Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 783 Warta Dekranasda
Tingkat: Semua Tingkat
"cobek cinta" cobek produk unggulan Desa Mororejo
Desa Mororejo, Kec. Mlonggo

"cobek cinta" cobek produk unggulan Desa Mororejo

#Dekranasda

"cobek cinta" begitulah nama yang gaungkan oleh pengrajin cobek di Desa Mororejo. Cobek merupakan produk unggulan dari desa mororejo karya bapak gumono. Cobek hasil karyanya biasanya dijajakan di depan rumah dan sering di bawa ke kegiatan bazar umkm.

Pelatihan Inovasi Desain Produk
Desa Sukodono, Kec. Tahunan

Pelatihan Inovasi Desain Produk

#Dekranasda

Pelatihan Inovasi Desain Produk bagi IKM mebel Desa Sukodono. Kegiatan diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara. Kegiatan hari ke-dua yang diikuti oleh warga Sukodono.

Segarnya Khasiat Alami Jamu Tradisional Unggulan dari UMKM Mbak Yu Food
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Segarnya Khasiat Alami Jamu Tradisional Unggulan dari UMKM Mbak Yu Food

#Dekranasda

UMKM Mbak Yu Food desa Karanggondang terus berkomitmen menghadirkan produk minuman herbal tradisional berkualitas tinggi yang diolah secara higienis dan alami. Melalui sajian jamu khas Nusantara, Mbak Yu Food memanfaatkan bahan-bahan rempah pilihan tanpa bahan pengawet buatan untuk menjaga keaslian rasa dan nutrisinya. Kehadiran produk ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati kesegaran sekaligus menjaga kebugaran tubuh sehari-hari terutama warga Karanggondang sendiri Dua varian utama yang menjadi andalan UMKM Mbak Yu Food adalah jamu kunyit asam dan beras kencur. Jamu kunyit asam diproses dari kunyit segar dan asam jawa pilihan yang bermanfaat melancarkan pencernaan, meredakan nyeri haid, serta kaya akan antioksidan. Sementara itu, varian beras kencur memadukan kencur beraroma khas dan beras berkualitas tinggi yang berkhasiat menambah stamina, meredakan pegal-pegal, serta meningkatkan nafsu makan. Setiap tetes minuman herbal dari Mbak Yu Food telah dirasakan khasiatnya oleh para pelanggan setia dalam mendukung gaya hidup sehat. Dengan mempertahankan resep tradisional yang dipadu dengan standar kebersihan yang baik, UMKM Mbak Yu Food siap menjadi pilihan utama keluarga dalam menikmati jamu tradisional yang aman, bernutrisi, dan menyegarkan kapan saja.

DESA UJUNGAWTU DAN  DESA CLERING DALAM PELATIHAN SISTEM TEKNIK MEMBATIK ECOPRINT POKJA II
Desa Ujungwatu, Kec. Donorojo

DESA UJUNGAWTU DAN DESA CLERING DALAM PELATIHAN SISTEM TEKNIK MEMBATIK ECOPRINT POKJA II

#Dekranasda

Pelatihan Membatik Ecoprint dengan Teknik Steam (Kukus) ini diselenggarakan bagi para kader Pokja II TP PKK Desa se-Kabupaten Jepara Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan potensi wirausaha para kader dalam memanfaatkan bahan-bahan alami ramah lingkungan menjadi produk bernilai estetika dan ekonomis tinggi. Hari/Tanggal: Selasa, 22 September 2026 Di Aula SKB Batealit 1. Peserta: - Kader Pokja II TP PKK Desa Ujungwatu dan Desa Clering (Kecamatan Donorojo). 2. Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta: - Alat: Gunting dan Tali Rafia. - Wadah/Kebersihan: Baskom besar / Nampan (Labba besar). - Bahan Motif Alami (Daun & Bunga): - Daun jati muda, daun jarak wulung, daun kuda, daun jambu biji, dan daun kersen. - Bunga kenikir, bunga waru, dan bunga sepatu. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menguasai teknik dasar ecoprint metode kukus serta dapat mengaplikasikannya di desanya masing-masing untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga dan TP PKK.

