Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6206 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Dukung Kelancaran Governance Desa, Sekretaris TP PKK Desa Singorojo Ikut Serta dalam Panitia dan Sosialisasi Pemilihan Perangkat Desa
Desa Singorojo, Kec. Mayong

Dukung Kelancaran Governance Desa, Sekretaris TP PKK Desa Singorojo Ikut Serta dalam Panitia dan Sosialisasi Pemilihan Perangkat Desa

#PKK

Sekretaris TP PKK Desa Singorojo dipercaya untuk menjalankan amanah sebagai bagian dari jajaran Panitia Pemilihan Perangkat Desa. Pada tanggal 30 Juni 2026, beliau turun langsung memberikan sosialisasi terkait tahapan, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran calon perangkat desa kepada warga masyarakat. Keterlibatan ini merupakan wujud sinergi dan peran aktif elemen kelembagaan desa dalam mengawal proses demokrasi serta tata kelola pemerintahan desa yang transparan.

Khidmat dan Meriah, Seluruh Warga Desa Kemujan Hadiri Pengajian Umum  Khaul Sayyid Abdullah Bersama Ning Umi Laila
Desa Kemujan, Kec. Karimunjawa

Khidmat dan Meriah, Seluruh Warga Desa Kemujan Hadiri Pengajian Umum Khaul Sayyid Abdullah Bersama Ning Umi Laila

#PKK

Suasana religius nan hangat menyelimuti seluruh penjuru Desa Kemujan. Warga berbondong-bondong memadati lapangan desa, melepaskan sejenak penat dari rutinitas harian demi merajut tali silaturahmi sekaligus mencari keberkahan. Pada malam yang istimewa tersebut, Pemerintah Desa Kemujan sukses menyelenggarakan acara Pengajian Umum dan Santunan Yatama dalam rangka memperingati Khoul Sayyid Abdullah. Lautan manusia yang hadir menjadi bukti nyata kuatnya ikatan persaudaraan warga Desa Kemujan. Tidak ada sekat pembatas; dari anak-anak, remaja, hingga para sesepuh desa, seluruh elemen masyarakat melebur menjadi satu dalam majelis ilmu tersebut. Rangkaian acara diawali dengan momen yang begitu menyentuh hati, yakni santunan kepada anak-anak yatim. Di bawah temaram cahaya lampu dan iringan selawat, raut wajah bahagia terpancar dari anak-anak istimewa tersebut saat menerima santunan langsung dari perwakilan Pemerintah Desa dan para pemuka masyarakat. Momen ini bukan sekadar penyerahan bantuan materiil, melainkan wujud nyata dari kepedulian sosial, kasih sayang, dan pengingat bagi seluruh warga untuk senantiasa mengayomi mereka yang membutuhkan. Setelah larut dalam keharuan, antusiasme warga semakin memuncak ketika menantikan acara inti. Sorot mata para jemaah tertuju ke arah panggung tatkala penceramah muda karismatik yang sangat dinantikan akhirnya menyapa mereka. Beliau adalah Ning Umi Laila, pendakwah perempuan inspiratif asal Surabaya, Jawa Timur, yang pamornya kini tengah membumi di berbagai kalangan. Suara merdu Ning Umi Laila saat memimpin lantunan selawat juga seolah menyihir para jemaah. Ribuan suara warga Desa Kemujan serentak menggema, memecah kesunyian malam, menciptakan harmoni spiritual yang menggetarkan relung hati siapa saja yang mendengarnya. Hingga acara ditutup dengan doa bersama, tak satupun warga yang beranjak dari tempat duduknya. Peringatan Khoul Sayyid Abdullah tahun ini di Desa Kemujan tak pelak menjadi sebuah catatan sejarah yang indah. Semoga keberkahan dari majelis ilmu dan doa anak-anak yatim senantiasa menaungi Desa Kemujan, menjadikannya desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, desa yang makmur, damai, dan selalu berada dalam ampunan Tuhan.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang Alat Kontrasepsi pada masyarakat maka, TP.PKK Desa Ujungwatu mengadakan Sosialisasi MKJP
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang Alat Kontrasepsi pada masyarakat maka, TP.PKK Desa Ujungwatu mengadakan Sosialisasi MKJP

