Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6044 Warta Seluruh
Tingkat: Semua Tingkat
Sosialisasi Imunisasi dan Peningkatan Peran Tokoh Masyarakat Kader Pokja IV
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Sosialisasi Imunisasi dan Peningkatan Peran Tokoh Masyarakat Kader Pokja IV

#PKK

Pada hari Selasa, 14 Juli 2026 bertempat di Kabupaten Jepara, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Imunisasi dan Peningkatan Peran Tokoh Masyarakat, Kader Pokja IV Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jepara dalam Kejar Imunisasi Balita Tahun 2026 Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para tokoh masyarakat serta Kader Pokja IV PKK dalam mendukung percepatan cakupan imunisasi balita. Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh informasi mengenai pentingnya imunisasi lengkap bagi balita, strategi pelaksanaan program Kejar Imunisasi, serta peran aktif yang dapat dilakukan dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan motivasi kepada masyarakat agar membawa balitanya untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Kegiatan diikuti oleh Kader Pokja IV PKK desa/kelurahan, se Kabupaten Jepara. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyampaian materi, dan sesi tanya jawab mengenai berbagai tantangan serta solusi dalam meningkatkan cakupan imunisasi balita di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, PKK, dan masyarakat dalam menyukseskan program Kejar Imunisasi Balita Tahun 2026, sehingga cakupan imunisasi dapat meningkat, kekebalan kelompok (herd immunity) dapat tercapai, serta kesehatan dan kualitas hidup anak-anak di Karanggondang semakin baik.

Sosialisasi pentingnya imunisasi
Desa Slagi, Kec. Pakis Aji

Sosialisasi pentingnya imunisasi

#PKK

Pada hari selasa,tgl 14 juli 2026. Pada Pukul 08.30 bertempat di Pendopo RA. Kartini Kabupaten Jepara. Ka. pokja 4 Desa se kab. Jepara mengikuti sosialisasi imunisasi dan peningkatan peran tokoh masyarakat,kader pokja 4 desa se Kabupaten Jepara dalam kejar imunisasi balita Tahun 2026. Dr. Sylvi Anitasari, dr.,Sp.A sebagai narasumber menyampaikan mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan dan tumbuh kembang balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya paling efektif untuk melindungi bayi dan anak dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Melalui imunisasi,tubuh akan membentuk kekebalan sehingga mampu melawan kuman penyebab penyakit ketika terpapar di kemudian hari. Selain melindungi individu,imunisasi juga membantu menciptakan kekebalan kelompok,sehingga penyebaran penyakit dapat ditekan dan masyarakat menjadi lebih sehat. Dengan melengkapi imunisasi sesuai jadwal,orangtua telah memberikan perlindungan terbaik bagi tumbuh kembang anak. Mari lengkapi imunisasi anak tepat waktu di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Anak sehat,keluarga bahagia,Indonesia semakin kuat.

Kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Tahunan dalam rangka MPLS
Kecamatan Tahunan

Kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Tahunan dalam rangka MPLS

#Bunda PAUD

Kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Tahunan dalam rangka MPLS Ke Paud Flamboyan Desa Sukodono Kecamatan Tahunan pada hari selasa, 14 Juli 2026 Kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Tahunan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi wujud dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak semakin bersemangat mengikuti proses pembelajaran serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sejak hari pertama. sebagai bentuk dukungan terhadap proses adaptasi anak di lingkungan sekolah. Semoga kegiatan ini memberikan semangat, keceriaan, dan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

