Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 836 Warta Bunda Literasi
Tingkat: Semua Tingkat
PENGAJIAN RUTIN MUSLIMAT RW 02 DUKUH SIDOREJO DESA UJUNGWATU
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

PENGAJIAN RUTIN MUSLIMAT RW 02 DUKUH SIDOREJO DESA UJUNGWATU

#Bunda Literasi

Pengajian Rutin Muslimat NU Anak Ranting 02 Ujungwatu, hadir pula Perwakilan TP. PKK Desa Ujungwatu Penyelenggarakan kegiatan pengajian rutin yang berlangsung dengan penuh khidmat. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa arwah (kirim doa) untuk para leluhur, dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil dan doa bersama. Kehadiran perwakilan TP. PKK Desa menjadi wujud dukungan nyata pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, pengajian ini berfungsi mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah islamiyah antarwarga di Dukuh Sidorejo. Syarat-syarat syahnya Rukun Sholat 5 Waktu oleh Bu.Sriwati sebagai Pengurus Muslimat anak Ranting 02 Ujungwatu Rukun sholat adalah hal-hal yang wajib dilakukan agar sholat sah secara syariat. Berikut 13 rukun sholat secara berurutan: 1 Niat: Dihadirkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. 2. Berdiri Bagi yang Mampu: Berdiri tegak bagi yang sehat/mampu secara fisik. 3. Takbiratul Ihram: Mengucapkan kalimat "Allahu Akbar" pada pembuka sholat. 4. Membaca Surah Al-Fatihah: Wajib dibaca secara utuh pada setiap rakaat. 5. Rukuk dengan Tuma'ninah: Membungkukkan badan hingga telapak tangan memegang lutut, lalu diam sejenak (tuma'ninah). 6. I'tidal dengan Tuma'ninah: Bangkit dari rukuk, berdiri tegak kembali dengan tenang. 7. Sujud Dua Kali dengan Tuma'ninah: Menempelkan 7 anggota sujud (dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari kedua kaki) ke tempat sujud secara tenang. 8. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma'ninah: Bangkit dari sujud pertama dan duduk tenang sebelum melakukan sujud kedua. 8. Duduk Tasyahud Akhir: Duduk pada rakaat terakhir sebelum salam. 9. Membaca Bacaan Tasyahud Akhir: Membaca kalimat tasyahud/tahiyat akhir saat posisi duduk tasyahud akhir. 10. Membaca Sholawat Nabi: Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW setelah bacaan tasyahud akhir. 11. Membaca Salam Pertama: Mengucapkan "Assalamu'alaikum wa rahmatullah" sambil menoleh ke kanan. 12. Tertib: Melaksanakan seluruh rangkaian rukun secara berurutan dan tidak melompati tata cara.

Semarak Hari Batik Nasional di TK TA Karanggondang 1: Berkreasi Mewarnai Motif Batik Nusantara
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Semarak Hari Batik Nasional di TK TA Karanggondang 1: Berkreasi Mewarnai Motif Batik Nusantara

#Bunda Literasi

Kegiatan pembelajaran di TK TA Karanggondang 1 pada Jumat, 2 Oktober 2026 berlangsung penuh warna dan semangat keceriaan. Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Batik Nasional, para siswa diajak untuk mengekspresikan imajinasi mereka melalui kegiatan mewarnai lembar gambar bermotif batik menggunakan krayon. Suasana kelas tampak begitu hidup saat jemari kecil anak-anak dengan antusias memadukan beragam warna di atas pola batik yang telah disediakan. Melalui kegiatan mewarnai dengan krayon ini, para siswa tidak hanya diajak bermain warna, tetapi juga dilatih keterampilan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, serta tingkat konsentrasi mereka. Goresan krayon yang tebal dan kaya warna membantu anak-anak lebih bebas berkreasi dalam merangkai keindahan motif batik sesuai dengan imajinasi dan rasa percaya diri masing-masing. Kegiatan yang menyenangkan ini menjadi langkah awal yang efektif bagi TK TA Karanggondang 1 dalam menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia sejak usia dini. Dengan mengenalkan batik melalui cara yang dekat dan disukai anak-anak, diharapkan nilai-nilai kelestarian tradisi Nusantara dapat tertanam kuat dan terus tumbuh seiring perkembangan mereka.

Kreatif dan Edukatif! RA Darul Huda 2 Karanggondang Peringati Hari Batik dengan Mewarnai Menggunakan Pewarna Alami
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Kreatif dan Edukatif! RA Darul Huda 2 Karanggondang Peringati Hari Batik dengan Mewarnai Menggunakan Pewarna Alami

#Bunda Literasi

Suasana pembelajaran di RA Darul Huda 2 Desa Karanggondang pada Jumat, 2 Oktober 2026 berlangsung penuh dengan keceriaan dan antusiasme. Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, para siswa diajak untuk mengikuti kegiatan mewarnai gambar motif batik dengan cara yang unik dan menarik. Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengasah kreativitas anak sekaligus mengenalkan warisan budaya Nusantara melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Hal yang membuat kegiatan ini istimewa adalah penggunaan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan sebagai media pewarnanya, yaitu campuran bubuk kunyit dan detergen. Melalui eksperimen sederhana ini, para siswa dapat melihat langsung perubahan warna yang terjadi serta belajar mengaplikasikannya pada lembar bergambar motif batik. Selain melatih motorik halus dan ketelitian tangan, proses ini juga mengenalkan konsep sains dasar secara visual kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan inovatif ini, RA Darul Huda 2 Desa Karanggondang tidak hanya menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap batik Indonesia, tetapi juga membangkitkan rasa ingin tahu dan daya imajinasi peserta didik. Diharapkan pengalaman berharga ini dapat terus menumbuhkan semangat belajar serta apresiasi seni yang tinggi dalam diri setiap anak.

Menjelajah Literasi di Museum Batik Pekalongan
Kecamatan Mlonggo

Menjelajah Literasi di Museum Batik Pekalongan

#Bunda Literasi

Pada tanggal 2 Oktober 2026, Bunda Literasi Kecamatan Mlonggo berkesempatan mengunjungi perpustakaan Museum Batik Kota Pekalongan di sela rangkaian kegiatan Hari Batik KREAKOTA 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai sumber pengetahuan yang tersedia melalui koleksi literasi di lingkungan museum. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dan memperluas pengalaman literasi melalui sumber belajar yang berkaitan dengan batik dan budaya. Perpustakaan museum menjadi ruang untuk membaca, menggali informasi, serta mengenal lebih jauh nilai sejarah dan budaya yang melekat pada batik sebagai warisan budaya Indonesia. Sasaran yang ingin dicapai adalah tumbuhnya minat untuk menjadikan perpustakaan dan museum sebagai ruang belajar yang menarik dan bermakna. Sebagai tindak lanjut, pengalaman dari kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mendorong kegiatan literasi yang mengangkat kekayaan budaya lokal serta memperkenalkan beragam sumber belajar kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kunjungan ini diharapkan semakin tumbuh kecintaan terhadap budaya sekaligus kebiasaan membaca dan belajar dari berbagai sumber. Karena literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang membuka jendela pengetahuan melalui pengalaman dan kekayaan budaya di sekitar kita.

Pantau Fasilitas & Minat Baca, Bunda Literasi Karanggondang Sambangi Perpustakaan Ngudi Kaweruh
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Pantau Fasilitas & Minat Baca, Bunda Literasi Karanggondang Sambangi Perpustakaan Ngudi Kaweruh

#Bunda Literasi

Pada Jumat, 2 Oktober 2026, Bunda Literasi Karanggondang melakukan kunjungan lapangan langsung untuk memantau aktivitas dan pengelolaan Perpustakaan Ngudi Kaweruh Desa Karanggondang. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara dekat kondisi sarana prasarana, kelengkapan koleksi buku, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan desa. Kehadiran Bunda Literasi menjadi wujud komitmen nyata dalam memperkuat gerakan literasi dari tingkat desa. Dalam peninjauannya, Bunda Literasi mengapresiasi keaktifan pengelola Perpustakaan Ngudi Kaweruh yang terus berupaya menciptakan ruang baca yang nyaman dan ramah anak. Langkah ini diharapkan mampu memicu semangat belajar mandiri dan memperluas wawasan warga Karanggondang. Melalui kegiatan pemantauan ini, Bunda Literasi mendorong Perpustakaan Ngudi Kaweruh agar tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat berbasis literasi. Sinergi antara pemerintah desa, pengelola perpustakaan, dan masyarakat akan terus ditingkatkan agar minat baca terus tumbuh berkelanjutan demi mencetak generasi Karanggondang yang cerdas dan berdaya saing.

PERINGATAN HARI BATIK DI KB KARTINI DESA UJUNGWATU
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

PERINGATAN HARI BATIK DI KB KARTINI DESA UJUNGWATU

#Bunda Literasi

Peringatan Hari Batik Nasional: "Mengenal dan Melestarikan Budaya Sejak Dini Di KB Kartini Desa Ujungwatu Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, KB.Kartini Desa Ujungwatu menggelar kegiatan edukatif dan kreatif yang penuh keceriaan. Kegiatan tersebut di dampingi, Bu.Lila dan Bu.Sholekah, Suasana sekolah tampak semarak saat seluruh murid dan guru mengenakan busana batik dengan ragam motif yang indah. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi kreatif di mana para siswa diajak mewarnai gambar baju bermotif batik. Melalui rangkaian kegiatan ini, anak-anak diajarkan untuk: - Mengenal Budaya Lokal: Memperkenalkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang patut dibanggakan sejak usia dini. - Mengasah Kreativitas & Motorik Halus: Melatih koordinasi tangan dan mata serta eksplorasi warna saat mewarnai pola-pola batik. - Menanamkan Rasa Cinta Tanah Air: Membangun rasa percaya diri dan kebanggaan saat mengenakan pakaian tradisional khas Nusantara. Dengan pendampingan yang telaten dari para guru, kegiatan peringatan Hari Batik Nasional ini menjadi momen berkesan yang menanamkan nilai-nilai cinta budaya dalam diri murid-murid KB Kartini Desa Ujungwatu.