Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 16328 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Zarkasi PKK RT 5 RW 1
Desa Bungu, Kec. Mayong

Zarkasi PKK RT 5 RW 1

#PKK

Kegiatan Zarkasi PKK RT 5 RW 1 adalah Program perjalanan bersama yg menggabungkan unsur utama Ziarah dan Rekreasi. Ziarah kemakam Sunan Muria dilanjutkan rekreasi ke Pijar park diarea gunung muria. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk penyegaran Spiritual, Refrising dan juga mempererat kebersamaan.

Krupuk Krangkam Telukawur Tembus Pasar Lokal, Produk Unggulan Desa Makin Berkibar
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Krupuk Krangkam Telukawur Tembus Pasar Lokal, Produk Unggulan Desa Makin Berkibar

#Dekranasda

Telukawur, 1 Oktober 2026 — Produk unggulan Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kembali menunjukkan geliat positif di tengah perkembangan usaha mikro dan ekonomi kreatif masyarakat. Krupuk Krangkam, salah satu produk olahan khas desa, mulai menembus pasar lokal dan menjadi bagian dari perjalanan pelaku UMKM menuju UMKM Naik Kelas. Perkembangan tersebut menjadi momentum penting bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada konsumen yang lebih luas. Kehadiran Krupuk Krangkam di pasar lokal menunjukkan bahwa produk olahan masyarakat desa memiliki peluang untuk berkembang apabila didukung dengan kualitas dan pengelolaan usaha yang konsisten. Krupuk Krangkam memiliki karakter sebagai produk olahan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Cita rasa dan karakter produk menjadi bagian dari identitas yang terus dijaga dalam proses pengembangan usaha. Seiring meningkatnya jangkauan pemasaran, pelaku UMKM juga memiliki ruang untuk terus melakukan evaluasi terhadap kualitas produk, kemasan, serta strategi pemasaran. Menembus pasar lokal menjadi lebih dari sekadar capaian penjualan. Bagi pelaku UMKM, pasar merupakan ruang untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperoleh masukan secara langsung. Respons konsumen dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan varian maupun kemasan sesuai kebutuhan pasar. Perkembangan Krupuk Krangkam juga memperlihatkan potensi ekonomi yang dapat tumbuh dari produk berbasis lokal. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, produk makanan khas desa dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi keluarga sekaligus memperkenalkan identitas kuliner Desa Telukawur. Di tengah persaingan produk makanan yang semakin beragam, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan berbagai aspek usaha, mulai dari kualitas produksi, kebersihan, pengemasan, pencatatan usaha, hingga pemasaran. Pemanfaatan media digital dan jejaring pasar juga dapat menjadi peluang untuk memperluas jangkauan konsumen secara bertahap. Capaian Krupuk Krangkam menambah daftar potensi produk lokal Desa Telukawur yang terus berkembang. Semangat berinovasi dan keberanian memperluas pasar menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat daya saing produk. Melalui semangat UMKM Naik Kelas, Krupuk Krangkam diharapkan dapat terus berkembang dari pasar lokal menuju jangkauan pemasaran yang lebih luas, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat Desa Telukawur. Dari produk lokal, tumbuh peluang ekonomi; dari UMKM desa, lahir produk yang semakin dikenal.

Brownies Cap Nona Tembus Pasar Lokal, Bukti UMKM Telukawur Terus Naik Kelas
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Brownies Cap Nona Tembus Pasar Lokal, Bukti UMKM Telukawur Terus Naik Kelas

