Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 353 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Kunjungan ke Alisa Alissa eg roll UMKM mentari desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Kunjungan ke Alisa Alissa eg roll UMKM mentari desa kecapi

#Dekranasda

Pembinaan UMKM Mentari Desa Kecapi Terkait Perizinan Produksi Pada hari Kamis, tanggal 27 Agustus 2026, Ketua TP PKK Desa Kecapi bersama pengurus melaksanakan kegiatan pembinaan kepada UMKM Mentari Desa Kecapi. Kegiatan pembinaan dilaksanakan sebagai bentuk perhatian TP PKK Desa terhadap perkembangan usaha masyarakat. Pembinaan ini ditujukan kepada Alisa Egroll, salah satu pelaku UMKM Mentari Desa Kecapi. Kegiatan tersebut berfokus pada pemahaman mengenai perizinan produksi dan kelengkapan administrasi usaha. Ketua TP PKK Desa hadir bersama pengurus untuk memberikan arahan dan pendampingan secara langsung. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang akrab, terbuka, dan penuh semangat. Pembinaan diawali dengan silaturahmi antara Ketua TP PKK Desa, pengurus, dan pelaku UMKM. Dalam kesempatan tersebut dilakukan komunikasi mengenai perkembangan usaha yang sedang dijalankan. Ketua TP PKK Desa menanyakan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses produksi. Pelaku UMKM menyampaikan beberapa hal yang masih membutuhkan pendampingan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kelengkapan izin produksi. Perizinan menjadi bagian penting dalam pengembangan sebuah usaha. Dengan adanya izin yang lengkap, produk diharapkan memiliki legalitas yang lebih baik. Legalitas usaha juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Ketua TP PKK Desa memberikan penjelasan mengenai pentingnya tertib administrasi. Pengurus TP PKK turut membantu menjelaskan hal-hal yang perlu dipersiapkan. Pembinaan dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami. Pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan. Setiap pertanyaan dibahas bersama dengan suasana kekeluargaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru bagi pelaku usaha. Pemahaman tentang izin produksi menjadi salah satu dasar dalam meningkatkan kualitas usaha. Selain perizinan, pembinaan juga membahas kelengkapan administrasi pendukung. Administrasi yang tertib dapat memudahkan pelaku UMKM dalam mengelola kegiatan usaha. Catatan produksi perlu dibuat secara rutin dan teratur. Catatan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui perkembangan usaha. Data produksi juga dapat membantu dalam melakukan evaluasi. Pengurus memberikan arahan agar setiap kegiatan usaha dicatat dengan baik. Pencatatan dapat meliputi bahan baku, jumlah produksi, dan hasil penjualan. Pengelolaan administrasi yang baik akan membantu usaha berkembang secara lebih terarah. Ketua TP PKK Desa juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk. Kualitas produk menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen. Produk yang baik harus diproses dengan memperhatikan kebersihan. Kebersihan tempat produksi juga perlu dijaga secara konsisten. Peralatan produksi harus digunakan dalam kondisi bersih. Bahan yang digunakan juga perlu diperhatikan kualitasnya. Proses produksi harus dilakukan secara aman dan teratur. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu produk. Pembinaan juga membahas pentingnya kemasan produk. Kemasan harus mampu melindungi produk selama proses penyimpanan. Kemasan juga perlu dibuat menarik dan informatif. Informasi pada kemasan harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Pelaku UMKM diarahkan untuk memperhatikan identitas produk. Identitas produk dapat menjadi ciri khas yang membedakan dengan produk lainnya. Nama produk juga perlu dibuat mudah diingat oleh konsumen. Label produk menjadi salah satu bagian penting dalam pemasaran. Pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan tampilan produknya secara bertahap. Pengurus TP PKK memberikan motivasi agar pelaku UMKM tidak mudah menyerah. Mengembangkan usaha membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Setiap proses perlu dilakukan secara bertahap. Kendala yang muncul dapat dijadikan bahan evaluasi. Pelaku UMKM didorong untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan. Ketua TP PKK Desa memberikan dukungan terhadap usaha yang dijalankan. Dukungan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat berusaha. UMKM Mentari Desa Kecapi diharapkan mampu berkembang lebih baik. Perkembangan UMKM dapat memberikan manfaat bagi keluarga pelaku usaha. Usaha yang berkembang juga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan UMKM menjadi bagian penting dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. TP PKK Desa berupaya hadir untuk mendampingi pelaku UMKM. Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam hal produksi. Pendampingan juga mencakup administrasi, legalitas, kemasan, dan pemasaran. Semua aspek tersebut saling berkaitan dalam pengembangan usaha. Dalam kegiatan tersebut, pengurus mengingatkan pentingnya memahami prosedur perizinan. Pelaku UMKM diharapkan dapat menyiapkan dokumen yang diperlukan. Dokumen usaha perlu disimpan dengan baik. Kelengkapan dokumen akan memudahkan proses pengurusan administrasi. Pengurus juga mengarahkan agar pelaku UMKM aktif mencari informasi terbaru. Informasi mengenai perizinan dapat diperoleh melalui instansi terkait. Koordinasi dengan pihak terkait juga penting dilakukan apabila terdapat kendala. Dengan koordinasi yang baik, proses pengurusan administrasi dapat berjalan lebih terarah. Pembinaan berlangsung dengan penuh komunikasi dua arah. Ketua TP PKK Desa tidak hanya memberikan arahan. Ketua juga mendengarkan kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM. Pengurus memberikan masukan sesuai dengan permasalahan yang disampaikan. Pelaku UMKM menerima arahan dengan baik. Pelaku UMKM menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Semangat tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha. Kegiatan pembinaan juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan. Hubungan antara TP PKK Desa dan pelaku UMKM dapat semakin baik. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat terus dilakukan. Pendampingan lanjutan dapat diberikan apabila masih terdapat hal yang perlu diperbaiki. Ketua TP PKK Desa berharap UMKM Mentari semakin maju. Produk yang dihasilkan diharapkan semakin berkualitas. Produk juga diharapkan mampu memiliki daya saing yang lebih baik. Pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas pemasaran secara bertahap. Pemasaran dapat dilakukan melalui lingkungan sekitar maupun media digital. Pemanfaatan teknologi dapat membantu memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. Namun, pemasaran tetap harus didukung dengan kualitas produk yang baik. Legalitas usaha juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pasar. Oleh sebab itu, pengurusan izin produksi perlu mendapatkan perhatian. Kelengkapan perizinan dapat menjadi langkah awal menuju usaha yang lebih profesional. Pembinaan ini memberikan gambaran mengenai pentingnya menjalankan usaha secara tertib. Pelaku UMKM memperoleh motivasi untuk meningkatkan pengelolaan usahanya. Ketua TP PKK Desa juga mengajak pengurus untuk terus mendukung kegiatan UMKM. Dukungan bersama diharapkan dapat menciptakan UMKM yang mandiri. UMKM yang mandiri dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa. Keberadaan UMKM juga dapat membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. Kegiatan pembinaan diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan. Evaluasi dapat dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan usaha. Setiap perkembangan akan menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya. TP PKK Desa akan terus mendorong kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM diharapkan dapat menerapkan hasil pembinaan dalam kegiatan sehari-hari. Perbaikan administrasi diharapkan dilakukan secara konsisten. Perbaikan proses produksi juga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Perhatian terhadap kebersihan harus menjadi kebiasaan dalam proses produksi. Perhatian terhadap kualitas harus menjadi prioritas utama. Perhatian terhadap kemasan juga perlu terus ditingkatkan. Perhatian terhadap legalitas menjadi bagian yang tidak kalah penting. Semua unsur tersebut dapat mendukung keberlanjutan usaha. Pada akhir kegiatan, Ketua TP PKK Desa memberikan motivasi kepada pelaku UMKM. Pelaku UMKM diharapkan tetap semangat dalam menjalankan usahanya. Pengurus juga menyampaikan apresiasi atas kemauan untuk terus belajar. Kegiatan pembinaan ditutup dengan harapan adanya tindak lanjut. Tindak lanjut diharapkan dapat membantu menyelesaikan kebutuhan administrasi dan perizinan. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dengan baik. Kerja sama tersebut menjadi kunci dalam mengembangkan UMKM di Desa Kecapi. Kegiatan pada tanggal 27 Agustus 2026 tersebut berjalan dengan lancar. Kegiatan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM Mentari Desa Kecapi. Pembinaan juga menjadi bentuk nyata kepedulian TP PKK Desa terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Mentari semakin tertib dalam administrasi. Diharapkan pula proses produksinya semakin baik dan berkualitas. Dengan pengelolaan yang baik, UMKM Mentari diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan. Semoga usaha yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Semoga pelaku UMKM semakin percaya diri dalam mengembangkan produknya. Semoga legalitas dan kelengkapan administrasi dapat segera dipenuhi sesuai ketentuan. Semoga produk UMKM Mentari semakin dikenal oleh masyarakat. Semoga usaha tersebut mampu menjadi contoh bagi UMKM lainnya di Desa Kecapi. TP PKK Desa akan terus memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada. Pembinaan ini menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan UMKM yang lebih mandiri, tertib, dan berdaya saing.:::

