Smart Kartini Logo SMART KARTINI
Arsip Jejak Pengabdian

Warta Kegiatan

Menampilkan 1825 Warta posyandu
Tingkat: Semua Tingkat
Kelas Ibu Balita
Desa Tedunan, Kec. Kedung

Kelas Ibu Balita

#posyandu

Jum'at, 22 Mei 2026 pada pukul 08.00 telah dilaksanakan Kelas Ibu Balita bertempat di PAUD Sakinah Tedunan. Kegiatan ini di ikuti oleh 10 Ibu balita dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kedung 2. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Ibu yang mempunyai balita bisa bertambah wawasannya dalam pengasuhan balita serta tumbuh kembang anak bisa terpantau dan menjadikan anak sebagai penerus bangsa yang unggul

Pelayanan Posyandu Balita dan Lansia Posyandu Kasih Ibu 1 Desa Senenan
Desa Senenan, Kec. Tahunan

Pelayanan Posyandu Balita dan Lansia Posyandu Kasih Ibu 1 Desa Senenan

#posyandu

Pada tanggal 07 Mei 2026 jam 08.00 - 12.00, Posyandu Kasih Ibu 1 Desa Senenan menyelenggarakan kegiatan Posyandu dengan pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang bertempat di rumah Joglo RT04 RW02. Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil, bayi, balita, lansia, serta masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan dasar untuk memantau kondisi kesehatan mereka secara berkala. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, penimbangan dan pengukuran balita, pemantauan status gizi, skrining kesehatan, konsultasi, serta penyuluhan mengenai pola hidup bersih dan sehat guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dengan tertib, ramah, dan sesuai dengan standar pelayanan sehingga peserta merasa nyaman selama mengikuti pemeriksaan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Senenan semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, mampu mencegah berbagai penyakit sejak dini, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Pemberian Makanan Bergizi (MBG) B3 bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita di RW 08
Desa Karanggondang, Kec. Mlonggo

Pemberian Makanan Bergizi (MBG) B3 bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita di RW 08

#posyandu

Pada tanggal 21 Mei 2026, dilaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (MBG) B3 bagi ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita di RW 08 Desa Karanggondang. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya peningkatan status gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran yang memerlukan asupan gizi seimbang untuk mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh kader Posyandu dan tenaga kesehatan sehingga penyaluran makanan bergizi dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai kelompok yang rentan mengalami masalah gizi. Tujuan kegiatan ini adalah membantu meningkatkan status gizi penerima manfaat, mendukung kesehatan ibu selama masa kehamilan dan menyusui, mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Karanggondang. Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terpenuhinya kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di RW 08, meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas. Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan terus dilaksanakan pemantauan status gizi, pemberian edukasi mengenai pola makan bergizi seimbang, serta pemberian makanan tambahan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan ini diharapkan kondisi kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Selain itu, diharapkan sinergi antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan keluarga yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera di Desa Karanggondang.

Posyandu ILP
Desa Bakalan, Kec. Kalinyamatan

Posyandu ILP

#posyandu

Posyandu ILP Bunga Sakura lV dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2026 di Desa Bakalan RT 11/RW 2. Ketua pokja 4 melakukan pendampingan pada Kegiatan posyandu ILP di posyandu Bunga Sakura lV desa Bakalan. Kegiatan posyandu berjalan dengan lancar, di hadiri 25 balita dan 25 ibu balita, 15 dewasa dan lansia, 5 kader dan 1 bidan desa. Posyandu di isi dengan beberapa kegiatan, meliputi : pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan, penyuluhan, pemberian PMT dan pelayanan kesehatan ( Imunisasi, cek kesehatan gula, kolestrol,dan asam urat ), serta pengisian KKA.

