Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 847 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Selamat dan Sukses Atas Prestasi Membanggakan Salwa Apreliya Nacita Putri!
Kecamatan Pakis Aji

Selamat dan Sukses Atas Prestasi Membanggakan Salwa Apreliya Nacita Putri!

#Bunda Literasi

Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ibu Menik Jumiati, dengan penuh rasa bangga mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Ananda Salwa Apreliya Nacita Putri dari SD N 1 Slagi. Ananda Salwa telah menorehkan prestasi yang gemilang dengan meraih Juara 3 dalam Lomba Sesorah pada Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 tingkat Kabupaten Jepara. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari semangat literasi yang terus tumbuh di kalangan generasi muda, khususnya dalam melestarikan bahasa dan budaya lokal. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi Ananda Salwa untuk terus belajar dan berkarya, serta menginspirasi teman-teman lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, terutama di bidang literasi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bimbingan hingga Ananda Salwa dapat meraih kesuksesan ini.

Perkuat Budaya Literasi Desa, Diskarpus Jepara Bina dan Monitor Perpusdes Ngasirah Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Perkuat Budaya Literasi Desa, Diskarpus Jepara Bina dan Monitor Perpusdes Ngasirah Telukawur

#Bunda Literasi

TELUKAWUR, TAHUNAN – Upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan desa terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan monitoring pengelolaan Perpustakaan Desa (Perpusdes) Ngasirah oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara, pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Pemerintah Desa Telukawur yang diwakili Carik Telukawur, TP. PKK Desa Telukawur, serta Pengelola Perpusdes Ngasirah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah desa, kelembagaan masyarakat, dan pengelola perpustakaan dalam membangun budaya literasi di tingkat desa. Pembinaan dan monitoring menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan pengelolaan Perpusdes Ngasirah sekaligus memperoleh arahan mengenai tata kelola perpustakaan yang baik, tertib, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penguatan Tata Kelola Perpustakaan Desa Dalam kegiatan tersebut, tim Diskarpus Kabupaten Jepara memberikan pembinaan terkait pengelolaan perpustakaan desa, baik dari sisi administrasi, pelayanan, pengelolaan koleksi, maupun pengembangan perpustakaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Monitoring juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan Perpusdes Ngasirah. Berbagai aspek pengelolaan menjadi perhatian agar perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi dapat berkembang menjadi ruang belajar dan pusat informasi masyarakat desa. Pengelolaan perpustakaan yang profesional menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan layanan literasi yang mudah diakses, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembinaan secara berkala diperlukan untuk memastikan perpustakaan terus berkembang sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. PKK Dorong Literasi Berbasis Keluarga Keterlibatan TP. PKK Desa Telukawur dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat hubungan antara gerakan literasi dengan pemberdayaan keluarga. PKK memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan membaca dan belajar mulai dari lingkungan keluarga. Perpusdes Ngasirah diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang mendukung kegiatan literasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, remaja, keluarga, serta kelompok masyarakat lainnya. Kehadiran perpustakaan yang aktif dan dikelola dengan baik dapat memberikan alternatif ruang belajar yang edukatif sekaligus mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan. Hal tersebut sejalan dengan semangat Bunda Literasi Desa Telukawur yang terus mendorong tumbuhnya budaya membaca, belajar, dan pengembangan pengetahuan di tengah masyarakat. Perpusdes sebagai Pusat Pembelajaran Masyarakat Pemerintah Desa Telukawur menyambut baik kegiatan pembinaan dan monitoring yang dilakukan Diskarpus Kabupaten Jepara. Arahan dan evaluasi yang diberikan menjadi bahan penting bagi Pemerintah Desa bersama pengelola untuk melakukan penguatan terhadap pengelolaan Perpusdes Ngasirah. Ke depan, Perpusdes Ngasirah diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat mendapatkan bahan bacaan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai pusat pembelajaran masyarakat, ruang kegiatan literasi, pusat informasi desa, serta wadah pengembangan kreativitas dan pengetahuan warga. Perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi perpustakaan desa untuk beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Pengelolaan informasi secara digital, promosi kegiatan melalui media sosial, serta pengembangan layanan yang lebih inovatif dapat menjadi bagian dari langkah penguatan perpustakaan di masa mendatang. Melalui pembinaan dan monitoring ini, Pemerintah Desa Telukawur bersama TP. PKK dan Pengelola Perpusdes Ngasirah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan layanan perpustakaan secara berkelanjutan. Sinergi dengan Diskarpus Kabupaten Jepara diharapkan dapat menjadi penguat dalam mewujudkan Perpusdes Ngasirah sebagai perpustakaan desa yang aktif, tertib, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Desa Telukawur. Dari perpustakaan desa, tumbuh budaya membaca. Dari budaya membaca, lahir masyarakat yang berpengetahuan. Dan dari masyarakat yang berpengetahuan, tumbuh Desa Telukawur yang semakin maju dan berdaya. Perpusdes Ngasirah – Membaca, Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh Bersama.

