Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 781 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Kerajinan Batik Pekalongan
Desa Bungu, Kec. Mayong

Kerajinan Batik Pekalongan

#Dekranasda

Kerajinan Batik Pekalonagan ikut meramaikan Stand Pemkab Pekalongan. Batik Pekalongan dalah kain batik khas dari kota Pekalongan yg terkenal sebagai kota pesisir dengan ragam warna cerah dan kaya akulturasi budaya. Motif Natural banyak menggunakan bentuk flora dan fauna dengan isian garis serta titik yang detail.

Promosi Budaya Lokal
Desa Bungu, Kec. Mayong

Promosi Budaya Lokal

#Dekranasda

Deskranasda sering berpartisipasi dan bersinergi dalam acar Literasi. tujuannya untuk menggabungkan promosi budaya lokal dengan edukasi masyarakat. hari ini adalah hari ke 2 kami TP.PKK Desa Bungu menghadiri acara tersebut.

Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo Kunjungi Last3 Karanggondang, Dukung Pengembangan Produk Olahan Lokal
Kecamatan Mlonggo

Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo Kunjungi Last3 Karanggondang, Dukung Pengembangan Produk Olahan Lokal

#Dekranasda

Ketua Dekranasda Kecamatan Mlonggo, Ibu Ernawati Sofuan, berkunjung ke tempat produksi Last3 yang berada di Desa Karanggondang. Dalam kunjungan tersebut, Ibu Ernawati berkesempatan melihat secara langsung proses produksi, khususnya proses pengeringan produk selai pisang yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan produk olahan berkualitas. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda Kecamatan Mlonggo untuk mengenal lebih dekat potensi dan aktivitas pelaku usaha lokal, sekaligus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan produk UMKM di wilayah Kecamatan Mlonggo. Melalui kunjungan dan komunikasi langsung dengan pelaku usaha, diharapkan dapat terjalin sinergi yang semakin baik dalam mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan daya saing produk lokal sehingga semakin dikenal dan mampu berkembang lebih luas. Dari potensi desa, lahir produk berkualitas. Bersama UMKM, Mlonggo semakin kreatif, produktif, dan mantap

“Dari Peternakan Menuju Kemandirian, PKK Telukawur Dukung Ketahanan Pangan BUMDesa
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

“Dari Peternakan Menuju Kemandirian, PKK Telukawur Dukung Ketahanan Pangan BUMDesa

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi produktif desa terus dilakukan di Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pada Sabtu, 12 September 2026, TP. PKK Desa Telukawur turut mendukung kegiatan ketahanan pangan yang dikembangkan oleh BUMDesa Teluk Makmur melalui unit usaha peternakan Kambing Boer. Pengembangan peternakan Kambing Boer menjadi salah satu langkah strategis dalam memanfaatkan potensi usaha peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan desa. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek budidaya ternak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun usaha produktif yang dikelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa. Sinergi PKK dan BUMDesa Perkuat Ketahanan Pangan Keterlibatan TP. PKK Desa Telukawur dalam mendukung kegiatan BUMDesa Teluk Makmur menunjukkan pentingnya kolaborasi antarunsur desa dalam membangun ketahanan pangan. PKK memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan keluarga dan masyarakat, termasuk dalam menumbuhkan kepedulian terhadap pemanfaatan potensi pangan serta kegiatan ekonomi produktif di lingkungan desa. Sementara itu, BUMDesa Teluk Makmur menjadi salah satu instrumen desa dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui pengelolaan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Peternakan Kambing Boer diharapkan dapat menjadi salah satu usaha produktif yang terus dikembangkan melalui tata kelola, pemeliharaan, dan perencanaan usaha yang baik. Peternakan sebagai Investasi Ketahanan Pangan Desa Pengembangan peternakan memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan pangan karena dapat mendukung ketersediaan sumber pangan hewani sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi. Oleh karena itu, keberlanjutan usaha peternakan membutuhkan perhatian terhadap kesehatan ternak, kualitas pakan, kebersihan kandang, pemeliharaan rutin, serta manajemen usaha yang tertata. TP. PKK Desa Telukawur mendukung tumbuhnya kesadaran bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan bahan pangan, tetapi juga bagaimana potensi lokal dapat dikelola menjadi sumber daya produktif yang memberikan manfaat dalam jangka panjang. Mendorong Pemberdayaan dan Kemandirian Ekonomi Sinergi TP. PKK dan BUMDesa Teluk Makmur diharapkan dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang saling mendukung. Ketahanan pangan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi desa apabila dikelola dengan prinsip produktivitas, keberlanjutan, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Melalui pengembangan peternakan Kambing Boer, Desa Telukawur terus berupaya membangun alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal. Ke depan, penguatan kapasitas pengelola, peningkatan kualitas tata kelola, serta pengembangan jaringan usaha menjadi bagian penting agar unit usaha tersebut dapat tumbuh secara sehat dan memberikan manfaat yang lebih luas. Dari Potensi Lokal untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan Dukungan TP. PKK Desa Telukawur terhadap kegiatan ketahanan pangan BUMDesa Teluk Makmur menjadi gambaran bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai unsur secara bersama-sama. Ketika potensi desa dikelola secara kolaboratif, kegiatan ketahanan pangan dapat berkembang menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Dengan semangat gotong royong, inovasi, dan pengelolaan yang berkelanjutan, Desa Telukawur terus mendorong pemanfaatan potensi lokal untuk menciptakan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dari potensi desa, kita bangun kemandirian. Dari ketahanan pangan, kita kuatkan ekonomi. Bersama PKK dan BUMDesa Teluk Makmur, Desa Telukawur terus bergerak menuju desa yang mandiri, produktif, dan berdaya.

UMKM Intip "Last3" RW 02 Karanggondang: Mengangkat Cita Rasa Tradisional Jadi Usaha Unggulan Desa
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

UMKM Intip "Last3" RW 02 Karanggondang: Mengangkat Cita Rasa Tradisional Jadi Usaha Unggulan Desa

#Dekranasda

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pembuatan intip dengan merek "Last3" yang berlokasi di RW 02 Desa Karanggondang terus menunjukkan eksistensinya dalam mengolah camilan tradisional menjadi produk unggulan lokal. Mengandalkan bahan baku beras pilihan dan teknik penggorengan yang pas, Intip Last3 berhasil menyajikan tekstur gurih yang renyah serta cita rasa otentik khas pedesaan. Kehadiran usaha ini menjadi bukti nyata bagaimana potensi kuliner lokal mampu diolah menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi. Proses produksi Intip Last3 tetap mempertahankan standar kebersihan dan kualitas rasa untuk menjaga kepercayaan para pelanggan. Selain mengandalkan bumbu rempah alami dan variasi bumbu tabur yang memanjakan lidah, usaha ini juga terus membenahi kualitas pengemasan agar produk tetap tahan lama dan menarik saat dipasarkan. Ketelitian dalam setiap tahap pembuatan membuat camilan gurih ini banyak diminati, baik oleh warga sekitar maupun pembeli dari luar daerah sebagai oleh-oleh khas Karanggondang. Tidak hanya menguntungkan secara finansial bagi pemiliknya, kemajuan produksi Intip Last3 di RW 02 ini turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga lokal. Kehadiran UMKM kuliner ini membuka peluang lapangan kerja baru dan menginspirasi pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga di lingkungannya. Dengan potensi pasar yang terus berkembang, Intip Last3 berpeluang besar untuk terus memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah melalui dukungan pameran dan jaringan UMKM desa.

TP PKK Desa Tahunan Monitoring UMKM AL Cake & Cookies di Tendoksari
Desa Tahunan, Kec. Tahunan

TP PKK Desa Tahunan Monitoring UMKM AL Cake & Cookies di Tendoksari

#Dekranasda

Tahunan, 11 September 2026 — Ketua TP PKK Desa Tahunan bersama anggota Pokja III TP PKK Desa Tahunan melakukan monitoring Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) AL Cake & Cookies yang berada di RT 02 RW 06 Dukuh Tendoksari, Desa Tahunan. Kunjungan monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari perhatian TP PKK Desa Tahunan terhadap perkembangan UMKM di wilayah Desa Tahunan, sekaligus melihat secara langsung aktivitas produksi dan berbagai produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha. AL Cake & Cookies merupakan usaha milik Ibu Ririn yang telah dirintis sejak tahun 2017. Usaha rumahan ini memproduksi berbagai macam olahan makanan, di antaranya kue ulang tahun, donat, bolu, aneka snack, cookies, serta berbagai produk lainnya sesuai pesanan. Dalam menjalankan usahanya, AL Cake & Cookies menerapkan sistem produksi berdasarkan pesanan. Dengan demikian, produk yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan, baik dari segi jenis maupun jumlah pesanan. Dari sudut pandang TP PKK Desa Tahunan, keberadaan UMKM seperti AL Cake & Cookies menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang usaha berbasis keterampilan rumah tangga. Melalui kegiatan monitoring dan kunjungan langsung, TP PKK Desa Tahunan berupaya memberikan perhatian serta dukungan kepada pelaku UMKM agar usaha yang telah dirintis dapat terus berkembang, memiliki daya saing, dan semakin dikenal oleh masyarakat. TP PKK Desa Tahunan juga terus mendorong kader dan masyarakat untuk mengembangkan potensi usaha yang dimiliki, sehingga UMKM Desa Tahunan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.