Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1885 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Pendistribusian MBG 3B
Desa Singorojo, Kec. Mayong

Pendistribusian MBG 3B

#posyandu

Pendistribusian MBG 3B kepada balita di desa Singorojo Posyandu Nusa Indah, dilakukan melalui skema khusus agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi serta tumbuh kembang anak. Titik poin penyerahan penyaluran dilakukan secara langsung melalui (door to door) oleh kader posyandu kerumah keluarga penerima manfaat, terutama bagi balita. Kegiatan ini diharapkan mampu memenuhi nutrisi/gizi bagi balita terutama dengan indikasi stunting atau resiko gizi buruk.

Posyandu ILP
Desa Kalianyar, Kec. Kedung

Posyandu ILP

#posyandu

Kegiatan posyandu Rahayu. Dilaksanakan pada tanggal 6 agustus 2026 tempat dibalaidesa kalianyar. Dihadiri dari tim kesehatan ,kader,dan semua balita,remaja ,dewasa bumil .

POSYANDU TERATAI I BULAN AGUSTUS
Desa Pelang, Kec. Mayong

POSYANDU TERATAI I BULAN AGUSTUS

#posyandu

🌿 Kegiatan Posyandu Teratai I Desa Pelang 🌿 Kamis, 6 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Teratai I Desa Pelang yang bertempat di rumah Bapak Soleh (Carik Desa Pelang). Kegiatan dilaksanakan bersama Bidan Desa, Ibu Eny Wijaya, sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Desa Pelang. Dalam kegiatan ini diberikan pelayanan kesehatan balita, serta pembagian Vitamin A dan obat cacing kepada balita sesuai sasaran. Diharapkan melalui kegiatan posyandu rutin ini, tumbuh kembang anak dapat terus terpantau dan kesehatannya tetap terjaga. Terima kasih kepada seluruh kader posyandu, Bidan Desa, serta para orang tua yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran kegiatan. Posyandu Rutin, Balita Sehat, Generasi Hebat. 💚

Pertemuan Ibu dan Balita Posyandu Kasih Ibu 3, Wujud Kepedulian Tumbuh Kembang Anak
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Pertemuan Ibu dan Balita Posyandu Kasih Ibu 3, Wujud Kepedulian Tumbuh Kembang Anak

#posyandu

Pada tanggal 6 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan pertemuan ibu dan balita Posyandu Kasih Ibu 3 yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Kegiatan ini dihadiri oleh para ibu yang memiliki balita, kader posyandu, serta didukung oleh pihak terkait dalam upaya meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dalam pertemuan ini, dilakukan berbagai kegiatan seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pemberian penyuluhan kepada ibu mengenai pentingnya asupan gizi, pola asuh yang baik, dan perawatan kesehatan anak sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi informasi dan pengalaman antar ibu, sehingga tercipta lingkungan yang saling mendukung dalam menjaga kesehatan balita. Diharapkan melalui kegiatan rutin Posyandu Kasih Ibu 3 ini, kesehatan ibu dan anak dapat terus terpantau dengan baik serta mampu menekan angka stunting di lingkungan sekitar. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Tegalsambi.

Pelayanan Posyandu Bakti Utama 3 Desa Bulungan Perkuat Deteksi Dini dan Pemantauan Kesehatan
Desa Bulungan, Kec. Pakis Aji

Pelayanan Posyandu Bakti Utama 3 Desa Bulungan Perkuat Deteksi Dini dan Pemantauan Kesehatan

#posyandu

Pada tanggal 5 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelayanan Posyandu Bakti Utama 3 Desa Bulungan dengan melibatkan 7 orang kader yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar dengan sasaran pelayanan meliputi ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia produktif, peserta Keluarga Berencana (KB), serta lansia. Pada pelayanan ibu hamil, sebanyak 25 orang mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak terdapat ibu hamil yang dirujuk ke Puskesmas. Untuk kelompok bayi dan balita, sebanyak 125 anak mendapatkan pelayanan, dengan 2 anak dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Selain itu, sebanyak 23 anak mendapatkan pelayanan imunisasi sesuai dengan kebutuhan dan jadwal yang telah ditentukan. Pelayanan pada kelompok remaja tercatat sebanyak 1 orang, sedangkan kelompok usia produktif sebanyak 125 orang mendapatkan pelayanan dan 11 orang dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan. Pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga berjalan dengan baik dengan jumlah penerima layanan sebanyak 280 orang. Sementara itu, pelayanan kesehatan bagi kelompok lansia diikuti oleh 4 orang, dengan 1 orang lansia dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Selain pelayanan rutin Posyandu, dilakukan pula kunjungan ibu hamil risiko tinggi (resti) oleh kader Siti Khoiriyah. Kunjungan ini merupakan bentuk pemantauan dan pendampingan secara langsung kepada ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui kunjungan tersebut, kondisi ibu hamil dapat dipantau secara berkala serta diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap pemeriksaan kehamilan dan tindak lanjut pelayanan kesehatan. Kegiatan Posyandu Bakti Utama 3 Desa Bulungan menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung deteksi dini dan pencegahan berbagai masalah kesehatan. Dengan adanya peran aktif kader dan masyarakat, diharapkan pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan kualitas kesehatan masyarakat Desa Bulungan semakin meningkat.

