Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Kecamatan  Kedung ikut meramaikan GEBYAR BUMDES yang diselenggarakan oleh DINSOSPERMADES Kabupaten Jepara
Kecamatan Kedung

Kecamatan Kedung ikut meramaikan GEBYAR BUMDES yang diselenggarakan oleh DINSOSPERMADES Kabupaten Jepara

#Dekranasda

Jum'at, 18 September 2026 Kecamatan Kedung ikut meramaikan GEBYAR BUMDES yang di selenggarakan oleh DINSOSPERMADES Kabupaten Jepara Di alun alun kota Jepara . Kecamatan Kedung mengirimkan BUMDES yang di kelola oleh pemerintah desa Bugel, Sowan Lor, Menganti, Bulak Baru, tanggul Tlare,Rau, Karanganyar dan kalianyar. Pada Gebyar BUMDES ini kecamatan Kedung fokus pada program ketahanan pangan di antaranya desa Rau, karangaji, Menganti fokus pada program ketahanan pangan di bidang pertanian, desa tanggul tlare ketahanan pangan di bidang perikanan dengan budidaya ikan tawar, desa bulak baru ketahanan pangan bidang peternakan dengan ternak kambing. Dengan mengikuti even ini ketahanan pangan semakin meningkat dan pemasaran hasil semakin luas, GEBYAR BUMDES JEPARA ✨ BIKIN BUMDES NAIK KELAS! Dari desa untuk Jepara: ✅ Pamerkan produk terbaik desa ✅ Belajar kelola usaha yang profesional ✅ Cari mitra & pasar yang lebih luas ✅ Saling menginspirasi antar desa Kalau BUMDes maju, ekonomi desa melesat, warga sejahtera! #GebyarBUMDes2026 #BUMDesMaju #Jepara

kunjungan Stand UMKM
Desa Sekuro, Kec. Mlonggo

kunjungan Stand UMKM

#Dekranasda

### I. Pendahuluan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional yang terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi. Di tingkat daerah, optimalisasi potensi ekonomi desa kini semakin terarah berkat kehadiran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA). Sebagai lembaga yang mengonsolidasikan potensi antar-desa, BUMDESMA memiliki peran strategis dalam menjembatani produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.  Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, diselenggarakan **Pameran UMKM dalam rangka BUMDESMA** yang berpusat di **Alun-Alun Jepara** pada tanggal **18 September 2026**. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang sinergi, promosi, dan interaksi langsung antara pelaku usaha desa, pemerintah, swasta, dan masyarakat luas guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.  ### II. Latar Belakang Pelaksanaan pameran ini didasari oleh beberapa faktor krusial, antara lain:  1. **Potensi Produk Desa yang Belum Terekspos Optimal:** Banyak desa di wilayah Jepara yang memiliki produk unggulan unik, mulai dari kerajinan tangan, olahan pangan, hingga produk kreatif. Namun, keterbatasan akses pasar sering kali membuat potensi ini belum tergali maksimal. 2. **Peran Strategis BUMDESMA:** BUMDESMA hadir sebagai motor penggerak ekonomi kawasan perdesaan. Diperlukan sebuah wadah representatif untuk menunjukkan hasil binaan, komoditas unggulan, serta inovasi yang telah dikembangkan oleh BUMDESMA kepada publik. 3. **Kebutuhan Reintegrasi Pasar Pasca-Digitalisasi:** Meskipun tren belanja daring meningkat, interaksi fisik dalam bentuk pameran (off-line) tetap memegang peranan penting untuk membangun kepercayaan konsumen (*brand trust*) dan memperluas jaringan bisnis (*networking*) antarpelaku usaha. 4. **Alun-Alun Jepara sebagai Pusat Strategis:** Pemilihan Alun-Alun Jepara sebagai lokasi kegiatan didasari oleh letaknya yang strategis di pusat kota, mudah diakses, dan menjadi titik kumpul masyarakat. Hal ini menjamin tingginya volume kunjungan dan eksposur bagi para peserta pameran. ### III. Tujuan Pelaksanaan Adapun tujuan dari diselenggarakannya Pameran UMKM BUMDESMA ini adalah:  1. **Media Promosi dan Pemasaran:** Mengenalkan dan memasarkan produk-produk unggulan UMKM di bawah binaan BUMDESMA Jepara secara langsung kepada masyarakat luas dan calon investor. 2. **Penguatan Ekosistem BUMDESMA:** Menjadi ajang unjuk kinerja sekaligus memperkuat posisi BUMDESMA sebagai pilar penggerak ekonomi desa yang profesional dan mandiri. 3. **Membangun Kemitraan Strategis:** Memfasilitasi pertemuan bisnis (*business matching*) antara pelaku UMKM desa dengan distributor, pelaku industri retail, maupun sektor swasta lainnya untuk perluasan jaringan distribusi. 4. **Peningkatan Kualitas dan Daya Saing:** Mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kemasan, rasa, maupun legalitas produk berdasarkan umpan balik langsung dari pengunjung pameran. 5. **Stimulus Ekonomi Lokal:** Menggerakkan roda perekonomian masyarakat Jepara melalui perputaran transaksi selama pameran berlangsung serta mendukung program bangga buatan lokal.

