Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1826 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Pemberian MBG  bagi anak balita di desa suwot 2026
Desa Pancur, Kec. Mayong

Pemberian MBG bagi anak balita di desa suwot 2026

#posyandu

Pembagian makanan bergizi gratis untuk balita dilaksanakan di posyandu desa pancur oleh kader PKK, kader posyandu. Menu MBG berisi nasi, lauk pauk, sayur, dan susu sesuai standar gizi untuk mendukung tumbuh kembang balita. Kegiatan ini bertujuan mencegah stunting, meningkatkan kesehatan balita, dan membantu orang tua dalam pemenuhan gizi anak.

Posyandu khasanah 5
Desa Pekalongan, Kec. Batealit

Posyandu khasanah 5

#posyandu

Posyandu khasanah 5 d laksanakan pada hari rabu tgl 12 agustus 2026 d rumah bu sofiatun wakhidah rt 4/1 pendaftaran mulai pukul 8.30 sampai pukul 11. Peserta posyandu terdiri dari rt 4/1 rt 1/4 rt 2/4 yaitu balita lansia bumil remaja . Kegiatan posyandu cek kesehatan gratis imunisasi pemberian kapsul vitamin A pemberian PMT .

Pelayanan Posyandu Bakti Utama 7 Desa Bulungan Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Masyarakat
Desa Bulungan, Kec. Pakis Aji

Pelayanan Posyandu Bakti Utama 7 Desa Bulungan Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Masyarakat

#posyandu

Pada tanggal 11 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelayanan Posyandu Bakti Utama 7 Desa Bulungan dengan melibatkan 6 orang kader perempuan dan tidak terdapat kader laki-laki. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bentuk upaya memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Pelayanan Posyandu mencakup berbagai kelompok sasaran, yaitu ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia produktif, peserta Keluarga Berencana (KB), serta lansia. Pada kelompok ibu hamil, sebanyak 23 orang mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak terdapat ibu hamil yang dirujuk ke Puskesmas. Untuk kelompok bayi dan balita, sebanyak 80 anak mendapatkan pelayanan, dengan 1 anak dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, sebanyak 21 anak mendapatkan pelayanan imunisasi sesuai kebutuhan dan jadwal yang telah ditentukan. Pada kelompok remaja, tercatat 2 orang mendapatkan pelayanan kesehatan. Sementara itu, kelompok usia produktif yang mendapatkan pelayanan sebanyak 80 orang, dengan 6 orang dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan. Pelayanan Keluarga Berencana (KB) juga terlaksana dengan baik dengan jumlah penerima layanan sebanyak 280 orang. Sementara itu, pelayanan kesehatan bagi kelompok lansia diikuti oleh 11 orang, dengan 3 orang lansia dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Selain pelayanan rutin Posyandu, kader Renik Asmorotun melaksanakan kunjungan kepada balita yang tidak hadir di Posyandu. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk pemantauan kesehatan dan kepedulian terhadap balita yang tidak dapat mengikuti pelayanan Posyandu. Kader juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, serta kehadiran balita secara rutin di Posyandu. Kegiatan Posyandu Bakti Utama 7 Desa Bulungan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan dukungan aktif para kader dan partisipasi masyarakat, diharapkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan dapat terus ditingkatkan dan setiap sasaran memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya.

Membersamai pelaksanaan Posyandu balita di pos melati 5
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Membersamai pelaksanaan Posyandu balita di pos melati 5

