Mengenalkan huruf Hijaiyah kepada anak paud
1 mengenalkan huruf Hijaiyah agar anak . 2 agar anak bisa memahami hutup arab. 3 sga4 bisa bisa menghafal doa doa.
1 mengenalkan huruf Hijaiyah agar anak . 2 agar anak bisa memahami hutup arab. 3 sga4 bisa bisa menghafal doa doa.
LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN SISWA MI MAFA DEMANGAN KE PERPUSDES NGUDI ILMU DESA DEMANGAN A. Pendahuluan Dalam rangka meningkatkan minat baca dan budaya literasi siswa, MI Mafa Demangan melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Desa (Perpusdes) Ngudi Ilmu Desa Demangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kepada siswa berbagai sumber bacaan dan fasilitas perpustakaan yang dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan. Kunjungan ke perpustakaan merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran di luar kelas yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin tertarik untuk membaca, mencari informasi, serta memanfaatkan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. B. Nama Kegiatan Kunjungan Siswa MI Mafa Demangan ke Perpustakaan Desa (Perpusdes) Ngudi Ilmu Desa Demangan C. Dasar Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pengembangan budaya literasi dan pembelajaran siswa MI Mafa Demangan, khususnya dalam upaya meningkatkan minat baca serta membiasakan siswa memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar. D. Tujuan Kegiatan Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk: Meningkatkan minat dan budaya membaca siswa. Mengenalkan siswa pada Perpusdes Ngudi Ilmu sebagai salah satu sumber belajar di lingkungan desa. Memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah. Mengenalkan berbagai jenis buku dan bahan bacaan kepada siswa. Mendorong siswa untuk memanfaatkan perpustakaan secara aktif dan positif. Menumbuhkan rasa ingin tahu dan kebiasaan mencari informasi melalui kegiatan membaca. E. Waktu dan Tempat Hari/Tanggal:Rabu 16 September 2016 Waktu: 9:30 Tempat: Perpustakaan Desa (Perpusdes) Ngudi Ilmu, Desa Demangan F. Peserta Kegiatan Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi MI Mafa Demangan dengan didampingi oleh guru/pendamping dari madrasah. G. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan kunjungan dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan, antara lain: Siswa dan guru melakukan persiapan dan berangkat menuju Perpusdes Ngudi Ilmu Desa Demangan. Setibanya di lokasi, siswa mendapatkan sambutan dan pengarahan dari pengelola perpustakaan. Siswa diperkenalkan dengan fasilitas, koleksi buku, serta tata tertib yang berlaku di perpustakaan. Siswa diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca buku sesuai dengan minat masing-masing. Siswa mengikuti kegiatan literasi dan pembelajaran yang telah disiapkan. Guru dan pengelola perpustakaan memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri membaca dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan persiapan kembali ke madrasah. H. Hasil dan Manfaat Kegiatan Kegiatan kunjungan ke Perpusdes Ngudi Ilmu memberikan pengalaman yang positif bagi siswa. Siswa dapat mengenal perpustakaan secara lebih dekat, mengetahui berbagai jenis koleksi buku, serta memperoleh kesempatan untuk membaca secara langsung di lingkungan perpustakaan. Selain menambah wawasan dan pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada siswa untuk meningkatkan kebiasaan membaca. Siswa terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan dan memilih bahan bacaan yang menarik bagi mereka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara MI Mafa Demangan dengan Perpusdes Ngudi Ilmu Desa Demangan serta dapat terwujud kegiatan literasi yang berkelanjutan. I. Dokumentasi Dokumentasi kegiatan berupa foto-foto kunjungan, kegiatan membaca, penyampaian materi/pengenalan perpustakaan, serta foto bersama siswa, guru, dan pengelola Perpusdes Ngudi Ilmu dilampirkan dalam laporan ini. J. Penutup Demikian laporan kegiatan kunjungan siswa MI Mafa Demangan ke Perpusdes Ngudi Ilmu Desa Demangan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi kegiatan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi siswa serta dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan budaya literasi dan minat baca di lingkungan madrasah. Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola Perpusdes Ngudi Ilmu Desa Demangan serta semua pihak yang telah mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga kerja sama dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya.
Kegiatan Bunda Literasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan dengan berbagai jenis buku dan bahan bacaan yang sesuai dengan usia mereka. Bunda Literasi berperan dalam mengajak dan mendampingi anak untuk gemar membaca, bercerita, mengenal gambar, serta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru melalui buku. Kegiatan dapat dilakukan dengan membaca bersama, mendongeng, mengenalkan buku cerita, maupun kegiatan kreatif yang berkaitan dengan literasi. Dengan adanya kegiatan Bunda Literasi, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca sejak dini, sehingga anak-anak menjadi lebih aktif, kreatif, memiliki wawasan luas, dan memiliki kecintaan terhadap buku serta kegiatan membaca.
Suasana penuh keceriaan dan antusiasme tampak jelas di PAUD Nusa Indah, Desa Singorojo, Kecamatan Mayong, saat menggelar kegiatan bertajuk "Harmoni Nada dan Cerita". Melalui pentas seni dan dongeng interaktif ini, anak-anak diajak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melatih rasa percaya diri di hadapan guru dan orang tua. Acara yang memadukan alunan musik riang dan kisah edukatif tersebut sukses menciptakan momen berkesan yang tak terlupakan bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini menjadi wadah yang inspiratif untuk menstimulasi tumbuh kembang anak secara optimal melalui pendekatan seni dan literasi sejak usia dini.
