Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6289 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Posyandu Nusa Jaya VII
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

Posyandu Nusa Jaya VII

#PKK #posyandu

Desa Jambu, 30 Juli 2026 – Posyandu Nusa Jaya VII Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan rutin bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau. Pelayanan Posyandu dilaksanakan oleh Bidan Desa bersama kader Posyandu dengan memberikan berbagai layanan, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi dan tumbuh kembang balita, imunisasi sesuai jadwal, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan kepada para orang tua. Selain pelayanan kesehatan, para kader juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemberian gizi seimbang, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan stunting, serta pentingnya kunjungan rutin ke Posyandu sebagai sarana pemantauan kesehatan balita sejak dini. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme yang baik dari masyarakat. Kehadiran para orang tua bersama balita menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga tumbuh kembang anak. Melalui pelaksanaan Posyandu secara rutin, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal, angka kunjungan Posyandu terus meningkat, serta terwujud generasi Desa Jambu yang sehat, aktif, dan berkualitas. Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terpantau secara berkala pertumbuhan dan perkembangan balita, meningkatnya pengetahuan orang tua mengenai kesehatan dan gizi anak, meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan dasar, serta mendukung percepatan pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Jambu.

SMD/MMD Survey Mawas Diri/Musyawarah Masyarakat Desa
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

SMD/MMD Survey Mawas Diri/Musyawarah Masyarakat Desa

#PKK #posyandu

SMD/MMD Desa Jambu Jadi Langkah Awal Pemetaan Kesehatan Lingkungan Masyarakat Jambu, Juli 2026 – Pemerintah Desa Jambu bersama tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan Survey Mawas Diri (SMD) sebagai tahapan awal dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan lingkungan masyarakat di Desa Jambu. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyusunan program kesehatan yang berbasis pada kebutuhan dan permasalahan nyata di masyarakat. Pelaksanaan SMD melibatkan 8 orang surveyor yang melakukan pendataan secara door to door ke rumah-rumah warga di seluruh wilayah Desa Jambu. Sebanyak 200 responden menjadi sampel dalam survei ini. Melalui wawancara langsung, para surveyor mengumpulkan berbagai informasi terkait kondisi kesehatan keluarga, sanitasi lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, penggunaan jamban sehat, serta berbagai faktor lain yang memengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Metode kunjungan dari rumah ke rumah dipilih agar data yang diperoleh lebih akurat dan mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan. Selain melakukan pendataan, para surveyor juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat. Hasil dari kegiatan Survey Mawas Diri (SMD) selanjutnya akan dipaparkan dan dibahas bersama masyarakat melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Forum MMD menjadi wadah untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas, menggali potensi dan sumber daya yang dimiliki desa, serta menyusun solusi secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah tersebut, akan disusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang berisi program dan kegiatan prioritas untuk meningkatkan kesehatan lingkungan di Desa Jambu. RTL diharapkan menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan berbagai upaya promotif, preventif, maupun pemberdayaan masyarakat sehingga permasalahan kesehatan dapat ditangani secara terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan SMD, MMD, dan penyusunan RTL ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Desa Jambu yang lebih sehat, bersih, dan memiliki lingkungan yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sosialisasi imunisasi dan peran Pokja 4
Desa Jinggotan, Kec. Kembang

Sosialisasi imunisasi dan peran Pokja 4

#PKK

Acara sosialisasi imunisasi dan peran Pokja 4 serta tokoh masyarakat dalam kejar imunisasi balita yang diadakan di pendopo Ra Kartini Jepara. Dari kecamatan dihadiri 6desa termasuk desa jinggotan . Acar ini diadakan untuk meningkatkan peran Pokja 4 dan masyarakat dl kesuksesan imunisasi untuk balita.

Sosialisasi imunisasi dan Peningkatan Peran tokoh Masyarakat
Desa Bulungan, Kec. Pakis Aji

Sosialisasi imunisasi dan Peningkatan Peran tokoh Masyarakat

#PKK

Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai, perwakilan Kader Pokja IV Desa Bulungan menghadiri kegiatan Peningkatan Peran Kader Pokja IV dan Tokoh Masyarakat (TOMA) dalam Kejar Imunisasi Balita bagi Tokoh Masyarakat dan Kader Pokja IV TP PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jepara yang bertempat di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya meningkatkan peran serta kader PKK dan tokoh masyarakat dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan perlindungan sejak dini kepada balita dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, serta memastikan tercapainya target cakupan imunisasi sesuai standar pelayanan kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, kader Pokja IV dan tokoh masyarakat diberikan penguatan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi lengkap bagi balita, termasuk peran strategis dalam menggerakkan masyarakat. Kader diharapkan mampu berperan aktif dalam melakukan sosialisasi kepada orang tua, membantu pendataan kelengkapan imunisasi balita, mendampingi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, serta melakukan pemantauan terhadap balita yang belum lengkap atau tertinggal jadwal imunisasinya. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, diharapkan sinergi antara kader PKK, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan semakin kuat dalam mendukung program kejar imunisasi balita Tahun 2026. Dengan adanya pendampingan dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan tidak ada balita yang terlewat dalam mendapatkan hak imunisasi dasarnya, sehingga dapat terwujud generasi balita yang sehat, memiliki tumbuh kembang optimal, serta terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Sosialisasi imunisasi dan Peningkatan Peran tokoh Masyarakat
Desa Kawak, Kec. Pakis Aji

Sosialisasi imunisasi dan Peningkatan Peran tokoh Masyarakat

#PKK #posyandu

Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, TP PKK Desa Kawak perwakilan Pokja 4 mengikuti kegiatan Sosialisasi Imunisasi dan Peningkatan Peran Tokoh Masyarakat, Kader Pokja 4, Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jepara dalam Kejar Imunisasi Balita Tahun 2026 yang bertempat di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta peran aktif tokoh masyarakat dan kader PKK, khususnya Pokja 4, dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di Kabupaten Jepara. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan kader dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi serta mengajak para orang tua untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar penyakit tersebut, tubuh memiliki perlindungan dan risiko mengalami sakit berat dapat dicegah. Oleh karena itu, pemberian imunisasi pada balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal. Dalam pelaksanaan imunisasi, orang tua diimbau untuk selalu memperhatikan jadwal imunisasi yang tercatat dalam Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) serta mengikuti program kejar imunisasi bagi balita yang belum mendapatkan imunisasi sesuai dengan ketentuan. Peran kader PKK sangat diperlukan dalam melakukan pendampingan, penyuluhan, serta menggerakkan masyarakat agar tidak ada anak yang tertinggal imunisasi. Melalui kegiatan ini, TP PKK Desa Lebak berkomitmen untuk terus mendukung program kesehatan, khususnya dalam meningkatkan cakupan imunisasi balita, sehingga terwujud generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang.

Peningkatan Peran Kader Pokja IV dan Tokoh Masyarakat dalam Kejar Imunisasi Balita Tahun 2026
Desa Tanjung, Kec. Pakis Aji

Peningkatan Peran Kader Pokja IV dan Tokoh Masyarakat dalam Kejar Imunisasi Balita Tahun 2026

#PKK

Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai, perwakilan Kader Pokja IV Desa Tanjung menghadiri kegiatan Peningkatan Peran Kader Pokja IV dan Tokoh Masyarakat (TOMA) dalam Kejar Imunisasi Balita bagi Tokoh Masyarakat dan Kader Pokja IV TP PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jepara yang bertempat di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya meningkatkan peran serta kader PKK dan tokoh masyarakat dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan perlindungan sejak dini kepada balita dari berbagai penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, serta memastikan tercapainya target cakupan imunisasi sesuai standar pelayanan kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, kader Pokja IV dan tokoh masyarakat diberikan penguatan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi lengkap bagi balita, termasuk peran strategis dalam menggerakkan masyarakat. Kader diharapkan mampu berperan aktif dalam melakukan sosialisasi kepada orang tua, membantu pendataan kelengkapan imunisasi balita, mendampingi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, serta melakukan pemantauan terhadap balita yang belum lengkap atau tertinggal jadwal imunisasinya. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, diharapkan sinergi antara kader PKK, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan semakin kuat dalam mendukung program kejar imunisasi balita Tahun 2026. Dengan adanya pendampingan dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan tidak ada balita yang terlewat dalam mendapatkan hak imunisasi dasarnya, sehingga dapat terwujud generasi balita yang sehat, memiliki tumbuh kembang optimal, serta terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.