Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 4819 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
KEGIATAN PENDISTRIBUSIAN PMT DAN MBG POS MAWAR MERAH I
Desa Banyumanis, Kec. Donorojo

KEGIATAN PENDISTRIBUSIAN PMT DAN MBG POS MAWAR MERAH I

#posyandu

Pada hari Selasa, 15 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pendistribusian PMT dan MBG untuk ibu hamil dan balita di Pos Mawar Merah 1 Desa Banyumanis. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader-kader Posyandu Desa Banyumanis sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi dan kesehatan ibu hamil serta balita. Pendistribusian berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Diharapkan pemberian PMT dan MBG dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang balita di Desa Banyumanis.

ILP POSYANDU SIDO ASIH RW 04 TUBANAN
Desa Tubanan, Kec. Kembang

ILP POSYANDU SIDO ASIH RW 04 TUBANAN

#posyandu

LAPORAN KEGIATAN ILP SIDO ASIH RW 04 TUBANAN A. Agenda Kegiatan Pelaksanaan kegiatan Posyandu di Sido Asih Desa Tubanan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, penyuluhan kesehatan, serta koordinasi pelayanan dasar lintas sektor guna mendukung terpenuhinya kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. B. Hasil Kegiatan Kegiatan Posyandu terlaksana dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, pemantauan kesehatan ibu dan anak serta tumbuh kembang balita dapat dilakukan secara berkala. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memanfaatkan pelayanan Posyandu secara rutin. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kerja sama antara kader Posyandu, pemerintah desa, dan unsur terkait dalam mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan demi terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

LAPORAN PELAYANAN POSYANDU TUNAS HARAPAN VII DESA LEBAK BULAN SEPTEMBER 2026
Desa Lebak, Kec. Pakis Aji

LAPORAN PELAYANAN POSYANDU TUNAS HARAPAN VII DESA LEBAK BULAN SEPTEMBER 2026

#posyandu

7. Posyandu Tunas Harapan VII Judul : Mendorong Partisipasi Rutin Posyandu dan Kelengkapan Imunisasi di Tunas Harapan VII Tanggal Buka Pelayanan: 14 September 2026 Tenaga Kesehatan & Kader: Supported oleh 6 Kader Posyandu, 1 Perawat, dan 1 Bidan. Hasil Pelayanan: Posyandu Tunas Harapan VII melayani 86 balita dari 136 sasaran (63,2%) dan 10 sasaran imunisasi. Sebanyak 117 peserta mendapatkan layanan KB, 86 warga usia produktif terlayani, dan 5 lansia terlayani. 1 balita mendapatkan rujukan pelayanan lanjutan. Kunjungan Rumah & Edukasi: Kader Ninjar melaksanakan kunjungan rumah ke 3 KK yang mencakup 2 ibu hamil dan 1 balita tidak hadir posyandu. Orang tua didorong untuk konsisten hadir posyandu tiap bulan, sementara ibu hamil diberikan konseling pemenuhan gizi seimbang serta konsumsi rutin vitamin penambah darah. Penyuluhan kelompok bertema Imunisasi.

LAPORAN PELAYANAN POSYANDU MELATI PUTIH I DESA MAMBAK
Desa Mambak, Kec. Pakis Aji

LAPORAN PELAYANAN POSYANDU MELATI PUTIH I DESA MAMBAK

#posyandu

Pada tanggal 14 September 2026, Posyandu Melati Putih I menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu dengan didampingi 10 kader posyandu serta tenaga kesehatan (perawat, bidan, dan petugas kesehatan masyarakat). Pelayanan dibuka secara penuh untuk seluruh siklus hidup, mencakup ibu hamil, bayi/balita, remaja, usia produktif, peserta KB, hingga lansia. Pada hari buka, sebanyak 10 ibu hamil (100% dari sasaran) dan 54 balita mendapatkan pelayanan kesehatan. Pelayanan juga menjangkau 15 remaja, 71 warga usia produktif, 3 peserta KB, serta 37 lansia. Sebanyak 9 warga usia produktif dan 9 lansia dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih lanjut. Dalam kesempatan ini, edukasi masyarakat difokuskan pada "Imunisasi untuk Anak Umur 0–9 Bulan" serta penyediaan PMT penyuluhan dengan biaya Rp4.400/balita yang bersumber dari Dana Desa. Selain kegiatan di posyandu, para kader (Diah Nur Hidriyah, Leni Pancawati, Darsiyah, Siska Dwi Yanti, dan Rikha Sari) melakukan kunjungan rumah ke 25 KK dengan sasaran lansia risiko tinggi, ibu hamil, balita tidak naik berat badan, serta dewasa risiko penyakit untuk memberikan pemantauan rutin, edukasi pola makan gizi seimbang, dan kepatuhan pengobatan.

