Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
POKJA III DESA UJUNGWATU MENGIKUTI TEHNICAL MEETING DI DINAS PERIKANAN JEPARA
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

POKJA III DESA UJUNGWATU MENGIKUTI TEHNICAL MEETING DI DINAS PERIKANAN JEPARA

#Dekranasda

🐟 Technical Meeting Lomba Masak Berbahan Baku Ikan Tingkat Kab. Jepara 🐟 Pokja III TP. PKK Desa Ujungwatu berkesempatan menjadi perwakilan Kecamatan Donorojo (dengan pendampingan dari Pokja III Kecamatan Donorojo) dalam Technical Meeting Lomba Masak Tingkat Kabupaten Jepara yang digelar di Aula Dinas Perikanan Kab. Jepara. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan Kab. Jepara bekerja sama dengan TP. PKK Kab. Jepara ini bertujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai ragam olahan makanan kreatif berbahan dasar ikan. Mohon doa dan dukungannya agar kontingen Kecamatan Donorojo dapat tampil maksimal! 💪✨ #TPPKKDesaUjungwatu #Pokja3 #KecamatanDonorojo #GemarIkan #DinasPerikananJepara #KabupatenJepara

KETUA  TP. PKK DESA UJUNGWATU KUNJUNGI PETERNAK AYAM PETELUR
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

KETUA TP. PKK DESA UJUNGWATU KUNJUNGI PETERNAK AYAM PETELUR

#Dekranasda

🐔 Kunjungan Lapangan TP. PKK Desa Ujungwatu 🥚Sabtu, 26 September 2026 Tim Penggerak PKK Desa Ujungwatu bersama Sekretaris meninjau langsung usaha peternakan ayam petelur BUMDes "Mitra Mandiri" di RT 03 RW 03 Dukuh Grobogan. Dengan populasi 1.050 ekor ayam, peternakan ini mampu menghasilkan hingga 40 kg telur segar setiap harinya. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara program PKK dan BUMDes dalam meningkatkan perekonomian serta pemenuhan gizi masyarakat desa. #TPPKK #DesaUjungwatu #BUMDesMitraMandiri #Ketahanan Pangan #Pemberdayaan Desa

Kegaiatan UMKM dibidang jasa di desa geneng
Desa Geneng, Kec. Batealit

Kegaiatan UMKM dibidang jasa di desa geneng

#Dekranasda

Kegaiatan UMKM hantaran. Kadoku dibidang jasa. Kali ini adalah di bidang parsel dan buket. Di bantaran. Kadoku menyediakan jasa diantaranya. Memarsel hantaran seserahan, buket bunga artifisial,buket uang, buket snack, buket hijab, dan buket lainnya. Dan ada juga replika mahar. Hantaran.kadoku adalah UMKM yang bergerak dibidang jasa. UMKM ini hadir dan berdiri sejak tahun 2020 .

Kegiatan berjualan UMKM
Desa Geneng, Kec. Batealit

Kegiatan berjualan UMKM

#Dekranasda

Kegiatan berjualan UMKM. Kali ini berjualan kopi dan dimsum. Berbagai macam kopi tersedia, ada juga minuman sasetan. Dimsum ayam dan udang. Mengandung protein hewani ada juga vitamin c dan vitamin A dari wortel. Dimsum 2000 an sangat lezat dan bergizi. Memakaibahan-bahan yang segar. Sehingga menaikan cita rasa. Menggugah selera makan kita. Berjualan ini harapanya menaikan perekonomian pelaku UMKM. Yang ada di kota Jepara ini. Khusus nya di desa geneng.

Manisnya Pukis Telukawur, Dari Dapur UMKM untuk Menggerakkan Ekonomi Desa
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Manisnya Pukis Telukawur, Dari Dapur UMKM untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

#Dekranasda

Telukawur, 25 September 2026 — Produk kuliner lokal terus menjadi bagian dari geliat perekonomian masyarakat Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Salah satunya melalui kue pukis, jajanan tradisional yang tetap diminati berbagai kalangan dan kini menjadi salah satu produk yang dikembangkan oleh pelaku UMKM Desa Telukawur. Pada Jumat (25/9/2026), keberadaan kue pukis turut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mendukung produk usaha masyarakat lokal. Dengan bentuknya yang khas, tekstur lembut, serta cita rasa manis, kue pukis menjadi pilihan kuliner yang sederhana namun memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai produk UMKM. Di balik setiap kue pukis yang dihasilkan, terdapat aktivitas ekonomi keluarga yang terus bergerak. Mulai dari proses menyiapkan bahan, mengolah adonan, memanggang, hingga mengemas produk, seluruh tahapan menjadi bagian dari kreativitas dan kerja keras pelaku usaha dalam menghasilkan produk yang dapat diterima masyarakat. Bagi UMKM, produk makanan tradisional seperti pukis memiliki potensi untuk dikembangkan melalui inovasi rasa, tampilan, kemasan, dan strategi pemasaran. Perubahan selera konsumen dan perkembangan pemasaran digital juga membuka peluang bagi produk kuliner desa untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dukungan masyarakat terhadap produk UMKM lokal memiliki arti penting bagi keberlangsungan usaha. Membeli dan memperkenalkan produk buatan warga desa merupakan bentuk partisipasi sederhana yang dapat membantu menjaga perputaran ekonomi di lingkungan masyarakat. Pengembangan UMKM juga tidak hanya berbicara mengenai peningkatan pendapatan, tetapi turut membuka ruang bagi kreativitas, kemandirian, dan penguatan potensi ekonomi keluarga. Produk kuliner menjadi salah satu sektor yang relatif dekat dengan kehidupan masyarakat dan dapat dikembangkan sesuai potensi serta keterampilan yang dimiliki. Melalui dukungan terhadap kue pukis dan berbagai produk UMKM lainnya, Desa Telukawur terus mendorong tumbuhnya semangat berwirausaha sekaligus memperkuat kecintaan terhadap produk lokal. Dari dapur sederhana para pelaku usaha, lahir produk yang membawa cerita tentang kreativitas, ketekunan, dan semangat menggerakkan ekonomi masyarakat. Kue Pukis Telukawur — sederhana rasanya, besar semangat UMKM-nya.

Uthuk-Uthuk, Kuliner Tradisional Berbahan Meniran yang Jadi Wajah UMKM Lokal Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Uthuk-Uthuk, Kuliner Tradisional Berbahan Meniran yang Jadi Wajah UMKM Lokal Telukawur

#Dekranasda

Telukawur, 25 September 2026 — Kekayaan kuliner tradisional menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan masyarakat Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Salah satunya melalui Uthuk-Uthuk, makanan khas Jawa yang diolah secara tradisional dan dibungkus menggunakan daun pisang, dengan bahan dasar meniran. Pada Jumat (25/9/2026), Uthuk-Uthuk menjadi salah satu produk kuliner lokal yang turut mendapatkan perhatian sebagai bagian dari upaya mendukung dan memperkenalkan UMKM Desa Telukawur. Keberadaan produk pangan tradisional ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga membawa nilai budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus memberikan karakter tersendiri pada Uthuk-Uthuk. Proses pengolahan yang mempertahankan cara tradisional menjadikan makanan ini memiliki daya tarik tersendiri di tengah semakin beragamnya produk kuliner modern. Berbahan dasar meniran, Uthuk-Uthuk menjadi contoh bagaimana bahan pangan yang dikenal masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kreativitas pengolahan tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menghadirkan produk lokal yang memiliki identitas dan ciri khas daerah. Dukungan terhadap produk seperti Uthuk-Uthuk juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. UMKM tidak hanya berperan sebagai penggerak aktivitas ekonomi keluarga, tetapi juga memiliki kontribusi dalam menjaga keberadaan kuliner tradisional agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Di tengah perkembangan industri kuliner yang semakin kompetitif, produk tradisional memiliki tantangan sekaligus peluang. Inovasi pada kemasan, pemasaran, kualitas produk, serta pengenalan kepada generasi muda menjadi langkah penting agar kuliner lokal dapat terus bertahan dan memiliki pasar yang lebih luas. Melalui dukungan masyarakat dan berbagai pihak, Uthuk-Uthuk diharapkan tidak sekadar menjadi makanan tradisional, tetapi juga berkembang menjadi salah satu identitas kuliner Desa Telukawur yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi. Semangat mencintai produk lokal menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan membeli, mengenalkan, dan mengembangkan produk UMKM desa, masyarakat turut mengambil bagian dalam menjaga warisan kuliner sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal. Uthuk-Uthuk Telukawur: cita rasa tradisi, karya UMKM, dan cerita kearifan lokal yang terus diwariskan.