Turnamen bola volly Antar RW U-30
Turnamen bola volly antar RW U-30 DESA BALONG. Dalam rangka memperingati HUT RI 81 Tahun 2026. Pertandingan RW1 melawan RW 6.
Turnamen bola volly antar RW U-30 DESA BALONG. Dalam rangka memperingati HUT RI 81 Tahun 2026. Pertandingan RW1 melawan RW 6.
Pada tanggal 4 Agustus 2026 telah dilaksanakan kegiatan Pelayanan Posyandu Sido Dadi 2 Desa Tanjung dengan melibatkan 11 orang kader. Kegiatan berlangsung sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung pemantauan kesehatan secara terpadu bagi berbagai kelompok usia. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 4 ibu hamil mendapatkan pelayanan, dan 4 ibu hamil dirujuk ke PKD/Pustu/Puskesmas/Fasilitas Kesehatan lainnya untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Pada kelompok bayi dan balita, tercatat 158 anak terlayani, dengan 3 anak dirujuk, serta 27 anak mendapatkan imunisasi. Pelayanan juga diberikan kepada kelompok remaja sebanyak 111 orang, dengan 4 remaja dirujuk untuk memperoleh pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kelompok usia produktif sebanyak 189 orang mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan 8 orang dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan. Pada pelayanan Keluarga Berencana (KB) tercatat sebanyak 152 orang mendapatkan pelayanan. Sedangkan kelompok lansia sebanyak 40 orang mendapatkan pelayanan, dengan 34 orang dirujuk untuk mendapatkan pemeriksaan atau tindak lanjut di fasilitas kesehatan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pemantauan kesehatan bayi dan balita, kader Suripah juga melaksanakan kunjungan rumah kepada balita yang tidak datang ke Posyandu. Kegiatan kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi balita tetap terpantau, mengetahui kendala yang menyebabkan tidak hadir ke Posyandu, serta memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya rutin mengikuti pelayanan Posyandu. Melalui kegiatan Posyandu Sido Dadi 2 Desa Tanjung, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus berjalan secara optimal, termasuk melalui kegiatan kunjungan dan tindak lanjut bagi sasaran yang memerlukan perhatian khusus.
Tahunan, 4 Agustus 2026 – Kelompok PKK RW 02 Desa Tahunan melaksanakan pertemuan rutin pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut bertempat di rumah Ibu Sutri, RT 04/RW 02, dan diikuti oleh 36 ibu anggota PKK. Pertemuan rutin kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antaranggota, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan stunting dan pencegahan perkawinan dini. Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua Pokja I TP PKK Desa Tahunan, Ny. Harsih. Dalam penyampaiannya, diberikan pemahaman mengenai pentingnya upaya pencegahan stunting sejak dini serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya pencegahan perkawinan dini. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan pemahaman kepada anak agar dapat mempersiapkan masa depan dengan baik, termasuk dalam hal pendidikan, kesehatan, dan kesiapan membangun keluarga. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian para anggota PKK terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan ketahanan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Pertemuan rutin PKK RW 02 berlangsung dengan tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran PKK dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Desa Tahunan.
Tahunan, 4 Agustus 2026 – Posyandu ILP 6 SPM Nusa Indah III melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Gedung Muslimat RT 05 RW 03 Tahunan. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut diikuti oleh 8 kader posyandu dan 2 tenaga kesehatan (nakes). Masyarakat yang hadir terdiri dari ibu hamil sebanyak 2 orang, bayi, balita dan anak prasekolah (apras) sebanyak 38 anak, remaja 1 orang, dewasa 40 orang, serta lansia sebanyak 3 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Rangkaian pelayanan diawali dengan pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan (TB), lingkar lengan atas (LiLa), dan lingkar kepala (LiKa). Untuk peserta dewasa dan lansia juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah serta gula darah sewaktu (GDS). Selain itu, peserta mendapatkan pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Pada pelayanan kesehatan anak, dilakukan pemberian imunisasi serta skrining batuk dan pilek bagi bayi, balita, dan anak prasekolah. Pemberian vitamin A juga dilakukan sesuai sasaran. Berdasarkan hasil pencatatan penimbangan, terdapat 18 anak laki-laki dan 15 anak perempuan yang mengalami kenaikan berat badan. Sementara itu, berat badan turun tercatat pada 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Dalam kegiatan imunisasi, tercatat sebanyak 7 anak laki-laki dan 4 anak perempuan mendapatkan imunisasi. Untuk pemberian vitamin A, vitamin A biru diberikan kepada 6 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, sedangkan vitamin A merah diberikan kepada 15 anak laki-laki dan 14 anak perempuan. Kegiatan Posyandu ILP 6 SPM Nusa Indah III merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan terpadu di masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang masyarakat dari berbagai kelompok usia dapat dilakukan secara rutin, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan.
Pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) di Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Pakis Aji bersama Ketua PKBI, dr. H. Muhammad Ishaq. Pertemuan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, perwakilan instansi terkait, kader, serta peserta yang terlibat dalam pelaksanaan program PKBI. Kegiatan bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan program keluarga berencana, kesehatan reproduksi, serta pemberdayaan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai materi mengenai pentingnya perencanaan keluarga, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta upaya bersama dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias serta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2026, Ketua TP PKK Desa Kecapi melaksanakan kegiatan visitasi kepada peserta Posyandu Lansia. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga lanjut usia. Visitasi dilakukan dengan mengunjungi peserta Posyandu Lansia secara langsung di kediamannya. Peserta yang dikunjungi merupakan salah satu warga lansia yang sedang mengalami keterbatasan dalam berjalan. Kondisi tersebut menyebabkan peserta tidak dapat hadir secara langsung ke kegiatan Posyandu Lansia. Keterbatasan berjalan tersebut berkaitan dengan keluhan asam urat yang tinggi. Oleh karena itu, pelayanan kesehatan tetap diupayakan agar dapat diterima oleh warga tersebut. Ketua TP PKK Desa Kecapi bersama pengurus berinisiatif melakukan kunjungan langsung ke rumah peserta. Kunjungan dilakukan dengan penuh perhatian dan kepedulian. Kedatangan Ketua TP PKK disambut dengan baik oleh keluarga peserta. Suasana kunjungan berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Ketua TP PKK menanyakan kondisi peserta secara langsung. Peserta menyampaikan keluhan yang sedang dirasakan. Keluarga juga memberikan informasi mengenai kondisi peserta sehari-hari. Ketua TP PKK mendengarkan penjelasan tersebut dengan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TP PKK terhadap masyarakat. Pelayanan kepada lansia tidak hanya dilakukan ketika mereka datang ke Posyandu. Pelayanan juga dapat dilakukan melalui kunjungan langsung kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan visitasi tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi peserta secara lebih dekat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga hubungan silaturahmi dengan warga. Ketua TP PKK memberikan motivasi kepada peserta agar tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari. Peserta diberikan dukungan agar tidak merasa sendiri dalam menghadapi keterbatasan yang dialami. Keluarga peserta juga diberikan perhatian dalam mendampingi lansia. Pendampingan keluarga sangat penting dalam membantu aktivitas lansia sehari-hari. Ketua TP PKK mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat. Peserta juga diajak untuk memperhatikan pola makan sehari-hari. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya tetap seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Peserta dianjurkan untuk memperhatikan makanan yang dapat memperberat keluhan kesehatan. Pengaturan pola makan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan lansia. Selain pola makan, istirahat yang cukup juga perlu diperhatikan. Peserta diharapkan tidak terlalu memaksakan diri dalam melakukan aktivitas. Aktivitas dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi tubuh. Keluarga diharapkan membantu peserta ketika membutuhkan bantuan untuk bergerak. Lingkungan rumah juga perlu dibuat aman bagi lansia. Hal tersebut penting untuk mengurangi risiko terjatuh atau mengalami cedera. Ketua TP PKK juga mengingatkan keluarga agar selalu memperhatikan perkembangan kondisi peserta. Apabila keluhan semakin berat, keluarga dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan dapat memberikan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi peserta. Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK tidak hanya memperhatikan kondisi fisik peserta. Perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis dan semangat peserta. Lansia membutuhkan perhatian dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar. Dukungan tersebut dapat membuat lansia merasa dihargai dan diperhatikan. Ketua TP PKK mengajak keluarga untuk terus memberikan semangat kepada peserta. Peserta juga diajak untuk tetap menjaga komunikasi dengan keluarga dan lingkungan. Kegiatan visitasi menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara pengurus PKK dengan masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa PKK hadir di tengah masyarakat. PKK memiliki peran dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat. Posyandu Lansia merupakan salah satu kegiatan yang mendukung perhatian terhadap kesehatan lansia. Melalui Posyandu Lansia, kondisi kesehatan warga lanjut usia dapat dipantau secara berkala. Namun, tidak semua lansia dapat hadir langsung ke tempat pelayanan. Oleh sebab itu, kunjungan rumah menjadi salah satu upaya untuk menjangkau peserta yang memiliki keterbatasan. Ketua TP PKK berusaha memastikan bahwa peserta tetap mendapatkan perhatian. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Peserta merasa senang karena mendapatkan kunjungan langsung. Keluarga juga merasa terbantu dengan adanya perhatian dari pengurus PKK. Kunjungan tersebut memberikan motivasi kepada keluarga untuk terus mendampingi peserta. Ketua TP PKK menyampaikan bahwa kesehatan lansia merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga menjadi pihak utama yang memberikan pendampingan sehari-hari. Lingkungan masyarakat juga memiliki peran dalam memberikan dukungan. Kader Posyandu Lansia dapat membantu melakukan pemantauan sesuai tugas dan kewenangannya. Kerja sama antara keluarga, kader, PKK, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada lansia. Ketua TP PKK juga memberikan pesan agar peserta tetap menjaga kebersihan diri. Kebersihan lingkungan tempat tinggal juga perlu diperhatikan. Lingkungan yang bersih dan nyaman dapat membantu menciptakan suasana yang lebih baik. Peserta juga diharapkan mendapatkan asupan makanan dan minuman yang cukup sesuai anjuran tenaga kesehatan. Keluarga perlu memperhatikan kebutuhan peserta setiap hari. Keluarga juga dapat membantu mengingatkan jadwal pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting untuk memantau kondisi lansia. Apabila terdapat keluhan baru, keluarga sebaiknya segera menyampaikannya kepada tenaga kesehatan. Ketua TP PKK memberikan dorongan agar peserta tetap memiliki semangat untuk menjalani hari-hari. Keterbatasan fisik bukan alasan untuk kehilangan semangat. Peserta tetap dapat melakukan kegiatan ringan sesuai kemampuan. Kegiatan ringan tersebut tentunya harus disesuaikan dengan kondisi dan anjuran tenaga kesehatan. Peserta tidak dianjurkan memaksakan aktivitas yang dapat memperburuk keluhan. Keluarga juga diharapkan memberikan pendampingan ketika peserta melakukan aktivitas. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana sederhana tetapi penuh makna. Ketua TP PKK berusaha memberikan perhatian secara langsung kepada peserta. Komunikasi dilakukan dengan bahasa yang santun dan mudah dipahami. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhan. Keluarga juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi. Dari kunjungan tersebut, pengurus mendapatkan gambaran mengenai kondisi peserta. Informasi tersebut dapat menjadi bahan perhatian dalam kegiatan Posyandu Lansia berikutnya. Kegiatan visitasi juga mempererat hubungan antara TP PKK Desa Kecapi dengan warga. Hubungan yang baik dapat mendukung kelancaran program PKK di masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan sosial dan kesehatan. Ketua TP PKK juga mengajak keluarga untuk terus berkoordinasi dengan kader. Koordinasi dapat dilakukan apabila peserta membutuhkan perhatian lebih lanjut. Kader diharapkan tetap memantau kondisi peserta sesuai dengan kemampuan dan tugasnya. Kehadiran kader di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan Posyandu. Pelayanan yang berkelanjutan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lansia. Kegiatan visitasi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok lanjut usia. Lansia merupakan bagian penting dari keluarga dan masyarakat. Mereka perlu mendapatkan perhatian, penghormatan, dan pendampingan yang baik. Ketua TP PKK mengapresiasi keluarga yang telah memberikan pendampingan kepada peserta. Peran keluarga sangat membantu dalam menjaga kenyamanan peserta. Keluarga diharapkan tetap sabar dalam memberikan bantuan. Pendampingan kepada lansia membutuhkan perhatian dan kesabaran. Ketua TP PKK juga mengingatkan agar peserta tidak merasa minder karena kondisi fisiknya. Peserta tetap memiliki peran penting dalam keluarga. Peserta dapat memberikan pengalaman dan nasihat kepada anggota keluarga. Dukungan emosional dari keluarga dapat memberikan semangat bagi peserta. Kunjungan tersebut diakhiri dengan doa dan harapan agar peserta mendapatkan kondisi yang lebih baik. Ketua TP PKK berharap keluhan yang dialami dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat. Keluarga diharapkan selalu mengikuti arahan tenaga kesehatan. Peserta juga diharapkan tetap menjaga semangat dan kesehatan sesuai kemampuan. Kegiatan visitasi ini menjadi pengalaman yang berharga bagi pengurus TP PKK Desa Kecapi. Kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kepedulian terhadap warga yang memiliki keterbatasan. Pelayanan masyarakat tidak harus selalu dilakukan di tempat kegiatan. Pelayanan juga dapat dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung. Dengan adanya kunjungan tersebut, peserta merasa mendapatkan perhatian dari lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dalam masyarakat. Ketua TP PKK berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan apabila terdapat warga yang membutuhkan. Kepedulian terhadap lansia diharapkan menjadi budaya bersama. Posyandu Lansia diharapkan dapat terus berjalan secara rutin. Kader juga diharapkan semakin aktif dalam melakukan pemantauan peserta. Keluarga diharapkan terus mendukung program Posyandu Lansia. Pemerintah desa dan TP PKK dapat terus bersinergi dalam mendukung kegiatan kesehatan masyarakat. Tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan dan edukasi. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama sesuai dengan peran masing-masing. Kegiatan visitasi pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2026 berjalan dengan lancar. Kegiatan berlangsung dengan suasana kekeluargaan dan penuh kepedulian. Visitasi tersebut memberikan manfaat bagi peserta dan keluarganya. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Ketua TP PKK Desa Kecapi kepada masyarakat. Semoga peserta tetap diberikan semangat dan ketabahan dalam menjalani kondisi yang ada. Semoga keluarga selalu diberikan kekuatan dalam memberikan pendampingan. Semoga kegiatan Posyandu Lansia semakin aktif dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan perhatian terhadap kesehatan lansia semakin meningkat. Kegiatan visitasi juga menjadi pengingat bahwa setiap warga berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan yang baik. TP PKK Desa Kecapi berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan diharapkan terus tumbuh di lingkungan Desa Kecapi. Kegiatan sederhana tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peserta dan keluarga. Pada akhirnya, visitasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, peduli, dan saling mendukung.