Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
Dukung Pengembangan UMKM Lokal, TP PKK Desa Tinjau Pembuatan Celana Training di Desa Karanggondang
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Dukung Pengembangan UMKM Lokal, TP PKK Desa Tinjau Pembuatan Celana Training di Desa Karanggondang

#Dekranasda

Jajaran pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan PKK Desa Karanggondang melaksanakan kunjungan ke tempat usaha pembuatan celana *training* di RT 07 RW 02 Desa Karanggondang pada Jumat, 18 September 2026. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses produksi konveksi lokal sekaligus memberikan apresiasi atas peran aktif pelaku usaha rumah tangga dalam menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa. Dalam peninjauan tersebut, rombongan TP PKK memantau setiap tahapan pembuatan celana *training*, mulai dari pemotongan bahan, proses penjahitan, hingga tahap penyelesaian (*finishing*). Pengurus PKK juga berkesempatan berdialog langsung dengan para pengrajin dan pemilik usaha mengenai kapasitas produksi, kualitas produk, serta tantangan pemasaran yang dihadapi. Kehadiran jajaran PKK menjadi bentuk motivasi nyata agar pelaku UMKM lokal terus menjaga kualitas dan berinovasi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kunjungan kolaboratif antara TP PKK Kecamatan Mlonggo dan TP PKK Desa Karanggondang ini diharapkan dapat membuka peluang pembinaan lanjutan, seperti pelatihan kewirausahaan, bantuan promosi, maupun perluasan jaringan pemasaran bagi produk-produk lokal. Melalui sinergi dan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, potensi industri kreatif konveksi di Desa Karanggondang diharapkan semakin berkembang serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga masyarakat setempat.

UMKM Cap Nona Naik Kelas, Hadirkan Inovasi Bolu Gulung sebagai Produk Unggulan Desa Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

UMKM Cap Nona Naik Kelas, Hadirkan Inovasi Bolu Gulung sebagai Produk Unggulan Desa Telukawur

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat inovasi terus tumbuh di tengah pelaku UMKM Desa Telukawur. Kreativitas dalam mengembangkan produk menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat daya saing sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal. Pada Sabtu, 19 September 2026, TP. PKK Desa Telukawur hadir dalam kegiatan pengembangan UMKM Cap Nona yang tengah melakukan inovasi melalui pengembangan produk bolu gulung. Pengembangan bolu gulung menjadi bagian dari upaya UMKM Cap Nona untuk menghadirkan variasi produk sekaligus memberikan pilihan kuliner yang lebih beragam kepada konsumen. Langkah ini menunjukkan semangat pelaku usaha untuk terus belajar, berkreasi, dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. TP. PKK Hadir Dukung Kreativitas Pelaku UMKM Kehadiran TP. PKK Desa Telukawur menjadi bentuk dukungan terhadap proses pengembangan UMKM di tingkat desa. Melalui komunikasi dan pendampingan, TP. PKK terus mendorong pelaku usaha agar tidak berhenti pada produk yang sudah ada, tetapi berani melakukan inovasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Pengembangan UMKM juga memiliki keterkaitan erat dengan pemberdayaan keluarga. Ketika sebuah usaha tumbuh, keterampilan anggota keluarga dapat semakin produktif dan potensi ekonomi yang berasal dari lingkungan rumah tangga dapat dikembangkan menjadi usaha yang bernilai. UMKM Cap Nona menjadi salah satu bagian dari geliat usaha masyarakat Desa Telukawur yang terus berupaya menghadirkan produk baru. Bolu gulung menjadi salah satu inovasi yang dikembangkan untuk memperkaya ragam produk dan memperluas peluang pemasaran. Inovasi Produk, Langkah Menuju Naik Kelas Perjalanan sebuah UMKM untuk berkembang membutuhkan kreativitas, konsistensi, dan kemauan untuk terus melakukan pembaruan. Pengembangan produk bukan hanya tentang menghadirkan jenis makanan baru, tetapi juga menjadi proses untuk mengenali kebutuhan konsumen dan membangun karakter produk. Bolu gulung yang dikembangkan UMKM Cap Nona diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan produk usaha sekaligus menambah daya tarik produk lokal Desa Telukawur. Selain inovasi produk, keberlanjutan UMKM juga membutuhkan perhatian terhadap kualitas, kebersihan, kemasan, tampilan, dan pengelolaan usaha. Berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan produk lokal untuk dapat berkembang dan dikenal lebih luas. Dari Keterampilan Keluarga Menjadi Potensi Ekonomi UMKM yang tumbuh di lingkungan desa merupakan gambaran bahwa potensi ekonomi dapat berawal dari keterampilan dan kreativitas masyarakat. Produk yang dibuat dengan ketekunan memiliki peluang untuk berkembang menjadi bagian dari identitas ekonomi lokal. TP. PKK Desa Telukawur terus mendorong semangat tersebut melalui berbagai bentuk dukungan dan sinergi dengan pelaku usaha. Pemberdayaan UMKM diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi keluarga dan pengembangan potensi desa. Dengan semangat inovasi yang terus dijaga, UMKM Cap Nona diharapkan dapat semakin berkembang dan memperkenalkan produk olahan masyarakat Desa Telukawur kepada pasar yang lebih luas. Bersama Mendorong UMKM Telukawur Semakin Berdaya Kegiatan pengembangan bolu gulung ini menjadi bagian dari perjalanan UMKM Cap Nona dalam melakukan inovasi produk. Kehadiran TP. PKK Desa Telukawur sekaligus memperkuat pesan bahwa pertumbuhan UMKM membutuhkan dukungan, sinergi, dan semangat untuk terus belajar. Dari keterampilan lahir karya, dari kreativitas lahir inovasi, dan dari UMKM yang terus berkembang tumbuh kekuatan ekonomi keluarga. Bersama TP. PKK Desa Telukawur, produk lokal terus bergerak menuju UMKM yang semakin produktif, kreatif, dan berdaya saing.

