Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Uthuk-Uthuk, Kuliner Tradisional Berbahan Meniran yang Jadi Wajah UMKM Lokal Telukawur
25 September 2026 Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Uthuk-Uthuk, Kuliner Tradisional Berbahan Meniran yang Jadi Wajah UMKM Lokal Telukawur

#Dekranasda
Desa Telukawur
Kontributor Desa Telukawur TP PKK Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Telukawur, 25 September 2026 — Kekayaan kuliner tradisional menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan masyarakat Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Salah satunya melalui Uthuk-Uthuk, makanan khas Jawa yang diolah secara tradisional dan dibungkus menggunakan daun pisang, dengan bahan dasar meniran.

Pada Jumat (25/9/2026), Uthuk-Uthuk menjadi salah satu produk kuliner lokal yang turut mendapatkan perhatian sebagai bagian dari upaya mendukung dan memperkenalkan UMKM Desa Telukawur. Keberadaan produk pangan tradisional ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga membawa nilai budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus memberikan karakter tersendiri pada Uthuk-Uthuk. Proses pengolahan yang mempertahankan cara tradisional menjadikan makanan ini memiliki daya tarik tersendiri di tengah semakin beragamnya produk kuliner modern.

Berbahan dasar meniran, Uthuk-Uthuk menjadi contoh bagaimana bahan pangan yang dikenal masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kreativitas pengolahan tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menghadirkan produk lokal yang memiliki identitas dan ciri khas daerah.

Dukungan terhadap produk seperti Uthuk-Uthuk juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. UMKM tidak hanya berperan sebagai penggerak aktivitas ekonomi keluarga, tetapi juga memiliki kontribusi dalam menjaga keberadaan kuliner tradisional agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Di tengah perkembangan industri kuliner yang semakin kompetitif, produk tradisional memiliki tantangan sekaligus peluang. Inovasi pada kemasan, pemasaran, kualitas produk, serta pengenalan kepada generasi muda menjadi langkah penting agar kuliner lokal dapat terus bertahan dan memiliki pasar yang lebih luas.

Melalui dukungan masyarakat dan berbagai pihak, Uthuk-Uthuk diharapkan tidak sekadar menjadi makanan tradisional, tetapi juga berkembang menjadi salah satu identitas kuliner Desa Telukawur yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi.

Semangat mencintai produk lokal menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan membeli, mengenalkan, dan mengembangkan produk UMKM desa, masyarakat turut mengambil bagian dalam menjaga warisan kuliner sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Uthuk-Uthuk Telukawur: cita rasa tradisi, karya UMKM, dan cerita kearifan lokal yang terus diwariskan.

Galeri Foto

Dokumentasi Video

Video Dokumentasi #1