Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 3253 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Evaluasi Awal Program Tahun 2026
Kecamatan Nalumsari

Evaluasi Awal Program Tahun 2026

#PKK

TP PKK Kecamatan Nalumsari melaksanakan Evaluasi Awal Program Tahun 2026 untuk TP PKK Kecamatan dan Desa se- Kecamatan Nalumsari. Acara dihadiri oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara, acara dilaksanakan sesuai dengan Jadwal dari TP PKK Kabupaten Jepara pada tanggal 4 Mei 2026 bertempat di Pendopo Kecamatan Nalumsari. Peserta terdiri dari seluruh pengurus TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa terdiri dari Sekretaris, Bendahara, Pokja I - IV. Evaluasi bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di tahun 2025 dan 2026 tahun berjalan. Diharapkan seluruh TP PKK diwilayah Kabupaten Jepara dapat tertib administrasi dan melaksanakan semua program yang sudah tesusun dengan maksimal.

Sosialisasi SADARI (pemeriksaan payudara sendiri)
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Sosialisasi SADARI (pemeriksaan payudara sendiri)

#PKK

Pada hari Selasa, 4 Mei 2026 Pokja 4 TP PKK Desa Demangan mengadakan Sosialisasi SADARI ( pemeriksaan payudara sendiri) Sosialisasi SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) adalah kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama perempuan, tentang pentingnya memeriksa payudara sendiri secara rutin sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Materi yang biasanya disampaikan dalam sosialisasi meliputi: Pengertian SADARI dan manfaatnya. Waktu terbaik melakukan SADARI, yaitu setiap bulan, sekitar 7–10 hari setelah hari pertama menstruasi. Bagi yang sudah menopause, pilih tanggal yang sama setiap bulan. Langkah-langkah melakukan SADARI: Amati bentuk dan kondisi payudara di depan cermin. Periksa dengan kedua tangan di berbagai posisi (di samping tubuh, diangkat, dan di pinggang). Raba seluruh bagian payudara dan ketiak dengan gerakan memutar atau naik-turun menggunakan ujung tiga jari. Perhatikan apakah ada benjolan, perubahan bentuk, kulit mengerut, puting tertarik ke dalam, atau keluar cairan yang tidak normal. Anjuran segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan perubahan yang mencurigakan. Tujuan sosialisasi SADARI adalah: Meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan payudara. Mendorong kebiasaan melakukan pemeriksaan payudara secara rutin. Membantu mendeteksi kelainan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Perlu diingat bahwa SADARI tidak dapat menggantikan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan atau pemeriksaan penunjang seperti mamografi, tetapi merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengenali perubahan pada payudara lebih awal.

Evaluasi Awal PKK Desa Ngasem
Desa Bawu, Kec. Batealit

Evaluasi Awal PKK Desa Ngasem

#PKK

Pada tanggal 4 Mei 2026, TP. PKK Desa Bawu melaksanakan kegiatan Evaluasi Awal bersama PKK RW, PKK RT, dan kelompok Dasa Wisma (Dawis) sebagai upaya untuk meninjau kesiapan serta pelaksanaan program kerja PKK di tingkat desa dan lingkungan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan pemahaman, serta mengetahui perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing kelompok PKK RW, PKK RT, dan Dawis. Dalam evaluasi tersebut, peserta membahas berbagai program kerja, kendala yang dihadapi, serta solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran kader dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Para pengurus dan kader juga menyampaikan laporan kegiatan, masukan, serta saran guna mendukung kelancaran program PKK Desa Bawu ke depannya. Kegiatan Evaluasi Awal PKK Desa Bawu berlangsung dengan tertib dan penuh kerja sama, sehingga diharapkan seluruh program PKK dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bawu.

