Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 841 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Ketua TP. PKK Berkunjung ke perpustakaan Kecamatan Tahunan
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Ketua TP. PKK Berkunjung ke perpustakaan Kecamatan Tahunan

#Bunda Literasi

LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN BUNDA LITERASI DESA DEMANGAN KE PERPUSTAKAAN KECAMATAN TAHUNAN A. Pendahuluan Dalam rangka meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat, Bunda Literasi Desa Demangan melaksanakan kunjungan ke Perpustakaan Kecamatan Tahunan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan terhadap upaya peningkatan budaya membaca serta pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana belajar dan menambah wawasan masyarakat. B. Waktu dan Tempat Tanggal: 17 September 2026 Waktu: 10:WIB Tempat: Perpustakaan Kecamatan Tahunan C. Peserta Kegiatan kunjungan diikuti oleh Bunda Literasi Desa Demangan bersama [perangkat desa/kader/anggota TP PKK atau peserta lainnya, jika ada]. D. Tujuan Kegiatan Kunjungan ini bertujuan untuk: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya membaca. Mengenal lebih dekat fasilitas dan layanan yang tersedia di Perpustakaan Kecamatan Tahunan. Mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai tempat belajar dan memperoleh informasi. Menjalin silaturahmi dan kerja sama dalam pengembangan kegiatan literasi di Desa Demangan. Mendorong terciptanya masyarakat yang gemar membaca dan memiliki wawasan yang lebih luas. E. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan kunjungan berlangsung dengan suasana yang baik dan penuh antusiasme. Bunda Literasi Desa Demangan berkesempatan melihat berbagai koleksi buku serta fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Kecamatan Tahunan. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan diskusi mengenai pentingnya pengembangan budaya literasi di masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan dan sarana edukasi. F. Hasil Kegiatan Dari kegiatan kunjungan tersebut, diperoleh beberapa hasil, antara lain: Terjalinnya silaturahmi antara Bunda Literasi Desa Demangan dengan pengelola Perpustakaan Kecamatan Tahunan. Bertambahnya wawasan mengenai layanan dan fasilitas perpustakaan. Meningkatnya motivasi untuk mengembangkan kegiatan literasi di Desa Demangan. Adanya dorongan untuk mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih gemar membaca dan memanfaatkan perpustakaan. Terbukanya peluang untuk menjalin kerja sama dalam kegiatan literasi di masa mendatang. G. Penutup Kunjungan Bunda Literasi Desa Demangan ke Perpustakaan Kecamatan Tahunan diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi langkah positif dalam meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya membaca dan menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk belajar, mendapatkan informasi, serta mengembangkan pengetahuan. Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai dokumentasi dan bahan evaluasi. Semoga kegiatan literasi dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan.

Bunda Literasi Desa Senenan Mengunjungi Pojok Baca Kecamatan Tahunan
Desa Senenan, Kec. Tahunan

Bunda Literasi Desa Senenan Mengunjungi Pojok Baca Kecamatan Tahunan

#Bunda Literasi

Bunda Literasi Desa Senenan melaksanakan kunjungan ke Pojok Baca Kecamatan Tahunan sebagai salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan budaya literasi dan minat baca di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta membangun koordinasi antara Bunda Literasi Desa dengan pengelola Pojok Baca Kecamatan Tahunan. Dalam kegiatan tersebut, Bunda Literasi Desa Senenan berkesempatan melihat secara langsung fasilitas dan koleksi buku yang tersedia di Pojok Baca Kecamatan Tahunan. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai kegiatan yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar lebih gemar membaca serta memanfaatkan pojok baca sebagai tempat belajar dan menambah wawasan. Kegiatan kunjungan berlangsung dengan suasana yang baik dan penuh semangat. Bunda Literasi Desa Senenan menyampaikan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak dini serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi di keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin baik dalam mendukung program literasi, serta dapat menjadi inspirasi bagi Desa Senenan untuk mengembangkan kegiatan literasi yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara Bunda Literasi, pemerintah desa, TP. PKK, dan masyarakat, diharapkan budaya membaca dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan pengetahuan serta kualitas sumber daya manusia di Desa Senenan.

Kegiatan Bunda Literasi
Desa Sukodono, Kec. Tahunan

Kegiatan Bunda Literasi

#Bunda Literasi

Kunjungan Bunda Literasi. Kunjungan dilakukan untuk meningkatkan minat baca. Kunjungan dilakukan ke Perpustakaan Kecamatan Tahunan.

Kegiatan bunda PAUD
Desa Pulodarat, Kec. Pecangaan

Kegiatan bunda PAUD

#Bunda Literasi

Kegiatan Bunda Literasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan dengan berbagai jenis buku dan bahan bacaan yang sesuai dengan usia mereka. Bunda Literasi berperan dalam mengajak dan mendampingi anak untuk gemar membaca, bercerita, mengenal gambar, serta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru melalui buku. Kegiatan dapat dilakukan dengan membaca bersama, mendongeng, mengenalkan buku cerita, maupun kegiatan kreatif yang berkaitan dengan literasi. Dengan adanya kegiatan Bunda Literasi, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca sejak dini, sehingga anak-anak menjadi lebih aktif, kreatif, memiliki wawasan luas, dan memiliki kecintaan terhadap buku serta kegiatan membaca.

Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, bersama Camat Pakis Aji dengan Tim BDK Semarang
Kecamatan Pakis Aji

Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, bersama Camat Pakis Aji dengan Tim BDK Semarang

#Bunda Literasi

Pada hari Kamis, 17 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pertemuan antara Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, bersama Camat Pakis Aji dengan Tim BDK Semarang. Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas rencana Corporate Social Responsibility (CSR) berupa hibah buku untuk mendukung pengembangan literasi di Kecamatan Pakis Aji. Kegiatan berlangsung pada pukul 14.58 WIB dan bertempat di wilayah Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Pakis Aji, Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, dan pihak BDK Semarang dalam mendukung peningkatan budaya membaca masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, menyampaikan pentingnya ketersediaan bahan bacaan yang memadai bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda. Ketersediaan buku yang beragam diharapkan dapat meningkatkan minat baca serta memberikan akses pengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pakis Aji. Camat Pakis Aji turut menyampaikan dukungan terhadap rencana hibah buku melalui program CSR tersebut. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan untuk mendorong berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui penguatan budaya literasi di lingkungan masyarakat. Pembahasan bersama Tim BDK Semarang berfokus pada rencana pemberian hibah buku yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pojok baca literasi di Kecamatan Pakis Aji. Pojok baca diharapkan menjadi ruang yang mudah diakses oleh masyarakat untuk membaca, belajar, memperoleh informasi, serta mengembangkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi. Program hibah buku melalui CSR ini diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendukung gerakan literasi masyarakat. Buku-buku yang diterima nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembaca, mulai dari bacaan anak-anak, remaja, hingga bahan bacaan yang bersifat edukatif dan umum. Dalam pertemuan tersebut juga dibangun komunikasi mengenai pentingnya pengelolaan buku hibah secara baik dan berkelanjutan. Koleksi buku yang nantinya tersedia di pojok baca diharapkan dapat dirawat, ditata, dan dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Pakis Aji. Kehadiran Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji dalam kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif dalam menggerakkan dan mengembangkan budaya literasi di tingkat kecamatan. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga yang memiliki program CSR, menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas dukungan terhadap kegiatan literasi. Pertemuan dengan Tim BDK Semarang berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh semangat untuk bersama-sama mendukung kemajuan literasi. Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui proses hibah buku serta pengembangan pojok baca literasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Pakis Aji. diharapkan rencana CSR hibah buku dari BDK Semarang dapat terealisasi dan menjadi salah satu pendukung dalam penguatan gerakan literasi di Kecamatan Pakis Aji. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, Bunda Literasi, dan pihak terkait dalam menciptakan lingkungan yang gemar membaca, belajar, dan berkembang melalui akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas.

Menari dalam Semangat Obor, Melestarikan Tradisi Tegalsambi
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Menari dalam Semangat Obor, Melestarikan Tradisi Tegalsambi

#Bunda Literasi

Kegiatan pelatihan Tari Perang Obor dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan dan melestarikan seni budaya yang terinspirasi dari tradisi Perang Obor Desa Tegalsambi. Para peserta mengikuti latihan dengan penuh semangat, mempelajari berbagai gerakan tari yang menggambarkan keberanian, kebersamaan, serta semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur. Setiap gerakan menjadi media untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Perang Obor. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal seni budaya daerah sekaligus turut menjaga keberlangsungan tradisi agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi mendatang.