Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 334 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
Senam 7 kebiasaan anak indonesia hebat
Kecamatan Pakis Aji

Senam 7 kebiasaan anak indonesia hebat

#Bunda PAUD #Bunda Literasi

Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, Bunda PAUD, Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirangkaikan dengan Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di TK Tarbiyatul Atfal Sinanggul 6, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyambut peserta didik baru sekaligus menanamkan kebiasaan positif sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Acara berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan, dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Jepara, Bunda PAUD Kecamatan Mlonggo, Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Mlonggo, Pokja IV TP PKK Kabupaten Jepara, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), IGTKI, para guru, serta orang tua murid yang turut memberikan dukungan terhadap proses adaptasi anak di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan MPLS, anak-anak dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, teman-teman, serta berbagai aturan dan kebiasaan baik yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka di sekolah. Sementara itu, Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi media edukatif untuk membangun karakter anak agar tumbuh sehat, aktif, disiplin, mandiri, gemar belajar, serta memiliki sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Bunda PAUD Kecamatan Pakis Aji merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini, sekaligus mempererat sinergi antardaerah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan menyenangkan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus menginspirasi seluruh satuan PAUD untuk menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada anak serta melibatkan orang tua sebagai mitra utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi mitra, pendidik, dan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, sehat, dan siap menghadapi masa depan.

Monitoring MPLS Ramah di SD Negeri 04 Sinanggul
Kecamatan Mlonggo

Monitoring MPLS Ramah di SD Negeri 04 Sinanggul

#Bunda Literasi

Bunda Literasi Kabupaten Jepara bersama Bunda Literasi Kecamatan Mlonggo melaksanakan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di SD Negeri 04 Sinanggul. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MPLS berlangsung sesuai prinsip ramah anak, aman, menyenangkan, dan mendukung proses adaptasi peserta didik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai dengan ketentuan serta mampu memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik baru. Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, membangun karakter positif, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama sekolah. Sasaran yang ingin dicapai adalah terlaksananya MPLS yang ramah anak sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan sekolah, guru, dan teman sebaya. Sebagai tindak lanjut, Bunda Literasi bersama pihak sekolah akan terus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Literasi goes to school
Kecamatan Pakis Aji

Literasi goes to school

#Bunda PAUD #Bunda Literasi

Literasi Goes to School Warnai Hari Pertama Masuk Sekolah di SD N Sinanggul 4 Rabu, 15 Juli 2026 – Bunda Literasi Kabupaten Jepara dan Bunda Literasi Kecamatan Pakis Aji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq melaksanakan kunjungan kerja ke SD N Sinanggul 4, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, , bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru. Kegiatan ini mengusung gerakan "Literasi Goes to School"sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan melalui penerapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi peserta didik baru. Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Jepara, para guru, orang tua murid, serta seluruh peserta didik. Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa hari pertama sekolah merupakan momen yang sangat penting untuk menumbuhkan semangat belajar, rasa aman, serta karakter positif pada anak. Beliau mengajak seluruh satuan pendidikan untuk menghadirkan MPLS yang ramah anak, tanpa kekerasan, penuh kasih sayang, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Beberapa jenis tanaman yang ditanam antara lain alpukat, durian, dan sirsak. Penanaman pohon ini menjadi simbol harapan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sebagaimana pohon yang dirawat hingga kelak memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Suasana semakin meriah ketika seluruh peserta mengikuti Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat, disiplin, aktif bergerak, serta membangun karakter positif sejak usia dini melalui aktivitas yang menyenangkan. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq juga menyerahkan buku mewarnai dan krayon kepada seluruh peserta didik sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas sekaligus menumbuhkan minat belajar anak sejak dini. Diharapkan melalui media sederhana tersebut, anak-anak semakin senang berekspresi, berimajinasi, dan mencintai proses belajar. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan ke pojok baca sekolah. Bunda PAUD dan Bunda Literasi mengajak anak-anak mengenal berbagai buku bacaan yang tersedia serta membacakan cerita secara interaktif. Momen ini menjadi bagian dari gerakan membudayakan literasi sejak usia dini agar anak terbiasa mencintai buku, gemar membaca, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Melalui kegiatan Literasi Goes to School, diharapkan tercipta sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, membangun karakter, meningkatkan budaya literasi, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Hari pertama sekolah pun menjadi pengalaman yang menyenangkan, bermakna, dan penuh semangat bagi seluruh peserta didik TK Sinanggul 6.

