Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 3330 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang Alat Kontrasepsi pada masyarakat maka, TP.PKK Desa Ujungwatu mengadakan Sosialisasi MKJP
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang Alat Kontrasepsi pada masyarakat maka, TP.PKK Desa Ujungwatu mengadakan Sosialisasi MKJP

#PKK

Sosialisasi Pemahaman Alat Kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang diselenggarakan oleh TP. PKK Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, pada 30 Juni 2026 di Aula Balai Desa Ujungwatu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan minat Pasangan Usia Subur (PUS) terhadap penggunaan kontrasepsi modern jangka panjang. Poin-Poin Utama Kegiatan: Edukasi Jenis & Manfaat MKJP: Memberikan pemahaman mendalam mengenai efektivitas, keamanan, dan keuntungan metode IUD/AKDR, Implan, MOW (tubektomi), dan MOP (vasektomi) dibandingkan metode non-MKJP. Meluruskan Mitos dan Hoaks: Memberikan ruang dialog terbuka dan konsultasi untuk meluruskan kekhawatiran serta mitos seputar efek samping penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Perencanaan Keluarga Berkualitas: Mendorong pengaturan jarak kelahiran anak yang ideal demi menjaga kesehatan reproduksi ibu, menurunkan risiko stunting, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Sinergi Pelayanan: Menggalang kolaborasi antara kader PKK, PLKB/Penyuluh KB, dan bidan desa guna mempermudah akses pelayanan serta rujukan pemasangan MKJP bagi warga.

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026
TP. PKK Kab. Jepara

SOSIALISASI PENGASUHAN POSITIF DI ERA DIGITAL TAHUN 2026

#PKK

Kegiatan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) bagi Kader TP. PKK di Kabupaten Jepara Tahun 2026 dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital" yang dilaksanakan Pokja I TP. PKK Kabupaten Jepara pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2026 di Pendopo RA Kartini Kabupaten Jepara. Acara dibuka langsung oleh ketua TP PKK Kabupaten Jepara, Ny. Laila Saidah Witiarso. Peserta sosialisasi sejumlah 110 orang yang terdiri dari perwakilan Pokja I Desa binaan, Pokja I Kecamatan se Kabupaten Jepara, perwakilan masing-masing Pengurus TP PKK Kabupaten Jepara. Materi disampaikan oleh 2 Narasumber, DR. Mayadina Rohmi Musfiroh, S.H.I, M.A. (Ketua LPPM UNISNU) dan Ibu Nailis Sa’adah, S.IP, M.Si (Disdikpora).

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak
Desa Kaliaman, Kec. Kembang

Sosialisasi Kompetensi Kader PKK dalam pengasuhan anak

#PKK

Acara pada hari ini Senin 30 Juni 2026, yang diwakilkan oleh Ketua Pokja 1 Ibu Fatimah dalam rangka Sosialisasi Kader PKK mengenai Pola Pengasuhan di Era Digital. Pola pengasuhan di era digital adalah cara orang tua membimbing, mendidik, dan mengawasi anak dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pengasuhan pada era ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan sosial anak, tetapi juga pada kemampuan anak dalam menggunakan teknologi secara bijaksana, aman, dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, orang tua berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan mengenai penggunaan gawai, internet, dan media sosial. Orang tua menetapkan aturan terkait durasi penggunaan perangkat digital, memilih konten yang sesuai dengan usia anak, serta mengawasi aktivitas digital tanpa mengabaikan kebutuhan anak akan privasi sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain itu, orang tua juga perlu menjadi teladan dalam menggunakan teknologi, misalnya dengan membatasi penggunaan gawai saat berinteraksi dengan keluarga dan menunjukkan etika yang baik dalam berkomunikasi di dunia digital. Pola pengasuhan di era digital juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak. Anak didorong untuk berdiskusi mengenai pengalaman mereka di dunia digital, termasuk ketika menghadapi informasi yang tidak benar, perundungan siber (cyberbullying), atau potensi ancaman lainnya. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat memberikan bimbingan serta membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi. Dengan demikian, pola pengasuhan di era digital merupakan pendekatan pengasuhan yang menggabungkan nilai-nilai pengasuhan tradisional, seperti kasih sayang, pengawasan, dan pembentukan karakter, dengan literasi digital agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Menguatkan Peran Keluarga di Era Digital yang Semakin Dinamis
Kecamatan Mlonggo

Menguatkan Peran Keluarga di Era Digital yang Semakin Dinamis

#PKK

Perkembangan teknologi digital menghadirkan banyak peluang bagi tumbuh kembang anak, namun juga membawa tantangan yang memerlukan perhatian bersama. Di tengah derasnya arus informasi, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak dan remaja agar mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, bijak, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas para kader PKK menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan keluarga di era digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Pengurus Pokja I TP PKK Kecamatan Mlonggo dalam Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang diselenggarakan oleh Pokja I TP PKK Kabupaten Jepara, pada hari Selasa, 30 Juni 2026. Mengusung tema "Meningkatkan Kompetensi Kader PKK dalam Pengasuhan Anak dan Remaja yang Sehat, Produktif, dan Bijak Bermedia Digital", kegiatan ini membekali para kader dengan wawasan mengenai pola pengasuhan yang adaptif, perlindungan anak, serta pemanfaatan media digital secara positif. Bekal tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga-keluarga di lingkungan masing-masing sebagai upaya menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman. Kader PKK memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini, diharapkan para kader mampu menjadi penggerak dalam membangun budaya pengasuhan yang positif, memperkuat komunikasi dalam keluarga, serta mengedukasi masyarakat tentang penggunaan media digital yang sehat. Semoga semangat belajar dan berbagi yang dimiliki para kader PKK terus tumbuh, sehingga mampu melahirkan keluarga-keluarga yang tangguh, anak-anak yang berkarakter, dan generasi digital yang cerdas, produktif, serta berakhlak mulia.