#Dekranasda

Telukawur, 1 Oktober 2026 — Perkembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, terus menunjukkan geliat positif. Salah satunya ditandai dengan semakin dikenalnya produk Cap Nona, yang kembali memperluas pasar melalui produk olahan makanan berupa brownies. Pada Kamis (1/10/2026), produk brownies Cap Nona berhasil menembus pasar lokal. Perkembangan tersebut menjadi salah satu capaian yang menunjukkan bahwa produk UMKM desa memiliki peluang untuk berkembang apabila dikelola secara konsisten dengan memperhatikan kualitas produk, cita rasa, kemasan, dan kebutuhan konsumen. Brownies Cap Nona hadir sebagai salah satu produk olahan yang mengandalkan cita rasa serta karakter produk rumahan. Perkembangan permintaan di pasar lokal menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk terus melakukan pengembangan, baik dari sisi produksi maupun pemasaran. Menembus pasar lokal bukan sekadar bertambahnya jumlah penjualan. Bagi pelaku UMKM, perluasan pasar juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan konsumen, memperoleh umpan balik, serta mengenali selera pasar. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting dalam melakukan inovasi produk secara berkelanjutan. Perjalanan Cap Nona juga memperlihatkan bahwa produk makanan yang lahir dari lingkungan desa memiliki potensi untuk menjadi produk bernilai ekonomi. Konsistensi menjaga kualitas dan kemampuan membaca peluang pasar menjadi bagian penting dalam proses pengembangan usaha. Di tengah semakin berkembangnya ekosistem UMKM, pelaku usaha dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memperkuat identitas usaha, meningkatkan kualitas kemasan, membangun pemasaran, serta memanfaatkan berbagai saluran promosi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Capaian brownies Cap Nona menambah warna dalam geliat ekonomi kreatif Desa Telukawur. Produk lokal yang terus mendapatkan kepercayaan pasar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk berani berinovasi dan mengembangkan potensi usaha yang dimiliki. Dengan semangat UMKM Naik Kelas, Cap Nona terus membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat keberadaan produk lokal Desa Telukawur di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis. Dari dapur UMKM Telukawur, rasa lokal tumbuh menjadi peluang ekonomi dan membuka jalan menuju pasar yang lebih luas.

Mengasah Kreativitas dan Motorik Halus Melalui Mewarnai dan Kolase
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Mengasah Kreativitas dan Motorik Halus Melalui Mewarnai dan Kolase

#Bunda Literasi

Pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, suasana belajar di Pos PAUD Ceria Karanggondang berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran yang dirancang khusus untuk mengasah imajinasi serta keterampilan dasar mereka. Pada kesempatan kali ini, fokus kegiatan pembelajaran diarahkan pada pengenalan warna dan bentuk melalui media seni mewarnai serta seni menempel atau kolase. Kegiatan diawali dengan sesi mewarnai, di mana setiap anak diajak untuk memilih dan memadukan warna sesuai dengan kreasi serta imajinasi mereka masing-masing. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mengekspresikan diri, tetapi juga penting dalam melatih genggaman jemari, koordinasi mata dan tangan, serta pengenalan berbagai jenis warna dasar. Para pendidik mendampingi anak-anak secara telaten, memberikan bimbingan dengan sabar agar mereka dapat mengontrol gerak tangan saat menggoreskan krayon pada kertas. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan aktivitas membuat kolase yang semakin melatih kesabaran dan ketelitian anak. Dengan memotong atau merobek bahan kolase lalu menempelkannya pada bidang yang telah disediakan, anak-anak belajar mengenal tekstur sekaligus melatih kekuatan motorik halus mereka. Melalui kombinasi kegiatan mewarnai dan kolase ini, Pos PAUD Ceria Karanggondang berkomitmen untuk terus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Pendistribusian MBG di Desa Mangunan
Desa Mangunan, Kec. Tahunan

Pendistribusian MBG di Desa Mangunan

#posyandu

Pada hari Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan persiapan dan penerimaan makanan MBG. Selanjutnya, kader melakukan pengecekan jumlah dan kondisi makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Pendistribusian dilakukan secara tertib oleh kader sesuai dengan daftar sasaran yang telah ditentukan. Kader juga memastikan makanan diterima oleh sasaran dalam kondisi baik serta memberikan arahan agar makanan segera dikonsumsi dan tetap menjaga kebersihan selama proses pendistribusian.