Bunda Literasi Kecamatan Mlonggo: Guru Cerdas Adalah Guru yang Gemar Membaca
Pada hari Rabu, 30 September 2026, Bunda Literasi Kecamatan Mlonggo menyampaikan pesan tentang pentingnya budaya membaca, khususnya bagi para guru. Membaca buku bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi salah satu bekal untuk terus belajar, mengembangkan wawasan, dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan peran sebagai pendidik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguatkan kesadaran akan pentingnya membaca sebagai bagian dari budaya belajar sepanjang hayat. Tujuan kegiatan ini adalah mendorong para guru agar menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi, karena kemampuan membaca dan kebiasaan membaca menjadi dasar untuk terus mengembangkan diri. Bunda Literasi Kecamatan Mlonggo menyampaikan pesan, “Guru cerdas itu suka baca buku. Mau bisa nulis ya harus baca buku. Mau keliling dunia tinggal baca buku.” Pesan tersebut menggambarkan bahwa melalui buku, seseorang dapat memperoleh pengetahuan yang luas tanpa harus pergi ke berbagai tempat. Bahkan, disampaikan pula bahwa “orang yang tak pernah membaca buku sama buruknya dengan orang yang tak bisa membaca buku.” Pesan ini menjadi pengingat akan pentingnya membangun kebiasaan membaca dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran yang ingin dicapai adalah tumbuhnya kebiasaan membaca di kalangan guru sehingga dapat menjadi contoh dan teladan literasi bagi peserta didik. Sebagai tindak lanjut, diharapkan para guru terus meluangkan waktu untuk membaca, memperkaya wawasan melalui berbagai bahan bacaan, serta menumbuhkan lingkungan pendidikan yang dekat dengan buku dan budaya literasi. Dengan membiasakan membaca, diharapkan lahir guru-guru yang semakin berwawasan, kreatif, dan inspiratif dalam mendampingi anak-anak belajar. Karena membaca membuka pintu pengetahuan, memperluas pandangan, dan membawa kita menjelajahi dunia melalui lembar demi lembar buku. “Mau bisa menulis, bacalah. Mau mengenal dunia, bacalah. Karena buku adalah jendela menuju pengetahuan yang tak terbatas.” .