikasikan pada kain batik tulis, kemeja, blus, dan berbagai produk fesyen. 2. Batik Gong Terinspirasi dari gong, alat musik tradisional yang menjadi simbol budaya dan kebersamaan masyarakat. Motif berbentuk lingkaran menyerupai gong yang dipadukan dengan ornamen khas Jepara. Melambangkan persatuan, keharmonisan, dan kekuatan budaya lokal. Menjadi salah satu motif khas yang banyak diproduksi oleh UMKM batik di Desa Semat. Keunggulan Batik Desa Semat Dibuat secara batik tulis dengan pengerjaan manual. Mengangkat kearifan lokal Jepara melalui motif yang unik dan khas. Menjadi bagian dari pengembangan wisata edukasi batik di Desa Wisata Semat, sehingga pengunjung dapat belajar proses membatik sekaligus membeli produk UMKM.

Haan's Tailor - Pendampingan UMKM
Desa Tahunan, Kec. Tahunan

Haan's Tailor - Pendampingan UMKM

#PKK #Dekranasda

Tahunan, 30 Juli 2026 – Ketua Pokja III TP PKK Desa Tahunan, Ny. Retno Utari, melaksanakan kunjungan dan pendampingan kepada pelaku UMKM Haan's Tailor milik Ibu Hanik yang berlokasi di RT 02 RW 05 Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Desa Tahunan dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi keluarga. Melalui kunjungan ini, Ketua Pokja III berdialog langsung dengan Ibu Hanik mengenai perkembangan usaha, proses produksi, serta peluang pengembangan usaha ke depan. Haan's Tailor merupakan usaha jasa jahit yang telah dirintis sejak tahun 1998 dan hingga kini terus dipercaya oleh masyarakat. Usaha ini melayani berbagai kebutuhan jahit pakaian secara custom sesuai dengan model, ukuran, dan keinginan pelanggan, baik untuk pakaian sehari-hari, seragam, busana kerja, maupun busana untuk berbagai acara. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Retno Utari menyampaikan apresiasi kepada Ibu Hanik atas ketekunan dan konsistensinya dalam mengembangkan usaha jahit selama lebih dari dua puluh tahun. Beliau berharap Haan's Tailor dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas jangkauan pemasaran sehingga semakin dikenal oleh masyarakat. Melalui kegiatan pendampingan ini, TP PKK Desa Tahunan berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM agar semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Tahunan.

Pembuatan krupuk krangkam dengan KKN unisnu
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Pembuatan krupuk krangkam dengan KKN unisnu

#PKK #Dekranasda

*Seaweed Kartini Gelar Pelatihan Pembuatan Kerupuk Krangkam untuk Peserta KKN di Desa Teluk Awur* _Teluk Awur, 31 Juli 2026_ – Kelompok UMKM Seaweed Kartini Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan menggelar pelatihan pembuatan kerupuk krangkam bagi peserta Kuliah Kerja Nyata KKN, Kamis 31 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan produk unggulan desa sekaligus memberikan keterampilan kepada mahasiswa dalam mengolah hasil laut menjadi makanan bernilai ekonomi. Pelatihan dilaksanakan di sentra produksi Seaweed Kartini dan diikuti puluhan mahasiswa KKN dari berbagai perguruan tinggi yang sedang mengabdi di Desa Teluk Awur. Acara dimulai dengan pemaparan tentang potensi rumput laut dan ikan di wilayah pesisir Teluk Awur. Selanjutnya peserta diajak praktik langsung mulai dari penyiapan bahan, penggilingan adonan, pencetakan, penjemuran, hingga pengemasan kerupuk krangkam. Ketua Seaweed Kartini menyampaikan, Kerupuk krangkam ini khas Teluk Awur. Bahan utamanya rumput laut dan ikan. Melalui pelatihan ini kami ingin mahasiswa tahu prosesnya dari awal sampai jadi, dan bisa membantu mempromosikan ke luar desa, ujarnya. Para peserta KKN terlihat antusias saat mencoba mencetak adonan dan menjemur kerupuk di bawah sinar matahari. Bagi mereka, ini pengalaman baru karena selama ini hanya tahu kerupuk dalam bentuk jadi. Kegiatan ini keren banget. Selain belajar buat kerupuk, kita juga jadi tahu cara pelaku UMKM bertahan dan berkembang. Nanti bisa kita bantu publikasikan lewat media sosial, kata salah satu peserta KKN. Dalam pelatihan juga dibahas tentang strategi pemasaran digital, pengemasan yang menarik, dan pentingnya menjaga standar kebersihan pangan agar produk bisa bersaing di pasar lebih luas. Perangkat desa yang hadir mengapresiasi kegiatan ini. Kolaborasi antara UMKM dan mahasiswa KKN sangat bagus untuk mengangkat ekonomi lokal. Diharapkan setelah ini ada program lanjutan untuk pemasaran kerupuk krangkam Teluk Awur, katanya. Kegiatan ditutup dengan mencicipi kerupuk krangkam hasil produksi bersama dan foto bersama. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kerupuk krangkam Teluk Awur semakin dikenal dan mahasiswa KKN dapat menjadi penggerak promosi produk UMKM desa ke tingkat yang lebih luas.