Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Banjir Pesanan, Roti Pisang Cap Nona Telukawur Terus Melaju Naik Kelas
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Banjir Pesanan, Roti Pisang Cap Nona Telukawur Terus Melaju Naik Kelas

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Kreativitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa Telukawur kembali menunjukkan geliatnya. Roti Pisang Cap Nona, salah satu produk olahan UMKM lokal, tengah menikmati meningkatnya permintaan pasar. Pesanan yang terus berdatangan menjadi energi baru bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk dan meningkatkan kapasitas usahanya. Mengusung cita rasa yang dekat dengan selera masyarakat, Roti Pisang Cap Nona hadir sebagai produk olahan yang memadukan bahan sederhana dengan kreativitas pengolahan. Produk tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana potensi kuliner lokal dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Meningkatnya pesanan menjadi tanda bahwa produk UMKM lokal memiliki ruang untuk berkembang ketika mampu menjaga kualitas, rasa, serta menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Bagi pelaku usaha, kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk menjaga konsistensi produksi di tengah meningkatnya permintaan. Di balik aktivitas produksi yang semakin padat, terdapat proses panjang untuk membangun sebuah usaha. Mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, memastikan kualitas produk, hingga proses pengemasan dan pemenuhan pesanan. Setiap tahapan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Fenomena “banjir orderan” yang dialami Roti Pisang Cap Nona juga memperlihatkan bahwa pertumbuhan UMKM tidak selalu dimulai dari skala besar. Usaha dapat tumbuh dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar, kemudian berkembang melalui kualitas produk, pelayanan, kreativitas, serta ketekunan pelaku usahanya. Bagi Smart Kartini Jepara, perkembangan Roti Pisang Cap Nona menjadi cerita inspiratif tentang perempuan dan masyarakat desa yang berani mengembangkan potensi ekonomi melalui usaha produktif. UMKM bukan hanya tentang menghasilkan produk, tetapi juga tentang membuka ruang kemandirian, menciptakan nilai tambah, dan membangun kepercayaan pasar. Momentum meningkatnya permintaan diharapkan dapat menjadi langkah menuju “naik kelas”, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas kemasan, pemasaran, pencatatan usaha, maupun perluasan jaringan pasar. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, produk lokal memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah desa, komunitas UMKM, serta berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang memungkinkan pelaku UMKM terus berkembang. Roti Pisang Cap Nona membuktikan bahwa dari desa, sebuah produk sederhana dapat tumbuh menjadi cerita tentang kreativitas dan keberanian mengambil peluang. Banjir pesanan bukan sekadar kabar menggembirakan, tetapi juga momentum untuk terus berbenah dan melangkah menuju UMKM yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing. Dari Telukawur untuk Jepara: Produk Lokal, Cerita Lokal, Potensi yang Terus Naik Kelas.

Kegiatan TP. PKK Desa Kancilan
Desa Kancilan, Kec. Kembang

Kegiatan TP. PKK Desa Kancilan

#Dekranasda

Dekranasda dan TP PKK adalah dua lembaga nirlaba mitra strategis pemerintah daerah yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta pengembangan ekonomi kerakyatan dan kerajinan lokal. Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah): Organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk membina, mengembangkan, serta mempromosikan produk kerajinan khas daerah agar memiliki daya saing tinggi, baik di pasar nasional maupun global. TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga): Gerakan kemasyarakatan yang tumbuh dari bawah dengan perempuan sebagai penggerak utamanya, bertujuan memberdayakan keluarga guna mewujudkan keluarga yang beriman, taat hukum, sejahtera, mandiri, dan memiliki kesetaraan gender. Pengurus PKK Desa Kancilan ikut serta menitipkan hasil pekarangan ke TOKO PKK Kecamatan Kembang Kab.Jepara.