Penginputan Koleksi Buku ke Aplikasi INLISLite, Tingkatkan Layanan Perpustakaan Berbasis Digital
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Penginputan Koleksi Buku ke Aplikasi INLISLite, Tingkatkan Layanan Perpustakaan Berbasis Digital

#Bunda Literasi

Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi melaksanakan kegiatan penginputan data koleksi buku ke dalam aplikasi INLISLite sebagai upaya mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih modern, tertib, dan berbasis teknologi informasi. Setiap koleksi buku didata secara lengkap, mulai dari identitas buku, pengarang, penerbit, tahun terbit, hingga nomor klasifikasi sehingga tersimpan dalam sistem katalog digital. Melalui penggunaan INLISLite, pengelolaan koleksi perpustakaan menjadi lebih efektif dan efisien. Sistem ini memudahkan proses pencarian buku, pelayanan sirkulasi, serta penyusunan laporan administrasi perpustakaan. Selain itu, digitalisasi data koleksi juga mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat agar lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Perpustakaan Barokah Ilmu dalam mengembangkan perpustakaan berbasis digital serta meningkatkan budaya literasi di Desa Tegalsambi. Dengan pengelolaan koleksi yang profesional, diharapkan perpustakaan dapat terus menjadi pusat belajar, sumber informasi, dan ruang edukasi yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Klasifikasi Buku Perpustakaan, Wujudkan Koleksi yang Tertata dan Mudah Diakses
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Klasifikasi Buku Perpustakaan, Wujudkan Koleksi yang Tertata dan Mudah Diakses

#Bunda Literasi

Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi melaksanakan kegiatan klasifikasi buku sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan koleksi perpustakaan. Kegiatan ini dilakukan dengan mengelompokkan buku berdasarkan subjek atau bidang ilmu sesuai sistem klasifikasi yang berlaku, sehingga setiap koleksi memiliki kode dan penempatan yang teratur. Melalui proses klasifikasi, koleksi perpustakaan menjadi lebih tertib, mudah dicari, dan memudahkan pengunjung dalam menemukan bahan bacaan yang dibutuhkan. Selain mendukung pelayanan yang lebih efektif, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pengembangan perpustakaan berbasis tata kelola yang profesional dan modern. Dengan pengelolaan koleksi yang baik, Perpustakaan Barokah Ilmu berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan minat baca masyarakat sebagai langkah mewujudkan budaya literasi di Desa Tegalsambi.

Bunda Literasi Desa Karanggondang Pantau Kemampuan Membaca Huruf Abjad Murid RA Darul Huda 1
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Bunda Literasi Desa Karanggondang Pantau Kemampuan Membaca Huruf Abjad Murid RA Darul Huda 1

#Bunda Literasi

Bunda Literasi Desa Karanggondang melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan kemampuan membaca huruf abjad para murid di RA Darul Huda 1 Karanggondang pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian pemerintah desa terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar dan penguatan budaya literasi sejak dini. Kehadiran Bunda Literasi disambut dengan keceriaan serta antusiasme tinggi dari para siswa, jajaran guru, dan pengelola sekolah. Selama kegiatan berlangsung, Bunda Literasi berinteraksi secara aktif dan mendampingi para anak didik yang sedang mengenal serta melafalkan huruf-huruf abjad menggunakan alat peraga edukatif. Beliau mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan para pengajar karena dinilai interaktif, menyenangkan, dan efektif dalam menumbuhkan rasa ingin tahu anak. Pemantauan ini juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung pencapaian daya tangkap dan keberanian siswa dalam membaca di depan kelas. Melalui peninjauan ini, Bunda Literasi Desa Karanggondang berharap semangat belajar membaca anak-anak dapat terus terjaga sehingga menjadi pijakan yang kuat saat memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Beliau menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung berbagai program pengembangan literasi di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini guna mencetak generasi cerdas, mandiri, dan berkarakter unggul di Desa Karanggondang.

Digitalisasi Data Perpustakaan melalui Aplikasi SIM Perpusnas
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Digitalisasi Data Perpustakaan melalui Aplikasi SIM Perpusnas

#Bunda Literasi

Perpustakaan Barokah Ilmu Desa Tegalsambi melaksanakan kegiatan penginputan data dan kegiatan perpustakaan melalui aplikasi SIM Perpusnas. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketertiban administrasi, memperbarui data perpustakaan, serta mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih efektif, tertib, dan berbasis digital. Dengan pengelolaan data yang baik, diharapkan pelayanan perpustakaan kepada masyarakat semakin optimal.