Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 6748 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Kegiatan PKK Desa
Desa Kancilan, Kec. Kembang

Kegiatan PKK Desa

#PKK

Sosialisasi SAMPAH dari DLH Kab.Jepara Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola , memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya. Materi Utama Pilah sampah dari rumah, Organik, Unorganik, B3 ( Baterai ,Lampu, Obat Kadaluarsa). Dampak Buruk sampah : Bahaya membakar sampah (merusak pernapasan), membuang sampah ke sungai (menyebabkan banjir dan penyakit)

Rakor Pengurus Tp.PKK Desa Langon di Langon Rt 02 Rumah Ibu Sri Utami selaku Anggota Pokja I
Desa Langon, Kec. Tahunan

Rakor Pengurus Tp.PKK Desa Langon di Langon Rt 02 Rumah Ibu Sri Utami selaku Anggota Pokja I

#PKK

Pengurus TP. PKK Desa Langon melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) yang bertempat di rumah Ibu Sri Utami, RT 02 Desa Langon, selaku anggota Pokja I. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan koordinasi antar-pengurus, serta membahas berbagai program dan kegiatan PKK agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Langon. Semangat kebersamaan dan kekompakan terus dibangun untuk mendukung pelaksanaan program PKK di berbagai bidang. 💐 Bersama TP. PKK Desa Langon, bergerak kompak, berkarya, dan berkontribusi untuk masyarakat. ✨ Kompak, aktif, dan terus mengabdi untuk Desa Langon. ✨

Pertemuan rutin TP PKK Desa Bakalan Bulan September
Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan

Pertemuan rutin TP PKK Desa Bakalan Bulan September

#PKK

Pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap bulannya. Bulan September ini dilaksanakan pada tanggal 9 September 2026. Pertemuan diisi dari Pokja 1 TP PKK Desa Bakalan, Ibu Sri Rejeki membahas tentang Pencegahan, Penanganan dan penanggulangan Korban KDRT, Tfraficing dan Anak.

RAKOR PKK KEC KEMBANG DAN DEMO MAKE UP OMG
Desa Dermolo, Kec. Kembang

RAKOR PKK KEC KEMBANG DAN DEMO MAKE UP OMG

#PKK

Rapat koordinasi PKK KEC KEMBANG yang diikuti oleh ketua dan sekretaris PKK Desa se kecamatan Kembang berjalan dengan hikmat. Kegiatan ini kuga di meriahkan dengan adanya pelatihan atau demo make dari produk OMG. Dalam hal ini peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Sebab dengan adanya kegiatan ini ibu ibu yang hadir mampu memahami dan mempraktekkan dalam kegiatan sehari hari tentang bagaimana mengaplikasikan make up yang baik dan benar.