Kunjungan dari bunda literasi kecamatan tahunan
Desa Semat, Kec. Tahunan

Kunjungan dari bunda literasi kecamatan tahunan

#Dekranasda

Kunjungan Bunda Literasi Kecamatan ke UMKM Produk Unggulan Desa Semat Kunjungan tahunan Bunda Literasi Kecamatan ke UMKM produk unggulan Desa Semat merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa. Dalam kunjungan tersebut, Bunda Literasi Kecamatan berkesempatan melihat secara langsung proses pengelolaan dan pengembangan produk unggulan UMKM Desa Semat, sekaligus memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta mengembangkan kemampuan dalam pemasaran dan pengelolaan usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong UMKM Desa Semat semakin berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, semangat literasi juga diharapkan dapat diterapkan dalam dunia usaha, terutama dalam meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan pelaku UMKM menghadapi perkembangan zaman.

Pemantauan ke UMKM pembuatan keripik singkong daun jeruk tahap pembuatan sertifikasi halal oleh petugas sertifikasi halal
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Pemantauan ke UMKM pembuatan keripik singkong daun jeruk tahap pembuatan sertifikasi halal oleh petugas sertifikasi halal

#Dekranasda

HASIL KEGIATAN PEMANTAUAN LAPANGAN PROSES PEMBUATAN SERTIFIKASI HALAL PRODUK KERIPIK DAUN JERUK A. Waktu dan Tempat Kegiatan pemantauan lapangan dilaksanakan pada: Hari/Tanggal: Rabu,26 Agustus tahun 2026l Waktu: 11:30 Tempat: Ibu Sri Wahyuni RT 07/02 Jenis Usaha: Produksi makanan ringan Produk: Keripik Daun Jeruk B. Tujuan Kegiatan Kegiatan pemantauan lapangan bertujuan untuk melihat secara langsung proses produksi keripik daun jeruk dalam rangka pengajuan/pembuatan sertifikasi halal. Pemantauan dilakukan untuk memastikan bahwa bahan yang digunakan, proses pengolahan, peralatan, tempat produksi, penyimpanan, dan penyajian produk telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dalam proses sertifikasi halal. C. Hasil Pemantauan Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi produksi, diketahui bahwa proses pembuatan keripik daun jeruk dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: Persiapan bahan baku Daun jeruk yang digunakan sebagai bahan utama dipilih dalam kondisi baik dan kemudian dicuci hingga bersih. Bahan tambahan yang digunakan antara lain tepung, bumbu, minyak goreng, dan bahan pendukung lainnya. Pengolahan bahan Daun jeruk yang telah dibersihkan dicampur dengan adonan tepung dan bumbu sesuai dengan resep yang digunakan oleh pelaku usaha. Seluruh bahan diolah menggunakan peralatan produksi yang tersedia. Proses penggorengan Adonan yang telah siap kemudian digoreng menggunakan minyak goreng hingga matang dan memiliki tekstur renyah. Proses penggorengan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan peralatan dan lingkungan produksi. Penirisan dan pendinginan Keripik yang telah matang ditiriskan untuk mengurangi kandungan minyak, kemudian didiamkan hingga dingin sebelum dilakukan pengemasan. Pengemasan produk Setelah dingin, keripik daun jeruk dikemas menggunakan kemasan yang bersih dan layak untuk produk makanan. Produk selanjutnya disimpan di tempat yang sesuai sebelum dipasarkan. D. Pemantauan Aspek Kehalalan Dari hasil pemantauan, dilakukan pengecekan terhadap bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi. Bahan utama berupa daun jeruk, tepung, minyak goreng, dan bumbu perlu dipastikan kehalalannya serta, apabila diperlukan, dilengkapi dengan informasi atau dokumen pendukung kehalalan bahan. Selain bahan baku, kebersihan peralatan dan tempat produksi juga menjadi perhatian. Peralatan yang digunakan dalam proses produksi harus terjaga kebersihannya dan tidak tercampur dengan bahan atau produk yang tidak halal. Proses penyimpanan bahan baku dan produk jadi juga perlu dilakukan secara baik untuk menjaga kebersihan dan kehalalan produk. E. Kendala/Hasil Temuan Dalam kegiatan pemantauan ditemukan beberapa hal yang masih perlu diperhatikan dalam rangka memenuhi persyaratan sertifikasi halal, antara lain: Melengkapi data dan daftar seluruh bahan yang digunakan dalam proses produksi. Memastikan status kehalalan setiap bahan tambahan dan bumbu yang digunakan. Menyiapkan dokumen pendukung bahan apabila dipersyaratkan. Menjaga kebersihan tempat dan peralatan produksi secara konsisten. Menata penyimpanan bahan baku agar tidak tercampur dengan bahan lain yang belum jelas status kehalalannya. Melakukan pencatatan proses produksi sebagai bagian dari penerapan proses produk halal. F. Kesimpulan Kegiatan pemantauan lapangan proses pembuatan sertifikasi halal pada produksi keripik daun jeruk telah dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan hasil pemantauan, proses produksi telah berjalan mulai dari persiapan bahan baku, pengolahan, penggorengan, penirisan, hingga pengemasan. Untuk mendukung proses sertifikasi halal, pelaku usaha perlu memastikan seluruh bahan yang digunakan memiliki status kehalalan yang jelas serta menjaga kebersihan bahan, peralatan, tempat produksi, penyimpanan, dan seluruh rangkaian proses produksi. Selanjutnya, dilakukan pemenuhan dan perbaikan terhadap dokumen maupun persyaratan yang masih diperlukan dalam proses pengajuan sertifikasi halal. G. Tindak Lanjut Sebagai tindak lanjut kegiatan pemantauan, pelaku usaha akan melengkapi data bahan dan dokumen yang diperlukan, meningkatkan penerapan kebersihan dalam proses produksi, serta mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses sertifikasi halal sampai dengan produk keripik daun jeruk memperoleh sertifikat halal.