BUMDes dan Mulya Catering
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

BUMDes dan Mulya Catering

#Dekranasda

POKJA 3 BUMDes Manunggal Plajan Kerja Sama dengan Mulya Catering Siapkan Snack Musdes* > > Dalam rangka mendukung kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Penyepakatan dan Penetapan RKPDes 2027 dan DU-RKPDes 2028, *BUMDes MANUNGGAL PLAJAN Desa Plajan* bekerja sama dengan *Mulya Snack & Catering* menyiapkan snack box untuk peserta musdes. > > Snack disiapkan dengan kemasan box eksklusif BUMDes Manunggal Plajan, berisi aneka jajanan tradisional seperti lemper, arem-arem, dadar gulung, sosis solo, serta air mineral. Proses pengemasan dilakukan secara gotong royong dan higienis. > > Kerjasama ini merupakan bentuk pemberdayaan UMKM lokal Desa Plajan dan menunjukkan peran aktif BUMDes dalam mendukung kegiatan desa.

Membudidayakan Usaha Ikan Asap Desa Dermolo
Desa Dermolo, Kec. Kembang

Membudidayakan Usaha Ikan Asap Desa Dermolo

#Dekranasda

Setiap Desa memiliki ciri khas tersendiri. Baik menu makanan, kerajinan ataupun tempat wisata. Dermolo merupakan salah satu desa yang mempunyai keunggulan di bidang usaha produksi ikan asap. Sepanjang jalan masuk desa terdapat pengusaha ikan asap. Ikan segar yang di bakar atau pun di asap ini sudah terkenal se kabupaten Jepara bahkan luar Jawa. Usaha ikan asap ini juga selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi juga membuka lapangan pekerjaan terutama bagi para perempuan. Mereka bekerja membakar ikan dan membungkus ikan.

Memanfaatkan Kaleng Bekas Cat
Desa Dermolo, Kec. Kembang

Memanfaatkan Kaleng Bekas Cat

#Dekranasda

Ibu rumah tangga harus bisa memanfaatkan barang bekas. Selain untuk menghemat uang juga menjadikan barang tidak terpakai menjadi barang yang memberikan manfaat luar biasa. Seperti halnya yang dilakukan Ny Emilia. Salah satu pengurus PKK Desa Dermolo ini memanfaatkan bekas kaleng cat untuk membuat saringan air untuk menjernihkan kolam. Selain menghemat tidak membeli saringan kolam kegiatan ini juga mampu mengurangi sampah menjadi pemenuhan kebutuhan. Hasilnya kolam jernih tanpa harus biaya mahal.

Pemberian Bantuan peralatan pengolahan ikan kepada Poklasar di Kecamatan Donorojo
Kecamatan Donorojo

Pemberian Bantuan peralatan pengolahan ikan kepada Poklasar di Kecamatan Donorojo

#Dekranasda

Penyaluran Bantuan Peralatan untuk Produksi Pengolahan Ikan (Bandeng) dari APBD Kabupaten Jepara melalui Kecamatan Donorojo dan Rapat Koordinasi Lomba Olahan Bandeng tingkat Kabupaten Jepara. Dalam rangka peningkatan kualitas dan kapasitas produksi olahan ikan yang ada di wilayah Kecamatan Donorojo, telah dilaksanakan kegiatan penyaluran bantuan alat produksi pengolahan ikan, khususnya spesialisasi olahan ikan bandeng. Bantuan ini bersumber dari APBD Kabupaten Jepara melalui Kecamatan Donorojo dan ditujukan kepada kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) di wilayah Kecamatan Donorojo Terdapat 6 (enam) kelompok penerima manfaat yaitu: 1. Kelompok Ratu Bandeng Ayu Ujungwatu 2. Kelompok Mandalika Space Ujungwatu 3. Kelompok Kalingga Jaya Ujungwatu 4. Kelompok Clering 5. Kelompok Bandungharjo 6. Kelompok PKK Kecamatan Donorojo Bantuan alat produksi ini diharapkan dapat mendukung efisiensi kerja, meningkatkan standar higienitas, serta mendorong peningkatan taraf ekonomi para anggota kelompok pengolah ikan di wilayah Kecamatan Donorojo khususnya kepada Pokja 3 TP PKK Kecamatan Donorojo. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Aneka Olahan Bandeng Tingkat Kabupaten Jepara. Rapat koordinasi ini dilaksanakan guna memantapkan persiapan teknis serta partisipasi kelompok dalam ajang lomba tingkat kabupaten yang dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026 di area obyek wisata Benteng Portugis, Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo.