Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6213 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Sosialisasi PAAREDI
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Sosialisasi PAAREDI

#PKK

Pada 2 Juli 2026, perwakilan Pokja I Kecamatan dan Desa mengikuti Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI)** yang diselenggarakan di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader PKK dalam mendampingi keluarga menghadapi tantangan pengasuhan anak dan remaja di era digital. Materi sosialisasi menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun komunikasi yang efektif, memberikan pendampingan terhadap penggunaan teknologi digital secara bijaksana, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi pencegahan berbagai dampak negatif penggunaan media digital melalui penguatan fungsi keluarga. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh serta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga program PAAREDI dapat mendukung terwujudnya keluarga yang harmonis, tangguh, dan mampu menghadapi perkembangan zaman secara positif.

Sosialisasi Kenali Tanda Bahaya Perkembangan Anak di Era Gadget
Desa Dorang, Kec. Nalumsari

Sosialisasi Kenali Tanda Bahaya Perkembangan Anak di Era Gadget

#PKK

Selamat pagi/siang Bapak, Ibu, dan seluruh kader kesehatan yang hadir.Hari ini, gawai atau gadget telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak kita. Gadget memang menawarkan hiburan dan media pembelajaran yang interaktif. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dan berlebihan menyimpan risiko besar terhadap tumbuh kembang anak. Sebagai orang tua, kita harus waspada dan tidak boleh lengah. Kita perlu mengenali batas aman dan mendeteksi secara dini tanda-tanda bahaya pada perkembangan buah hati kita. Berdasarkan panduan kesehatan anak, berikut adalah batasan waktu menatap layar (screen time) yang ideal:Usia di bawah 18 bulan: Sama sekali tidak boleh terpapar gawai, kecuali untuk panggilan video singkat bersama keluarga.Usia 18–24 bulan: Mulai diperbolehkan dengan durasi sangat terbatas, wajib didampingi orang tua, dan hanya untuk program edukatif berkualitas.Usia 2–5 tahun: Maksimal 1 jam per hari. Tayangan harus berkualitas tinggi dan wajib didampingi orang tua untuk membantu anak memahami apa yang mereka lihat.Usia 6 tahun ke atas: Batasi waktu secara konsisten agar tidak mengganggu waktu tidur, aktivitas fisik, dan interaksi sosial. Paparan gawai yang berlebihan berpotensi menghambat perkembangan anak. Segera konsultasikan ke dokter spesialis anak atau psikolog jika anak menunjukkan tanda-tanda bahaya berikut:Gangguan Bicara dan Bahasa (Speech Delay): Anak tidak merespons saat namanya dipanggil, minim kontak mata, atau belum bisa mengucapkan kata bermakna sesuai usianya.Gangguan Motorik dan Fisik: Anak malas bergerak, mengalami obesitas, sering mengeluhkan mata lelah, atau mengalami gangguan tidur (insomnia/sering terbangun).Gangguan Emosi dan Perilaku: Anak menjadi sangat agresif, mengalami amukan hebat (tantrum) saat gawai diambil, cemas, atau menarik diri dari lingkungan.Gangguan Interaksi Sosial: Anak tidak tertarik bermain dengan teman sebaya, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dan asyik dengan dunianya sendiri.Penurunan Fokus dan Kognitif: Anak sulit berkonsentrasi pada tugas sederhana, konsentrasi cepat buyar, dan kemampuan belajarnya menurun. Kita tidak bisa sepenuhnya menjauhkan anak dari teknologi, namun kita bisa mengendalikannya melalui langkah-langkah berikut:Buat Aturan yang Jelas: Tetapkan area bebas gawai di rumah, misalnya di meja makan dan di dalam kamar tidur.Jadilah Teladan (Role Model): Kurangi penggunaan gawai di depan anak; anak adalah peniru ulung dari apa yang dilakukan orang tuanya.Perbanyak Aktivitas Alternatif: Alihkan perhatian anak dengan mengajak mereka bermain di luar ruangan, membaca buku bersama, atau melakukan permainan sensorik.Terapkan Pendampingan Aktif: Jangan gunakan gawai sebagai pengasuh elektronik (digital babysitter). Selalu ajak anak mengobrol tentang apa yang mereka lihat di layar. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Deteksi dini adalah kunci utama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita. Mari kita lebih bijak, lebih tegas, dan lebih hadir secara utuh dalam setiap proses tumbuh kembang mereka. Gadget adalah alat bantu, bukan pengganti kehadiran orang tua.Terima kasih atas perhatian Anda. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh di era digital ini.

EVALUASI AWAL TP PKK KECAMATAN JEPARA
Desa Panggang, Kec. Jepara

EVALUASI AWAL TP PKK KECAMATAN JEPARA

#PKK

Evaluasi awal PKK KECAMATAN adalah langkah awal untuk meninjau ,mengukur dan memperbaiki pelaksanaan 10 program pokok pkk di tingkat kecamatan dan desa. Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan visi dan memperbaiki catatan administrasi. Kegiatan ini meninjau kinerja dari tingkat ketua hingga anggota pokja 1 sampai lV,serta memastikan setiap program berjalan solid dan terarah. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan sorakan yel-yel yang membakar semangat.Dengan mengusung slogan"KOLABORASI,BERDAMPAK,JAYA".

RAPAT KOORDINASI TP,PKK desa/kelurahan se-kecamatan jepara dan memperingati hari kartini
Desa Panggang, Kec. Jepara

RAPAT KOORDINASI TP,PKK desa/kelurahan se-kecamatan jepara dan memperingati hari kartini

#PKK

Rapat koordonasi desa / kelurahan se kecamatan jepara dan memperingati hari kartini yang digabung dengan rapat koordinasi kecamatan. Acara ini bertujuan menyatukan semangat emansipasi wanita dengan pelayanan masyarakat yang lebih baik. Biasanya ,rapat ini menggabungkan diskusi program kerja dengan acara budaya seperti memakai baju kebaya.kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini,diharapkan semangat emansipasi dan pemberdayaan perempuan dapat terus tumbuh,sekaligus memperkuat peran PKK,sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga ditingkat desa/kelurahan.

Rakor TP.PKK Kecamatan Mayong
Kecamatan Mayong

Rakor TP.PKK Kecamatan Mayong

#PKK

Pada hari Senin, 29 Juni, TP PKK Kecamatan Mayong mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Mayong. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyampaikan program kerja, serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan TP PKK di tingkat desa agar berjalan lebih efektif dan selaras. Setelah pelaksanaan rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi SMART KARTINI. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader TP PKK dalam mendukung pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat melalui pemanfaatan program SMART KARTINI. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh di desa masing-masing sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berkualitas.

Bank Sampah
Kecamatan Mayong

Bank Sampah

#PKK

Ketua TP PKK Kecamatan Mayong bersama Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Mayong melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembelajaran di Bank Sampah Teratai Kecamatan Mayong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mendorong peran aktif TP PKK dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pelestarian lingkungan hidup. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi mengenai tata cara pemilahan sampah, proses pengelolaan bank sampah, serta manfaat ekonomi yang dapat dihasilkan dari sampah yang dikelola dengan baik. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi setiap desa untuk mengembangkan dan mengoptimalkan pengelolaan bank sampah di wilayah masing-masing sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomis.