Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6080 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Musdessus Penetapan KPM BLT DD
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

Musdessus Penetapan KPM BLT DD

#PKK

Jambu, Rabu, 25 Februari 2026 – Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jambu, Ny. Rofiatun Sudarsono, menghadiri Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Musyawarah Desa Khusus tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua TP PKK Desa Jambu, Ketua RT dan RW se-Desa Jambu, jajaran Perangkat Desa, serta unsur masyarakat terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk menetapkan calon penerima BLT Dana Desa secara terbuka, transparan, dan berdasarkan hasil musyawarah bersama sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta musyawarah mencermati hasil pendataan dan melakukan pembahasan terhadap calon penerima manfaat berdasarkan kondisi sosial ekonomi, sehingga bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai keluarga penerima manfaat. Berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus, disepakati dan ditetapkan sebanyak 4 (empat) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa Tahun 2026, yaitu: Wintoro Anik Indarti Umi Nadhiroh Mir Ati Selain itu, musyawarah juga menetapkan 3 (tiga) orang sebagai calon penerima cadangan yang akan digunakan apabila terjadi perubahan atau penggantian penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Desa Jambu, Ny. Rofiatun Sudarsono, menyampaikan dukungannya terhadap proses penetapan KPM yang dilakukan secara musyawarah dan mengedepankan asas keadilan, keterbukaan, serta mengutamakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa tanggung jawab, mencerminkan komitmen Pemerintah Desa Jambu bersama seluruh unsur masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat. Maksud dan Tujuan Kegiatan: * Menetapkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa Tahun 2026 melalui mekanisme musyawarah desa. * Menjamin proses penetapan penerima bantuan dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan. * Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. * Memastikan bantuan pemerintah diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan. Output yang Diharapkan: * Terlaksananya Musyawarah Desa Khusus Penetapan KPM BLT Dana Desa Tahun 2026 secara tertib dan transparan. * Ditetapkannya 4 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta 3 calon penerima cadangan berdasarkan hasil musyawarah bersama. * Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap proses penyaluran bantuan sosial di Desa Jambu. * Terwujudnya penyaluran BLT Dana Desa yang tepat sasaran, adil, dan akuntabel. * Terjalinnya sinergi yang baik antara Pemerintah Desa, BPD, TP PKK, Ketua RT/RW, dan unsur masyarakat dalam mendukung program perlindungan sosial bagi warga Desa Jambu.

Rakor TP. PKK Desa Mindahan
Desa Mindahan, Kec. Batealit

Rakor TP. PKK Desa Mindahan

#PKK

Pada tanggal 23 Februari 2026, TP. PKK Desa Mindahan melaksanakan kegiatan Pelatihan Memasak Kue Sus yang bertempat di Desa Mindahan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam mengolah makanan, khususnya pembuatan kue sus yang dapat menjadi peluang usaha rumahan. Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai bahan-bahan yang digunakan, teknik pembuatan adonan, proses pemanggangan, hingga cara penyajian kue sus yang menarik. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan antusias, diikuti oleh anggota PKK yang aktif mempraktikkan setiap tahapan pembuatan kue sus bersama instruktur. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan memasak, serta memanfaatkan kemampuan tersebut untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga.

Rakor TP. PKK Desa Batealit
Desa Ngasem, Kec. Batealit

Rakor TP. PKK Desa Batealit

#PKK

Pada tanggal 28 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Inti Pengurus TP PKK Desa Ngasem yang dihadiri oleh pengurus TP PKK desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas koordinasi internal, menyusun rencana kegiatan, serta mengevaluasi program kerja PKK agar dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan organisasi. Melalui rapat inti ini, diharapkan pengurus TP PKK Desa Ngasem dapat meningkatkan sinergi dan menjalankan program-program PKK secara efektif dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Posyandu 6 SPM Bulan Februari Desa Mororejo
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

