Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 778 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Meng"UKIR" Karimunjawa
Kecamatan Karimunjawa

Meng"UKIR" Karimunjawa

#PKK #Dekranasda

Tau ga sih, jambu ukir di Karimunjawa merupakan sebutan lain untuk jambu mete atau jambu monyet. Pohon ini tumbuh subur di wilayah pulau Karimunjawa dan bijinya diolah warga lokal menjadi oleh-oleh khas berupa kacang mete. Kalau berkunjung ke Karimunjawa Ukir ini bisa kamu jadikan pilihan sebagai oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang untuk orang tersayang 😍✨

Pembinaan UMKM Butterfly
Kecamatan Tahunan

Pembinaan UMKM Butterfly

#Dekranasda

Pembinaan UMKM Butterfly Desa Tahunan pada tanggal 3 Agustus 2026 Hal yang perlu dihindari terkait packaging ❌ Kemasan mudah bocor atau terbuka. ❌ Menggunakan bahan yang tidak sesuai untuk makanan. ❌ Label terlalu ramai dan sulit dibaca. ❌ Tidak mencantumkan informasi penting produk. ❌ Kemasan tidak sesuai dengan ukuran produk. ❌ Klaim kesehatan atau manfaat yang tidak dapat dibuktikan. 6. Packaging sebagai strategi meningkatkan penjualan Produk yang sama dapat memiliki nilai jual berbeda karena kemasannya. Oleh karena itu, UMKM perlu memperhatikan tiga hal: Aman → Menarik → Informatif Kemasan yang baik membuat konsumen percaya, tertarik membeli, dan mudah mengingat produk. Pesan pembinaan: “Jangan melihat kemasan hanya sebagai biaya. Kemasan adalah investasi untuk menjaga kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, dan meningkatkan nilai jual UMKM.”

Pembinaan UMKM Batik Rara Dinabat
Kecamatan Tahunan

Pembinaan UMKM Batik Rara Dinabat

#Dekranasda

Pembinaan UMKM Batik Rara Dinabat Mantingan pd tanggal 3 agustus 2026 1. Peningkatan kualitas produk * Menjaga kualitas kain, pewarnaan, motif, dan kerapian jahitan. * Mengembangkan motif batik yang memiliki ciri khas dan identitas daerah. * Melakukan inovasi produk, tidak hanya kain batik tetapi juga pakaian, tas, dompet, syal, dan cendera mata. 2. Penguatan branding dan kemasan * Membuat nama merek, logo, dan label produk yang konsisten. * Mencantumkan informasi produk dan kontak pemesanan. * Menggunakan kemasan yang menarik, rapi, dan mampu meningkatkan nilai jual.

Kunjungan UMKM Mantingan
Kecamatan Tahunan

Kunjungan UMKM Mantingan

#Dekranasda

Kunjungan UMKM Up2K PKK Desa Mantingan pada tanggal 3 agustus 2026 UMKM tidak hanya dituntut untuk mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang melalui peningkatan kualitas produk, penguatan branding, pemanfaatan digitalisasi, serta pengelolaan usaha yang lebih tertib dan profesional. Berikut kami sampaikan materi pembinaan: 1. Pengelolaan usaha – perencanaan produksi, penentuan harga jual, dan pengelolaan stok. 2. Administrasi dan keuangan – pencatatan pemasukan, pengeluaran, modal, dan keuntungan secara sederhana. 3. Peningkatan kualitas produk – menjaga mutu, kebersihan, cita rasa, serta konsistensi produk. 4. Kemasan dan branding – membuat kemasan lebih menarik dan identitas produk yang mudah dikenali. 5. Pemasaran – memperluas pemasaran secara offline maupun melalui media sosial dan marketplace. 6. Legalitas usaha – mendorong kepemilikan NIB dan kelengkapan perizinan sesuai jenis usaha. 7. Inovasi produk – mengembangkan variasi produk sesuai kebutuhan dan selera konsumen. 8. Pemanfaatan potensi lokal – mengoptimalkan bahan baku dan potensi wilayah sebagai produk unggulan. 9. Peningkatan pendapatan keluarga – menjadikan usaha UP2K sebagai sumber tambahan pendapatan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

Kunjungan dan Pembinaan UMKM Dawet Mantingan
Kecamatan Tahunan

Kunjungan dan Pembinaan UMKM Dawet Mantingan

#Dekranasda

Ketua Dekranasda Kec Tahunan mengunjungi UMKM Dawet Mantingan pada tanggal 3 Agustus 2026 Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendukung, memantau, dan mendorong perkembangan UMKM di wilayah Kecamatan Tahunan agar semakin maju, kreatif, inovatif, serta mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. Semoga UMKM Dawet Mantingan terus berkembang, semakin dikenal masyarakat, dan menjadi salah satu produk unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Legalitas usaha * Mendorong pengurusan NIB. * Melengkapi perizinan sesuai jenis produk. * Untuk produk pangan, memperhatikan ketentuan sertifikasi dan keamanan pangan. Pemasaran digital * Memanfaatkan WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan marketplace. * Membuat foto produk yang menarik. * Mengunggah konten secara rutin dan mencantumkan lokasi serta kontak pemesanan.

Mengolah Potensi Laut Menjadi Pangan Bergizi Melalui Pelatihan Nugget Green Caviar
Kecamatan Mlonggo

Mengolah Potensi Laut Menjadi Pangan Bergizi Melalui Pelatihan Nugget Green Caviar

#PKK #Dekranasda

Potensi sumber daya alam akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila diolah menjadi produk yang inovatif dan memiliki nilai tambah. Melalui pengembangan olahan pangan berbasis potensi lokal, masyarakat tidak hanya memperoleh alternatif pangan yang sehat dan bergizi, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha yang mampu meningkatkan perekonomian keluarga. Semangat tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pembuatan Nugget Green Caviar yang diselenggarakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) di Balai Desa Sekuro, pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini mendapat pendampingan dari TP PKK Kecamatan Mlonggo bersama TP PKK Desa Sekuro sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan mengolah potensi lokal. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara mengolah green caviar (anggur laut) menjadi nugget yang sehat, lezat, bergizi, serta memiliki nilai jual. Selain memperkenalkan teknik pengolahan pangan yang baik, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai peluang pengembangan produk olahan yang dapat dipasarkan secara lebih luas. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya produk-produk inovatif berbasis potensi lokal yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat. Keberhasilan pelatihan ini sejalan dengan program Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam mendorong lahirnya UMKM yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing melalui pengembangan produk unggulan daerah. Semoga sinergi antara Tim KKN UNS, TP PKK, pemerintah desa, dan masyarakat mampu melahirkan wirausaha baru berbasis potensi lokal, memperkuat pertumbuhan UMKM di Kecamatan Mlonggo, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui ekonomi kreatif.