Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 4651 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Posyandu ILP DEWASA Sri Mulya 3 Desa Karangrandu
Desa Karangrandu, Kec. Pecangaan

Posyandu ILP DEWASA Sri Mulya 3 Desa Karangrandu

#posyandu

Posyandu dewasa adalah layanan kesehatan terpadu bagi usia produktif (18–59 tahun) yang kini menjadi bagian dari Posyandu Siklus Hidup (Integrasi Layanan Primer/ILP) untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit. Alur 5 Langkah Pelayanan Posyandu Dewasa adalah : 1. Pendaftaran: Pencatatan data peserta menggunakan kartu bantu atau aplikasi elektronik. 2. Pengukuran: Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar perut, dan tekanan darah. 3. Pencatatan & Edukasi Awal: Perekaman hasil pengukuran serta penjelasan ringkas oleh kader. 3. Pemeriksaan Medis: Skrining kesehatan oleh tenaga kesehatan (gula darah, TBC, kesehatan jiwa, dan PTM/Penyakit Tidak Menular). 4. Penyuluhan: Edukasi kesehatan mengenai gizi seimbang, aktivitas fisik, pencegahan rokok/NAPZA, dan keluarga berencana. Peran kader PKK sebagai kader Posyandu adalah sebagai penggerak masyarakat, penyuluh kesehatan, dan fasilitator untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu, anak, dan keluarga.

Posyandu Flamboyan 3
Desa Pulodarat, Kec. Pecangaan

Posyandu Flamboyan 3

#posyandu

Kegiatan Posyandu Flamboyan 3 dilaksanakan di rumah Bapak Taufik, RT 5. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari masyarakat yang hadir. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pelayanan Posyandu serta pemantauan kesehatan sesuai kebutuhan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemberian obat cacing sebagai salah satu upaya untuk membantu mencegah kecacingan dan menjaga kesehatan. Kegiatan Posyandu ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada para kader dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Posyandu Flamboyan 3 dapat berjalan dengan lancar.