UMKM
Desa Srobyong, Kec. Mlonggo

UMKM

#Dekranasda

POKJA III Kunjungan TP PKK Desa dan Pokja III ke Dekranasda Jepara Pada hari Selasa, 25 Agustus 2026, TP PKK Desa bersama Pokja III melaksanakan kegiatan kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Jepara. Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan anggota PKK, khususnya dalam bidang kreativitas dan pengembangan usaha. Melalui kegiatan ini, Pokja III diharapkan dapat memberikan arahan dan motivasi kepada anggota PKK Desa agar lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka wawasan bagi Ibu-Ibu PKK untuk melihat berbagai peluang usaha kecil yang dapat dikembangkan, baik sebagai usaha sampingan maupun sebagai kegiatan yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan para anggota PKK dapat mengembangkan kreativitas, menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi, serta berani memanfaatkan peluang usaha secara mandiri. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga melalui pemberdayaan masyarakat.

Tetap meriah walau di penghujung bulan
Desa Mambak, Kec. Pakis Aji

Tetap meriah walau di penghujung bulan

#Dekranasda

Tetap Meriah di Penghujung Agustus — Semangat Kemerdekaan Tak Pernah Pudar erte satu erwe satu Dalam semangat kebanggaan dan syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga RT 01 RW 01 Desa Mambak, Kabupaten Jepara menggelar rangkaian perayaan yang penuh kehangatan dan kegembiraan. Meski jatuh di penghujung bulan Agustus, semangat merdeka di hati setiap warga tak sedikit pun berkurang — suasana tetap meriah, penuh kebersamaan, dan menyatu dalam rasa cinta tanah air. Puncak acara diisi dengan kegiatan Jalan Sehat yang diikuti ratusan warga, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga bapak dan ibu lansia. Berpakaian serba merah putih, berbaris rapi namun riang, berkeliling lingkungan desa sambil menyanyikan lagu-lagu nasional. Langkah kaki yang serempak bukan sekadar olahraga, melainkan simbol langkah bersama membangun lingkungan yang sehat, rukun, dan penuh semangat untuk masa depan yang lebih baik. Perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga RT 01 RW 01 Desa Mambak. Tanpa membedakan usia, latar belakang, dan pekerjaan, semua berkumpul dengan satu tujuan: merayakan kemerdekaan, mensyukuri kedamaian, dan berjanji untuk terus menjaga persatuan.

Melakukan kegiatan memasak produk unggulan UMKM kube lestari desa semat
Desa Semat, Kec. Tahunan

Melakukan kegiatan memasak produk unggulan UMKM kube lestari desa semat

#Dekranasda

Peran TP-PKK desa semat dalam melakukan kegiatan memasak produk unggulan desa semat bersama kube lestari. Peran TP-PKK Desa Semat dalam kegiatan memasak produk unggulan Desa Semat bersama KUBE Lestari sangat penting, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi desa. Beberapa perannya antara lain: Mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, melalui keterampilan memasak dan pengolahan produk unggulan desa. Mendukung KUBE Lestari dalam proses produksi, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian produk. Meningkatkan keterampilan dan kreativitas, dengan mengembangkan variasi olahan makanan agar lebih menarik dan memiliki nilai jual. Menjaga kualitas dan kebersihan produk, termasuk penerapan prinsip kebersihan dalam pengolahan makanan. Membantu promosi produk unggulan Desa Semat, sehingga produk lebih dikenal dan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas. Memperkuat kerja sama dan gotong royong antara TP-PKK, KUBE Lestari, pemerintah desa, dan masyarakat. Mendorong peningkatan ekonomi keluarga, melalui pengembangan usaha pengolahan makanan yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan memasak bersama KUBE Lestari bukan hanya menjadi kegiatan produksi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan, peningkatan keterampilan, pelestarian potensi lokal, dan penguatan ekonomi masyarakat Desa Semat.