Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 3365 Warta PKK
Tingkat: Semua Tingkat
SIMULASI PAAREDI
Desa Pule, Kec. Mayong

SIMULASI PAAREDI

#PKK

# LAPORAN KEGIATAN ## SIMULASI PAAREDI TP PKK DESA PULE ### A. Nama Kegiatan Simulasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) TP PKK Desa Pule. ### B. Latar Belakang Perkembangan teknologi digital memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bidang pendidikan dan komunikasi. Namun, penggunaan teknologi digital yang tidak disertai dengan pendampingan dan pengawasan yang tepat dapat memberikan dampak kurang baik bagi anak dan remaja. Oleh karena itu, orang tua dan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pola asuh yang tepat serta mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara bijak. Sebagai salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan remaja di era digital, TP PKK Desa Pule melaksanakan kegiatan Simulasi PAAREDI. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan praktik bagi kader serta masyarakat dalam memahami pola asuh anak dan remaja yang sesuai dengan perkembangan zaman. Melalui kegiatan simulasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak, pengawasan penggunaan gawai dan media digital, penanaman nilai-nilai karakter, serta perlindungan anak dari berbagai dampak negatif lingkungan digital. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan keluarga mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak dan remaja secara optimal. ### C. Maksud dan Tujuan Kegiatan Simulasi PAAREDI TP PKK Desa Pule dilaksanakan dengan tujuan: 1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader PKK serta masyarakat mengenai pola asuh anak dan remaja di era digital. 2. Meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pendampingan anak dalam menggunakan perangkat digital. 3. Memberikan edukasi mengenai penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. 4. Meningkatkan kemampuan orang tua dalam membangun komunikasi yang positif dengan anak dan remaja. 5. Menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. 6. Mendorong terciptanya keluarga yang mampu memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak dan remaja. 7. Meningkatkan peran aktif TP PKK Desa Pule dalam mendukung ketahanan keluarga dan perlindungan anak. ### D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan **Hari/Tanggal:** Minggu, 12 Juli 2026 **Waktu:** 9.00 - selesai **Tempat:** BalaiDesa Pule **Desa:** Pule **Kecamatan:** Mayong **Kabupaten:** Jepara ### E. Peserta Kegiatan Kegiatan Simulasi PAAREDI diikuti oleh: 1. Pengurus TP PKK Desa Pule. 2. Kader PKK Desa Pule. 3. Kader Pokja terkait. 4. Perwakilan orang tua atau keluarga. 5. Tokoh masyarakat. 6. Unsur masyarakat yang berkaitan dengan pembinaan anak dan remaja. 7. Peserta lain yang telah ditentukan oleh panitia. ### F. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Simulasi PAAREDI TP PKK Desa Pule dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta simulasi atau praktik sederhana yang berkaitan dengan pola asuh anak dan remaja di era digital. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan. Setelah itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep PAAREDI serta pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak dan remaja menghadapi perkembangan teknologi. Dalam kegiatan simulasi, peserta diberikan contoh situasi yang sering terjadi dalam kehidupan keluarga, seperti anak yang terlalu sering menggunakan gawai, anak yang sulit diajak berkomunikasi, penggunaan media sosial tanpa pengawasan, serta bagaimana orang tua menghadapi perbedaan pendapat dengan anak. Peserta kemudian diajak untuk mempraktikkan cara memberikan respons yang tepat melalui komunikasi yang santun, terbuka, dan tidak menghakimi. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membuat kesepakatan keluarga terkait penggunaan gawai, mengatur waktu penggunaan perangkat digital, mendampingi anak ketika mengakses internet, serta memberikan contoh perilaku positif dalam penggunaan teknologi. Melalui simulasi dan diskusi, peserta diajak untuk memahami bahwa pola asuh di era digital membutuhkan keterlibatan aktif orang tua. Orang tua tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping, pendidik, dan teladan bagi anak dalam menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. ### G. Materi Kegiatan Materi yang disampaikan dalam kegiatan Simulasi PAAREDI meliputi: 1. **Pengenalan PAAREDI** Peserta diperkenalkan dengan konsep Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital serta pentingnya penerapan pola asuh yang sesuai dengan kondisi dan tantangan zaman. 2. **Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak** Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan kasih sayang, perhatian, perlindungan, pendidikan, serta pendampingan kepada anak dan remaja. 3. **Pendampingan Penggunaan Gawai** Orang tua perlu mengetahui aktivitas digital anak, memberikan batasan penggunaan gawai, serta mendampingi anak dalam mengakses konten digital. 