Monitoring posyandu 6 SPM Desa Demangan oleh ibu Kepala Puskesmas dan ibu Sekcam
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Monitoring posyandu 6 SPM Desa Demangan oleh ibu Kepala Puskesmas dan ibu Sekcam

#posyandu

A. Latar Belakang Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM). Monitoring Posyandu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pelayanan telah berjalan, mengidentifikasi permasalahan di lapangan, serta memastikan adanya tindak lanjut dan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan. B. Tujuan Monitoring Tujuan Umum Mengetahui pelaksanaan pelayanan Posyandu dalam mendukung pemenuhan 6 SPM serta meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan Khusus Menilai pelaksanaan kegiatan Posyandu. Menilai ketersediaan dan kelengkapan sarana serta prasarana pelayanan. Mengetahui cakupan pelayanan kepada sasaran. Mengidentifikasi kendala dan permasalahan dalam pelaksanaan Posyandu. Memastikan pencatatan dan pelaporan kegiatan dilakukan dengan baik. Menyusun rekomendasi dan rencana tindak lanjut hasil monitoring. C. Enam Bidang SPM yang Dimonitor 1. Bidang Pendidikan Monitoring diarahkan pada dukungan Posyandu terhadap pelayanan pendidikan, terutama: Pendataan dan pemantauan anak usia dini. Dukungan terhadap tumbuh kembang dan kesiapan anak mengikuti pendidikan. Edukasi kepada orang tua mengenai pengasuhan dan stimulasi anak. Koordinasi Posyandu dengan PAUD dan satuan pendidikan terkait. Pemantauan anak yang membutuhkan perhatian atau tindak lanjut. 2. Bidang Kesehatan Aspek yang diperiksa antara lain: Pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penimbangan dan pengukuran balita. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Imunisasi dan pelayanan kesehatan dasar. Pemantauan ibu hamil, ibu nifas, bayi dan balita. Pencegahan dan penanganan masalah gizi. Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. Pencatatan serta pelaporan hasil pelayanan. 3. Bidang Pekerjaan Umum Monitoring dapat mencakup dukungan terhadap: Ketersediaan air minum yang layak. Sanitasi dan jamban sehat. Kebersihan lingkungan sekitar Posyandu. Pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga. Edukasi masyarakat mengenai lingkungan sehat. Identifikasi keluarga yang belum mendapatkan akses layanan dasar air dan sanitasi. 4. Bidang Perumahan Rakyat Hal yang dapat diperhatikan: Kondisi rumah masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan. Ventilasi dan pencahayaan rumah. Kepadatan hunian. Ketersediaan sanitasi rumah tangga. Kondisi lingkungan tempat tinggal. Identifikasi keluarga yang membutuhkan perhatian terkait rumah layak huni. 5. Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Monitoring diarahkan pada: Keamanan dan ketertiban lingkungan Posyandu. Kesiapsiagaan masyarakat terhadap kondisi darurat. Edukasi perlindungan perempuan dan anak. Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pendataan atau identifikasi kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan. Koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan dan unsur terkait apabila ditemukan permasalahan. 6. Bidang Sosial Aspek yang dapat dimonitor: Pendataan keluarga atau warga yang membutuhkan pelayanan sosial. Identifikasi lansia, penyandang disabilitas, anak terlantar, dan kelompok rentan. Akses masyarakat terhadap bantuan dan layanan sosial. Pemberian informasi mengenai program perlindungan sosial. Koordinasi dengan kader sosial, pemerintah desa/kelurahan, dan instansi terkait. Pemantauan tindak lanjut terhadap warga yang membutuhkan bantuan. D. Sasaran Monitoring Sasaran kegiatan monitoring meliputi: Pengurus dan kader Posyandu. Pemerintah desa/kelurahan. Tim Pembina Posyandu. Petugas kesehatan dan tenaga terkait. Keluarga dan masyarakat penerima layanan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan dasar. E. Aspek yang Perlu Dicek Saat Monitoring 1. Kelembagaan Struktur kepengurusan Posyandu. Pembagian tugas kader. Jadwal pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan lintas sektor. Koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan. 2. Sarana dan Prasarana Tempat pelaksanaan Posyandu. Meja dan kursi pelayanan. Alat pengukuran berat dan tinggi badan. Alat pencatatan. Media edukasi. Ketersediaan fasilitas sanitasi dan air bersih. 