Posyandu Flamboyan 5
Desa Pulodarat, Kec. Pecangaan

Posyandu Flamboyan 5

#posyandu

Kegiatan Posyandu dilaksanakan di rumah Pak Zamroni, RT 8, sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari warga yang hadir. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan serta pemantauan kesehatan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemberian obat cacing sebagai salah satu upaya untuk membantu mencegah kecacingan dan menjaga kesehatan. Melalui kegiatan Posyandu ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, serta rutin mengikuti kegiatan Posyandu sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Terima kasih kepada para kader dan seluruh warga yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Posyandu dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Posyandu balita melati  di pos 5 desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Posyandu balita melati di pos 5 desa kecapi

#posyandu

Pada hari Senin tanggal 14 September 2026 telah dilaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan di Posyandu Melati 5 Desa Kecapi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kesehatan rutin bagi balita di wilayah Desa Kecapi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan kader Posyandu Melati 5. Kegiatan juga mendapat dukungan dari pengurus TP PKK Desa Kecapi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tertib dan terkoordinasi. Kegiatan dimulai dengan persiapan tempat pelayanan Posyandu. Kader menyiapkan meja dan perlengkapan yang diperlukan. Peralatan pengukuran tinggi badan disiapkan sebelum kegiatan dimulai. Timbangan berat badan juga dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Buku pencatatan hasil pelayanan turut dipersiapkan oleh kader. Kader melakukan pengaturan alur pelayanan agar berjalan dengan baik. Orang tua dan balita mulai berdatangan ke tempat kegiatan. Kader menyambut peserta dengan ramah dan tertib. Balita diarahkan untuk mengikuti tahapan pelayanan sesuai urutan. Orang tua diberikan arahan mengenai proses pemeriksaan yang dilakukan. Kegiatan utama berupa pengukuran tinggi badan balita. Setiap balita mendapatkan kesempatan untuk dilakukan pengukuran. Pengukuran tinggi badan dilakukan dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Kader memastikan posisi balita sesuai dengan ketentuan pengukuran. Hasil pengukuran dicatat secara teliti oleh kader. Selain pengukuran tinggi badan, dilakukan pula penimbangan berat badan balita. Penimbangan dilakukan secara bergantian sesuai daftar peserta yang hadir. Kader memastikan balita berada pada posisi yang tepat ketika ditimbang. Hasil penimbangan kemudian dicatat dalam administrasi Posyandu. Pencatatan dilakukan sebagai bagian dari pemantauan pertumbuhan balita. Data yang diperoleh menjadi bahan pemantauan perkembangan anak. Pengukuran tinggi badan penting dilakukan secara berkala. Penimbangan berat badan juga menjadi bagian penting dalam pemantauan pertumbuhan balita. Kedua kegiatan tersebut membantu kader memperoleh data pertumbuhan anak secara berkala. Data pertumbuhan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pelayanan kesehatan balita. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan dan perhatian dari para kader. Orang tua turut berperan dalam mendampingi balita selama proses pelayanan. Orang tua diarahkan untuk memastikan balita mengikuti pemeriksaan dengan baik. Kader memberikan pelayanan dengan sabar kepada setiap peserta. Balita yang merasa kurang nyaman diberikan pendampingan oleh orang tua. Suasana pelayanan berlangsung secara kekeluargaan. Kader berusaha menciptakan suasana yang nyaman bagi balita. Pelayanan dilakukan secara bergantian agar tidak terjadi antrean yang tidak teratur. Setiap hasil pengukuran diperhatikan dan dicatat dengan cermat. Kader melakukan pengecekan kembali terhadap hasil pencatatan. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan kesalahan dalam administrasi. Data hasil pengukuran menjadi bagian dari catatan kesehatan balita. Administrasi Posyandu dilakukan secara tertib sesuai kebutuhan pelayanan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan anak. Orang tua mendapatkan pemahaman bahwa pertumbuhan balita perlu dipantau secara rutin. Pemantauan dilakukan melalui pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan. Kegiatan Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Posyandu juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan. Kader memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kader membantu mengarahkan peserta sejak proses pendaftaran hingga selesai pelayanan. Kader juga membantu mencatat hasil pengukuran setiap balita. Kerja sama antara kader dan orang tua mendukung kelancaran kegiatan. Kegiatan berjalan dengan suasana tertib dan kondusif. Peserta mengikuti kegiatan dengan baik. Orang tua terlihat antusias mendampingi anak masing-masing. Balita mengikuti proses pengukuran sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing. Kegiatan pengukuran