4. **Komunikasi Positif dalam Keluarga** Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya. 5. **Pencegahan Dampak Negatif Dunia Digital** Orang tua perlu memberikan edukasi kepada anak mengenai risiko penggunaan internet dan media sosial, termasuk konten yang tidak sesuai usia, interaksi dengan orang yang tidak dikenal, serta perilaku tidak bijak di dunia maya. 6. **Penanaman Nilai Karakter** Keluarga menjadi tempat pertama dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, sopan santun, kepedulian, dan sikap saling menghargai. 7. **Keteladanan Orang Tua** Orang tua diharapkan mampu menjadi contoh dalam penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab karena anak belajar melalui pengamatan terhadap perilaku orang-orang di sekitarnya. ### H. Bentuk Simulasi Simulasi kegiatan dilaksanakan dengan beberapa bentuk kegiatan, antara lain: * Simulasi komunikasi antara orang tua dan anak. * Simulasi pendampingan anak saat menggunakan gawai. * Simulasi penyelesaian masalah dalam keluarga. * Praktik membuat kesepakatan penggunaan gawai di rumah. * Diskusi kelompok mengenai permasalahan pola asuh anak di era digital. * Tanya jawab dan berbagi pengalaman antar peserta. * Refleksi bersama mengenai peran keluarga dalam mendampingi anak dan remaja. ### I. Hasil yang Dicapai Setelah mengikuti kegiatan Simulasi PAAREDI, peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai pentingnya penerapan pola asuh yang tepat di era digital. Peserta memahami bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pengawasan, pendampingan, komunikasi, dan keteladanan dari orang tua. Peserta juga menjadi lebih memahami pentingnya membangun komunikasi yang positif dengan anak, memberikan batasan penggunaan gawai secara bijaksana, serta mendampingi anak dalam menggunakan internet dan media sosial. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak dan remaja. Kegiatan simulasi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengasuhan anak di era digital. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat menemukan berbagai alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. ### J. Manfaat Kegiatan Kegiatan Simulasi PAAREDI memberikan manfaat, antara lain: 1. Meningkatkan wawasan kader dan masyarakat tentang pola asuh anak dan remaja di era digital. 2. Meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendampingan penggunaan teknologi. 3. Membantu orang tua membangun komunikasi yang lebih baik dengan anak. 4. Mendorong keluarga untuk menciptakan aturan penggunaan gawai yang sehat dan seimbang. 5. Meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan dan keamanan anak di lingkungan digital. 6. Memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pendidikan karakter anak. 7. Meningkatkan peran TP PKK Desa Pule dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga dan masyarakat. ### K. Evaluasi Kegiatan Secara umum, kegiatan Simulasi PAAREDI TP PKK Desa Pule berjalan dengan baik dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam mengikuti simulasi, diskusi, serta tanya jawab. Peserta menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, terutama mengenai cara mendampingi anak dalam menggunakan gawai dan media digital. Beberapa peserta juga menyampaikan pengalaman dan permasalahan yang dihadapi dalam mendampingi anak di lingkungan keluarga. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan simulasi saja, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Kader PKK diharapkan dapat turut menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. ### L. Tindak Lanjut Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Simulasi PAAREDI, TP PKK Desa Pule diharapkan dapat: 1. Melanjutkan edukasi mengenai pola asuh anak dan remaja di era digital kepada keluarga dan masyarakat. 2. Meningkatkan komunikasi dan kerja sama antara kader PKK, orang tua, dan masyarakat. 3. Mendorong keluarga untuk menerapkan pola asuh yang positif dan sesuai dengan kebutuhan anak. 4. Mengajak orang tua untuk melakukan pendampingan secara aktif dalam penggunaan gawai dan internet. 5. Melakukan kegiatan edukasi secara berkala mengenai perlindungan anak dan penggunaan teknologi yang aman. 6. Mendorong terciptanya keluarga yang harmonis, tangguh, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan era digital. ### M. Kesimpulan Kegiatan Simulasi PAAREDI TP PKK Desa Pule merupakan salah satu bentuk kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pola asuh anak dan remaja di era digital. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya komunikasi positif, pendampingan penggunaan teknologi, pengawasan media digital, penanaman karakter, serta keteladanan orang tua. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para kader dan keluarga dapat menerapkan pola asuh yang lebih positif, bijaksana, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Peran aktif keluarga dan dukungan dari TP PKK sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak dan remaja secara optimal. Demikian laporan kegiatan Simulasi PAAREDI TP PKK Desa Pule ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. **Pule, 12 Juli 2026** Mengetahui, **Ketua TP PKK Desa Pule** (Ny. Sugiyati) **Ketua Panitia/Pelaksana** (Ny. Irna Winarti)