3. Pelaksanaan Pelayanan Kehadiran kader dan petugas. Jumlah sasaran yang hadir. Jenis pelayanan yang diberikan. Alur pelayanan. Kualitas komunikasi dan edukasi kepada masyarakat. Rujukan atau tindak lanjut terhadap sasaran yang bermasalah. 4. Administrasi dan Pelaporan Buku/register Posyandu. Data sasaran. Hasil penimbangan dan pengukuran. Rekapitulasi pelayanan. Dokumentasi kegiatan. Pelaporan kepada pemerintah desa/kelurahan dan pihak terkait. F. Metode Monitoring Monitoring dapat dilakukan melalui: Observasi langsung kegiatan Posyandu. Wawancara dengan kader dan petugas. Pemeriksaan dokumen dan register. Wawancara dengan masyarakat/sasaran. Pemeriksaan sarana dan prasarana. Diskusi untuk mengidentifikasi permasalahan. Verifikasi data dan hasil pelayanan. Penyusunan rekomendasi tindak lanjut. G. Alur Kegiatan Monitoring Persiapan dan koordinasi dengan pihak terkait. Menentukan lokasi dan jadwal monitoring. Melakukan pemeriksaan administrasi Posyandu. Mengamati pelaksanaan pelayanan. Melakukan wawancara dan diskusi dengan kader. Mengidentifikasi capaian dan permasalahan. Menyusun hasil monitoring. Menyampaikan rekomendasi perbaikan. Menentukan penanggung jawab dan batas waktu tindak lanjut. Melakukan monitoring ulang terhadap hasil tindak lanjut. H. Indikator Keberhasilan Kegiatan monitoring dinilai berhasil apabila: Posyandu melaksanakan pelayanan sesuai jadwal. Kader memahami tugas dan tanggung jawabnya. Data sasaran tersedia dan diperbarui. Pelayanan 6 SPM dapat diidentifikasi dan diintegrasikan dalam kegiatan Posyandu. Sarana dan prasarana dasar tersedia dan berfungsi. Permasalahan sasaran dapat diidentifikasi. Terdapat mekanisme rujukan dan tindak lanjut. Hasil kegiatan terdokumentasi dan dilaporkan. Terdapat perbaikan setelah dilakukan monitoring. I. Contoh Temuan Monitoring Temuan: Cakupan kehadiran balita di Posyandu masih rendah. Penyebab yang perlu dikaji: Orang tua belum memahami pentingnya pemantauan pertumbuhan. Jadwal Posyandu kurang tersosialisasi. Keterbatasan mobilitas atau akses masyarakat. Kader belum melakukan kunjungan atau pengingat kepada sasaran. Rekomendasi: Meningkatkan sosialisasi jadwal Posyandu. Melakukan pengingat kepada keluarga sasaran. Mengoptimalkan kunjungan kader bagi sasaran yang tidak hadir. Meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan dan tenaga kesehatan. J. Rencana Tindak Lanjut Setiap hasil monitoring sebaiknya dituangkan dalam rencana tindak lanjut yang memuat: No. Permasalahan Tindak Lanjut Penanggung Jawab Waktu 1 Cakupan kehadiran sasaran rendah Sosialisasi dan kunjungan kader Kader/Desa 1 bulan 2 Data sasaran belum diperbarui Pemutakhiran data Kader 2 minggu 3 Sarana pelayanan belum lengkap Pengadaan/pemenuhan sarana Desa/instansi terkait Sesuai rencana 4 Koordinasi lintas sektor belum optimal Pertemuan koordinasi Tim Pembina Berkala K. Penutup Monitoring Posyandu 6 SPM bukan hanya kegiatan pemeriksaan administrasi, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Hasil monitoring diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan pembinaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas kader, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan.