Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 14837 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Pelatihan menghias tumpeng
Desa Papasan, Kec. Bangsri

Pelatihan menghias tumpeng

#PKK

Minggu, 23 Agustus 2026, Pokja III Tp PKK Desa Papasan melaksanakan kegiatan pelatihan menghias tumpeng. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya TP PKK, ibu-ibu rumah tangga, kader posyandu, serta beberapa pelaku UMKM kuliner yang sudah mulai merintis usaha. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pendidikan keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu menciptakan peluang usaha mandiri, memanfaatkan keterampilan dalam pengolahan makanan, serta meningkatkan pendapatan keluarga melalui produk kuliner inovatif. Pada pelatihan ini, instruktur memberikan penjelasan secara rinci mengenai filosofi tumpeng, pemilihan bahan makanan berkualitas, pengolahan bahan yang sehat, hingga teknik menghias dan menyajikan tumpeng agar menarik secara estetika. Peserta juga diberikan materi mengenai pengemasan produk, standar kebersihan, dan strategi pemasaran, baik secara offline maupun melalui media sosial. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya menekankan aspek keterampilan kuliner, tetapi juga aspek kewirausahaan yang berorientasi pada pasar. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif, dimana peserta tidak hanya mendengarkan teori, namun juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan tumpeng. Selama sesi praktik, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sehingga setiap peserta memiliki kesempatan untuk mencoba langsung proses pembuatan tumpeng dari awal hingga finishing. Setelah selesai, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karya mereka dan mendapatkan evaluasi dari instruktur. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, ditunjukkan dengan keaktifan dalam bertanya, berdiskusi, serta keberanian mencoba berbagai variasi bentuk tumpeng yang kreatif dan memiliki tampilan menarik. Hal ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan kreativitas dalam produksi kuliner tradisional yang bernilai jual.

Semarak Kemerdekaan RI, Jalan Sehat Warga Desa Bendanpete
Desa Bedanpete, Kec. Nalumsari

Semarak Kemerdekaan RI, Jalan Sehat Warga Desa Bendanpete

#PKK

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 81, Pemerintah Desa Bendanpete menyelenggarakan acara "Semarak Kemerdekaan RI, Jalan Sehat Warga Desa Bendanpete" Pada hari Minggu tanggal 23 Agustus 2026. Acara diikuti oleh seluruh warga Desa Bendanpete. Kegiatan acara diawal dengan senam bersama sebagai pemanasan. Setelah pemanasan warga diberangkatkan secara resmi oleh Bapak Petinggi Desa Bendanpete yakni Bapak Dwi Handoyo. Kemeriahan acara diiringi dengan panggung hiburan dan ditutup dengan pembagian doorprize.

Kegiatan RT 01 RW 06
Desa Krapyak, Kec. Tahunan

Kegiatan RT 01 RW 06

#PKK

Pada hari Minggu tgl 23 Agustus 2026. Lingkungan RT 01 RW 06 ada kegiatan jalan sehat bersama warga sekitar . Untuk memperingati HUT ke 81.

Mayonglor Karnival HUT RI ke 81
Desa Mayong Lor, Kec. Mayong

Mayonglor Karnival HUT RI ke 81

#PKK

Pada hari Minggu tanggal 23 Agustus tahun 2026. Desa Mayonglor mengadakan karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke 81. Ketua TPPKK Desa Mayonglor beserta semua kader PKK, Kader Posyandu, Bunda Paud mengikuti karnaval Mayonglor dengan penuh semangat dan meriah.

Jalan santai kelurahan panggang memperingati HUT RI KE 81 Dengan WUNI GEMAR BACA
Desa Panggang, Kec. Jepara

Jalan santai kelurahan panggang memperingati HUT RI KE 81 Dengan WUNI GEMAR BACA

#Bunda Literasi

Kelurahan panggang tgl 23 agustus 2026,Memeriahkan HUT RI KE 81 dengan mengadakan jalan santai serta berbagai kegiatan pendukung untuk mempererat kebersamaan dan mempromosikan budaya literasi di tengah masyarakat. Rangkaian kegiatan *Senam bersama dengan warga *Jalan santai bersama,diikuti oleh semua warga Kelurahan panggang dari semua kalangan. *Pameran dan layanan literasi, Memperkenalkan layanan perpustakaan atau Pameran bahan pustaka untuk menarik minat baca warga. *Hiburan dan Doorprize Pembahian hadiah menarik guna menambah Kemeriahan suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mengajak warga untuk menumbuhkan kesadaran untuk membaca.