Kelompok PKK RT 3 RW 1 desa Sengonbugel
Desa Sengonbugel, Kec. Mayong

Kelompok PKK RT 3 RW 1 desa Sengonbugel

#PKK

Kegiatan Kelompok PKK RT 3 RW 1 Desa Sengonbugel dilaksanakan di rumah Ibu Mila sebagai agenda pertemuan rutin bulanan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota, meningkatkan koordinasi, serta menyampaikan informasi mengenai program-program PKK. Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan dan pembahasan rencana kegiatan selanjutnya. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan kebersamaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan peran aktif anggota dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di lingkungan RT 3 RW 1.

Hari Koperasi ke-79, Saatnya Bersama Wujudkan Mayong Tangguh
Kecamatan Mayong

Hari Koperasi ke-79, Saatnya Bersama Wujudkan Mayong Tangguh

#PKK

Ketua TP PKK Kecamatan Mayong, Ny. Nikmah Muh. Taufik, mengucapkan Selamat Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan dan penggerak koperasi. Semoga peringatan Hari Koperasi menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Koperasi diharapkan terus tumbuh menjadi wadah usaha yang sehat, inovatif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.” Bersama koperasi, mari kita perkuat ekonomi kerakyatan dan wujudkan Mayong Tangguh.

Sosialisasi STBM
Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan

Sosialisasi STBM

#PKK

TP PKK dan Pokja IV mengadakan Sosialisasi STBM di PKK RT 2/RW 2. Di hadiri oleh 50 orang. Di rumah ibu Anik

Pemberdayaan UMKM PKK Melalui Penjualan Produk Unggulan Lokal
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Pemberdayaan UMKM PKK Melalui Penjualan Produk Unggulan Lokal

#PKK

Pemberdayaan UMKM PKK Melalui Penjualan Produk Unggulan Lokal Dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 12 Juli 2026 Dalam rangka mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Tim Penggerak PKK mengadakan kegiatan penjualan produk UMKM hasil olahan warga. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk-produk unggulan lokal kepada masyarakat. Produk yang dipasarkan meliputi minuman pleret, kerupuk, intip, dan rengginan yang diolah dengan cita rasa khas serta mengutamakan kualitas. Melalui kegiatan ini, PKK berupaya mendorong peningkatan daya saing produk UMKM sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal, serta mendorong berkembangnya usaha mikro sebagai salah satu penopang perekonomian desa.

Promosi Sabun cuci piring
Desa Plajan, Kec. Pakis Aji

Promosi Sabun cuci piring

#PKK

Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan promosi produk sabun cuci piring yang bertempat di RT 03 RW 07. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga setempat yang hadir untuk memperoleh informasi mengenai penggunaan sabun cuci piring yang efektif, higienis, dan hemat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat penggunaan sabun cuci piring yang berkualitas, teknik mencuci peralatan makan dan memasak agar lebih bersih, serta pentingnya menjaga kebersihan peralatan rumah tangga sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan keluarga yang sehat. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memperoleh informasi secara lebih mendalam. Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi, seluruh peserta yang hadir menerima produk sabun cuci piring secara gratis. Pembagian produk ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada warga untuk mencoba secara langsung serta merasakan manfaat produk yang diperkenalkan. Melalui kegiatan sosialisasi dan promosi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan peralatan rumah tangga dengan menggunakan produk yang tepat. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.