Pemberian pmt utk 3 b
1 pemberian pmt kepada ibu hamil. 2 supaya dapat asupan gizi. 3 penimbangan dan pengecekan dan pemberian vitamin
1 pemberian pmt kepada ibu hamil. 2 supaya dapat asupan gizi. 3 penimbangan dan pengecekan dan pemberian vitamin
Kegiatan Pembagian MBG di Posyandu Dian Eka Buana 6 Pada hari Senin,, 28 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Dian Eka Buana 6, yang ditujukan kepada warga RT 01 RW 06, Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan pembagian MBG ini diberikan kepada kelompok sasaran, yaitu ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), serta balita, khususnya balita yang belum mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya dalam mendukung pemenuhan gizi dan nutrisi yang cukup dan seimbang bagi ibu dan anak. Selain itu, pemberian MBG diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang balita serta menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan risiko stunting sejak dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dapat memperoleh asupan makanan yang bergizi sehingga dapat mendukung terciptanya generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan bebas dari stunting.
SPM = Standar Pelayanan Minimal yang WAJIB ada di Posyandu. *6 SPM POSYANDU (Permendagri No.13/2024)* *1. SPM KESEHATAN* Ini yang paling utama, yang selama ini jalan di Muriah Sehat 4 - Ibu hamil, ibu nifas, bayi, balita, remaja, dewasa, lansia - Imunisasi, penimbangan, pengukuran, cek tensi, cek gula, penyuluhan stunting *2. SPM PENDIDIKAN* - PAUD / Bina Keluarga Balita (BKB) - Paket penyuluhan: parenting, pencegahan putus sekolah, buta aksara - Pojok baca untuk anak *3. SPM PEKERJAAN UMUM (PU)* - Info air bersih layak minum - Info akses sanitasi / jamban sehat - Cek lingkungan: ada yang belum dapat air bersih atau drainase mampet *4. SPM PERUMAHAN RAKYAT* - Data rumah tidak layak huni (RTLH) - Data rumah yang belum ada jamban / atap bocor - Dilaporkan ke kelurahan *5. SPM KETENTRAMAN, KETERTIBAN UMUM & PERLINDUNGAN MASYARAKAT (TRANTIBUM LINMAS)* - Edukasi kesiapsiagaan bencana (banjir, kebakaran) - Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga & perlindungan anak - Poskamling / keamanan lingkungan *6. SPM SOSIAL* - Data warga miskin, disabilitas, lansia terlantar, anak terlantar - Penyambung ke bantuan sosial (PKH, BPNT, dll) - Konseling kesejahteraan keluarga --- *Simplenya buat kader:* > Dulu 5 Langkah Posyandu: Daftar - Timbang - Catat - Layani - Penyuluhan > Sekarang *6 Bidang* yang harus dipantau kader. Kalau ada warga bermasalah di 6 bidang itu, kader catat & lapor ke Kelurahan Kauman.
Berikut deskripsi yang bisa digunakan untuk dokumentasi kegiatan: **Kegiatan Literasi di PAUD** Kegiatan literasi di PAUD dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kecintaan anak terhadap buku sejak usia dini. Anak-anak diajak mengenal berbagai macam buku cerita bergambar, melihat gambar, mengenal huruf dan kosakata sederhana, serta mendengarkan cerita yang disampaikan oleh guru. Dalam kegiatan ini, anak-anak terlihat antusias dan aktif mengikuti proses membaca bersama. Guru memberikan kesempatan kepada anak untuk mengamati gambar, menjawab pertanyaan sederhana, menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri, serta berdiskusi secara menyenangkan. Melalui kegiatan literasi, anak tidak hanya belajar mengenal buku dan bahasa, tetapi juga mengembangkan kemampuan berbicara, menyimak, berimajinasi, berpikir kreatif, dan berkomunikasi dengan teman maupun guru. Kegiatan dilaksanakan dengan suasana ceria dan menyenangkan sehingga anak merasa nyaman belajar sambil bermain.
MBG Desa Langon. Pembagian MBG dengan sasaran Bumil,Busui dan Balita NON PAUD. Dengan tujuan meningkatkan gizi serta mencegah stunting
Pada hari Senin, 28 September 2026, Ketua Dekranasda melakukan kunjungan ke UMKM Batik Madina di Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung proses kegiatan dan perkembangan usaha batik yang dilakukan oleh UMKM setempat. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan proses pengecapan motif pada sapu tangan sebagai persiapan praktik dalam rangka memperingati Hari Batik. UMKM Batik Madina juga menerima beberapa pesanan dari lembaga pendidikan yang akan digunakan sebagai sarana edukasi dalam mengenalkan proses dan pembuatan batik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM sekaligus memperkenalkan keterampilan membatik kepada generasi muda.