Posyandu balita melati di pos 4 desa kecapi
Desa Kecapi, Kec. Tahunan

Posyandu balita melati di pos 4 desa kecapi

#posyandu

Pada hari Sabtu tanggal 19 September 2026, Kader Posyandu Melati 4 Desa Kecapi melaksanakan kegiatan rutin Posyandu. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Pelaksanaan Posyandu ditujukan terutama bagi balita yang berada di wilayah kerja Posyandu Melati 4. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Para kader Posyandu hadir sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kader mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum kegiatan dimulai. Persiapan dilakukan agar pelayanan dapat berjalan secara efektif dan teratur. Kader juga melakukan penataan tempat pelayanan agar nyaman bagi balita dan orang tua. Orang tua atau pendamping balita mulai berdatangan sesuai jadwal kegiatan. Kehadiran peserta menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu. Posyandu menjadi salah satu sarana penting dalam pemantauan pertumbuhan balita. Melalui kegiatan ini, kondisi pertumbuhan balita dapat dipantau secara berkala. Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah penimbangan berat badan balita. Penimbangan dilakukan oleh kader dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Setiap balita mendapatkan pelayanan sesuai dengan urutan kedatangan. Kader membantu orang tua dalam mempersiapkan balita untuk proses penimbangan. Kader memastikan proses penimbangan dilakukan dengan tertib. Berat badan balita dicatat sesuai hasil pengukuran. Hasil penimbangan menjadi bagian dari data pertumbuhan balita. Data tersebut dapat digunakan untuk memantau perkembangan berat badan dari waktu ke waktu. Pemantauan berat badan dilakukan secara rutin setiap bulan. Kegiatan ini membantu mengetahui perubahan kondisi pertumbuhan balita. Selain penimbangan, kader juga melakukan pengecekan berat badan ideal balita. Pengecekan dilakukan berdasarkan data pertumbuhan yang dimiliki. Kader memperhatikan hasil pengukuran setiap balita secara cermat. Hasil pengukuran dibandingkan dengan catatan pertumbuhan sebelumnya. Dengan demikian, perkembangan berat badan balita dapat diketahui secara berkala. Orang tua mendapatkan informasi mengenai hasil penimbangan balita. Kader memberikan penjelasan secara sederhana dan mudah dipahami. Orang tua juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang ramah dan kekeluargaan. Balita mendapatkan pelayanan dengan pendampingan dari orang tua masing-masing. Kader berusaha menciptakan suasana yang nyaman selama pelayanan. Hal tersebut penting agar balita tidak merasa takut ketika ditimbang. Penimbangan dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur pelayanan Posyandu. Kader mencatat hasil penimbangan dengan teliti. Pencatatan data menjadi bagian penting dalam administrasi Posyandu. Data yang tercatat dapat digunakan sebagai bahan pemantauan pertumbuhan balita. Data juga dapat membantu kader dalam memberikan perhatian kepada balita yang membutuhkan pemantauan lebih lanjut. Kegiatan Posyandu tidak hanya berfokus pada penimbangan. Kegiatan juga menjadi sarana komunikasi antara kader dengan orang tua balita. Kader dapat menyampaikan pentingnya pemantauan pertumbuhan secara rutin. Orang tua diharapkan membawa balita ke Posyandu sesuai jadwal. Kehadiran secara rutin membantu menjaga kesinambungan pemantauan pertumbuhan. Pemantauan berat badan dapat membantu mengetahui adanya perubahan pertumbuhan. Apabila terdapat hasil yang perlu diperhatikan, kader dapat menyampaikan kepada orang tua. Orang tua dapat memperoleh arahan untuk melakukan konsultasi lebih lanjut apabila diperlukan. Kegiatan Posyandu juga mendorong kesadaran keluarga terhadap kesehatan balita. Keluarga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemenuhan kebutuhan gizi menjadi salah satu perhatian dalam tumbuh kembang balita. Orang tua diharapkan memperhatikan pola makan balita setiap hari. Makanan yang diberikan hendaknya beragam dan sesuai kebutuhan anak. Kebersihan makanan juga perlu diperhatikan oleh keluarga. Kebersihan lingkungan turut mendukung kesehatan balita. Kegiatan Posyandu menjadi salah satu bentuk upaya bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan anak. Kader berperan sebagai penggerak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat wilayah. Kader melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kader juga membantu menciptakan pelayanan yang teratur bagi seluruh peserta. Kerja sama antarkader diperlukan agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik. Pembagian tugas dilakukan sesuai kebutuhan kegiatan. Ada kader yang membantu pendaftaran peserta. Ada kader yang membantu proses penimbangan. Ada kader yang mencatat hasil pengukuran. Ada pula kader yang membantu mengarahkan peserta selama kegiatan berlangsung. Pembagian tugas tersebut membuat pelayanan menjadi lebih tertib. Orang tua balita mengikuti arahan kader dengan baik. Peserta menunggu giliran dengan tertib. Suasana kegiatan tetap kondusif selama pelayanan berlangsung. Kader memberikan pelayanan secara ramah kepada setiap peserta. Sikap ramah menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kader juga berusaha memberikan informasi yang bermanfaat kepada orang tua. Informasi tersebut berkaitan dengan pentingnya pemantauan berat badan balita. Orang tua diingatkan untuk memperhatikan perubahan kondisi anak. Orang tua juga diharapkan aktif berkomunikasi dengan kader. Komunikasi yang baik dapat membantu pemantauan kondisi balita secara berkelanjutan. Kegiatan penimbangan memberikan gambaran mengenai perkembangan berat badan balita. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan pertumbuhan. Kader melakukan pencatatan secara rutin setiap pelaksanaan Posyandu. Catatan tersebut menjadi bagian dari administrasi pelayanan Posyandu. Administrasi yang tertib membantu kader dalam melakukan pemantauan. Data yang lengkap juga memudahkan penelusuran perkembangan balita. Kegiatan Posyandu Melati 4 dilaksanakan dengan mengedepankan ketertiban dan ketelitian. Kader berupaya memberikan pelayanan sesuai kemampuan dan tugas masing-masing. Kegiatan berlangsung dengan dukungan dari masyarakat setempat. Dukungan orang tua sangat membantu kelancaran pelaksanaan Posyandu. Partisipasi masyarakat menunjukkan adanya kepedulian terhadap kesehatan balita. Posyandu juga menjadi tempat untuk mempererat hubungan antara kader dan masyarakat. Hubungan yang baik dapat mendukung keberlanjutan kegiatan kesehatan di desa. Kegiatan rutin seperti ini perlu dipertahankan secara berkesinambungan. Pemantauan pertumbuhan balita perlu dilakukan secara berkala. Penimbangan berat badan menjadi salah satu kegiatan yang penting dalam pemantauan tersebut. Pengecekan berat badan ideal juga membantu memberikan gambaran mengenai kondisi pertumbuhan balita. Setiap hasil pengukuran perlu diperhatikan secara objektif. Kader diharapkan terus meningkatkan ketelitian dalam melakukan pencatatan. Kader juga diharapkan terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan. Dengan pelayanan yang baik, masyarakat akan semakin percaya terhadap kegiatan Posyandu. Kepercayaan masyarakat dapat meningkatkan kehadiran peserta pada kegiatan berikutnya. Kehadiran balita secara rutin memberikan manfaat bagi kesinambungan pemantauan. Orang tua juga semakin memahami pentingnya memantau pertumbuhan anak. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kesehatan generasi penerus. Kesehatan balita merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, perhatian terhadap pertumbuhan balita perlu dilakukan secara bersama-sama. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung upaya tersebut. Pelaksanaan Posyandu Melati 4 pada tanggal 19 September 2026 berjalan dengan baik. Seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Penimbangan berat badan balita dapat dilakukan dengan tertib. Pengecekan berat badan ideal balita juga dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan. Hasil kegiatan dicatat sebagai bahan pemantauan selanjutnya. Orang tua mendapatkan informasi mengenai hasil pengukuran balita. Kader juga memberikan arahan agar pemantauan pertumbuhan dilakukan secara rutin. Kegiatan ditutup setelah seluruh peserta mendapatkan pelayanan. Kader merapikan kembali tempat dan peralatan yang digunakan. Data hasil kegiatan kemudian disimpan sebagai bagian dari administrasi Posyandu. Kegiatan rutin ini diharapkan terus berjalan secara konsisten. Dengan pelaksanaan yang berkesinambungan, pemantauan pertumbuhan balita dapat dilakukan dengan lebih baik. Semangat kader dalam memberikan pelayanan perlu terus dipertahankan. Kerja sama antara kader, keluarga, dan masyarakat juga perlu ditingkatkan. Melalui Posyandu, masyarakat dapat bersama-sama mendukung tumbuh kembang balita. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi balita dan keluarganya. Posyandu Melati 4 diharapkan terus menjadi sarana pelayanan kesehatan yang aktif di Desa Kecapi. Pelaksanaan kegiatan pada hari Sabtu tanggal 19 September 2026 menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan Posyandu dapat terus memberikan kontribusi dalam pemantauan pertumbuhan dan kesehatan balita di wilayah Desa Kecapi.