KUNJUNGAN BUNDA PAUD DAN BUNDA LITERASI DALAM PENGELOLAAN MPLS RAMAH ANAK PADA SMPN 1 PAKIS AJI
Kecamatan Pakis Aji

KUNJUNGAN BUNDA PAUD DAN BUNDA LITERASI DALAM PENGELOLAAN MPLS RAMAH ANAK PADA SMPN 1 PAKIS AJI

#PKK #Bunda PAUD #Bunda Literasi

Rabu, 15 Juli 2026 – Ketua PAUD sekaligus Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq melaksanakan kunjungan resmi ke SMPN 1 Pakisaji. Kunjungan ini bertepatan dengan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan bertujuan untuk mensosialisasikan dan memastikan penerapan konsep MPLS Ramah bagi para siswa baru. Agenda ini dihadiri oleh kepala sekolah, komite, serta seluruh guru dan tenaga pendidik di lingkungan SMPN 1 Pakisaji. Fokus utama transisi ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa unsur kekerasan atau perundungan (bullying). Sebagai Bunda Literasi, beliau juga menekankan pentingnya penguatan literasi dasar dan digital sejak hari pertama sekolah. Para guru diajak untuk menyusun metode pembelajaran kreatif yang memicu minat baca siswa di tingkat menengah pertama. Dalam arahannya, Ketua PAUD dan Bunda Literasi menegaskan bahwa kolaborasi harmonis antara guru dan pendekatan yang ramah anak adalah kunci keberhasilan karakter siswa. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh tenaga pendidik SMPN 1 Pakisaji untuk mengawal MPLS yang edukatif. Program ini diharapkan mampu memotivasi siswa baru agar adaptif, inklusif, dan siap berprestasi. Agar uraian kegiatan ini menjadi lebih lengkap, Anda bisa membagikan beberapa detail berikut: Siapa nama lengkap Ketua PAUD / Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji saat ini? Apakah ada kegiatan simbolis yang dilakukan (seperti penyerahan buku, penyematan tanda peserta, atau deklarasi anti-bullying)? Apa topik literasi spesifik yang ditekankan dalam kunjungan tersebut? Saya siap membantu Anda menyusun dokumen laporan atau berita acara yang lebih formal. Camat Pakisaji bersama Ketua PAUD sekaligus Bunda Literasi Kecamatan Pakisaji, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq, melaksanakan kunjungan kerja resmi ke SMPN 1 Pakisaji. Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka memantau langsung sekaligus membuka sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Agenda ini diikuti oleh kepala sekolah, jajaran komite, serta seluruh guru dan tenaga pendidik di SMPN 1 Pakisaji. Camat Pakisaji dalam arahannya menekankan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun senioritas. Sejalan dengan hal tersebut, Ny. Menik Jumiati Muhammad Shodiq selaku Ketua PAUD dan Bunda Literasi mengajak para guru untuk menerapkan pendekatan edukatif yang humanis. Beliau juga mendorong penguatan literasi sekolah sebagai fondasi karakter siswa dalam menghadapi masa transisi dari tingkat dasar ke sekolah menengah. Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif bersama seluruh tenaga pendidik mengenai metode MPLS yang menyenangkan dan inklusif. Melalui sinergi antara jajaran Pemerintah Kecamatan, Bunda Literasi, dan pihak sekolah, SMPN 1 Pakisaji berkomitmen penuh untuk mewujudkan lingkungan belajar yang ramah anak. Program ini diharapkan dapat membantu siswa baru beradaptasi dengan cepat, ceria, dan penuh motivasi untuk mengukir prestas

Pendampingan Perekaman Bet to Bet KTP- El bagi Disabilitas  berat
Desa Jambu, Kec. Mlonggo

Pendampingan Perekaman Bet to Bet KTP- El bagi Disabilitas berat

#PKK #Bunda Literasi

Pendampingan Perekaman Bet to Bet KTP-el bagi Penyandang Disabilitas Berat di Desa Jambu Jambu, 15 Juli 2026 – Pemerintah Desa Jambu bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan Pendampingan Perekaman Bet to Bet KTP Elektronik (KTP-el) bagi penyandang disabilitas berat di Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola yang diberikan kepada masyarakat penyandang disabilitas berat yang mengalami keterbatasan sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan perekaman data biometrik secara langsung di kantor pelayanan. Melalui layanan Bet to Bet, petugas Disdukcapil mendatangi rumah warga untuk melakukan perekaman data KTP-el, sehingga hak setiap warga negara untuk memiliki dokumen kependudukan tetap dapat terpenuhi. Di Desa Jambu terdapat dua warga penyandang disabilitas berat yang menjadi sasaran pelayanan, yaitu: 1. Diah Putri Ayu Maharani, warga RT 27 RW 06. 2. Muhammad Virgiawan Hidayat, warga RT 03 RW 01. Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan dari Kecamatan Mlonggo, serta dihadiri oleh Ketua TP PKK Desa Jambu, Ny. Rofiatun Sudarsono, yang memberikan dukungan moril kepada keluarga penerima layanan. Pemerintah Desa Jambu juga turut mengawal jalannya kegiatan yang diwakili oleh Staf Tata Usaha dan Umum, Ibu Suci Indawati, guna memastikan proses pelayanan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ketua TP PKK Desa Jambu, Ny. Rofiatun Sudarsono, menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil Kabupaten Jepara atas terselenggaranya pelayanan jemput bola ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas. Melalui pelayanan ini diharapkan seluruh penyandang disabilitas berat di Desa Jambu dapat memiliki dokumen kependudukan yang sah sebagai identitas resmi. Kepemilikan KTP-el akan memudahkan akses terhadap berbagai layanan publik, seperti pelayanan kesehatan, bantuan sosial, administrasi perbankan, maupun pelayanan pemerintahan lainnya. Maksud dan Tujuan Kegiatan Memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada penyandang disabilitas berat. Memenuhi hak warga negara dalam memperoleh identitas kependudukan berupa KTP-el. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif, mudah diakses, serta menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas. Output yang Diharapkan Terselenggaranya perekaman biometrik KTP-el bagi penyandang disabilitas berat secara optimal. Terbitnya KTP Elektronik bagi warga yang telah melakukan perekaman. Meningkatnya kepemilikan dokumen kependudukan di kalangan penyandang disabilitas sehingga mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik dan program pemerintah. Terwujudnya sinergi antara Disdukcapil Kabupaten Jepara, Kecamatan Mlonggo, TP PKK Desa Jambu, dan Pemerintah Desa Jambu dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan inklusif kepada masyarakat.

Literasi Goes To Bulan di SDN 4 Sinanggul
Bunda Literasi Kab. Jepara

Literasi Goes To Bulan di SDN 4 Sinanggul

#Bunda Literasi

Literasi Goes to Bulan di SDN 4 Sinanggul pada tanggal 15 Juli 2026 yang dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Jepara Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, serta membangun budaya membaca yang menyenangkan di lingkungan sekolah. Selama kegiatan, peserta didik membaca buku yang disediakan oleh perpustakaan keliling dengan antusias. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, dewan guru, peserta didik, orang tua, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga kegiatan Literasi Goes to Bulan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas literasi di SD Negeri 4 Sinanggul.