dilakukan dengan memperhatikan ketepatan hasil. Alat ukur digunakan sesuai dengan fungsinya. Timbangan digunakan untuk mengetahui berat badan balita. Pengukuran tinggi badan dilakukan untuk memperoleh data pertumbuhan anak. Hasil pengukuran menjadi informasi penting bagi orang tua. Orang tua dapat mengetahui perkembangan pertumbuhan anak secara berkala. Kader dapat menggunakan data tersebut sebagai bahan pemantauan. Data Posyandu juga dapat menjadi bahan evaluasi kegiatan pelayanan berikutnya. Kegiatan ini mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat desa. Pelaksanaan Posyandu menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut mendekatkan pelayanan kesehatan kepada keluarga. Keberadaan Posyandu Melati 5 memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan Posyandu untuk memantau pertumbuhan balita. Kegiatan juga mendorong orang tua untuk lebih aktif memperhatikan tumbuh kembang anak. Perhatian terhadap pertumbuhan anak perlu dilakukan secara berkesinambungan. Pemantauan secara rutin dapat membantu mengetahui perubahan pertumbuhan dari waktu ke waktu. Hasil pengukuran pada setiap kegiatan dapat dibandingkan dengan hasil sebelumnya. Hal tersebut membantu kader dan orang tua dalam melakukan pemantauan secara berkala. Kegiatan Posyandu juga menjadi sarana komunikasi antara kader dan masyarakat. Kader dapat menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kesehatan balita. Orang tua dapat menyampaikan kondisi atau perkembangan anak kepada kader. Komunikasi tersebut mendukung terjalinnya hubungan yang baik antara kader dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan. Seluruh pihak berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi balita. Kader melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Orang tua memberikan dukungan selama proses pelayanan berlangsung. Setiap balita mendapatkan kesempatan untuk dilakukan pengukuran. Pelayanan dilakukan dengan memperhatikan ketertiban dan kenyamanan peserta. Setelah pengukuran selesai, hasilnya dicatat pada buku administrasi yang tersedia. Kader melakukan pengecekan terhadap kelengkapan pencatatan. Hasil kegiatan kemudian menjadi bagian dari dokumentasi Posyandu Melati 5. Dokumentasi kegiatan diperlukan sebagai bukti pelaksanaan pelayanan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kader Posyandu. Evaluasi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada kegiatan berikutnya. Pelaksanaan Posyandu secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan anak. Orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya memantau pertumbuhan balita. Orang tua juga diharapkan rutin membawa anak ke Posyandu. Dengan demikian, data pertumbuhan balita dapat diperoleh secara berkesinambungan. Kegiatan pengukuran tinggi badan memberikan informasi mengenai pertumbuhan fisik balita. Penimbangan berat badan memberikan informasi mengenai perkembangan berat badan balita. Kedua pengukuran tersebut saling melengkapi dalam pemantauan pertumbuhan anak. Kader terus berupaya meningkatkan ketelitian dalam melakukan pelayanan. Kader juga berupaya meningkatkan ketertiban administrasi Posyandu. Pelayanan dilakukan secara ramah agar masyarakat merasa nyaman. Kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Peserta mendapatkan pelayanan sesuai tahapan kegiatan Posyandu. Setelah seluruh balita selesai mendapatkan pelayanan, kader melakukan pengecekan akhir. Peralatan yang digunakan kemudian dirapikan kembali. Tempat pelayanan dibersihkan setelah kegiatan selesai. Administrasi hasil kegiatan diperiksa kembali oleh kader. Hasil kegiatan menjadi catatan penting bagi Posyandu Melati 5 Desa Kecapi. Pelaksanaan kegiatan pada Senin tanggal 14 September 2026 berjalan dengan baik. Kegiatan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Partisipasi orang tua menunjukkan adanya kepedulian terhadap pertumbuhan dan kesehatan balita. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin. Keberlanjutan kegiatan Posyandu sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kader dapat terus melakukan pemantauan pertumbuhan balita di wilayah Posyandu Melati 5. Kegiatan juga memperkuat peran kader sebagai penggerak pelayanan kesehatan masyarakat. Kerja sama antara TP PKK Desa, kader Posyandu, orang tua, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan. Dengan adanya kerja sama yang baik, pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih optimal. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi penerus. Pemantauan pertumbuhan sejak usia balita merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas kesehatan anak. Oleh karena itu, kegiatan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan perlu dilakukan secara berkala. Kegiatan Posyandu Melati 5 diharapkan memberikan manfaat nyata bagi balita dan keluarga. Semoga pelayanan Posyandu dapat terus berjalan secara aktif, tertib, dan berkesinambungan. Dengan demikian, kesehatan dan pertumbuhan balita di Desa Kecapi dapat terus dipantau dengan baik.