Rembuk Stunting Desa Sinanggul merupakan forum musyawarah strategis tingkat desa untuk mengonsolidasikan program percepatan penurunan dan pencegahan stunting. Kegiatan ini menjadi wadah penyusunan komitmen bersama serta penetapan prioritas usulan kegiatan pencegahan stunting yang akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) maupun sumber dana daerah lainnya.Pelaksanaan KegiatanParameterKeteranganHari, TanggalRabu, 16 September 2026Waktu14.00 WIB s/d Selesai. Tempat :Balai Desa Sinanggul Peserta :Kepala Desa & Perangkat, BPD, KPM (Kader Pembangunan Manusia), Kader Posyandu, Bidan Desa, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Tokoh Masyarakat, serta Perwakilan Kecamatan/Puskesmas. Tujuan KegiatanAnalisis Data: Memaparkan data konvergensi dan kondisi riwayat stunting serta risiko stunting terkini di wilayah Desa Sinanggul.Penetapan Usulan Prioritas: Menyepakati program intervensi gizi spesifik dan sensitif (seperti PMT balita/ibu hamil, pengadaan alat sanitasi, peningkatan kapasitas posyandu, dan edukasi parenting).Komitmen Bersama: Menggalang komitmen seluruh unsur lini lapangan untuk mengawal penanganan stunting secara terpadu. Susunan AcaraPembukaan & Menyanyikan Lagu Indonesia RayaSambutan-Sambutan: Kepala Desa Sinanggul dan Camat/Perwakilan BPD.Pemaparan Materi & Data:Laporan kondisi balita dan ibu hamil risiko stunting oleh Bidan Desa & KPM.Laporan cakupan layanan dan rencana usulan kegiatan. Diskusi & Musyawarah (Rembuk): Pembahasan usulan kegiatan serta pengalokasian anggaran desa.Penandatanganan Berita Acara Komitmen: Kesepakatan hasil Rembuk Stunting.Doa & Penutup.
TELUKAWUR, TAHUNAN – Pembelajaran anak usia dini tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui pengalaman sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada Rabu, 16 September 2026, TP. PKK Desa Telukawur bersinergi dengan TK Pertiwi Abadi dalam kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) bertema “Jual Beli Makanan Kesukaanku”. Kegiatan tersebut dikemas secara menyenangkan dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal aktivitas jual beli melalui simulasi sederhana. Anak-anak diperkenalkan pada berbagai makanan yang mereka sukai sekaligus diajak memahami proses interaksi antara penjual dan pembeli. Melalui kegiatan bermain peran, anak-anak dapat belajar memilih makanan, melakukan transaksi sederhana, berkomunikasi, serta mengenal konsep dasar bahwa suatu barang memiliki nilai dan dapat diperoleh melalui proses jual beli. Pembelajaran seperti ini membuat materi lebih mudah dipahami karena anak memperoleh pengalaman secara langsung. Belajar Sambil Bermain, Mengasah Kemandirian Anak Kegiatan “Makanan Kesukaanku” menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang menggabungkan unsur bermain dan belajar. Anak-anak diberikan ruang untuk berinteraksi, berkomunikasi, serta mengekspresikan pilihan mereka dalam suasana yang menyenangkan. Selain mengenalkan konsep jual beli, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk melatih keberanian anak dalam berkomunikasi. Anak belajar menyampaikan keinginan, bertanya, memilih, dan melakukan interaksi dengan teman maupun pendamping. Pengalaman sederhana tersebut menjadi bagian dari proses membangun kemandirian dan keterampilan sosial anak sejak dini. Nilai-nilai seperti antre, berbagi, tertib, menghargai orang lain, dan bertanggung jawab juga dapat diperkenalkan melalui aktivitas sehari-hari. Sinergi PKK dan Pendidikan Anak Usia Dini Keterlibatan TP. PKK Desa Telukawur dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan lingkungan yang mampu memberikan pengalaman positif bagi tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan bersama TK Pertiwi Abadi, TP. PKK turut mendorong hadirnya pembelajaran yang kreatif, aplikatif, dan dekat dengan kehidupan anak. Tema yang sederhana seperti makanan kesukaan dapat dikembangkan menjadi media untuk mengenalkan berbagai keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa potensi lingkungan sekitar dapat menjadi sumber belajar yang menarik. Anak-anak dapat belajar mengenal aktivitas ekonomi sederhana sekaligus membangun keberanian dan kemampuan bersosialisasi. Membangun Pengalaman Positif Sejak Dini Pembelajaran melalui pengalaman nyata diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi anak-anak. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba, berinteraksi, dan belajar dari lingkungan sekitarnya. TP. PKK Desa Telukawur akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada pemberdayaan keluarga dan pendidikan anak usia dini. Sinergi dengan lembaga pendidikan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan ramah anak. Dari makanan kesukaan, anak belajar memilih. Dari bermain jual beli, anak belajar berkomunikasi. Dari pengalaman sederhana, tumbuh kemandirian dan keterampilan untuk masa depan.