#PKK

Sosialisasi Pemahaman Alat Kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang diselenggarakan oleh TP. PKK Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, pada 30 Juni 2026 di Aula Balai Desa Ujungwatu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat Pasangan Usia Subur (PUS) terhadap penggunaan kontrasepsi modern jangka panjang. Poin-Poin Utama Kegiatan: Edukasi Jenis & Manfaat MKJP: Memberikan pemahaman mendalam mengenai efektivitas, keamanan, dan keuntungan metode IUD/AKDR, Implan, MOW (tubektomi), dan MOP (vasektomi) dibandingkan metode non-MKJP. Meluruskan Mitos dan Hoaks: Memberikan ruang dialog terbuka dan konsultasi untuk meluruskan kekhawatiran serta mitos seputar efek samping penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Perencanaan Keluarga Berkualitas: Mendorong pengaturan jarak kelahiran anak yang ideal demi menjaga kesehatan reproduksi ibu, menurunkan risiko stunting, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Sinergi Pelayanan: Menggalang kolaborasi antara kader PKK, PLKB/Penyuluh KB, dan bidan desa guna mempermudah akses pelayanan serta rujukan pemasangan MKJP bagi warga.

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026
TP. PKK Kab. Jepara

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026

#PKK

Kegiatan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) bagi Kader TP. PKK di Kabupaten Jepara Tahun 2026 dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital" yang dilaksanakan Pokja I TP. PKK Kabupaten Jepara pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 di Pendopo RA Kartini Kabupaten Jepara. Acara dibuka langsung oleh ketua TP PKK Kabupaten Jepara, Ny. Laila Saidah Witiarso. Peserta sosialisasi sejumlah 110 orang yang terdiri dari perwakilan Pokja I Desa binaan, Pokja I Kecamatan se Kabupaten Jepara, perwakilan masing-masing Pengurus TP PKK Kabupaten Jepara. Materi disampaikan oleh 2 Narasumber, DR. Mayadina Rohmi Musfiroh, S.H.I, M.A. (Ketua LPPM UNISNU) dan Ibu Nailis Sa’adah, S.IP, M.Si (Disdikpora).

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak
Desa Kaliaman, Kec. Kembang

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak

#PKK

Acara pada hari ini Senin 30 Juni 2026, yang diwakilkan oleh Ketua Pokja 1 Ibu Fatimah dalam rangka Sosialisasi Kader PKK mengenai Pola Pengasuhan di Era Digital. Pola pengasuhan di era digital adalah cara orang tua membimbing, mendidik, dan mengawasi anak dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pengasuhan pada era ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan sosial anak, tetapi juga pada kemampuan anak dalam menggunakan teknologi secara bijaksana, aman, dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, orang tua berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan mengenai penggunaan gawai, internet, dan media sosial. Orang tua menetapkan aturan terkait durasi penggunaan perangkat digital, memilih konten yang sesuai dengan usia anak, serta mengawasi aktivitas digital tanpa mengabaikan kebutuhan anak akan privasi sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain itu, orang tua juga perlu menjadi teladan dalam menggunakan teknologi, misalnya dengan membatasi penggunaan gawai saat berinteraksi dengan keluarga dan menunjukkan etika yang baik dalam berkomunikasi di dunia digital. Pola pengasuhan di era digital juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak. Anak didorong untuk berdiskusi mengenai pengalaman mereka di dunia digital, termasuk ketika menghadapi informasi yang tidak benar, perundungan siber (cyberbullying), atau potensi ancaman lainnya. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat memberikan bimbingan serta membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi. Dengan demikian, pola pengasuhan di era digital merupakan pendekatan pengasuhan yang menggabungkan nilai-nilai pengasuhan tradisional, seperti kasih sayang, pengawasan, dan pembentukan karakter, dengan literasi digital agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.