Pembinaan  PKK ke Rw 6 desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Pembinaan PKK ke Rw 6 desa kecapi

#PKK

Sosialisasi Penyakit Tidak Menular di RW 5 oleh pengurus PKK Desa Kecapi 1. Pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2026 telah dilaksanakan kegiatan pembinaan kesehatan bagi warga RW 5 Desa Kecapi. 2. Kegiatan tersebut membahas tentang penyakit tidak menular. 3. Materi utama yang disampaikan adalah mengenai gula darah dan asam urat. 4. Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. 5. Pembinaan diikuti oleh warga RW 5 Desa Kecapi. 6. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan penuh antusias. 7. Warga mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai. 8. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. 9. Pengetahuan tentang kesehatan sangat penting bagi setiap keluarga. 10. Penyakit tidak menular perlu mendapatkan perhatian bersama. 11. Penyakit tidak menular dapat terjadi pada berbagai kelompok usia. 12. Gaya hidup menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. 13. Pola makan juga memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan. 14. Oleh karena itu, warga diberikan edukasi tentang pola makan sehat. 15. Warga juga diberikan pemahaman tentang pola makan yang seimbang. 16. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari perlu diperhatikan kandungannya. 17. Kebiasaan makan yang kurang sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. 18. Konsumsi makanan secara berlebihan juga perlu dihindari. 19. Warga diajak untuk lebih bijak dalam memilih makanan. 20. Makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kondisi tubuh. 21. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan mengenai gula darah. 22. Gula darah merupakan salah satu indikator penting dalam kesehatan. 23. Kadar gula darah perlu dijaga agar tetap dalam kondisi yang baik. 24. Warga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga pola makan. 25. Warga juga diingatkan untuk membatasi konsumsi gula secara berlebihan. 26. Minuman dan makanan manis perlu dikonsumsi dengan bijaksana. 27. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula perlu dikurangi. 28. Warga diajak membiasakan diri membaca kandungan makanan. 29. Pemilihan makanan yang lebih sehat dapat dilakukan secara bertahap. 30. Konsumsi sayur dan buah menjadi bagian penting dari pola makan. 31. Warga dianjurkan mengonsumsi makanan dengan gizi yang beragam. 32. Kebutuhan tubuh terhadap zat gizi harus diperhatikan. 33. Karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral perlu dikonsumsi secara seimbang. 34. Porsi makanan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. 35. Warga diberikan pemahaman agar tidak makan secara berlebihan. 36. Selain gula darah, pembinaan juga membahas masalah asam urat. 37. Asam urat menjadi salah satu keluhan kesehatan yang sering diperhatikan masyarakat. 38. Warga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. 39. Pola makan yang baik dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. 40. Warga juga diajak mengenali kebiasaan makan yang kurang baik. 41. Beberapa jenis makanan perlu dikonsumsi secara bijaksana. 42. Warga dianjurkan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan tertentu. 43. Keseimbangan menu harian menjadi salah satu perhatian dalam pembinaan. 44. Warga juga diingatkan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan tubuh. 45. Minum air putih yang cukup merupakan kebiasaan baik. 46. Warga dianjurkan mengurangi kebiasaan mengonsumsi minuman yang terlalu manis. 47. Kebiasaan hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten. 48. Tidak hanya makanan, aktivitas fisik juga menjadi bagian dari pembahasan. 49. Warga dianjurkan melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan masing-masing. 50. Aktivitas fisik dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana sehari-hari. 51. Berjalan kaki dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik. 52. Kegiatan rumah tangga juga dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. 53. Warga diingatkan untuk tidak terlalu banyak duduk dalam waktu lama. 54. Istirahat yang cukup juga penting untuk menjaga kebugaran. 55. Pola tidur yang teratur perlu dibiasakan. 56. Kesehatan tubuh perlu dijaga melalui kebiasaan yang dilakukan setiap hari. 57. Pembinaan tidak hanya memberikan informasi tetapi juga mengajak warga berdiskusi. 58. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan. 59. Beberapa warga aktif mengikuti sesi tanya jawab. 60. Pertanyaan warga berkaitan dengan makanan dan kebiasaan hidup sehari-hari. 61. Diskusi berlangsung secara terbuka dan komunikatif. 62. Warga terlihat antusias menerima penjelasan yang diberikan. 63. Kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan bagi masyarakat. 64. Warga menjadi lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan. 65. Warga juga memahami bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak dini. 66. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga perlu diperhatikan. 