Lele Marinasi Tegalsambi, Olahan Lele Naik Kelas
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Lele Marinasi Tegalsambi, Olahan Lele Naik Kelas

#Dekranasda

Lele Marinasi Desa Tegalsambi turut hadir memeriahkan Gebyar BUMDes di Alun-Alun 1 Jepara, 18–20 September 2026. Produk ini menjadi salah satu bentuk inovasi dalam mengolah hasil program ketahanan pangan BUMDes menjadi produk pangan yang praktis dan bernilai tambah. Melalui proses marinasi dengan bumbu pilihan, lele diolah menjadi produk yang siap diolah dan dinikmati. Kehadiran Lele Marinasi dalam Gebyar BUMDes menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi pangan Desa Tegalsambi sekaligus menunjukkan bahwa potensi desa dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Dari program ketahanan pangan, lahir inovasi. Dari potensi desa, tumbuh peluang usaha.

Pepes Rajungan Tegalsambi, Cita Rasa Pesisir di Gebyar BUMDes
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Pepes Rajungan Tegalsambi, Cita Rasa Pesisir di Gebyar BUMDes

#Dekranasda

Pepes Rajungan turut hadir dalam Gebyar BUMDes di Alun-Alun 1 Jepara, 18–20 September 2026. Membawa cita rasa khas pesisir, pepes rajungan menjadi salah satu produk kuliner yang memperkenalkan kekayaan olahan hasil laut Desa Tegalsambi. Diolah dengan bumbu rempah yang kaya dan cita rasa yang menggugah selera, Pepes Rajungan menjadi bentuk kreativitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk kuliner yang bernilai tambah. Keikutsertaan Pepes Rajungan dalam Gebyar BUMDes menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal Desa Tegalsambi kepada masyarakat sekaligus mendorong semangat pengembangan usaha dan ekonomi desa.

Kintelan Tegalsambi, Cita Rasa Desa yang Makin Dikenal
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Kintelan Tegalsambi, Cita Rasa Desa yang Makin Dikenal

#Dekranasda

Kintelan Desa Tegalsambi turut hadir memeriahkan Gebyar BUMDes yang berlangsung di Alun-Alun 1 Jepara, 18–20 September 2026. Membawa cita rasa khas dan inovasi produk lokal, Kintelan menjadi salah satu sajian yang memperkenalkan potensi kuliner Desa Tegalsambi kepada masyarakat yang hadir. Dengan pilihan rasa yang beragam, mulai dari original, nanas, nangka, durian, hingga cokelat, Kintelan hadir sebagai olahan pangan lokal yang dikembangkan dengan kreativitas dan semangat kewirausahaan masyarakat desa. Keikutsertaan Kintelan dalam Gebyar BUMDes menjadi kesempatan untuk memperluas promosi sekaligus memperkenalkan produk unggulan desa kepada masyarakat Jepara dan sekitarnya. Dari bahan lokal, lahir produk kreatif. Dari desa, tumbuh potensi ekonomi yang membanggakan. 💚

Gebyar BUMDes: Semarakkan Produk Desa, Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Desa Tegalsambi, Kec. Tahunan

Gebyar BUMDes: Semarakkan Produk Desa, Gerakkan Ekonomi Masyarakat

#Dekranasda

Gebyar BUMDes hadir meramaikan Alun-Alun 1 Jepara pada 18–20 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi BUMDes dan pelaku usaha desa untuk memperkenalkan berbagai potensi, produk unggulan, serta inovasi yang dikembangkan di masing-masing desa. Dalam kegiatan ini, BUMDes Tegal Makmur Desa Tegalsambi turut berpartisipasi dengan membawa beragam potensi dan produk unggulan desa. Kehadiran dalam Gebyar BUMDes menjadi kesempatan untuk memperluas promosi, memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat, sekaligus membangun jejaring dan kolaborasi antarpelaku ekonomi desa. Melalui semangat “Dari Desa, Untuk Indonesia”, BUMDes terus didorong untuk menjadi penggerak perekonomian masyarakat dengan mengembangkan potensi lokal secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.