UMKM Cap Nona Telukawur Naik Kelas, Kembangkan Roti Pisang sebagai Produk Inovatif Desa
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

UMKM Cap Nona Telukawur Naik Kelas, Kembangkan Roti Pisang sebagai Produk Inovatif Desa

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Semangat mengembangkan potensi ekonomi masyarakat terus tumbuh di Desa Telukawur. Pada Selasa, 22 September 2026, UMKM Cap Nona Desa Telukawur kembali menghadirkan inovasi produk melalui pengembangan roti pisang. Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dan dukungan dari TP. PKK Desa Telukawur. Pengembangan roti pisang menjadi bagian dari langkah UMKM Cap Nona dalam memperkaya pilihan produk olahan sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan pangan. Kreativitas dalam mengolah bahan menjadi produk siap konsumsi menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan untuk memperkuat usaha masyarakat. Kehadiran TP. PKK Desa Telukawur menjadi bentuk dukungan terhadap geliat UMKM di tingkat desa. TP. PKK memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan keluarga melalui pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kegiatan ekonomi produktif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Produk roti pisang yang dikembangkan UMKM Cap Nona menunjukkan bahwa inovasi dapat dimulai dari produk sederhana dengan sentuhan kreativitas. Pengembangan varian produk juga menjadi langkah untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Dalam proses pengembangan UMKM, kualitas produk menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperhatikan. Selain cita rasa, kebersihan pengolahan, tampilan, kemasan, dan konsistensi produk menjadi bagian penting agar produk lokal mampu membangun kepercayaan konsumen dan memiliki daya saing. Bagi TP. PKK Desa Telukawur, tumbuhnya UMKM lokal merupakan bagian dari penguatan ekonomi keluarga. Dukungan terhadap pelaku usaha tidak hanya berkaitan dengan pemasaran, tetapi juga mendorong semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan produk sesuai potensi serta kebutuhan pasar. UMKM Cap Nona menjadi salah satu contoh bahwa kreativitas masyarakat dapat terus berkembang menjadi peluang usaha. Kehadiran roti pisang sebagai produk yang dikembangkan semakin memperkaya ragam produk lokal Desa Telukawur dan membuka ruang bagi inovasi berikutnya. Melalui sinergi antara UMKM, TP. PKK, dan masyarakat Desa Telukawur, pengembangan ekonomi lokal diharapkan semakin bergerak maju. Setiap inovasi yang lahir dari masyarakat menjadi bagian dari perjalanan untuk membangun UMKM desa yang semakin produktif, kreatif, dan berdaya saing. Dari kreativitas lahir inovasi, dari inovasi tumbuh peluang. Bersama TP. PKK Desa Telukawur, UMKM lokal terus naik kelas dan menghadirkan karya yang memberi nilai tambah bagi ekonomi keluarga dan desa.

Dari Dapur UMKM Telukawur, Bolu Pelangi Jadi Inovasi Baru Cap Nona
Desa Telukawur, Kec. Tahunan

Dari Dapur UMKM Telukawur, Bolu Pelangi Jadi Inovasi Baru Cap Nona

#Dekranasda

TELUKAWUR, TAHUNAN – Kreativitas dan inovasi terus menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM di Desa Telukawur. Pada Selasa, 22 September 2026, UMKM Cap Nona Desa Telukawur kembali melakukan pengembangan produk dengan menghadirkan bolu pelangi sebagai salah satu inovasi kuliner baru. Pengembangan bolu pelangi menjadi langkah kreatif dalam memperkaya pilihan produk UMKM sekaligus menghadirkan sajian yang memiliki daya tarik visual. Perpaduan warna pada bolu memberikan karakter tersendiri sehingga produk tidak hanya mengedepankan cita rasa, tetapi juga tampilan yang menarik bagi konsumen. Dalam kegiatan tersebut, TP. PKK Desa Telukawur turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM dan kreativitas masyarakat. Kehadiran TP. PKK menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta melihat peluang pasar yang semakin beragam. Pengembangan produk baru seperti bolu pelangi menunjukkan bahwa UMKM desa memiliki ruang yang luas untuk berkreasi. Inovasi dapat dilakukan melalui pengembangan varian, tampilan, pengemasan, maupun strategi pemasaran sehingga produk lokal memiliki nilai tambah dan semakin mudah diterima oleh masyarakat. Bagi TP. PKK Desa Telukawur, penguatan UMKM merupakan bagian dari pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Ketika pelaku UMKM mampu mengembangkan produk secara berkelanjutan, peluang ekonomi keluarga juga semakin terbuka. Kreativitas yang tumbuh dari masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Bolu pelangi dari UMKM Cap Nona juga menjadi contoh bahwa produk sederhana dapat dikembangkan menjadi lebih menarik melalui sentuhan inovasi. Dengan menjaga kualitas dan terus membaca kebutuhan konsumen, produk lokal memiliki kesempatan untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kehadiran TP. PKK dalam kegiatan pengembangan UMKM menjadi wujud sinergi dalam mendorong masyarakat agar semakin produktif, kreatif, dan berdaya saing. Dukungan terhadap pelaku usaha lokal diharapkan dapat terus berkembang melalui kolaborasi, pendampingan, dan semangat untuk menghasilkan produk-produk baru. Dari kreativitas lahir inovasi, dari inovasi tumbuh peluang. Bersama TP. PKK Desa Telukawur, UMKM Cap Nona terus melangkah menghadirkan produk lokal yang semakin kreatif, produktif, dan bernilai tambah.