Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 5752 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Pemberian vitamin A di pos paud kasih bunda
Desa Datar, Kec. Mayong

Pemberian vitamin A di pos paud kasih bunda

#Bunda PAUD

Pada hari kamis tanggal 20 Agustus 2026 pos paud kasih Bunda desa datar mengadakan Kegiatan pemberian Vitamin A dilaksanakannya kegiatan ini guna menjaga dan meningkatkan kesehatan serta kekebalan tubuh anak-anak peserta didik. ​ Para kader kesehatan bersama pendidik PAUD memberikan suplemen Vitamin A kepada seluruh anak secara teratur untuk mencegah gangguan penglihatan dan mendukung pertumbuhan optimal. ​ Diharapkan pemberian Vitamin A ini secara rutin dapat menjadikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan siap mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat setiap harinya.

Pelatihan pemanfaatan limbah botol plastik pokja 2 pkk desa Kedungcino
Desa Kedungcino, Kec. Jepara

Pelatihan pemanfaatan limbah botol plastik pokja 2 pkk desa Kedungcino

#PKK

Pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, PKK Pokja II Desa Kedungcino melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai cara memanfaatkan limbah plastik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Limbah plastik yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat diolah menjadi berbagai barang yang bermanfaat melalui kreativitas dan keterampilan. Dalam kegiatan pelatihan, peserta diberikan penjelasan mengenai pentingnya memilah dan mengurangi sampah plastik, kemudian dilanjutkan dengan praktik pemanfaatan limbah plastik menjadi barang kerajinan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam proses praktik. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat, khususnya anggota PKK, semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan serta memiliki keterampilan dalam mengolah limbah plastik. Selain mengurangi jumlah sampah plastik, hasil pemanfaatan limbah tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual dan berpotensi menambah pendapatan keluarga. Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik merupakan salah satu bentuk pelaksanaan peran PKK Pokja II Desa Kedungcino dalam meningkatkan pendidikan, keterampilan, kreativitas, serta kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Desa Kedungcino yang lebih bersih dan sehat.

RAKOR PKK RT DAN RW SE KELURAHAN PANGGANG
Desa Panggang, Kec. Jepara

RAKOR PKK RT DAN RW SE KELURAHAN PANGGANG

#PKK

Rapat koordinasi (rakor) PKK RT dan RE se-kelurahan adalah pertemuan rutin bulanan yang diadakan oleh Tim Penggerak PKKKelurahan.Acara ini mempertemukan pengurus kelurahan,ketua PKK RW,dan perwakilan PKK RT untuk menyamakan program kerja,mengevaluasi kegiatan warga,dan menyampaikan laporan administrasi berjenjang. Kehiatan ini terlaksana dengan antusias peserta cukup baik. Tujuan dan Agenda utama *Menyampaikan informasi Meneruskan kebijakan program dari Pkk tingkat Kecamatan. *Membahas kesehatan atau sosial sepertiposyandu,pencegahan DBD. *Pemecahan masalah Mendiskusikan rencana - rencana kegiatan Yang akan diadakan di kelurahan.

Rakor PKK desa denga. Rt SE desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Rakor PKK desa denga. Rt SE desa kecapi