67. Warga dianjurkan melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan. 68. Hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan untuk mengetahui kondisi kesehatan. 69. Apabila terdapat keluhan, warga diharapkan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. 70. Jangan menunggu kondisi kesehatan menjadi lebih berat. 71. Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan perlu terus ditingkatkan. 72. Keluarga memiliki peranan penting dalam menerapkan pola hidup sehat. 73. Anggota keluarga dapat saling mengingatkan untuk menjaga pola makan. 74. Orang tua dapat memberikan contoh kebiasaan sehat kepada anak. 75. Kebiasaan sehat yang dimulai dari rumah akan lebih mudah diterapkan. 76. Lingkungan masyarakat juga dapat mendukung terciptanya pola hidup sehat. 77. Warga RW 5 diharapkan dapat saling memberikan motivasi. 78. Kegiatan pembinaan menjadi salah satu upaya membangun kesadaran bersama. 79. Kesadaran terhadap penyakit tidak menular perlu terus ditumbuhkan. 80. Warga diharapkan tidak mengabaikan kondisi kesehatan. 81. Setiap perubahan kondisi tubuh perlu diperhatikan. 82. Kebiasaan hidup sehat membutuhkan komitmen bersama. 83. Perubahan pola makan tidak harus dilakukan secara mendadak. 84. Perubahan dapat dilakukan secara perlahan dan konsisten. 85. Warga dapat mulai dengan mengurangi makanan dan minuman yang terlalu manis. 86. Warga juga dapat memperbanyak konsumsi sayur dan buah. 87. Warga dapat mengatur porsi makanan sehari-hari. 88. Warga dapat memilih makanan yang lebih beragam dan bergizi. 89. Warga juga dapat membiasakan minum air putih. 90. Aktivitas fisik dapat dilakukan secara rutin sesuai kondisi masing-masing. 91. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. 92. Pembinaan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. 93. Kepedulian terhadap kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. 94. Peran kader kesehatan sangat penting dalam memberikan edukasi kepada warga. 95. Peran TP PKK juga penting dalam mendukung peningkatan kesehatan keluarga. 96. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. 97. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan pemahaman masyarakat. 98. Warga diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh. 99. Pengetahuan akan lebih bermanfaat apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 100. Kegiatan pembinaan di RW 5 berlangsung dengan baik. 101. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib. 102. Kegiatan memberikan manfaat positif bagi warga yang hadir. 103. Warga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah. 104. Warga juga mendapatkan pemahaman mengenai upaya menjaga kesehatan terkait asam urat. 105. Warga semakin memahami pentingnya pola makan sehat dan seimbang. 106. Warga diharapkan mampu memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. 107. Warga juga diharapkan mampu mengurangi kebiasaan yang berisiko terhadap kesehatan. 108. Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pencegahan. 109. Dengan pola hidup sehat, masyarakat diharapkan dapat menjaga kualitas hidup. 110. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kepedulian antarwarga terhadap kesehatan. 111. Semangat menjaga kesehatan perlu dimulai dari diri sendiri. 112. Selanjutnya, kebiasaan baik tersebut dapat diterapkan dalam keluarga. 113. Kebiasaan sehat kemudian dapat berkembang di lingkungan masyarakat. 114. RW 5 Desa Kecapi diharapkan menjadi lingkungan yang semakin peduli terhadap kesehatan. 115. Kegiatan pembinaan menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap kesehatan warga. 116. Edukasi mengenai penyakit tidak menular perlu terus diberikan kepada masyarakat. 117. Informasi yang benar dapat membantu warga mengambil keputusan yang lebih baik mengenai pola hidup. 118. Warga diharapkan tetap aktif mengikuti kegiatan kesehatan di lingkungan desa. 119. Kerja sama antara warga, kader, TP PKK, dan tenaga kesehatan perlu terus ditingkatkan. 120. Sinergi tersebut dapat mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif. 121. Kegiatan pada hari Sabtu tanggal 23 Agustus 2026 menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi warga RW 5. 122. Pembinaan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. 123. Warga diharapkan dapat menerapkan pola makan sehat dan seimbang secara konsisten. 124. Warga juga diharapkan lebih peduli terhadap pemeriksaan kesehatan secara berkala. 125. Dengan kesadaran yang baik, upaya pencegahan penyakit tidak menular dapat dilakukan bersama. 126. Kegiatan ditutup dengan pesan agar seluruh warga senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga. 127. Semoga pembinaan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat RW 5 Desa Kecapi. 128. Semoga warga semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. 129. Semoga kebiasaan hidup sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 130. Dengan demikian, kegiatan pembinaan penyakit tidak menular ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya warga Desa Kecapi yang sehat, aktif, dan produktif.