#posyandu

Kegiatan Posyandu Balita di posyandu Pos Melati 5 Pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026, dilaksanakan kegiatan Posyandu balita di Pos Melati 5. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Kecapi. Kegiatan Posyandu diikuti oleh balita dan orang tua atau pendamping masing-masing. Pengurus TP PKK Desa turut membersamai pelaksanaan kegiatan tersebut. Kader Posyandu juga hadir untuk membantu kelancaran pelayanan. Bidan desa turut memberikan pendampingan dalam kegiatan Posyandu. Kegiatan dimulai dengan persiapan tempat dan perlengkapan Posyandu. Kader menata ruangan agar kegiatan dapat berlangsung dengan tertib. Meja pelayanan disiapkan sesuai dengan kebutuhan kegiatan. Peralatan untuk penimbangan berat badan dipersiapkan terlebih dahulu. Alat pengukuran lingkar kepala juga disiapkan oleh kader. Kader memastikan seluruh peralatan dapat digunakan dengan baik. Orang tua mulai datang membawa balita ke lokasi Pos Melati 5. Kedatangan peserta disambut dengan ramah oleh para kader. Kader memberikan arahan kepada orang tua mengenai alur pelayanan. Peserta diarahkan untuk mengikuti tahapan kegiatan secara tertib. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Para orang tua terlihat antusias mengikuti kegiatan Posyandu. Balita juga mendapatkan perhatian dari kader selama kegiatan berlangsung. Agenda utama kegiatan adalah penimbangan berat badan balita. Penimbangan dilakukan untuk mengetahui perkembangan berat badan anak. Setiap balita ditimbang secara bergantian. Kader mencatat hasil penimbangan dengan teliti. Hasil penimbangan kemudian menjadi bagian dari pencatatan perkembangan balita. Data tersebut penting untuk mengetahui pertumbuhan anak dari waktu ke waktu. Selain penimbangan berat badan, dilakukan pula pengukuran lingkar kepala. Pengukuran lingkar kepala dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang sesuai. Kader melakukan pengukuran dengan hati-hati agar hasilnya akurat. Setiap hasil pengukuran dicatat pada administrasi Posyandu. Pengukuran lingkar kepala menjadi salah satu indikator dalam memantau pertumbuhan balita. Kader memberikan perhatian khusus kepada balita selama proses pengukuran. Hal tersebut dilakukan agar anak merasa nyaman dan tidak takut. Orang tua juga diberikan kesempatan untuk mendampingi anak selama pemeriksaan. Pendampingan orang tua membuat balita lebih tenang selama pelayanan. Kegiatan berjalan secara bergantian sesuai dengan urutan peserta. Kader bekerja sama dalam melayani setiap balita yang hadir. Pengurus TP PKK Desa turut memberikan dukungan terhadap kegiatan Posyandu. Kehadiran pengurus diharapkan dapat meningkatkan semangat para kader. Pengurus juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pelayanan Posyandu. Koordinasi antara pengurus, kader, dan bidan desa berlangsung dengan baik. Setiap pihak menjalankan tugas sesuai dengan perannya masing-masing. Kegiatan dilakukan dengan mengutamakan ketertiban dan kenyamanan peserta. Pelayanan diberikan secara ramah kepada seluruh masyarakat. Tidak ada perbedaan dalam pemberian pelayanan kepada peserta. Semua balita mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan. Orang tua diberikan penjelasan mengenai pentingnya memantau pertumbuhan anak. Pemantauan pertumbuhan perlu dilakukan secara rutin sejak usia dini. Berat badan merupakan salah satu data penting dalam melihat perkembangan balita. Lingkar kepala juga perlu dipantau secara berkala. Hasil pengukuran dapat menjadi bahan pemantauan kondisi pertumbuhan anak. Apabila ditemukan hasil yang perlu diperhatikan, orang tua dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kader membantu menyampaikan informasi kepada orang tua sesuai dengan arahan bidan desa. Selain pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga menjadi sarana komunikasi antara kader dan masyarakat. Orang tua dapat menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai pertumbuhan anak. Kader berusaha memberikan informasi sesuai dengan pengetahuan dan arahan tenaga kesehatan. Bidan desa memberikan penjelasan apabila terdapat hal yang perlu dikonsultasikan. Komunikasi yang baik membantu meningkatkan pemahaman orang tua. Orang tua menjadi lebih sadar terhadap pentingnya pemantauan pertumbuhan balita. Kesadaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap kesehatan anak. Kegiatan Posyandu juga mempererat hubungan antara kader dengan masyarakat. Hubungan yang baik dapat mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Para kader menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan balita di wilayahnya. Mereka melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kerja sama antar kader terlihat selama proses pelayanan berlangsung. Setiap kader saling membantu ketika melayani peserta. Pengurus TP PKK juga memberikan motivasi kepada kader agar terus aktif. Kader diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik dari waktu ke waktu. Kegiatan penimbangan berlangsung dengan tertib. Balita dipanggil secara bergantian untuk melakukan penimbangan. Setelah ditimbang, hasilnya dicatat oleh kader. Selanjutnya balita mengikuti pengukuran lingkar kepala. Hasil pengukuran kembali dicatat dengan teliti. Data yang terkumpul menjadi bahan administrasi Posyandu. Pencatatan yang baik sangat penting untuk mendukung pemantauan perkembangan anak. Kader berusaha menjaga ketelitian dalam setiap pencatatan. Hal tersebut dilakukan agar data yang diperoleh dapat digunakan dengan baik. Orang tua juga diingatkan untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu. Kehadiran secara rutin membantu pemantauan pertumbuhan anak secara berkelanjutan. Posyandu menjadi salah satu tempat yang mudah dijangkau masyarakat. Pelayanan di Pos Melati 5 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa. Selama kegiatan berlangsung, suasana Pos Melati 5 terlihat aktif. Para kader bekerja dengan penuh semangat. Orang tua mendampingi anak-anak mereka dengan sabar. Balita mengikuti kegiatan dengan berbagai karakter dan tingkah laku. Ada balita yang tenang ketika ditimbang. Ada pula balita yang membutuhkan pendampingan lebih dari orang tuanya. Kader memberikan pelayanan dengan sabar kepada setiap anak. Pendekatan yang ramah membuat kegiatan berjalan lebih nyaman. Kegiatan juga berlangsung dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan. Kebersamaan antara pengurus, kader, bidan, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam pelayanan Posyandu. Semua pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu mendukung kesehatan dan tumbuh kembang balita. Pelaksanaan Posyandu tidak hanya berfokus pada kegiatan penimbangan. Posyandu juga menjadi sarana edukasi dan komunikasi kesehatan masyarakat. Orang tua mendapatkan pengalaman untuk lebih memperhatikan perkembangan anak. Kader mendapatkan pengalaman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setelah seluruh balita mendapatkan pelayanan, kader melakukan pengecekan kembali terhadap pencatatan. Data hasil penimbangan dan pengukuran lingkar kepala diperiksa agar tidak terjadi kesalahan. Perlengkapan kegiatan kemudian dirapikan kembali. Tempat kegiatan dibersihkan setelah pelayanan selesai. Kader melakukan evaluasi sederhana terhadap pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hal-hal yang sudah berjalan dengan baik. Evaluasi juga digunakan untuk mengetahui hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Pengurus TP PKK memberikan apresiasi kepada para kader atas kerja keras mereka. Kader diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Bidan desa juga memberikan arahan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan balita. Semua pihak berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Posyandu. Kegiatan di Pos Melati 5 diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. Pelaksanaan Posyandu pada Selasa, 11 Agustus 2026 berjalan dengan lancar. Agenda penimbangan berat badan dapat terlaksana dengan baik. Pengukuran lingkar kepala balita juga dapat dilaksanakan secara tertib. Data pertumbuhan balita berhasil dihimpun melalui kegiatan tersebut. Kehadiran orang tua menunjukkan adanya kepedulian terhadap kesehatan anak. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan Posyandu. Dukungan TP PKK Desa juga memberikan semangat bagi para kader. Kerja sama dengan bidan desa semakin memperkuat pelaksanaan pelayanan. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi balita dan keluarga. Pemantauan pertumbuhan secara rutin diharapkan dapat membantu mengetahui perkembangan anak. Orang tua diharapkan terus aktif membawa balita ke Posyandu. Kader diharapkan tetap semangat dalam memberikan pelayanan. TP PKK Desa akan terus mendukung kegiatan kesehatan masyarakat. Posyandu diharapkan menjadi tempat pelayanan yang nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian bersama terhadap generasi penerus. Dengan adanya kegiatan Posyandu, kesehatan balita dapat terus dipantau. Kebersamaan antara masyarakat dan kader menjadi modal penting dalam meningkatkan pelayanan. Semoga kegiatan Posyandu di Pos Melati 5 terus berjalan secara rutin. Semoga seluruh balita di Desa Kecapi tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat Desa Kecapi.

Posyandu Flamboyan 6
Desa Pulodarat, Kec. Pecangaan

Posyandu Flamboyan 6

#posyandu

Pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Semua Siklus Hidup yang bertempat di rumah Bapak Agus supriyanto rt 14. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sejak usia bayi hingga lanjut usia. Kegiatan Posyandu dimulai pada pagi hari dan diikuti oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia. Pelayanan diberikan secara menyeluruh, meliputi bayi, balita, ibu hamil, remaja, dewasa, hingga lansia. Untuk bayi dan balita, kegiatan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran panjang/tinggi badan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian vitamin A sesuai sasaran. Selain itu, orang tua mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang, ASI, MP-ASI, kebersihan diri dan lingkungan, serta pencegahan stunting. Untuk ibu hamil, dilakukan pemantauan kondisi kesehatan dan kehamilan, pengukuran berat badan dan tekanan darah, serta penyampaian edukasi mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan, pentingnya konsumsi tablet tambah darah, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan persiapan persalinan yang aman. Bagi remaja, pelayanan diarahkan pada pemeriksaan kesehatan, pemantauan status gizi, edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, serta pentingnya menjaga pola makan dan aktivitas fisik. Sementara itu, kelompok dewasa dan lansia mendapatkan pelayanan berupa pemeriksaan tekanan darah, pemantauan berat badan dan kondisi kesehatan, serta edukasi mengenai pola hidup sehat, pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan pencegahan penyakit tidak menular. Kegiatan Posyandu juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkonsultasi mengenai berbagai permasalahan kesehatan kepada kader maupun tenaga kesehatan. Dengan adanya pelayanan Posyandu yang mencakup seluruh siklus kehidupan, diharapkan masyarakat dapat melakukan deteksi dini terhadap masalah kesehatan dan memperoleh penanganan serta tindak lanjut yang tepat. Pelaksanaan Posyandu di pos 6 ( wilayah rt 13 dan 14 ) pada 11 Agustus 2026 berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat partisipasi yang baik dari masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat dan tercipta masyarakat yang sehat, aktif, mandiri, dan peduli terhadap kesehatan keluarga serta lingkungan.