Penyaluran PMT Bumil
Kecamatan Mlonggo

Penyaluran PMT Bumil

#PKK

LAPORAN KEGIATAN PENYALURAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI IBU HAMIL KEK I. IDENTITAS KEGIATAN Nama Kegiatan : Penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) Hari/TanggaL : Rabu, 9 September 2026 Tempat : Desa Sinanggul Sasaran : Ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Sinanggul Pelaksana : Pemerintah Desa Sinanggul bersama kader dan tenaga kesehatan serta pihak terkait --- II. LATAR BELAKANG Masa kehamilan merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus terhadap pemenuhan kebutuhan gizi ibu. Asupan gizi yang cukup dan seimbang selama kehamilan diperlukan untuk mendukung kesehatan ibu serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Ibu hamil yang mengalami **Kekurangan Energi Kronis (KEK)** memerlukan perhatian dan pendampingan lebih lanjut karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan pada ibu maupun janin. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi gizi melalui pemberian makanan tambahan yang disertai dengan edukasi dan pemantauan secara berkala. Sebagai bagian dari upaya peningkatan status gizi ibu hamil dan pencegahan masalah kesehatan pada ibu serta bayi, dilaksanakan kegiatan **Penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil KEK di Desa Sinanggul** pada tanggal 9 September 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil serta meningkatkan pengetahuan mengenai pola konsumsi makanan bergizi selama masa kehamilan. --- III. MAKSUD DAN TUJUAN A. Maksud Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan gizi kepada ibu hamil yang mengalami KEK melalui pemberian makanan tambahan dan pendampingan gizi. B. Tujuan Kegiatan bertujuan untuk: 1. Membantu meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil KEK. 2. Mendukung peningkatan status gizi ibu selama masa kehamilan. 3. Mendukung kesehatan dan pertumbuhan janin. 4. Mengurangi risiko komplikasi yang berkaitan dengan kondisi kekurangan gizi selama kehamilan. 5. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai makanan bergizi dan pola konsumsi yang sehat. 6. Mendorong ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. 7. Mendukung upaya pencegahan masalah gizi pada ibu dan anak. 8. Meningkatkan koordinasi antara pemerintah desa, kader dan tenaga kesehatan dalam pendampingan ibu hamil KEK. --- IV. SASARAN KEGIATAN Sasaran kegiatan adalah **ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang berdomisili di Desa Sinanggul** dan telah teridentifikasi melalui pemantauan atau pemeriksaan oleh tenaga kesehatan/kader. --- V. PELAKSANA KEGIATAN Kegiatan melibatkan unsur-unsur terkait, antara lain: 1. Pemerintah Desa Sinanggul. 2. Tenaga kesehatan/bidan desa. 3. Kader Posyandu/kader kesehatan. 4. TP PKK Desa. 5. Ibu hamil sasaran. 6. Keluarga atau pendamping ibu hamil. 7. Unsur terkait lainnya. --- VI. PELAKSANAAN KEGIATAN Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2026 Tempat : Desa Sinanggul Adapun rangkaian pelaksanaan kegiatan meliputi: . Persiapan Dilakukan koordinasi antara Pemerintah Desa, tenaga kesehatan dan kader mengenai data ibu hamil KEK yang menjadi sasaran penerima PMT. 2. Verifikasi Sasaran Dilakukan pengecekan data dan identifikasi ibu hamil yang menjadi penerima PMT untuk memastikan bantuan diberikan kepada sasaran yang tepat. 3. Penyaluran PMT PMT disalurkan kepada ibu hamil KEK sesuai dengan data sasaran yang telah ditetapkan. PMT diberikan sebagai makanan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi selama masa kehamilan, dengan tetap memperhatikan anjuran tenaga kesehatan. #### 4. Edukasi Gizi Pada saat penyaluran diberikan edukasi kepada ibu hamil mengenai: * Pentingnya makanan bergizi seimbang selama kehamilan. * Pemilihan makanan dengan kandungan protein, vitamin dan mineral yang cukup. * Pentingnya konsumsi makanan secara teratur sesuai kebutuhan. * Pentingnya minum air yang cukup. * Kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. * Pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin. * Pentingnya menjaga kebersihan makanan dan lingkungan. 5. Pendampingan Ibu hamil diberikan arahan agar PMT dikonsumsi sesuai petunjuk serta tetap mengonsumsi makanan utama dengan pola makan bergizi seimbang. 6. Pencatatan dan Dokumentasi Kegiatan penyaluran dicatat dan didokumentasikan sebagai bahan administrasi, monitoring serta evaluasi kegiatan. --- VII. HASIL KEGIATAN Hasil yang diperoleh dari kegiatan antara lain: 1. Penyaluran PMT kepada ibu hamil KEK di Desa Sinanggul dapat dilaksanakan. 