UMKM Cap Nona Naik Kelas, Kembangkan Bolen sebagai Produk Baru Desa Telukawur
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

UMKM Cap Nona Naik Kelas, Kembangkan Bolen sebagai Produk Baru Desa Telukawur

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Kreativitas pelaku UMKM terus tumbuh di Desa Telukawur. Semangat untuk mengembangkan produk lokal dan menghadirkan inovasi baru menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi keluarga dan potensi usaha masyarakat. Pada Sabtu, 19 September 2026, TP. PKK Desa Telukawur hadir dalam kegiatan pengembangan UMKM Cap Nona yang tengah melakukan inovasi produk melalui pengembangan bolen sebagai salah satu produk baru. Pengembangan bolen menjadi langkah kreatif UMKM Cap Nona untuk memperluas pilihan produk sekaligus memberikan variasi kepada konsumen. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM di Desa Telukawur terus berupaya mengikuti perkembangan selera pasar dengan tetap mengedepankan kreativitas dan potensi usaha lokal. TP. PKK Hadir Dukung UMKM Lokal Kehadiran TP. PKK Desa Telukawur menjadi bentuk dukungan terhadap semangat pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Pendampingan dan komunikasi dengan pelaku usaha menjadi bagian dari upaya TP. PKK untuk mendorong masyarakat agar semakin produktif dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Bagi TP. PKK, pertumbuhan UMKM memiliki hubungan erat dengan pemberdayaan keluarga. Usaha yang berkembang dapat menjadi ruang produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari keterampilan yang dimiliki. UMKM Cap Nona menjadi salah satu contoh bahwa inovasi dapat dimulai dari langkah sederhana. Pengembangan produk baru seperti bolen dapat menjadi bagian dari proses memperkuat identitas usaha sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Dari Produk Lokal Menuju Pasar yang Lebih Luas Mengembangkan sebuah produk membutuhkan proses, kreativitas, dan konsistensi. Selain memperhatikan cita rasa, pelaku UMKM juga perlu terus memperhatikan kualitas, kemasan, tampilan produk, serta kemampuan memenuhi kebutuhan konsumen. Melalui semangat inovasi tersebut, UMKM Cap Nona diharapkan dapat terus bertumbuh dan memperkuat keberadaan produk lokal Desa Telukawur. Pengembangan bolen menjadi salah satu langkah untuk memperkaya ragam produk sekaligus memberikan alternatif pilihan kuliner bagi masyarakat. TP. PKK Desa Telukawur akan terus memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM melalui sinergi, pendampingan, dan penguatan semangat kewirausahaan masyarakat. UMKM Tumbuh, Ekonomi Keluarga Bergerak Keberadaan UMKM di tingkat desa memiliki arti penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Di balik sebuah produk terdapat keterampilan, kreativitas, ketekunan, dan semangat keluarga untuk terus berkembang. Pengembangan UMKM Cap Nona menjadi bagian dari dinamika positif ekonomi lokal Desa Telukawur. Dengan terus berinovasi dan menjaga kualitas, produk lokal memiliki ruang untuk dikenal lebih luas dan menjadi bagian dari potensi unggulan desa. TP. PKK Desa Telukawur berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk mendukung pelaku UMKM agar semakin kreatif, produktif, dan mandiri. Dari kreativitas lahir inovasi. Dari inovasi tumbuh peluang. Bersama UMKM dan TP. PKK Desa Telukawur, produk lokal terus bergerak naik kelas dan membawa semangat ekonomi keluarga menuju pasar yang lebih luas.

