Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 3296 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Posyandu 6 SPM Bulan Juni Desa Mororejo
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

Posyandu 6 SPM Bulan Juni Desa Mororejo

#PKK #posyandu

Selasa 9 Juni 2026 telah dilaksanakan Posyandu 6 SPM di kediaman ibu Ketua TP PKK Desa Mororejo. Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) adalah transformasi Posyandu era baru yang menerapkan konsep Posyandu Siklus Hidup. Berbeda dengan Posyandu konvensional yang hanya fokus pada bayi dan balita, Posyandu era baru ini mengintegrasikan seluruh layanan kesehatan dasar untuk 6 sasaran utama di masyarakat guna memenuhi Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan. Berikut adalah ringkasan lengkap mengenai Posyandu 6 SPM: 6 Sasaran Pelayanan (Siklus Hidup) Layanan di Posyandu kini dibagi berdasarkan kelompok usia untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat: Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Ibu Nifas Pemantauan status gizi (berat badan, lingkar lengan atas). Edukasi pemberian ASI eksklusif dan KB pasca-salin. Deteksi dini risiko tinggi kehamilan. Bayi dan Balita (Usia 0–59 Bulan) Pemantauan pertumbuhan (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala) untuk pencegahan stunting. Pemantauan perkembangan (motorik dan sensorik). Imunisasi dasar lengkap dan pemberian vitamin A. Anak Usia Sekolah dan Remaja Pemeriksaan status gizi dan skrining anemia (khusus remaja putri). Edukasi kesehatan reproduksi dan bahaya NAPZA/merokok. Usia Produktif (Usia 15–59 Tahun) Skrining faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti cek tekanan darah dan gula darah. Pemantauan Obesitas (Indeks Massa Tubuh). Lanjut Usia (Lansia / Usia 60 Tahun ke Atas) Skrining kesehatan lansia (kemandirian, kognitif, dan mental). Pemeriksaan berkala asam urat, kolesterol, dan tensi. Pengendalian Penyakit Menular Pengawasan kepatuhan minum obat (misalnya TBC). Skrining gejala penyakit menular di lingkungan sekitar. Karakteristik Utama Posyandu 6 SPM Terintegrasi (ILP): Merupakan bagian dari Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) yang menghubungkan Puskesmas, Pustu (Puskesmas Pembantu), dan Posyandu. Fokus Layanan Promotif & Preventif: Lebih menekankan pada pencegahan penyakit dan edukasi gaya hidup sehat, bukan pengobatan. Kunjungan Rumah oleh Kader: Kader Posyandu kini memiliki tugas tambahan untuk melakukan kunjungan rumah guna memantau warga yang tidak hadir ke Posyandu atau yang membutuhkan perhatian khusus. Manfaat bagi Masyarakat Dengan diterapkannya Posyandu 6 SPM, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, mencakup seluruh anggota keluarga dalam satu tempat, dan mendeteksi masalah kesehatan secara dini sebelum menjadi parah.

Kelas Ibu Hamil
Desa Suwawal, Kec. Mlonggo

Kelas Ibu Hamil

#PKK #posyandu

Pada tanggal 9 Juni 2026 pukul 08.00 wib bertempat di PKD Suwawal, Tim Penggerak PKK Desa Suwawal bersama Bidan Desa, kader Posyandu dan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil sebagai salah satu upaya peningkatan pengetahuan dan kesiapan ibu dalam menghadapi masa kehamilan, persalinan, serta perawatan bayi. Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil dengan rangkaian kegiatan berupa penyampaian materi kesehatan kehamilan, diskusi, tanya jawab, serta edukasi mengenai pemenuhan gizi, pemeriksaan kehamilan, tanda bahaya kehamilan, dan persiapan persalinan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada ibu hamil agar mampu menjaga kesehatan diri dan janinnya selama masa kehamilan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan yang sehat, mempersiapkan ibu secara fisik dan mental menghadapi persalinan, meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta mencegah risiko komplikasi pada ibu dan bayi.

Rakor TP PKK Desa Blimbingrejo Juni 2026
Desa Blimbingrejo, Kec. Nalumsari

Rakor TP PKK Desa Blimbingrejo Juni 2026

#PKK

TP PKK Desa Blimbingrejo Mengadakan Rakor rutin pada hari Selasa tanggal 9 Juni 2026, bertempat di aula balai desa Blimbingrejo. Kegiatan diisi oleh Pokja 4 dengan Sosialisasi Penyakit Campak. Karena saat ini di Desa Blimbingrejo khususnya, banyak terjadi kasus campak. Bahkan sudah menjadi kejadian luar biasa {KLB} di Kabupaten Jepara. RAta- rata yang terkena/ menderita penyakit campak didominasi oleh anak- anak dan balita yang paling banyak. Namun ada juga orang dewasa yang mengalaminya. Penularan penyakit campak ini diakibatkan oleh virus yang penyebarannya bisa melalui udara/ doplet saat seseorang batuk atau berbicara. Karena bahayanya. Penyakit campak tergolong penyakit menular, namun tidak mematikan, namun apabila disertai penyakit lain, bisa juga menyebabkan penderitanya mengalami kematian. Mengingat begitu berbahayanya akibat yang ditimbulkan dari penyakit campak ini, maka pemerintah memberikan vaksin campak ini secara gratis bagi semua balita. Namun ada kalanya orang tua yang tidak berkenan anaknya diimunisasi. untuk itu marilah kita sebagai ibu, kader dan masyarakat untuk dapat membantu memberi pencerahan pada keluarga balita agar sadar bahwa imunisasi lengkap untuk bayi sangatlah penting.

Kegiatan Fatayat NU bersama Pokja 1 PKK Desa Rajekwesi
Desa Rajekwesi, Kec. Mayong

Kegiatan Fatayat NU bersama Pokja 1 PKK Desa Rajekwesi

#PKK

Pokja 1 TP.PKK Desa Rajekwesi turut berpartisipasi dalam kegiatan pertemuan rutin Fatayat NU Desa Rajekwesi yang bertempat di rumah Ibu Anis, Dukuh Sambirejo. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan komunikasi dan kepedulian antaranggota. Keikutsertaan Pokja 1 TP.PKK Desa Rajekwesi merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan yang ada di Desa Rajekwesi. Melalui sinergi dan kebersamaan antara TP.PKK dan Fatayat NU, diharapkan dapat terus terjalin kerja sama yang baik dalam mendukung pemberdayaan perempuan, keluarga, serta masyarakat.

Kunjungan Rumah Gizi kurang
Desa Tedunan, Kec. Kedung

Kunjungan Rumah Gizi kurang

#PKK #posyandu

Kunjungan Rumah Gizi Kurang dilakukan untuk mendukung program Pemerintah Penurunan Stunting Nasional. Kunjungan ini dilaksanakan oleh Kader dan Tenaga Kesehatan (Bidan Desa). Tenaga Kesehatan juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemberian gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta stimulasi tumbuh kembang anak. Kunjungan ini dilakukan secara berkala untuk memberikan konseling dan pemantauan langsung.