2. Ibu hamil sasaran memperoleh tambahan makanan sebagai bagian dari intervensi pemenuhan kebutuhan gizi. 3. Ibu hamil mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan. 4. Ibu hamil mendapatkan arahan mengenai pola konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. 5. Kader dan tenaga kesehatan dapat melakukan pemantauan terhadap kondisi ibu hamil sasaran. 6. Terjalin koordinasi antara Pemerintah Desa, kader dan tenaga kesehatan dalam upaya pendampingan ibu hamil KEK. 7. Kegiatan mendukung upaya pencegahan masalah gizi pada ibu hamil serta mendukung kesehatan ibu dan janin. --- Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi ibu hamil penerima PMT, meliputi: 1. Pemantauan konsumsi PMT. 2. Pemantauan kondisi kesehatan ibu hamil. 3. Pemantauan berat badan ibu hamil. 4. Pemantauan status gizi sesuai indikator yang digunakan oleh tenaga kesehatan. 5. Pemantauan pemeriksaan kehamilan. 6. Pemantauan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. 7. Pemantauan perkembangan kehamilan melalui pelayanan kesehatan. Hasil monitoring digunakan sebagai bahan evaluasi dan dasar pemberian pendampingan lebih lanjut sesuai kebutuhan masing-masing sasaran. --- IX. KENDALA/PERMASALAHAN Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan antara lain: 1. Perlunya pemantauan secara berkala terhadap konsumsi PMT oleh ibu hamil sasaran. 2. Kondisi dan kebutuhan gizi setiap ibu hamil dapat berbeda sehingga diperlukan pendampingan sesuai kondisi masing-masing. 3. Edukasi mengenai pola makan bergizi perlu dilakukan secara berkelanjutan. 4. Diperlukan koordinasi antara keluarga, kader dan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi ibu hamil tetap terpantau. --- X. TINDAK LANJUT Sebagai tindak lanjut kegiatan, direncanakan: 1. Melakukan pemantauan kondisi ibu hamil KEK secara berkala. 2. Melakukan pemantauan konsumsi PMT oleh sasaran. 3. Mendorong ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. 4. Meningkatkan edukasi mengenai pola makan bergizi seimbang. 5. Mendorong kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. 6. Melakukan pendampingan oleh kader dan tenaga kesehatan terhadap ibu hamil sasaran. 7. Melakukan koordinasi dengan keluarga untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu selama kehamilan. 8. Melakukan evaluasi terhadap perkembangan status gizi ibu hamil penerima PMT. 9. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian medis, ibu hamil diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan. --- IX. KESIMPULAN Kegiatan **Penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil KEK di Desa Sinanggul pada tanggal 9 September 2026** telah dilaksanakan sebagai salah satu bentuk intervensi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil. Kegiatan tidak hanya berupa penyaluran PMT, tetapi juga disertai edukasi dan pendampingan mengenai pentingnya pola makan bergizi, pemeriksaan kehamilan secara rutin serta pemantauan kondisi kesehatan ibu dan janin. Pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan dan disertai monitoring yang baik diharapkan dapat mendukung peningkatan status gizi ibu hamil serta berkontribusi terhadap upaya pencegahan masalah gizi pada ibu dan anak. --- XII. REKOMENDASI 1. Penyaluran PMT agar dilaksanakan sesuai data dan kondisi ibu hamil sasaran. 2. Pemantauan kondisi ibu hamil KEK agar dilakukan secara rutin oleh kader dan tenaga kesehatan. 3. Edukasi gizi agar diberikan secara berkelanjutan kepada ibu hamil dan keluarga. 4. Ibu hamil agar mengikuti pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal yang telah ditentukan. 5. Keluarga agar memberikan dukungan dalam pemenuhan makanan bergizi bagi ibu hamil. 6. Koordinasi antara Pemerintah Desa, kader, tenaga kesehatan dan keluarga agar terus ditingkatkan. 7. Setiap sasaran yang mengalami kondisi kesehatan atau gizi yang memerlukan penanganan agar segera mendapatkan tindak lanjut dari tenaga kesehatan. --- XIII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan **Penyaluran PMT bagi Ibu Hamil KEK di Desa Sinanggul** ini dibuat sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan serta bahan monitoring dan evaluasi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil sasaran dan mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu serta janin di Desa Sinanggul. Sinanggul, 9 September 2026