Ketua Posyandu Pendamping Posyandu 6 SPM
Kecamatan Pakis Aji

Ketua Posyandu Pendamping Posyandu 6 SPM

#posyandu

Ketua Posyandu Kecamatan Pakis Aji, Ibu Sunarti Mujoko, mengikuti kegiatan Pendampingan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan pada hari Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Balai Desa Bulungan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Puskesmas Pakis Aji dan diikuti oleh seluruh kader Posyandu se-Desa Bulungan sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kapasitas kader dalam penyelenggaraan Posyandu sesuai dengan kebijakan transformasi layanan kesehatan melalui Posyandu 6 SPM. Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, Pemerintah Desa, dan para kader Posyandu dalam mewujudkan pelayanan dasar yang lebih terpadu, berkualitas, dan menjangkau seluruh sasaran masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan kader Posyandu memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep, mekanisme, serta implementasi Posyandu 6 SPM sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Posyandu Kecamatan Pakis Aji, Ibu Sunarti Mujoko, memperkenalkan konsep Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang merupakan pengembangan layanan Posyandu dengan pendekatan siklus hidup. Beliau menjelaskan bahwa Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang mencakup enam bidang pelayanan, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial. Dengan adanya integrasi enam bidang tersebut, Posyandu diharapkan mampu menjadi wadah pelayanan masyarakat yang lebih komprehensif dan mendukung peningkatan kualitas hidup warga. Selain penyampaian materi mengenai Posyandu 6 SPM, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai peran strategis kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat desa. Para kader didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, Puskesmas, TP PKK, serta lintas sektor lainnya agar pelaksanaan Posyandu dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan kondisi di wilayah masing-masing. Tim dari Puskesmas Pakis Aji turut memberikan pendampingan teknis mengenai pelaksanaan pelayanan Posyandu, pencatatan dan pelaporan kegiatan, serta strategi peningkatan cakupan sasaran pelayanan. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta berlangsung dengan baik, sehingga para kader dapat menyampaikan berbagai pengalaman, kendala, maupun solusi dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu di lapangan. Melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan seluruh kader Posyandu Desa Bulungan semakin memahami implementasi Posyandu 6 SPM serta mampu mengoptimalkan perannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang kuat antara Ketua Posyandu Kecamatan, Puskesmas, Pemerintah Desa, TP PKK, dan kader Posyandu menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas serta membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dengan semangat "Bersama Membangun Keluarga Sehat", Posyandu diharapkan terus berkembang sebagai pusat pelayanan masyarakat yang aktif, responsif, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Pakis Aji.

Pertemuan kader dalam upaya pencegahan penularan penyakit TBC
Desa Demangan, Kec. Tahunan

Pertemuan kader dalam upaya pencegahan penularan penyakit TBC

#posyandu

Pertemuan Kader TB dalam Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Tema Meningkatkan Peran Kader dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis di Masyarakat. Tujuan Meningkatkan pengetahuan kader tentang TBC. Meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Mendorong penemuan kasus secara dini dan pendampingan pasien TBC. Mengurangi risiko penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat. Materi Pertemuan 1. Pengenalan TBC TBC adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularan terjadi melalui udara ketika penderita TBC paru mengeluarkan percikan dahak saat batuk, bersin, atau berbicara. TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur hingga tuntas. 2. Gejala TBC Batuk selama 2 minggu atau lebih. Batuk berdahak, kadang disertai darah. Demam atau meriang berkepanjangan. Berkeringat pada malam hari. Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas. Nafsu makan berkurang. 3. Pencegahan Penularan Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Menggunakan masker bagi pasien TBC sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama saat berada di sekitar orang lain. Membuka jendela agar sirkulasi udara dan pencahayaan rumah baik. Tidak meludah sembarangan. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Mengajak anggota keluarga yang memiliki gejala untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. 4. Peran Kader TB Memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Menemukan suspek TBC dan mengarahkan ke fasilitas kesehatan. Mendampingi pasien agar patuh minum obat hingga selesai. Memberikan motivasi kepada pasien dan keluarga. Mengurangi stigma terhadap penderita TBC. Melaporkan kegiatan kepada petugas kesehatan sesuai mekanisme yang berlaku. Metode Pertemuan Ceramah singkat. Diskusi dan tanya jawab. Simulasi edukasi kepada masyarakat. Penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil yang Diharapkan Kader memahami cara penularan dan pencegahan TBC. Kader mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat. Meningkatnya penemuan kasus TBC secara dini. Meningkatnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Berkurangnya risiko penularan TBC di lingkungan masyarakat.