Posyandu 6 SPM Bulan Februari Desa Mororejo

#PKK #posyandu

Sabtu, 21 Februari 2026 Posyandu 6 SPM di laksanakan oleh Posyandu Sekar Mayang II di kediaman ibu Ketua TP PKK Desa Mororejo. Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) adalah transformasi Posyandu era baru yang menerapkan konsep Posyandu Siklus Hidup. Berbeda dengan Posyandu konvensional yang hanya fokus pada bayi dan balita, Posyandu era baru ini mengintegrasikan seluruh layanan kesehatan dasar untuk 6 sasaran utama di masyarakat guna memenuhi Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan. Berikut adalah ringkasan lengkap mengenai Posyandu 6 SPM: 6 Sasaran Pelayanan (Siklus Hidup) Layanan di Posyandu kini dibagi berdasarkan kelompok usia untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat: Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Ibu Nifas Pemantauan status gizi (berat badan, lingkar lengan atas). Edukasi pemberian ASI eksklusif dan KB pasca-salin. Deteksi dini risiko tinggi kehamilan. Bayi dan Balita (Usia 0–59 Bulan) Pemantauan pertumbuhan (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala) untuk pencegahan stunting. Pemantauan perkembangan (motorik dan sensorik). Imunisasi dasar lengkap dan pemberian vitamin A. Anak Usia Sekolah dan Remaja Pemeriksaan status gizi dan skrining anemia (khusus remaja putri). Edukasi kesehatan reproduksi dan bahaya NAPZA/merokok. Usia Produktif (Usia 15–59 Tahun) Skrining faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti cek tekanan darah dan gula darah. Pemantauan Obesitas (Indeks Massa Tubuh). Lanjut Usia (Lansia / Usia 60 Tahun ke Atas) Skrining kesehatan lansia (kemandirian, kognitif, dan mental). Pemeriksaan berkala asam urat, kolesterol, dan tensi. Pengendalian Penyakit Menular Pengawasan kepatuhan minum obat (misalnya TBC). Skrining gejala penyakit menular di lingkungan sekitar. Karakteristik Utama Posyandu 6 SPM Terintegrasi (ILP): Merupakan bagian dari Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang menghubungkan Puskesmas, Pustu (Puskesmas Pembantu), dan Posyandu. Fokus Layanan Promotif & Preventif: Lebih menekankan pada pencegahan penyakit dan edukasi gaya hidup sehat, bukan pengobatan. Kunjungan Rumah oleh Kader: Kader Posyandu kini memiliki tugas tambahan untuk melakukan kunjungan rumah guna memantau warga yang tidak hadir ke Posyandu atau yang membutuhkan perhatian khusus. Manfaat bagi Masyarakat Dengan diterapkannya Posyandu 6 SPM, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, mencakup seluruh anggota keluarga dalam satu tempat, dan mendeteksi masalah kesehatan secara dini sebelum menjadi parah.

Menghadiri MUSDES TAHUN 2026
Desa Sekuro, Kec. Mlonggo

Menghadiri MUSDES TAHUN 2026

#PKK

Pada bulan 21 Februari 2026, jajaran pengurus dan kader TP PKK Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (MUSDES) yang diselenggarakan di balai desa. Kehadiran PKK dalam forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat desa ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam merumuskan arah pembangunan desa. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tokoh masyarakat setempat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyalurkan aspirasi, ide, dan masukan dari sudut pandang perempuan serta keluarga dalam perencanaan pembangunan desa. Selain itu, keterlibatan PKK bertujuan untuk memastikan bahwa program-program kerja yang diusulkan selaras dengan 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan keluarga. Melalui forum ini, PKK juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas kemitraan antara lembaga desa dengan pemerintah desa dalam menyukseskan program pembangunan daerah. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terakomodasinya usulan-usulan strategis terkait pemberdayaan perempuan, kesehatan ibu dan anak, serta pengentasan kemiskinan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Sebagai tindak lanjut direncanakan akan dilaksanakan rapat koordinasi internal PKK guna menyusun strategi teknis pelaksanaan program yang telah disetujui dalam MUSDES tersebut. Pengurus PKK juga akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan tim pelaksana lapangan agar program kerja dapat berjalan dengan efektif. Semoga kontribusi dan masukan yang telah disampaikan oleh TP PKK Desa Sekuro dalam MUSDES ini dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan seluruh warga desa. Diharapkan program-program yang telah direncanakan bersama dapat terealisasi dengan lancar, transparan, dan tepat sasaran. Semoga sinergi yang harmonis antara PKK dan Pemerintah Desa Sekuro terus terjaga demi mewujudkan masyarakat yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

Pemberian PMT Program Genting Minggu ke 8
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

Pemberian PMT Program Genting Minggu ke 8

#PKK #posyandu

Pada hari Jumat tanggal 27 Februari 2026 Pemdes Mororejo memberikan PMT untuk anak-anak yang bergizi kurang. Dalam hal ini pemberian PMT bekerja sama dengan Kader Posyandu di desa Mororejo. Program GENTING adalah inisiatif gotong royong nasional untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pelibatan masyarakat sebagai Orang Tua Asuh (OTA). Tiga bentuk bantuan utamanya meliputi bantuan nutrisi, bantuan non-nutrisi, dan bantuan pendukung. Tujuan: Membantu pemenuhan gizi anak dan keluarga berisiko stunting demi mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat. Sasaran: Ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah dua tahun (baduta), serta balita dari keluarga kurang mampu. Jenis Bantuan: Suplai makanan atau bahan pangan bergizi, perbaikan sanitasi/air bersih, serta edukasi pola asuh.