TP PKK DESA MOROREJO KEC. MLONGGO ADAKAN SOSIALISASI PAAREDI
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

TP PKK DESA MOROREJO KEC. MLONGGO ADAKAN SOSIALISASI PAAREDI

#PKK #posyandu

Senin, 4 Mei 2026 TP PKK Desa Mororejo mengadakan Sosialisasi PAAREDI yang narasumber Bu Zuli Setyowati dari TP PKK Kec. Mlonggo. PAAREDI adalah singkatan dari Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital. Program ini merupakan gerakan nasional yang diinisiasi oleh Pokja I TP PKK untuk merespons tantangan zaman, khususnya dalam mendidik anak dan remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Tujuan Utama Sosialisasi Sosialisasi PAAREDI bertujuan untuk: Meningkatkan Peran Keluarga: Mengedukasi orang tua agar menjadi pelindung dan pembimbing utama anak di rumah. Membentuk Karakter: Menanamkan nilai-nilai keagamaan, tenggang rasa, dan budi pekerti luhur sejak dini. Literasi Digital: Membekali orang tua dengan pemahaman tentang cara mengawasi dan mengarahkan anak dalam menggunakan gadget dan media sosial secara bijak. Pencegahan Dampak Negatif: Meminimalisir risiko kejahatan siber, judi online, pornografi, perundungan (bullying), dan kecanduan gawai pada anak. 8 Sub-Program (Fokus Utama) PAAREDI Dalam pelaksanaannya, PAAREDI mencakup 8 aksi nyata atau fokus pembinaan, yaitu: PAAREDI Kesadaran Bela Negara (PKBN): Menanamkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme. Pencegahan Perundungan (Bullying): Mengedukasi lingkungan rumah dan sekolah agar bebas dari kekerasan fisik maupun verbal. Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak (PKSTA): Memberikan edukasi seksual yang aman dan benteng perlindungan anak. Pencegahan Pernikahan Dini (Pariwisata/Pencegahan Perkawinan Anak): Mengampanyekan pendewasaan usia perkawinan demi masa depan anak yang lebih baik. Pencegahan Bahaya Narkoba: Melindungi remaja dari penyalahgunaan zat terlarang melalui komunikasi yang terbuka. Pencegahan Perdagangan Orang (Human Trafficking): Meningkatkan kewaspadaan keluarga terhadap modus penipuan lowongan kerja atau penculikan. Tertib Administrasi Kependudukan: Menyadarkan pentingnya kepemilikan Akta Kelahiran dan KIA (Kartu Identitas Anak). Pendidikan Karakter Sejak Dini: Membentuk moral anak melalui stimulasi pola asuh yang penuh kasih sayang (Asih, Asah, Asuh). Sasaran dan Strategi Pelaksanaan Sasaran: Pengurus PKK di semua tingkatan (Dusun/RT hingga Pusat), kader dasawisma, orang tua, tokoh masyarakat, serta remaja itu sendiri. Strategi: Dilakukan melalui seminar, lokakarya, simulasi permainan (seperti beberan/buku saku), memanfaatkan media sosial PKK, serta kunjungan rumah (door-to-door) oleh kader. Kesimpulan: Sosialisasi PAAREDI PKK bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan bersama untuk menciptakan keluarga yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, dan mampu melahirkan generasi emas yang berkarakter positif.

Turba Fatayat/Muslimat NU Kec.Mlonggo
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

Turba Fatayat/Muslimat NU Kec.Mlonggo

#PKK

TURBA FATAYAT DAN MUSLIMAT NU KECAMATAN MLONGGO DI GEDUNG NU JAMBU TIMUR Jambu, 3 Mei 2026 – Fatayat NU dan Muslimat NU Kecamatan Mlonggo melaksanakan kegiatan Turba (Turun ke Bawah) pada Minggu, 3 Mei 2026, bertempat di Gedung NU Jambu Timur, Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Fatayat NU dan Muslimat NU Kecamatan Mlonggo, pengurus ranting se-Kecamatan Mlonggo, tokoh agama, serta anggota Fatayat dan Muslimat NU Desa Jambu. Turba merupakan salah satu program organisasi yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pengurus tingkat kecamatan dengan pengurus ranting, sekaligus menjadi sarana pembinaan organisasi, evaluasi program kerja, serta penguatan peran perempuan Nahdlatul Ulama dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai materi, di antaranya penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kapasitas kader, penyusunan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, serta pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi dalam menjalankan kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga. Melalui forum dialog dan pembinaan, para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan kegiatan di masing-masing ranting, berbagai tantangan yang dihadapi, serta upaya-upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan pelayanan organisasi kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Diharapkan hasil dari Turba ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh kader Fatayat dan Muslimat NU untuk terus meningkatkan kualitas organisasi serta memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya. Maksud dan Tujuan Kegiatan : * Mempererat silaturahmi antara pengurus Fatayat dan Muslimat NU Kecamatan Mlonggo dengan pengurus ranting. * Melaksanakan pembinaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja di tingkat ranting. * Meningkatkan kapasitas kader dalam menjalankan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat. * Memperkuat sinergi dan koordinasi antarjenjang kepengurusan agar program organisasi berjalan lebih efektif. Output yang Diharapkan : * Terjalinnya koordinasi dan komunikasi yang semakin baik antara pengurus kecamatan dan ranting. * Meningkatnya kualitas pengelolaan organisasi serta pelaksanaan program kerja di setiap ranting. * Bertambahnya semangat kader dalam menjalankan kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. * Terwujudnya organisasi Fatayat dan Muslimat NU yang semakin solid, aktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Mlonggo.

KABUMi DESA SROBYONG
Desa Srobyong, Kec. Mlonggo

KABUMi DESA SROBYONG

#PKK

** Kegiatan Sedekah Bumi (KABUMI) Desa Srobyong** Pada tanggal **2 Mei 2026**, **Tim Penggerak PKK (TP PKK)** bersama seluruh masyarakat **Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara** turut memeriahkan kegiatan **KABUMI (Sedekah Bumi)** dengan menghadiri pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan di rumah **Bapak Petinggi Desa Srobyong**. Pagelaran wayang kulit tersebut dibawakan oleh **Dalang Ki Ronggo Warsito**, putra asli Desa Srobyong, dengan membawakan lakon **"Semar Mbangun Kayangan"**. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi Sedekah Bumi, yaitu upacara adat Jawa yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil panen yang melimpah, serta keberkahan yang telah diberikan kepada masyarakat. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah memohon keselamatan, perlindungan dari berbagai bencana dan gagal panen, menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam, serta melestarikan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, dan meningkatkan semangat gotong royong di antara warga Desa Srobyong. **Harapan:** Melalui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi ini, diharapkan masyarakat Desa Srobyong senantiasa memperoleh keberkahan, keselamatan, hasil panen yang melimpah, serta mampu terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal sebagai warisan bagi generasi mendatang.