Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1826 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
DDTK  ( DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK )
Desa Demangan, Kec. Tahunan

DDTK ( DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK )

#posyandu

Pada tanggal 24 Juni 2026 Di RA mafatihul akhlaq Melakukan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak) Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak untuk Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas. Tujuan Meningkatkan pengetahuan orang tua dan kader tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Mengenali secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang. Mendorong orang tua untuk rutin memantau tumbuh kembang anak di Posyandu atau fasilitas kesehatan. Deteksi dini tumbuh kembang anak adalah upaya memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala agar setiap penyimpangan dapat ditemukan sedini mungkin dan segera mendapatkan penanganan yang sesuai. Pertumbuhan Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik tubuh, seperti: Berat badan. Tinggi atau panjang badan. Lingkar kepala. Pemantauan dilakukan secara rutin menggunakan grafik pertumbuhan pada Buku KIA atau kartu pemantauan pertumbuhan. Perkembangan Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan anak sesuai usianya, meliputi: Motorik kasar (duduk, berdiri, berjalan, berlari). Motorik halus (memegang benda, menggambar, menyusun balok). Bahasa (mengoceh, berbicara, memahami perintah). Sosial dan kemandirian (bermain, berinteraksi, makan sendiri). Pentingnya Deteksi Dini Mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usia. Menemukan gangguan sedini mungkin. Memungkinkan intervensi lebih cepat sehingga hasil penanganan lebih baik. Mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Tanda yang Perlu Diwaspadai Berat badan tidak naik atau menurun. Tinggi badan tidak bertambah sesuai usia. Anak belum bisa duduk, berdiri, berjalan, atau berbicara sesuai tahapan usianya. Tidak merespons suara atau panggilan. Tidak melakukan kontak mata atau kurang berinteraksi dengan orang lain. Kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dimiliki. Peran Orang Tua dan Kader Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan secara rutin. Memantau perkembangan anak sesuai usia. Memberikan gizi seimbang dan ASI sesuai anjuran. Mengajak anak bermain dan berkomunikasi setiap hari sebagai bentuk stimulasi. Melengkapi imunisasi sesuai jadwal. Segera merujuk ke fasilitas kesehatan jika ditemukan penyimpangan tumbuh kembang.

Pendampingan dan Pembinaan Posyandu
Desa Suwawal Timur, Kec. Pakis Aji

Pendampingan dan Pembinaan Posyandu

#posyandu

Pada hari rabu tanggal 24 Juli 2026 pukul 08.00 s/d selesai, Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Suwawal Timur bersama Petinggi Suwawal Timur, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Pakis Aji dan Kader Posyandu Desa Suwawal Timur menghadiri acara Pendampingan dan Pembinaan Posyandu di Satkordik Kecamatan Pakis Aji. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas layanan Posyandu di Masyarakat. Menurut Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, Posyandu adalah Lembaga Kemasyarakatan Desa atau kelurahan (LKD/LKK) yang menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Posyandu berfungsi sebagai mitra pemerintah desa atau kelurahan dalam perencanaan pembangunan, pelaksanaan kegiatan pelayanan masyarakat, pengawasan pelayanan dasar di masyarakat. Dalam Permendagri ini, Posyandu tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi dikembangkan menjadi pusat pelayanan dasar terpadu yang mencakup berbagai bidang pelayanan masyarakat. Posyandu menjadi tempat integrasi berbagai program pemerintah di tingkat desa/kelurahan. Saat ini Posyandu terdiri 6 SPM (Standart Pelayanan Minimal) yang terdiri dari bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial. Konsep Posyandu terintegrasi merupakan peningkatan sistem pelayanan kesehatan yang nantinya diharapkan dapat memenuhi seluruh siklus kehidupan manusia. Melihat layanan Posyandu yang semakin lengkap, masyarakat sangat diharapkan kehadirannya di Posyandu. Sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan dan peningkatan derajat hidup masyarakat. Dengan kondisi yang demikian diharapkan kader Posyandu dapat meningkatkan potensi sumber daya nya dalam memberikan pelayanan yang optimal di tiap pelayanan Posyandu. Sebagai upaya peningkatan SDM kader Posyandu, sangat perlu dilaksanakan pembinaan dan pendampingan kader dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu.

Posyandu lansia Lipating  anugrah
Desa Jondang, Kec. Kedung

Posyandu lansia Lipating anugrah

#posyandu

Posyandu lansia Lipating Anugrah. Merupakan salah satu kegiatan Rutinan bulanan Desa Jondang. Oleh ibu Bidan Desa Jondang beserta kadernya. yg bertempat di pendopo balai desa Jondang pada hari Rabu, 24 Juni 2026 pukul 08.00- selesai. dihadiri oleh warga Desa Jondang yg sudah lanjut usia.