BUMDES DESA RAU.Ikut serta tampil di acara Gebyar BUMDES dan BUMDESMA Sekabupaten Jepara di alun alun Jepara
Desa Rau, Kec. Kedung

BUMDES DESA RAU.Ikut serta tampil di acara Gebyar BUMDES dan BUMDESMA Sekabupaten Jepara di alun alun Jepara

#Dekranasda

Hari ini sabtu tanggal 19 September tahun 2026, kabupaten Jepara menyelenggarakan acara Gebyar BUMDES Dan BUMDESMA sekabupaten Jepara di alun alun Jepara. Acara di buka oleh bapak bupati dan wakil bupati. Di acara gebyar BUMDES dan BUMDESMA ini di ikuti sebanyak 184 BUDES dan 9 BUMDESMA,dan menampilkan produk unggulan disetiap masing-masing bumdes dan bumdesma. Bumdes Rukun makmur Desa Rau menampilkan kopi kekinian yang sudah ikut pelatihan dan mendapatkan sertifikat Dri disnaker,dan beras organik yang berkwalitas.yang di kelolah dari kelompok tani di desa Rau.

Gebyar BUMDes / BUMDesma dan Produk Unggulan Desa se-Kecamatan Mayong
Kecamatan Mayong

Gebyar BUMDes / BUMDesma dan Produk Unggulan Desa se-Kecamatan Mayong

#Dekranasda

GEBYAR BUMDes / BUMDesma dan Produk Unggulan Desa se-Kecamatan Mayong Gebyar BUMDes merupakan kegiatan yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus sarana untuk memperkenalkan dan meningkatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung perekonomian masyarakat desa. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 18-20 September 2026 di Alun-Alun 1 Jepara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi, produk unggulan, serta unit usaha yang dikelola oleh BUMDes kepada masyarakat secara lebih luas. Melalui Gebyar BUMDes, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai berbagai layanan dan produk BUMDes sekaligus ikut berpartisipasi dalam pengembangan usaha ekonomi desa. Rangkaian kegiatan Gebyar BUMDes diisi dengan berbagai aktivitas menarik, seperti pameran produk UMKM dan produk unggulan desa, bazar, hiburan masyarakat, serta kegiatan promosi dan sosialisasi unit usaha BUMDes. Kegiatan juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, kelompok masyarakat, dan pengelola BUMDes untuk membangun jejaring serta membuka peluang kerja sama. Pelaksanaan Gebyar BUMDes diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan BUMDes, memperluas pemasaran produk lokal, serta mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di tingkat desa. Dengan adanya kegiatan ini, BUMDes diharapkan semakin dikenal sebagai lembaga ekonomi desa yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi desa.

PAMERAN PRODUK UMKM KAB. JEPARA
Desa Rengging, Kec. Pecangaan

PAMERAN PRODUK UMKM KAB. JEPARA

#Dekranasda

Mengikuti pameran produk unggulan UMKM Kab. Jepara di alun-alun Jepara. Kegiatan tersebut diikiti sumua desa yang ada di Kab Jepara. Tidak ketinggalan Desa Rengging juga mengikuti dengan membawa produk unggulan. Desa Rengging pada pameran UMKM tersebut membawa Kerupuk gadung, Durian, pupuk organik dan keripik-keripik lokal Desa. Dengan acara tersebut sungguh luar biasa bisa meningkatkan pendapan para pelaku UMKM. Sehingga dapat meningkatkan semangat para pelaku UMKM. Dengan acara seerti ini para pelaku UMKM punya tempat untuk mempromodikan produk unggulan mereka. Semoga dengan acara tersebut ekonomi di masyarakat Jepara semakin baik. Dan masyarakat tambah bersemangat untuk menciptakan peluang yang dapat meningkatkan ekonomi. Sehingga warga Jepara menjadi masyarakat yang mandiri dalam ekonomi . Tidak tergantung pada lapapangan pekerjan saja. Jepara hebat.