Penyaluran MBG
Kecamatan Mlonggo

Penyaluran MBG

#PKK

LAPORAN KEGIATAN PENYALURAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) BAGI BALITA I. IDENTITAS KEGIATAN Nama Kegiatan : Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Balita Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2026 Tempat : Desa Sinanggul Sasaran : Balita di wilayah Desa Sinanggul Pelaksana : Pemerintah Desa Sinanggul bersama pihak terkait --- II. LATAR BELAKANG Pemenuhan kebutuhan gizi pada masa balita merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada periode ini, anak membutuhkan asupan makanan yang cukup, beragam, bergizi dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak serta menjaga daya tahan tubuh. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak usia balita, dilaksanakan kegiatan **Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG)** di Desa Sinanggul. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan gizi balita sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemberian makanan yang bergizi dan seimbang bagi pertumbuhan anak. --- III. MAKSUD DAN TUJUAN A. Maksud Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan pemenuhan asupan makanan bergizi bagi balita melalui penyaluran MBG secara tepat sasaran. B. Tujuan Kegiatan bertujuan untuk: 1. Membantu memenuhi kebutuhan gizi balita. 2. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. 3. Meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya makanan bergizi dan seimbang. 4. Mendukung upaya pencegahan masalah gizi dan stunting. 5. Mendorong keluarga untuk menerapkan pola makan sehat di lingkungan rumah. 6. Meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pemenuhan gizi anak sejak usia dini. 7. Mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. --- IV. SASARAN KEGIATAN Sasaran utama kegiatan adalah: 1. Balita yang berada di wilayah Desa Sinanggul. 2. Keluarga/orang tua balita sebagai penerima manfaat tidak langsung. 3. Balita yang menjadi sasaran program pemenuhan gizi dan pencegahan masalah gizi. --- V. PELAKSANA KEGIATAN Kegiatan penyaluran MBG dilaksanakan dengan melibatkan unsur terkait, antara lain: 1. Pemerintah Desa Sinanggul. 2. Kader Posyandu. 3. Tenaga kesehatan/bidan desa. 4. Petugas atau pihak penyedia MBG. 5. TP PKK Desa. 6. Orang tua/wali balita. 7. Unsur masyarakat terkait. --- VI. PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan penyaluran MBG bagi balita dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2026 Tempat : Desa Sinanggul Sasaran : Balita Desa Sinanggul Adapun rangkaian kegiatan meliputi: 1. Persiapan Dilakukan koordinasi antara Pemerintah Desa, kader, tenaga kesehatan dan pihak terkait mengenai data sasaran, jumlah penerima manfaat serta teknis pelaksanaan penyaluran. 2. Pendataan Sasaran Kader dan pihak terkait melakukan pengecekan data balita sebagai penerima manfaat untuk memastikan penyaluran diberikan kepada sasaran yang telah ditentukan. 3. Penyiapan Makanan Makanan MBG dipersiapkan dan dikemas dengan memperhatikan kebersihan, keamanan pangan serta kebutuhan gizi penerima manfaat. 4. Penyaluran MBG Makanan bergizi disalurkan kepada balita melalui orang tua/wali atau mekanisme penyaluran yang telah ditentukan. 5. Edukasi kepada Orang Tua Pada saat penyaluran, orang tua/wali diberikan pemahaman mengenai pentingnya makanan bergizi dan seimbang bagi balita serta pentingnya membiasakan anak mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi. 6. Dokumentasi dan Pencatatan Pelaksanaan penyaluran didokumentasikan dan dicatat sebagai bahan administrasi, monitoring dan evaluasi kegiatan. --- VII. HASIL KEGIATAN Dari pelaksanaan kegiatan Penyaluran MBG bagi Balita di Desa Sinanggul diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Penyaluran makanan bergizi kepada balita dapat dilaksanakan sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan. 2. Balita memperoleh tambahan asupan makanan yang mendukung kebutuhan gizi harian. 