Lansia sehat,bugar dan bahagia
Desa Pelemkerep, Kec. Mayong

Lansia sehat,bugar dan bahagia

#posyandu

Pos Pelayanan Terpadu lanjut usia Kartini di desa Pelemkerep kecamatan Mayong merupakan wadah pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang di tujukan bagi kelompok usia lanjut (60 tahun keatas). Layanan utama pada kegiatan ini salah satunya adalah kesehatan fisik,meliputi pengukuran berat badan,tinggi badan,lingkar perut,tekanan darah,pengecekan kadar gula darah,kolesterol dan asam urat. Kegiatan ini juga memberi edukasi kepada lansia mengenai pola makan sehat,kebutuhan nutrisi harian,hingga penggunaan obat yang aman

Deteksi dini tumbuh kembang pada Anak
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Deteksi dini tumbuh kembang pada Anak

#posyandu

Kader posyandu desa demangan Mengadakan Deteksi dini tumbuh kembang pada anak di KB / RA MAFATIHUL AKHLAQ DEMANGAN Deteksi dini tumbuh kembang pada anak PAUD adalah upaya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3–6 tahun secara berkala agar setiap keterlambatan atau penyimpangan dapat diketahui sedini mungkin dan segera ditangani. Tujuan Mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan usianya. Mendeteksi sejak dini adanya gangguan tumbuh kembang. Memberikan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Menentukan apakah anak perlu dirujuk ke tenaga kesehatan atau ahli untuk pemeriksaan lebih lanjut. Aspek yang Dinilai Pertumbuhan Berat badan Tinggi badan Indeks Massa Tubuh (IMT) sesuai usia Status gizi Perkembangan Motorik kasar: berlari, melompat, naik turun tangga. Motorik halus: menggambar, menggunting, menyusun balok. Bahasa: berbicara, memahami perintah, bercerita. Kognitif: mengenal warna, angka, bentuk, memecahkan masalah sederhana. Sosial-emosional: bermain bersama teman, berbagi, mengendalikan emosi. Kemandirian: makan sendiri, memakai pakaian, menjaga kebersihan diri. Cara Melakukan Deteksi Dini Mengukur berat badan dan tinggi badan secara berkala. Mengamati kemampuan anak saat bermain dan belajar. Menggunakan instrumen skrining perkembangan, seperti Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) sesuai usia. Berdiskusi dengan orang tua mengenai perkembangan anak di rumah. Berkoordinasi dengan tenaga kesehatan bila ditemukan keterlambatan. Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai Kesulitan berjalan, berlari, atau melompat dibanding teman seusianya. Sulit berbicara atau tidak mampu menyusun kalimat sederhana. Tidak mampu mengikuti instruksi sederhana. Tidak tertarik bermain dengan teman atau sulit berinteraksi. Kesulitan memegang pensil, menggambar, atau menggunakan gunting. Kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai.

 Pendampingan dan Pembinaan Pelaksanaan Posyandu 5 SPM dan UPKDK Desa Suwawal Timur
Kecamatan Pakis Aji

Pendampingan dan Pembinaan Pelaksanaan Posyandu 5 SPM dan UPKDK Desa Suwawal Timur

#posyandu

LAPORAN HASIL KEGIATAN Hari/Tanggal : Rabu, 24 Juni 2026 Waktu : Pukul 08.00 WIB – Selesai Tempat : Aula Satkordikcam Pakis Aji Kegiatan : Pendampingan dan Pembinaan Pelaksanaan Posyandu 6 SPM dan UPKDK Desa Suwawal Timur Peserta : 50 Kader Posyandu Desa Suwawal Timur I. Dasar Kegiatan Kegiatan pendampingan dan pembinaan Posyandu 5 SPM serta Upaya Pemberdayaan Kesehatan Desa dan Kelurahan (UPKDK) dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam mendukung pelaksanaan transformasi layanan Posyandu serta optimalisasi pelayanan dasar kepada masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). II. Peserta dan Narasumber Kegiatan dihadiri oleh: 1. Petinggi Desa Suwawal Timur. 2. Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Pakis Aji. 3. Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Suwawal Timur. 4. Sebanyak 50 kader Posyandu Desa Suwawal Timur. III. Jalannya Kegiatan Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Petinggi Desa Suwawal Timur yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan perannya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selanjutnya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Pakis Aji memberikan arahan terkait pentingnya penguatan kelembagaan Posyandu sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi: - Kebijakan dan implementasi Posyandu dengan pendekatan 5 Standar Pelayanan Minimal (SPM). - Peran dan fungsi kader dalam mendukung pelayanan Posyandu yang berkualitas. - Penguatan kelembagaan dan administrasi UPKDK. - Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu. - Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Posyandu di tingkat desa. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias yang ditunjukkan melalui diskusi aktif, tanya jawab, serta penyampaian berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Posyandu di lapangan. IV. Hasil Kegiatan Hasil yang dicapai dari kegiatan pendampingan dan pembinaan ini antara lain: 1. Meningkatnya pemahaman kader mengenai pelaksanaan Posyandu yang mendukung pencapaian 6 SPM. 2. Meningkatnya kapasitas kader dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Posyandu. 3. Tersusunnya komitmen bersama antara pemerintah desa, Tim Pembina Posyandu, dan kader untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu. 4. Teridentifikasinya beberapa kendala yang memerlukan tindak lanjut, terutama terkait administrasi, pelaporan, dan partisipasi sasaran Posyandu. 5. Terjalinnya koordinasi yang lebih baik antara Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Pemerintah Desa, dan kader Posyandu. V. Kesimpulan Kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Pelaksanaan Posyandu 6 SPM dan UPKDK Desa Suwawal Timur berjalan dengan lancar dan baik. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara aktif sehingga tujuan peningkatan kapasitas kader dan penguatan pelaksanaan Posyandu dapat tercapai. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan secara optimal dalam penyelenggaraan Posyandu di Desa Suwawal Timur guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Demikian laporan hasil kegiatan ini dibuat sebagai dokumentasi dan bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Pakis Aji, 24 Juni 2026 Tim Pembina Posyandu Kecamatan Pakis Aji