SOSIALISASI TENTANG BUMIL RESTI
Desa Karangrandu, Kec. Pecangaan

SOSIALISASI TENTANG BUMIL RESTI

#PKK

Pokja IV TP.PKK Desa Karangrandu mengadakan kegiatan Sosialisasi Bumil Resti pada hari Selasa 14 Juli 2026 di Pendopo Balai Desa, yang di hadiri undangan Ibu Hamil resti dan juga anggota TP. PKK Desa Karangrandu. Kegiatan ini bertujuan memberi edukasi tentang Bumil Resti. Bumil resti adalah singkatan dari ibu hamil dengan risiko tinggi. Istilah medis ini merujuk pada kehamilan yang memiliki potensi lebih besar mengalami komplikasi atau gangguan kesehatan, baik bagi ibu maupun janin, mulai dari masa mengandung, persalinan, hingga nifas. Beberapa kondisi yang membuat seorang ibu hamil masuk dalam kategori risiko tinggi antara lain: - Faktor Usia: Hamil di usia sangat muda (di bawah 20 tahun) atau di usia lanjut (di atas 35 tahun). - Riwayat Kesehatan: Memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, asma, penyakit jantung, atau gangguan tiroid. - Kondisi Fisik: Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm atau memiliki berat badan kurang/obesitas. - Riwayat Kehamilan/Persalinan: Pernah mengalami keguguran berulang, jarak kehamilan terlalu dekat (kurang dari 2 tahun), atau pernah menjalani operasi caesar. Risiko yang Diwaspadai Label risiko tinggi bukanlah vonis buruk, melainkan sinyal agar ibu dan janin mendapatkan pemantauan ekstra. Risiko yang mungkin terjadi meliputi: - Preeklamsia (tekanan darah tinggi yang berbahaya bagi ibu). - Diabetes gestasional. - Kelahiran prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). - Perdarahan hebat saat persalinan Jika Anda atau kerabat termasuk dalam kategori bumil resti, langkah terbaik adalah: - Pemeriksaan Lebih Intensif: Jadwalkan kontrol rutin yang lebih ketat dengan dokter spesialis kandungan (Obgyn) dan ikuti skrining lengkap yang disarankan. - Pola Hidup Sehat: Konsumsi nutrisi seimbang, cukupi kebutuhan vitamin sesuai resep, dan hindari stres. - Kenali Tanda Bahaya: Segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami perdarahan, sakit kepala hebat, pandangan kabur, atau gerakan janin berkurang drastis.

Integrasi sistem rujukan dan pencatatan pelaporan balita bermasalah gizi melalui pelita kesmas
Kecamatan Pakis Aji

Integrasi sistem rujukan dan pencatatan pelaporan balita bermasalah gizi melalui pelita kesmas

#posyandu

Pada hari Selasa, 14 juli 2026 Ny. Risa Arisanti mengikuti Kegiatan bertujuan untuk mengenali tanda bahaya balita gizi buruk usia 0-6 dan 6-59 bulan. Di Lucas boolrom bandeng Jepara. Masalah gizi pada balita, seperti stunting, wasting (kurus), dan gizi buruk, masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan nasional. Selama ini, penanganan balita bermasalah gizi sering kali terhambat oleh dua kendala utama. Data yang terfragmentasi Pencatatan kondisi gizi balita di tingkat posyandu sering terlambat sampai ke puskesmas atau dinas kesehatan.Rujukan yang lambat Balita yang terdeteksi mengalami masalah gizi akut tidak segera mendapatkan penanganan medis lanjutan karena alur rujukan yang birokratis dan tidak terpantau secara real-time.Kesenjangan informasi ini membuat intervensi menjadi terlambat. Akibatnya, kondisi balita keburu memburuk sebelum intervensi gizi spesifik diberikan. Materi kegiatan Jika petugas menemukan Balita di posyandu dg BB tidak sesuai atau tidak naik dan kelihatan kurus/ status gizi BB/TB <=-3 SD maka segera rujuk kepuskesmas. Balita gizi buruk dapat dilakukan perawatan rawat inap dan rawat jalan. Perbaikan gizi buruk rawat jalan dapat di berikan RUTF /MTG (Makanan terapi gizi) atau F100.

Kegiatan di Puskesmas Mayong ll
Desa Paren, Kec. Mayong

Kegiatan di Puskesmas Mayong ll

#PKK #posyandu

Ketua Tp PKK Desa PAREN pada tanggal 16 April 2026 mengikuti kegiatan di Puskesmas Mayong ll. Juga dihadiri pihak catering yang menyiapkan PMT dari beberapa Desa, pembagian wilayah setempat.Agar mempermudah kader pendistribusian . Dengan pendistribusian/pemberian PMT yang disertai edukasi dan evaluasi untuk balita kurang gizi dan ibu Hamil KEK.Saat pendistribusian PMT juga didokumentasikan oleh kader pendistribusian.