3. Orang tua/wali memperoleh edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi balita. 4. Kader dan Pemerintah Desa dapat melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan penyaluran. 5. Kegiatan mendapat dukungan dan partisipasi dari masyarakat. 6. Penyaluran MBG menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan status gizi balita. 7. Kegiatan turut mendukung upaya pencegahan masalah gizi dan stunting melalui pemenuhan kebutuhan pangan bergizi. --- VIII. MONITORING DAN EVALUASI Monitoring kegiatan dilakukan untuk memastikan: 1. Ketepatan sasaran penerima manfaat. 2. Ketepatan jumlah makanan yang disalurkan. 3. Kondisi makanan saat diterima oleh sasaran. 4. Kebersihan dan keamanan makanan. 5. Kelancaran proses distribusi. 6. Respons dan penerimaan keluarga terhadap program. 7. Keberlanjutan pemantauan kondisi gizi balita. Hasil monitoring menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan penyaluran MBG pada kegiatan berikutnya. --- IX. KENDALA/PERMASALAHAN Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan antara lain: 1. Perlunya pemutakhiran data sasaran secara berkala. 2. Perlu memastikan makanan diterima oleh sasaran dalam kondisi baik dan sesuai waktu yang ditentukan. 3. Perlunya koordinasi yang lebih intensif antara pihak penyedia makanan, pemerintah desa, kader dan keluarga penerima manfaat. 4. Perlu adanya edukasi berkelanjutan agar pemberian makanan bergizi tidak hanya dilakukan melalui program MBG, tetapi juga diterapkan dalam pola makan sehari-hari di rumah. --- X. TINDAK LANJUT Sebagai tindak lanjut kegiatan, dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: 1. Melakukan pemutakhiran data balita penerima manfaat secara berkala. 2. Melakukan koordinasi dan monitoring terhadap pelaksanaan penyaluran MBG. 3. Mendorong orang tua untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang di rumah. 4. Mengoptimalkan peran kader dalam memberikan edukasi kepada keluarga. 5. Melakukan pemantauan pertumbuhan balita melalui kegiatan Posyandu. 6. Memberikan perhatian dan pendampingan lebih lanjut terhadap balita yang terindikasi memiliki masalah pertumbuhan atau gizi. 7. Melakukan evaluasi pelaksanaan program sebagai bahan perbaikan kegiatan selanjutnya. --- XI. KESIMPULAN Kegiatan : Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Balita di Desa Sinanggul pada tanggal 9 September 2026** telah dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi balita. Kegiatan ini tidak hanya memberikan tambahan asupan makanan bergizi kepada balita, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola makan sehat bagi anak. Diperlukan pelaksanaan yang berkelanjutan, pemantauan pertumbuhan balita serta sinergi antara pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, keluarga dan pihak terkait agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara optimal. --- XII. REKOMENDASI 1. Penyaluran MBG agar dilaksanakan dengan memperhatikan ketepatan sasaran dan kualitas makanan. 2. Data penerima manfaat agar diperbarui secara berkala. 3. Edukasi gizi kepada orang tua/wali balita agar terus dilakukan. 4. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita agar dilakukan secara rutin melalui Posyandu. 5. Balita yang membutuhkan perhatian khusus agar mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan. 6. Koordinasi antara Pemerintah Desa, kader, tenaga kesehatan dan pihak penyedia MBG agar terus ditingkatkan. 7. Keluarga diharapkan dapat melanjutkan penerapan pola makan bergizi dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari. --- XIII. PENUTUP Demikian laporan kegiatan **Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Balita di Desa Sinanggul** ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan serta bahan monitoring dan evaluasi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi balita dan keluarga serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat di Desa Sinanggul. Sinanggul, 9 September 2026