#PKK

1. Pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus 2026, TP PKK Desa Kecapi melaksanakan rapat koordinasi bersama PKK RT-rt se-Desa Kecapi. 2. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus PKK. 3. Rapat koordinasi ini mengambil agenda utama sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi. 4. Kegiatan diikuti oleh pengurus PKK desa dan perwakilan PKK RT se-Desa Kecapi. 5. Kehadiran para pengurus menunjukkan adanya perhatian terhadap pentingnya tertib administrasi keluarga. 6. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, penuh kebersamaan, dan kekeluargaan. 7. Rapat diawali dengan pembukaan oleh pengurus TP PKK Desa Kecapi. 8. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian maksud dan tujuan rapat koordinasi. 9. Pengurus menyampaikan bahwa administrasi keluarga merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. 10. Administrasi yang tertib dapat membantu keluarga dalam memperoleh berbagai pelayanan. 11. Data keluarga yang lengkap juga dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah. 12. Oleh karena itu, setiap keluarga diharapkan memiliki kesadaran untuk melengkapi administrasinya. 13. Sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran tersebut. 14. Materi sosialisasi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. 15. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki dokumen administrasi keluarga. 16. Dokumen kependudukan menjadi salah satu bagian penting dalam administrasi keluarga. 17. Dokumen tersebut antara lain Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk. 18. Dokumen kependudukan perlu dimiliki oleh setiap anggota keluarga sesuai ketentuan yang berlaku. 19. Selain dokumen kependudukan, keluarga juga perlu memperhatikan dokumen administrasi lainnya. 20. Kelengkapan dokumen dapat mempermudah masyarakat ketika membutuhkan pelayanan publik. 21. Administrasi yang tertib juga dapat mengurangi risiko kesalahan data keluarga. 22. Data yang benar sangat diperlukan dalam pendataan di tingkat RT dan desa. 23. PKK RT memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat. 24. Pengurus PKK RT merupakan bagian yang dekat dengan kehidupan masyarakat. 25. Kedekatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada keluarga. 26. Pengurus PKK RT diharapkan mampu menyampaikan kembali materi sosialisasi kepada warga. 27. Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui kegiatan pertemuan warga. 28. Informasi juga dapat disampaikan melalui kegiatan PKK di lingkungan masing-masing. 29. Dengan demikian, sosialisasi tidak berhenti hanya pada kegiatan rapat koordinasi. 30. Materi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 31. Dalam kegiatan tersebut juga dibahas pentingnya memperbarui data apabila terjadi perubahan dalam keluarga. 32. Perubahan data keluarga perlu segera dilaporkan sesuai mekanisme administrasi yang berlaku. 33. Contoh perubahan tersebut dapat berupa kelahiran anggota keluarga. 34. Perubahan juga dapat berupa kematian anggota keluarga. 35. Perubahan status perkawinan juga perlu diperhatikan dalam administrasi kependudukan. 36. Perpindahan alamat menjadi salah satu hal yang perlu diperbarui dalam data keluarga. 37. Setiap perubahan harus dicatat dengan benar agar data keluarga tetap akurat. 38. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam melakukan perencanaan program. 39. Data tersebut juga dapat menjadi dasar dalam menentukan berbagai kebijakan pelayanan masyarakat. 40. Oleh sebab itu, keluarga memiliki peran dalam mendukung tertib administrasi. 41. Peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan. 42. Beberapa hal yang berkaitan dengan administrasi keluarga dibahas bersama. 43. Diskusi dilakukan secara terbuka dan penuh rasa kebersamaan. 44. Pengurus PKK RT menyampaikan berbagai kondisi yang ditemui di lingkungan masing-masing. 45. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran bersama. 46. Melalui diskusi, peserta dapat memahami berbagai permasalahan administrasi secara lebih jelas. 47. Rapat juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antar pengurus PKK. 48. Kesamaan pemahaman sangat diperlukan agar informasi yang diberikan kepada masyarakat tidak berbeda-beda. 49. Koordinasi yang baik diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program PKK. 50. Program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. 51. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah desa. 52. Dukungan juga diperlukan dari pengurus PKK dan seluruh masyarakat. 53. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memiliki peranan yang sangat penting. 54. Keluarga yang sadar administrasi akan lebih mudah dalam mengurus berbagai kebutuhan. 55. Kesadaran administrasi juga mencerminkan sikap tertib dan bertanggung jawab. 56. Kebiasaan tertib administrasi perlu ditanamkan sejak dalam lingkungan keluarga. 57. Orang tua dapat memberikan contoh kepada anggota keluarga lainnya. 58. Anak-anak juga perlu dikenalkan dengan pentingnya dokumen dan data kependudukan. 59. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membentuk budaya tertib administrasi sejak dini. 60. Pengurus PKK dapat menjadi penggerak dalam membangun budaya tersebut. 61. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan silaturahmi antar pengurus PKK RT. 62. Komunikasi antar pengurus menjadi semakin baik melalui kegiatan koordinasi. 63. Setiap pengurus dapat saling bertukar informasi dan pengalaman. 64. Kebersamaan menjadi modal penting dalam menjalankan program PKK. 65. Rapat koordinasi juga digunakan untuk membahas tindak lanjut setelah kegiatan sosialisasi. 66. Pengurus PKK RT diharapkan menyampaikan materi kepada masyarakat di wilayah masing-masing. 67. Penyampaian informasi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. 68. Masyarakat diharapkan tidak merasa kesulitan dalam memahami pentingnya administrasi. 69. Pengurus juga diharapkan dapat membantu mengarahkan warga yang membutuhkan informasi. 70. Apabila terdapat permasalahan, warga dapat berkoordinasi dengan pengurus lingkungan. 71. Selanjutnya, permasalahan tersebut dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang. 72. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala administrasi dapat ditangani secara lebih terarah. 73. Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa administrasi bukan sekadar pencatatan. 74. Administrasi merupakan bagian dari tertib kehidupan masyarakat. 75. Administrasi juga menjadi salah satu dasar dalam memperoleh hak pelayanan masyarakat. 76. Setiap keluarga diharapkan memiliki dokumen yang lengkap dan data yang sesuai kondisi sebenarnya. 77. Kesadaran tersebut perlu dijaga secara berkelanjutan. 78. Pemeriksaan data keluarga secara berkala juga menjadi hal yang penting. 79. Keluarga dapat memastikan bahwa informasi dalam dokumen masih sesuai. 80. Jika terdapat ketidaksesuaian, masyarakat dapat menindaklanjutinya melalui prosedur yang berlaku. 81. Pengurus PKK RT dapat membantu memberikan informasi mengenai langkah yang harus dilakukan. 82. Peran kader dan pengurus lingkungan sangat penting dalam menyebarluaskan edukasi. 83. Melalui kegiatan PKK, pesan mengenai tertib administrasi dapat disampaikan secara berkesinambungan. 84. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap administrasi keluarga. 85. Masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat memiliki dokumen yang lengkap. 86. Masyarakat juga diharapkan semakin aktif memperbarui data apabila terjadi perubahan. 87. Rapat koordinasi menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama. 88. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara TP PKK desa dan PKK RT. 89. Kerja sama yang baik akan mendukung keberhasilan program di tingkat desa. 90. Setiap pengurus memiliki tanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing. 91. Dengan pembagian peran yang jelas, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih efektif. 92. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas pengurus PKK. 93. Pengurus mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pentingnya administrasi keluarga. 94. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. 95. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh perhatian. 96. Suasana diskusi berlangsung aktif karena peserta diberikan kesempatan untuk bertanya. 97. Berbagai masukan dari peserta menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut. 98. Hasil rapat diharapkan dapat diterapkan secara nyata di lingkungan masing-masing. 99. Pengurus PKK RT diharapkan terus melakukan koordinasi dengan TP PKK Desa Kecapi. 100. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan informasi dapat diterima masyarakat dengan baik. 101. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk keluarga yang semakin sadar akan pentingnya administrasi. 102. Keluarga yang tertib administrasi akan mendukung terciptanya masyarakat yang tertib. 103. Masyarakat yang tertib administrasi juga akan membantu pemerintah dalam menyediakan pelayanan yang tepat sasaran. 104. Kegiatan rapat koordinasi ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan arahan tindak lanjut. 105. Seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan hasil sosialisasi dalam lingkungan masing-masing. 106. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta. 107. Secara keseluruhan, rapat koordinasi dan sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi berjalan dengan lancar. 108. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan, koordinasi, dan kepedulian pengurus PKK terhadap tertib administrasi keluarga. 109. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung keluarga yang tertib, sadar, dan peduli terhadap administrasi. 110. Melalui sinergi TP PKK Desa Kecapi dan PKK RT se-Desa Kecapi, semangat Keluarga Indonesia Sadar Administrasi diharapkan semakin kuat dan dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji Hadiri Talkshow Dekranasda Expo 2026
Kecamatan Pakis Aji

Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji Hadiri Talkshow Dekranasda Expo 2026

#Dekranasda

Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji Hadiri Talkshow Dekranasda Expo 2026 Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji mengikuti kegiatan Talkshow Dekranasda Expo 2026 dalam rangkaian acara Festival Jamu dan Kuliner XI Tahun 2026 – Visit Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, bertempat di Panggung Dekranasda Expo 2026, halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Ny. Laila Saidah Witiarso Utomo, beserta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Jepara dan Ketua Dekranasda Kecamatan se-Kabupaten Jepara. Keikutsertaan Ketua Dekranasda Kecamatan Pakis Aji dalam kegiatan talkshow ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan wawasan dan memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor kerajinan, UMKM, jamu, serta kuliner daerah. Melalui kegiatan Dekranasda Expo 2026 dan Festival Jamu dan Kuliner XI Tahun 2026, diharapkan produk-produk unggulan daerah semakin dikenal, memiliki daya saing, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Jepara.

KARNAVAL HUT RI KE 81
Desa Srobyong, Kec. Mlonggo

KARNAVAL HUT RI KE 81

#Bunda PAUD

POS PAUD CERDAS CERIA Kegiatan Karnaval POS PAUD Kecamatan Mlonggo Pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, telah dilaksanakan kegiatan Karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan karnaval tersebut diikuti oleh seluruh POS PAUD yang ada di wilayah Kecamatan Mlonggo. POS PAUD Cerdas Ceria dan Bunda PAUD Desa Srobyong turut berpartisipasi sebagai peserta berdasarkan undangan yang telah diterima. Kegiatan karnaval turut dihadiri oleh Bunda PAUD Kecamatan Mlonggo dan Bapak Camat Mlonggo. Suasana kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta, khususnya anak-anak PAUD. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sejak usia dini untuk mengenal dan menghargai sejarah perjuangan bangsa. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan dapat mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, kegiatan karnaval diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, nasionalisme, kebersamaan, gotong royong, keberanian, serta menghargai jasa para pahlawan sejak usia dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak PAUD dapat belajar mengenal semangat kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan, sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa.