Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6034 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Penyerahan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada HIMPAUDI dan IGTKI Kecamatan Kembang
Kecamatan Kembang

Penyerahan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada HIMPAUDI dan IGTKI Kecamatan Kembang

#Bunda PAUD

Kamis, 9 Juli 2026 Ketua DP Ranting PP PAUD Kecamatan Kembang menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada HIMPAUDI dan IGTKI Kecamatan Kembang. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari PP PAUD Kabupaten Jepara sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Penyerahan APE ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembelajaran yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan bagi anak-anak di satuan PAUD. Selain itu, bantuan ini menjadi bentuk sinergi antara PP PAUD Kabupaten Jepara dengan organisasi mitra dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Melalui bantuan APE ini, diharapkan proses pembelajaran di PAUD semakin efektif, mampu menstimulasi tumbuh kembang anak secara optimal, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

DUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI, TP PKK KECAMATAN PECANGAAN GELAR SOSIALISASI PIJAR BUNDA PAUD BERSAMA DIKPORA JEPARA
Kecamatan Pecangaan

DUKUNG TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI, TP PKK KECAMATAN PECANGAAN GELAR SOSIALISASI PIJAR BUNDA PAUD BERSAMA DIKPORA JEPARA

#PKK #Bunda PAUD

📚 Sosialisasi dan Tata Cara Penggunaan Aplikasi PIJAR Bunda PAUD Kamis, 9 Juli 2026, Tim Penggerak PKK Kecamatan Pecangaan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Tata Cara Penggunaan Aplikasi PIJAR Bunda PAUD yang bertempat di Pendopo Kecamatan Pecangaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam memanfaatkan Aplikasi PIJAR Bunda PAUD sebagai media pendukung pendataan, pelaporan, serta penguatan program Bunda PAUD di setiap desa. Semoga melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat mengimplementasikan penggunaan aplikasi dengan baik sehingga dapat mendukung terwujudnya layanan PAUD yang semakin berkualitas, tertib administrasi, dan memberikan manfaat bagi anak-anak usia dini di Kecamatan Pecangaan.

Narasumber Pelatihan membuat Lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah
Kecamatan Tahunan

Narasumber Pelatihan membuat Lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah

#PKK

Kegiatan Pokja 2 Pelatihan membuat Lilin Aroma Terapi Dari limbah minyak jelantah TP.PKK Desa Demangan 9 Juli 2026 Narasumber B.Anis & B.Ina Pelatihan membuat lilin aromaterapi dari limbah minyak (umumnya minyak jelantah yang telah dimurnikan) bertujuan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bernilai dan ramah lingkungan. Cara pelatihan membuat lilin aromaterapi dari limbah minyak 1. Pengenalan materi * Penjelasan tentang dampak limbah minyak jelantah terhadap lingkungan. * Manfaat daur ulang minyak menjadi produk yang bernilai ekonomis. 2. Persiapan alat dan bahan * Minyak jelantah yang telah disaring dan dimurnikan. * Lilin/parafin atau bahan pembuat lilin lainnya (misalnya soy wax). * Sumbu lilin. * Pewarna (opsional). * Minyak esensial atau fragrance oil sebagai aroma. * Wadah cetakan atau gelas kaca. * Panci untuk metode tim (double boiler), pengaduk, dan penyaring. 3. Proses pembuatan * Menyaring dan memurnikan minyak jelantah agar bersih dari kotoran dan bau. * Melelehkan bahan lilin menggunakan metode tim. * Mencampurkan minyak jelantah dalam komposisi yang sesuai dengan bahan lilin. * Menambahkan pewarna dan minyak esensial. * Memasang sumbu pada wadah. * Menuangkan campuran ke dalam wadah dan membiarkannya mengeras. 4. Finishing dan pengemasan * Memotong sumbu sesuai panjang yang diinginkan. * Mengemas produk dengan label yang menarik. * Memberikan informasi penggunaan dan penyimpanan. 5. Evaluasi dan pemasaran * Menilai kualitas lilin (aroma, tekstur, waktu bakar). * Memberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial dan marketplace.

Pada hari Kamis, 9 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Bunda Literasi yang dirangkaikan dengan Lomba Perpustakaan Desa Kedungcino
Desa Kedungcino, Kec. Jepara

Pada hari Kamis, 9 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Bunda Literasi yang dirangkaikan dengan Lomba Perpustakaan Desa Kedungcino

#Bunda Literasi

Pada hari Kamis, 9 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Bunda Literasi yang dirangkaikan dengan Lomba Perpustakaan Desa Kedungcino. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai upaya menumbuhkan budaya gemar membaca serta meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan desa. Kehadiran Bunda Literasi memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat agar menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, pelaksanaan Lomba Perpustakaan Desa menjadi ajang untuk menunjukkan berbagai inovasi, kreativitas, dan komitmen Desa Kedungcino dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat belajar, pusat informasi, serta ruang pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat literasi terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga perpustakaan desa semakin berkembang dan mampu menjadi sarana edukasi yang nyaman, menarik, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Desa Kedungcino yang cerdas, berwawasan, dan berbudaya literasi.

Penguatan Pedampingan Posyandu 6 SPM
Kecamatan Mlonggo

Penguatan Pedampingan Posyandu 6 SPM

#PKK #posyandu

Rabu, 9 Juli 2026 Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Mlonggo Ibu Ernawati Sofuan, bersama Tim Pembina Posyandu Kecamatan Mlonggo melaksanakan pendampingan dan penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Posyandu Sekar Sari 6 Desa Sekuro. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu yang memberikan layanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu bidang Pendidikan, bidang Kesehatan, bidang Pekerjaan umum, bidang Perumahan rakyat, bidang Ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) dan bidang sosial, guna memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas kader Posyandu, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, terpadu, dan berkelanjutan. Melalui transformasi ini, Posyandu tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi wadah pelayanan terpadu yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh melalui kolaborasi lintas sektor. Dipublikasikan di Instagram pada tautan berikut ini. https://www.instagram.com/reel/DamKaTqTL64/?igsh=MTIzanVnNm80N3V2cw==

POSYANDU
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

POSYANDU

#posyandu

Pada hari Kamis tanggal 09 Juli 2026, kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Pos 4 kembali dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan. Kegiatan ini memberikan layanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan, mulai dari balita, remaja, usia produktif, ibu hamil, hingga lanjut usia (lansia). Pada pelaksanaan kegiatan ini, tercatat sebanyak 42 balita hadir untuk mendapatkan pelayanan berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan kepada orang tua. Selain itu, terdapat 1 remaja yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan edukasi mengenai perilaku hidup sehat. Pelayanan juga diberikan kepada 47 orang usia produktif melalui pemeriksaan kesehatan dasar, skrining faktor risiko penyakit tidak menular, pengukuran tekanan darah, serta konsultasi kesehatan. Sementara itu, 1 ibu hamil memperoleh pelayanan pemeriksaan kehamilan, pemantauan kondisi kesehatan ibu dan janin, serta edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Bagi kelompok lanjut usia, sebanyak 18 lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan, pemantauan tekanan darah, pengukuran berat badan, konsultasi kesehatan, serta penyuluhan untuk mendorong pola hidup sehat dan menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Melalui pelaksanaan Posyandu ILP di Pos 4 ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh kelompok usia.