Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 17313 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Pendistribusian Menu MBG bagi Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui Pos Nusa Indah 6 Tahunan
Desa Tahunan, Kec. Tahunan

Pendistribusian Menu MBG bagi Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui Pos Nusa Indah 6 Tahunan

#posyandu

Pendistribusian Menu MBG bagi Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui Pos Nusa Indah 6 Tahunan Tahunan, Selasa, 27 Oktober 2026 – Pos Nusa Indah 6 Tahunan melaksanakan kegiatan pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) pada Selasa, 27 Oktober 2026. Menu yang didistribusikan pada kesempatan ini terdiri dari dimsum, jagung, kacang merah, buncis, serta buah-buahan berupa stroberi dan anggur. Kegiatan pendistribusian ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Diharapkan pemberian menu bergizi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi serta mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, Pos Nusa Indah 6 Tahunan turut mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis di Pos 5 Desa Slagi
Desa Slagi, Kec. Pakis Aji

Pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis di Pos 5 Desa Slagi

#PKK

Pada tanggal 27 Oktober 2026, kegiatan pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Slagi Pakis Aji berjalan dengan lancar di Pos 5 Desa Slagi. Total sajian yang didistribusikan mencakup menu lengkap sehat seimbang: Nasi, Telur Bumbu Gongso, Susu Indomilk Kids, Tumis Labu Siam Wortel Jagung, serta Buah Melon segar. Untuk memastikan seluruh warga dan anak-anak mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan fisik mereka, pembagian di Pos 5 dibagi menjadi dua kategori porsi: Pendistribusian porsi kecil di Pos 5 Desa Slagi ini ditargetkan utama untuk anak-anak guna mendukung kecukupan gizi harian mereka tanpa sisa. Setiap paket porsi kecil yang dibagikan telah melalui analisis gizi yang terukur, mengandung 397 kkal energi, 17,5 gram protein untuk pertumbuhan, 18,6 gram lemak, 50,8 gram karbohidrat, serta 2,25 gram serat. Langkah ini diambil agar pemenuhan gizi anak-anak di lingkungan Pos 5 berjalan optimal dan merata. Selain porsi kecil, Pos 5 Desa Slagi juga menyalurkan porsi besar yang ditujukan bagi remaja atau warga yang membutuhkan asupan kalori lebih tinggi untuk menunjang aktivitas fisik yang padat. Porsi besar ini didistribusikan dengan kandungan gizi yang jauh lebih padat, yaitu 585,8 kkal energi, 22,6 gram protein untuk stamina otot, 19,2 gram lemak, 89,3 gram karbohidrat sebagai sumber tenaga utama, serta 2,52 gram serat untuk menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.

Mengenal Usia Perkawinan: Bersama Cegah Perkawinan Anak
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Mengenal Usia Perkawinan: Bersama Cegah Perkawinan Anak

#PKK

Kegiatan Zoom Edukasi tentang Usia Perkawinan dan Pencegahan Perkawinan Anak dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya usia yang tepat dan kesiapan dalam membangun kehidupan berkeluarga. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai ketentuan usia perkawinan, dampak perkawinan pada usia anak, serta pentingnya memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi dirinya. Perkawinan bukan hanya tentang kesiapan secara usia, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua, remaja, dan masyarakat agar bersama-sama mencegah perkawinan anak. Dengan memberikan ruang bagi anak untuk menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan, kita turut membangun generasi yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas. Cegah perkawinan anak, lindungi masa depan. Berikan anak kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita.

PANDU CINTA: Bersama Cegah Perkawinan Anak, Wujudkan Generasi Jawa Tengah yang Sehat dan Berdaya
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

PANDU CINTA: Bersama Cegah Perkawinan Anak, Wujudkan Generasi Jawa Tengah yang Sehat dan Berdaya

#PKK

Kegiatan Zoom PANDU CINTA (Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak) di Jawa Tengah menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian dalam mencegah terjadinya perkawinan anak. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh informasi dan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan perkawinan anak serta perlunya sinergi berbagai pihak dalam memberikan perlindungan kepada anak. Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai lembaga terkait. PANDU CINTA hadir sebagai wadah untuk memperkuat koordinasi dan pelayanan terpadu dalam pencegahan dan penanganan perkawinan anak di Jawa Tengah. Melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, memperoleh kesempatan untuk belajar dan berkembang, serta mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. Bersama PANDU CINTA, lindungi anak, cegah perkawinan anak, dan wujudkan generasi Jawa Tengah yang sehat, berdaya, dan memiliki masa depan yang cerah.

Pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis di Pos 2 Desa Slagi
Desa Slagi, Kec. Pakis Aji

Pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis di Pos 2 Desa Slagi

#PKK

Pada tanggal 27 Oktober 2026, kegiatan pendistribusian Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Slagi Pakis Aji berjalan dengan lancar di Pos 2 Desa Slagi. Total sajian yang didistribusikan mencakup menu lengkap sehat seimbang: Nasi, Telur Bumbu Gongso, Susu Indomilk Kids, Tumis Labu Siam Wortel Jagung, serta Buah Melon segar. Untuk memastikan seluruh warga dan anak-anak mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan fisik mereka, pembagian di Pos 2 dibagi menjadi dua kategori porsi: Pendistribusian porsi kecil di Pos 1 Desa Slagi ini ditargetkan utama untuk anak-anak guna mendukung kecukupan gizi harian mereka tanpa sisa. Setiap paket porsi kecil yang dibagikan telah melalui analisis gizi yang terukur, mengandung 397 kkal energi, 17,5 gram protein untuk pertumbuhan, 18,6 gram lemak, 50,8 gram karbohidrat, serta 2,25 gram serat. Langkah ini diambil agar pemenuhan gizi anak-anak di lingkungan Pos 2 berjalan optimal dan merata. Selain porsi kecil, Pos 2 Desa Slagi juga menyalurkan porsi besar yang ditujukan bagi remaja atau warga yang membutuhkan asupan kalori lebih tinggi untuk menunjang aktivitas fisik yang padat. Porsi besar ini didistribusikan dengan kandungan gizi yang jauh lebih padat, yaitu 585,8 kkal energi, 22,6 gram protein untuk stamina otot, 19,2 gram lemak, 89,3 gram karbohidrat sebagai sumber tenaga utama, serta 2,52 gram serat untuk menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.

Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Dasar Ikan oleh UNDIP: Tingkatkan Keterampilan dan Nilai Gizi Pangan Lokal
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Dasar Ikan oleh UNDIP: Tingkatkan Keterampilan dan Nilai Gizi Pangan Lokal

#PKK

Kegiatan pelatihan pembuatan makanan berbahan dasar ikan bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi berbagai produk makanan yang bergizi, menarik, dan bernilai ekonomi. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan serta praktik secara langsung mengenai cara memilih bahan, mengolah, dan menyajikan makanan berbahan dasar ikan dengan teknik yang tepat. Pendampingan dari tim UNDIP memberikan pengalaman baru bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dalam menciptakan aneka olahan ikan yang mudah dibuat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai sumber protein yang baik, ikan juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai tambah. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu menyediakan makanan bergizi bagi keluarga, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi dalam meningkatkan keterampilan, pemanfaatan pangan lokal, ketahanan pangan keluarga, serta potensi ekonomi masyarakat. Belajar bersama, mengolah dengan kreatif, memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan pangan bergizi dan bernilai.