Posyandu ILP Melati
Posyandu ILP Melati dengan sasaran bayi, balita, remaja, ibu hamil, dewasa dan lansia. Tempat rumah bu Masitun Rt 29/8. Pelaksanaan hari Senin tgl 13-07-2026 jam 07.30-12.00.
Posyandu ILP Melati dengan sasaran bayi, balita, remaja, ibu hamil, dewasa dan lansia. Tempat rumah bu Masitun Rt 29/8. Pelaksanaan hari Senin tgl 13-07-2026 jam 07.30-12.00.
Kegiatan Penimbangan Lansia Posyandu Bunga Tanjung Desa Gerdu 💚 Menjaga kesehatan di usia senja dimulai dengan pemeriksaan rutin. Melalui kegiatan penimbangan di Posyandu Lansia Bunga Tanjung Desa Gerdu, kondisi kesehatan para lansia dapat dipantau secara berkala sebagai upaya menjaga kualitas hidup agar tetap sehat, aktif, dan bahagia. Terima kasih kepada seluruh kader, petugas kesehatan, dan para lansia yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan ini senantiasa membawa manfaat bagi kesehatan bersama.
Kegiatan rutin setiap bulan. Menimbang mengukur dan mendata anak2 dan ibu hamil (jika ada). Tetap semangat dan kompak untuk pos dahlia 4 kaliombo pecangaan jepara💪🏻🫶🏻
Pada tanggal 13 Juli 2026, kegiatan Posyandu Kasih Ibu 1 dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Tegalsambi dengan lancar dan penuh antusiasme dari masyarakat. Kegiatan ini meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, imunisasi, serta pemberian vitamin dan penyuluhan kesehatan bagi ibu dan anak. Kehadiran para kader posyandu yang sigap serta partisipasi aktif ibu-ibu balita menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan melalui Posyandu Kasih Ibu 1, kesehatan balita dapat terus terpantau dengan baik serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Pada hari Senin, 13 Juli 2026, Pos PAUD Nusa Jaya Indah melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) yang diawali dengan perkenalan guru PAUD kepada wali murid dan peserta didik baru. Kegiatan ini juga diisi dengan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) serta balon sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi anak-anak dalam menyambut hari pertama mereka di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah sejak hari pertama. Tujuan kegiatan ini adalah membangun kedekatan antara guru, orang tua, dan peserta didik, sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah tumbuhnya rasa nyaman, aman, dan percaya diri pada peserta didik baru dalam mengikuti proses pembelajaran di PAUD. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat komunikasi dan kemitraan antara satuan pendidikan dengan orang tua sebagai mitra utama dalam mendampingi proses belajar anak. Sebagai tindak lanjut, Pos PAUD Nusa Jaya Indah akan terus melaksanakan pembelajaran yang ramah anak, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik, serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung perkembangan anak secara optimal. Kegiatan-kegiatan positif yang mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan hidup sehat juga akan terus dikembangkan. Semoga kegiatan MPLS ini menjadi awal yang menyenangkan bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, menumbuhkan semangat belajar, serta membentuk generasi yang sehat, ceria, percaya diri, dan berkarakter.
Bertempat di Pendopo Balaidesa Lebuawu Pemerintah Desa menyelenggarakan Rembuk Stunting Desa pada hari Senin, 13 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini menjadi forum musyawarah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk menyepakati langkah-langkah strategis dalam penanganan stunting secara terpadu dan berkelanjutan. Rembuk Stunting dihadiri oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK Desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting. Dalam kegiatan ini dibahas kondisi stunting di desa, evaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan desa. Berbagai usulan disampaikan, antara lain peningkatan kualitas pelayanan Posyandu, pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, edukasi pola asuh yang baik, perbaikan sanitasi dan akses air bersih, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Melalui rembuk ini juga disepakati pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam melakukan pendampingan terhadap keluarga yang berisiko stunting. Upaya pencegahan diharapkan dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun sebagai periode emas pertumbuhan anak. Hasil kesepakatan Rembuk Stunting akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan penganggaran desa sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan terselenggaranya Rembuk Stunting Desa pada 13 Juli 2026 ini, diharapkan terbangun komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan desa yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting demi menciptakan generasi penerus yang berkualitas.