Pelaksanaan Posyandu Bunga Sakura 2 Desa Bakalan
Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan

Pelaksanaan Posyandu Bunga Sakura 2 Desa Bakalan

#posyandu

Pelaksanaan Posyandu Bunga Sakura 2 Desa Bakalan tanggal 19 September 2026. Bertempat di rumah Ibu Musri'ah Desa Bakalan RT 13/ 02. bersama kader posyandu dan bidan desa, melakukan pengukuran dan penimbangan serta pemantauan kesehatan warga.

Cemilan PMT aneka kue tradisional
Desa Kedungleper, Kec. Bangsri

Cemilan PMT aneka kue tradisional

#posyandu

Sabtu, 19 September 2026 kali ini menu PMT adalah aneka kue tradisional. Seperti semacam nagasari dengan bungkus yang sangat kekinian,rasanya tidak berubah sama sekali akan tetapi menjadi daya tarik balita kami. Olahan tradisional memang tidak pernah kami lewatkan dari tim kader kami.

Pembagian MBG ke dukuh godang
Desa Bategede, Kec. Nalumsari

Pembagian MBG ke dukuh godang

#posyandu

1. Meningkatkan generasi menuju generasi emas. 2. Makanan mbg ini untuk balita, ibu menyusui dan ibu hamil. 3. Meningkatkan BB dan TB anak anak supaya stabil dan ibu hamil dan busui tambah bergizi demi kesehatan bayi nya.